Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Loly Gusvita Reni; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Atik Nurwahyuni, Endang Apriyani, Budi Hartono
Abstrak: Abstrak

Fungsi pengendalian dan kinerja manajemen persediaan memegang peranan penting dalam siklus logistik. Banyak metode yang digunakan dalam fungsi pengendalian termasuk metode min-max stock dan just in time. Tujuan penulisan adalah untuk mengevaluasi penerapan metode kombinasi min-max stock dan just in time terhadap fungsi logistik dan kinerja manajemen persediaan. Metode penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan penelusuran dokumen.

Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan metode kombinasi min-max stock dan just in time efektif terhadap fungsi penyimpanan dan distribusi, fungsi pemeliharaan dan fungsi penghapusan tetapi tidak efektif terhadap fungsi perencanaan, penganggaran dan pengadaan. Penerapan metode kombinasi ini menyebabkan kinerja manajemen persediaan menjadi efisien dari segi keuangan tetapi tidak efektif terhadap segi layanan atau operasional.


Function control and inventory management performance played an important role in logistics cycle. Many methods are used in the function control method including min-max stock and just in time. The purpose of writing is to evaluate the application of the method of combination of min-max stock and just in time for the function of logistics and inventory management performance. The research method was qualitative descriptive method. Data collection was carried out with a deep interview and document searches.

Results of the study found that the application of this method is this method to be effective against the function of storage and distribution, maintenance and removal. However, it is not effective against the function of planning, budgeting and procurement. The application of this method causes the performance of inventory management to be efficient in terms of finance but is not effective for service or hospital operations.

Read More
B-1478
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Putu Diah Utami Darmayanti; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Helen Andriani, Vetty Yulianty Permanasari, Dina Hanum, Vitrie Winastri
Abstrak:
Persediaan obat yang tidak optimal di rumah sakit dapat berdampak serius terhadap mutu pelayanan kesehatan, efisiensi operasional, dan keselamatan pasien. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah kekosongan obat, termasuk antibiotik, yang dapat menyebabkan penundaan pengobatan, peningkatan risiko resistensi, serta kerugian finansial akibat back order dan kehilangan penjualan. RS Jakarta sebagai rumah sakit swasta tipe C mengalami 98 kejadian obat kosong selama periode Januari 2024 hingga Maret 2025, dengan 16 kejadian di antaranya adalah kekosongan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan antibiotik di Instalasi Farmasi RS Jakarta menggunakan metode kombinasi ABC-VEN, serta menghitung kebutuhan safety stock dan reorder point (ROP).  Penelitian ini menggunakan desain operational research dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan terdiri dari data sekunder selama April 2024 hingga Maret 2025, dan data primer berupa hasil kuesioner VEN. Antibiotik dalam penelitian ini dibagi menjadi kategori reguler dan mata sesuai dengan sediaan. Analisis dilakukan dalam beberapa tahap: analisis ABC nilai investasi, analisis VEN, dan kombinasi analisis ABC-VEN. Selanjutnya dilakukan perhitungan safety stock dan ROP untuk setiap item antibiotik. Evaluasi kinerja dilakukan dengan membandingkan nilai persediaan dan ITOR sebelum dan setelah simulasi perhitungan. Simulasi menunjukkan penurunan nilai persediaan hingga berkisar 28 juta rupiah hingga 62 juta rupiah per bulan, atau sekitar 27%-59% dari persediaan aktual. Selain itu hasil simulasi menunjukan peningkatan nilai ITOR berkisar antara 0,68 hingga 2,66. Maka dapat disimpulkan, metode kombinasi ABC-VEN yang dikombinasikan dengan perhitungan safety stock dan ROP terbukti efektif dalam mengoptimalkan perencanaan persediaan antibiotik di RS Jakarta. 

Inefficient drug inventory management in hospitals can have serious implications for service quality, operational efficiency, and patient safety. A frequent issue is stock-outs, particularly of antibiotics, which may lead to delays in treatment, heightened risk of antimicrobial resistance, and financial losses due to back orders and missed sales opportunities. RS Jakarta, a private Type C hospital, recorded 98 stock-out events between January 2024 and March 2025, 16 of which involved antibiotics. This study aims to evaluate the management of antibiotic inventory at the Pharmacy Department of RS Jakarta by applying the combined ABC-VEN classification method, alongside calculations of safety stock and reorder points (ROP). The study adopts an operational research design with a descriptive quantitative approach. Data sources include secondary data collected from April 2024 to March 2025 and primary data obtained through a VEN classification questionnaire. Antibiotics were categorized into regular and ophthalmic groups based on their dosage forms. The analysis consisted of several steps: ABC analysis based on investment value, VEN categorization, and the integration of both into a combined ABC-VEN matrix. Subsequently, safety stock and ROP were calculated for each antibiotic item. Output  was evaluated by comparing inventory value and the Inventory Turnover Ratio before and after simulation. The simulation results indicated a monthly reduction in inventory value ranging from approximately IDR 28 million to IDR 62 million, representing a 27%–59% decrease compared to the actual inventory. Furthermore, the ITOR values increased by a range of 0.68 to 2.66. These findings suggest that the integration of the ABC-VEN method with safety stock and ROP calculations is an effective strategy for optimizing antibiotic inventory planning at RS Jakarta.
Read More
B-2522
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive