Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Miski Irfani Harahap; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Baiduri Widanarko, Sigit Widiyanto
Abstrak: Penanganan beban manual (PBM) merupakan aktivitas yang dapat menimbulkankeluhan gangguan otot rangka pada pekerja. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui gambaran tingkat risiko ergonomi pada aktivitas PBM dan gambarandistribusi keluhan gangguan otot rangka pada pekerja di back end area Toko XDepok tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasionaldengan desain crossectional. Penilaian tingkat risiko ergonomi dilakukanmenggunakan metode BRIEF dengan menilai postur, berat beban, durasi, danfrekuensi. Penelitian ini juga menggambarkan karakteristik pekerja yangmelakukan aktivitas PBM di back end area, seperti jenis pekerjaan, umur, lamakerja, kebiasaan merokok, pendidikan, dan jenis kelamin. Data keluhan gangguanotot rangka diambil menggunakan kuesioner NMQ dengan jumlah 11 orangresponden. Hasil penelitian menunjukkan beberapa aktivitas PBM di back end areatoko mempunyai risiko tinggi terhadap bagian tubuh siku kiri, siku kanan, bahu kiri,bahu kanan, dan punggung. Keluhan gangguan otot rangka banyak dirasakanpekerja pada bagian tubuh bahu kanan dan punggung bawah dengan persentasesebesar 45,5%. Upaya perbaikan untuk mengurangi aktivitas PBM dapat dilakukandengan menggunakan alat memindahkan barang (pallet stacker) yang dapat diaturketinggiannya dan edukasi pekerja terkait bahaya ergonomi.
Kata Kunci:BRIEF, ergonomi, keluhan gangguan otot rangka, NMQ, penanganan bebanmanual
Manual handling is an activity that can cause musculoskeletal disorders. Thisresearch illustrates ergonomics risk level in manual handling activities and alsoillustrates the distribution of musculoskeletal complaints at the back end area ofstore X Depok in 2016. It is a descriptive observational study with cross-sectionaldesign. The ergonomics risk level was assessed by BRIEF method which evaluateposture, force, duration, and frequency. This research also gathered information onindividual characteristics (such as occupation, age, job tenure, smoking behavior,education, and gender) of the workers who perform manual handling activityregularly in back end area. The data of musculoskeletal symptoms complaints werecollected using NMQ questionnaires with 11 responden. The result of this studyindicates several activites in back end area are high risk to left elbow, right elbow,left shoulder, right shoulder, and back. Most complaints come from right shoulderand lower back with 45,5%. Manual handling activity can be reduced by usingpallet stacker with adjustable height and educate the workers about ergonomics.
Key words:BRIEF, ergonomics, manual handling, musculoskeletal complaint, NMQ.
Read More
S-9135
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agfa Al-Latief Hadi Putra; Pembimbing:Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Chairul Sabat
Abstrak:
Seiring dengan berkembangnya teknologi, kini pegawai dituntut untuk bekerja dan menghabiskan sebagian waktunya duduk fokus memandang komputer dan menggunakan mouse. Penggunaan komputer memiliki risiko ergonomic yang apabila dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan masalah kesehatan salah satunya gangguan muskoloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara risiko ergonomi dengan gangguan muskoloskeletal pada pekerja kantoran di PT. X. Metode yang digunakan adalah desain studi cross sectional dengan menggunakan instrument penelitian berupa Nordic Body Map dan Rapid Office Strain Assessment (ROSA). Penelitian ini dilakukan kepada 48 pekerja kantoran di PT. X. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini yaitu usia, jenis kelamin, masa kerja, tingkat risiko ergonomi, dan keluhan muskoloskeletal dengan analisis univariat, dan bivariat. Dari 48 responden didapatkan 39 orang mengalami keluhan muskoloskeletal dengan keluhan terbanyak ada pada bagian leher atas, punggung, dan pinggang. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya hubungan antara risiko ergonomi dengan usia, masa kerja dan jenis kelamin (p-value=1). Akan tetapi, terdapat hubungan yang berarti antara risiko ergonomic dengan gangguan muskoloskeletal (p-value=0,039).

Along with the development of technology, employees are now required to work and spend some of their time sitting focused on looking at computers and using mouse. The use of computers has ergonomic risks which if done continuously can cause health problems, one of which is musculoskeletal disorders. This study aims to analyze the relationship between ergonomic risks and musculoskeletal disorders in office workers at PT. X. The method used is a cross-sectional study design using research instruments in the form of Nordic Body Map and Rapid Office Strain Assessment (ROSA). This research was conducted on 48 office workers at PT. X. The variables studied in this study were age, gender, length of service, level of ergonomic risk, and musculoskeletal complaints with univariate, and bivariate analysis. From 48 respondents, 39 people experienced musculoskeletal complaints with the most complaints in the upper neck, back, and waist. The results showed no relationship between ergonomic risk with age, length of service and gender (p-value = 1). However, there was a significant association between ergonomic risk and musculoskeletal disorders (p-value = 0.039).
Read More
S-11380
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive