Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Latar Belakang: Prevalensi HIV pada waria di Indonesia meningkat signifikan (28,9% pada 2023). Penelitian ini menganalisis perbedaan determinan penggunaan kondom secara konsisten antara waria yang membeli dan menjual seks. Metode: Analisis sekunder data Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) 2023 dengan desain cross-sectional pada 2.103 responden waria menggunakan regresi logistik. Hasil: Penggunaan kondom secara konsisten lebih tinggi pada waria penjual seks (38,3%) dibanding pembeli seks (12,3%). Pada pembeli seks, determinan utama adalah usia <42 tahun dan kemudahan akses kondom (AOR=6,65). Pada penjual seks, faktor yang berpengaruh adalah pendidikan, tinggal dengan pasangan seks, paparan informasi HIV, riwayat IMS, tidak konsumsi alkohol sebelum seks, dan keikutsertaan program HIV. Kesimpulan: Terdapat perbedaan determinan perilaku antara kedua kelompok. Intervensi harus fokus pada perluasan akses kondom fisik bagi pembeli seks dan penguatan program edukasi serta komunitas bagi penjual seks.
Background: HIV prevalence among transgender women (Waria) in Indonesia has risen sharply to 28.9% in 2023. This study analyzes the differing determinants of consistent condom use between those who buy and sell sex. Methods: A secondary analysis of the 2023 Integrated Biological and Behavioral Survey (IBBS) was conducted using a cross-sectional design and logistic regression on 2,103 respondents. Results: Consistent condom use was higher among sellers (38.3%) than buyers (12.3%). For sex buyers, key determinants were age <42 years and ease of condom access (AOR=6.65). For sex sellers, significant factors included education, living with a partner, HIV information exposure, STI history, avoiding alcohol before sex, and HIV program participation. Conclusion: Behavior determinants differ between the two groups. Interventions should prioritize expanding physical condom access for buyers and strengthening educational and community-based programs for sellers.
