Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Trihono; Pembimbing: Ascobat Gani
T-242
Depok : FKM UI, 1990
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lenggah Jatnika; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Hafizurrachman; H. Budihardjo
S-4329
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Toding R. Jumita / Pembimbing: Trihandini, Indang / Penguji: Besral; Purwadi
S-4323
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Febriany; Pem. Anhari Achadi; Penguji: Peter A.W. Pattinama, Fetaria
S-4983
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Fitri Lestari; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Artha Prabawa, Gandi Agusniadi
S-5222
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Muttiah; Pembimbing: Besral; Penguji: Milla Herdayati, Dedi Haryadi
S-5224
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Pujiyanti; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ronnie Rivany, Rina Fithriani Bahar
S-4187
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Idawarti Sugirman; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Evi Martha, Purnawan Junadi, Anna Herawati, Tito Sugiharto
Abstrak:
Departemen Kesehatan Republik Indonesia menuju Indonesia sehat 2010 telah menetapkan kebijaksanaan umum pembangunan bidang kesehatan antara lain adalah peningkatan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Pegawai kesehatan merupakan bagian yang terbesar dari sumber daya manusia di bidang kesehatan yang mempunyai kedudukan strategis didalam pembangunan nasional, disamping sebagai pemikir, perancang, dan penggerak pembangunan, juga sekaligus sebagai pelaksana pembangunan. Organisasi Kesehatan merupakan organisasi yang padat karya dengan rentang kendali yang lebar, membutuhkan sistem informasi yang dapat menjamin aksessibilitas data pada seluruh tingkatan administrasi kesehatan. Seiring dengan perkembangan di bidang teknologi informasi, Biro Kepegawaian Departemen Kesehatan Republik Indonesia semenjak tahun 1996 telah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMKA), dengan tujuan untuk dapat mengumpulkan data pegawai di seluruh Indonesia dengan baik dan akurat sehingga data yang ada memberikan informasi yang optimal untuk menjawab masalah ketenagaan. Untuk menuju terlaksananya pengumpulan data pegawai yang akurat, Propinsi Sumatera Barat semenjak tahun 1997 telah menerapkan pelaksanaan SIMKA secara berjenjang mulai dari tingkat propinsi sampai ke unit kerja di kabupaten dan kota. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi pelaksanaan SIMKA di tingkat Propinsi Sumatera Barat dengan melakukan analisis yang mendalam terhadap penerapan SIMKA selama kurun waktu 3 tahun (1997-2000). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dimana pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan diskusi kelompok terarah (focus group discusion). Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa, program SIMKA telah dilaksanakan di tingkat propinsi Sumatera Barat, tetapi pengumpulan data, transportasi data dan up date yang sesuai dengan aturan SIMKA belum berjalan dengan baik disebabkan antara lain perhatian dan kesadaran akan pentingnya data masih kurang, sehingga data yang ada belum memberikan informasi yang akurat. Kualitas tenaga pengelola tingkat propinsi dilihat dari kemampuan dan keterampilan cukup memadai namun penampilan kerja perlu ditingkatkan, sedangkan sumber daya lainnya seperti sarana dan dana untuk tingkat propinsi tidak menjadi hambatan yang utama. Selanjutnya untuk pembinaan dan evaluasi program belum berjalan sebagaimana mestinya, evaluasi belum dijalankan secara terkoordinasi dan belum memberikan kontribusi terhadap perencanaan dan pengembangan SIMKA, Disamping itu pemanfaatan data SIMKA baru terlaksana di bagian kepegawaian belum meluas pada lintas program khususnya dalam peyusunan kebutuhan,penyebaran dan pengembangan tenaga. Saran yang diberikan sehubungan dengan hasil penelitian ini adalah untuk pimpinan unit kerja perlunya peningkatan pemberdayaan tenaga pengelola khususnya dalam pengolahan dan analisis data dan adanya evaluasi program SIM1KA yang dilaksanakan secara terkoordinasi. Sedangkan untuk Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat agar melakukan peningkatan sosialisasi SIMKA pada seluruh unit kerja dan menjadikan SIMKA termasuk salah satu program yang di prioritaskan dan dilaksanakan secara konsisten.

Analysis Implementation Of Employee Management Information System in West Sumatera at Year 2000Repulic Indonesia Health Departement toward Health 2010 already adopted policy of common development in Health to increase the human resource development. Health man power is the biggest part of human resource in health cervices that have the strategic position in nasional development, beside being thinker, designer and motivator of development, also being the development executor. Health Organization is a big organzation with spread control, needed the information system to guarantee the data accessibility around the health administration level. As far as the growing of information Technology field, bureau of personal. ministry of Health Republic Indonesia already develop the Employee Management Information System since 1996 (SI KA), with the purpose to colecting employee data all around Indonesia with good and aceurat that can give optimal information to answer the employee problems. Towards the application of collecting accurate employee data, West Sumatera already adopted SIMKA application gradually from province to the city and regency since 1997. The research purposed is to get the information of SIMKA application at province level in West Sumatera doing indepth analyze SIMKA application during 3 years periode ( 1997-2000). The research use qualitative approach, the primary data collected by indepth interview and focus group dicussion. The result showed that SIMKA program is already applied in West Sumatera, but the collected data, data transportation, and up date according in the SIMKA rules is not going well yet,because realize that data still not quite enough so that the existing data still cannot give the accurat information. Quality of controller in propincial level is quite enough if seem from skill and capabality, and other sources such as finance and facilities the provincial level is not being the main problem. Program evaluation is not going well, and can not give cotribution well yet to improve SIMKA program. The advise this result given to the head of Work Unit to increase the control capabality especially in process and analyze data. For the Head of Health Official of West Sumatera to increase the SIM1KA sosialization to all units and put SIMKA as one of program priority and applied consistenly.
Read More
T-970
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ronny; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Ferdy Tiwow, Ihsan Ramdani
Abstrak: Sistem Informasi sudah dijalankan di Rumah Sakit A. Yani Pekanbaru sejak Mei2015. Pengembangan sistem informasi farmasi perlu dilakukan karena sisteminformasi saat ini dinilai belum baik oleh manajemen. Masih banyak obat deadstock, obat kadaluarsa dan obat kosong saat diperlukan. Penelitian ini merupakanoperational research dengan metode kualitatif. Data diambil melalui wawancara,observasi lapangan maupun telaah dokumen. Dengan metode Framework forApplication of System Techniques (FAST) diketahui sistem informasi farmasi sudahterintegrasi, konsistensi tampilan bagus, keamanan dan integritas sistem bagus,sistem informasi mudah dipahami dan dioperasikan oleh pengguna. Kekurangansistem informasi saat ini adalah susahnya koneksi ke jaringan terutama saat jamsibuk, penyajian informasi belum memenuhi semua kebutuhan pengguna,kurangnya sumber daya Information Technology (IT), belum adanya akses khususke ruangan IT dan server. Disarankan penambahan kekuatan jaringan internet,peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga IT, penjagaan keamanan ruangan IT danserver saat ini, penyediaan ruangan IT dan server dengan akses khusus, sosialisasiteratur oleh bagian IT ke pengguna sistem dan pengembangan menu sisteminformasi farmasi yang lebih lengkap.Kata Kunci: Metode Framework for Application of System Techniques (FAST);Pengembangan Sistem Informasi Farmasi; Sistem Informasi Manajemen RumahSakit
Information systems have been run at A. Yani Hospital Pekanbaru since May 2015.The development of pharmaceutical information systems need to be done becausethe current information systems have not been well assessed by management. Thereare still a lot of dead stock, expired and empty medication when needed. This studyis an operational research with qualitative methods. Data retrieved throughinterviews, observation and study of the document. With the Framework forApplication of System Techniques (FAST) method known that pharmacyinformation system had integrated and consisten, had good security and integrity,easy to operated by the user. Disadvantages of current information systems is lackof connection especially during peak hours, the presentation of information do notmeet all the needs of users, less of Information Technology (IT) personnel, none ofspecial access to IT and server rooms. Recommended to increase the power of theinternet network, increasing the quality and quantity of IT personnel, increasingsecurity of server room at this time, the provision of IT and server rooms withspecial access, regular socialization by the IT to the users of the system andcompleting the information system menu.Key words: Framework for Application of System Techniques (FAST) Method;Hospital Information Management System; Pharmacy Information SystemDevelopment
Read More
B-1783
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayunda Shinta Nurarliah; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Ede Surya Darmawan, Vetty Yulianty Permanasari, Sapto Harry Kriswanto, Sri Diana Ginting Suka
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek penerapan restriksi obat otomatis melalui Sistem Informasi Rumah Sakit (SIMRS) terhadap efisiensi biaya obat pada pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Jantung Jakarta. Penelitian ini mengkaji dampak penerapan sistem restriksi terhadap biaya obat yang dikeluarkan oleh rumah sakit dan kualitas pelayanan yang diterima oleh pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restriksi obat otomatis menghasilkan penghematan signifikan, dengan penurunan biaya total resep obat sebesar 35%. Selain itu, jumlah resep yang tidak sesuai dengan Formularium Nasional (FORNAS) juga mengalami penurunan drastis. Penerapan sistem ini tidak hanya berhasil mengurangi biaya tetapi juga memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga, dengan jumlah resep yang sesuai FORNAS tetap tinggi. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pengurangan biaya termasuk pemilihan obat yang lebih selektif, pengelolaan stok yang lebih efisien, dan penggunaan teknologi SIMRS. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengelolaan obat yang lebih efisien di rumah sakit serta memberikan wawasan bagi rumah sakit lain dalam mengimplementasikan sistem serupa.

This study aims to evaluate the impact of implementing automatic medication restrictions through the Hospital Information Management System (SIMRS) on the drug cost efficiency for BPJS Health patients at Jakarta Heart Hospital. The research examines the effects of the restriction system on the hospital's drug expenses and the quality of care provided to patients. The results show that the implementation of the automatic medication restriction system significantly reduced the total medication costs by 35%. Additionally, the number of prescriptions not in accordance with the National Formularium (FORNAS) decreased drastically. This system not only succeeded in reducing costs but also ensured that the quality of care remained high, with the number of prescriptions compliant with FORNAS still high. Contributing factors to cost reduction include more selective drug selection, more efficient stock management, and the use of SIMRS technology. This study contributes to improving the more efficient management of medication in hospitals and provides insights for other hospitals in implementing similar systems.
Read More
B-2567
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive