Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Yusinta Muawanah; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Muhammad Yusuf
S-10246
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Invinita Arga Putri; Pembimbing: Sudarto Ronoatmodjo; Penguji: Helda, Eni Gustina, Suparmi
Abstrak:
Read More
Kematian perinatal masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Pada tahun 2017, angka kematian perinatal di estimasikan sebesar 21 per 1000 kelahiran. Di sisi lain, ibu yang melaksanakan persalinan masih dibayangi oleh komplikasi, dimana partus lama merupakan salah satu bentuk komplikasi yang paling sering terjadi. Apabila tidak ditangani secara tepat, partus lama dapat mengakibatkan luaran buruk bagi bayi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partus lama dan kematian perinatal di Indonesia. Desain penelitian ini ialah cross sectional dengan menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Sampel merupakan wanita usia subur (WUS) yang melahirkan bayi lahir hidup dan lahir mati dengan usia kehamilan ≥7 bulan dan merupakan anak terakhir dalam periode 5 tahun sebelum survei. Hasil penelitian menunjukkan Angka Kematian Perinatal sebesar 13 per 1000 kelahiran. Partus lama dialami oleh sebagian besar ibu bersalin (40,4%). Namun, hal tersebut belum berdampak terhadap kematian perinatal. Besar asosiasi partus lama terhadap kematian perinatal sebesar aPOR 1,151 kali (95% CI 0,818-1,842 dan p-value 0,559) setelah dikontrol confounding dan variabel kovariat. Dapat disimpulkan bahwa partus lama tidak memberikan efek yang cukup signifikan terhadap kematian perinatal. Upaya dalam menurunkan kematian perinatal masih sangat dibutuhkan, salah satunya dengan memperkuat program audit kematian perinatal; meningkatkan cakupan pemeriksaan antenatal; serta mengevaluasi secara berkala kualitas ketersediaan pelayanan kesehatan.
Perinatal mortality remains a public health issue In Indonesia. The perinatal death rate was predicted to be 21 per 1000 births in 2017. On the other hand, complication during childbirth still overshadowed mothers, with prolonged labor being one of the most types of. Prolonged labor might harm the infant if it is not handled carefully. The purpose of this study is to ascertain the association between prolonged labor and perinatal mortality in Indonesia. Utilizing secondary data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey, this study's design was cross-sectional (IDHS). Women of childbearing age who delivered liveborn or stillborn with a gestational age of 7 months and more who were the last birth in the 5 year period of survey were included in the sample. The results was the Perinatal Mortality Rate was 13 per 1000 livebirth. Proportion of prolonged labor was 40,4%. The association between prolonged labor and perinatal mortality was aPOR 1,151 (95% CI 0,818-1,842 and p-value 0,559) after controlled by confounding and covariates. It can be conclude that there is no significant effect between prolonged labour and perinatal mortality. It is still urgently necessary to make efforts to lower perinatal mortality, including by strengthening the perinatal death audit program, expanding the coverage of antenatal care and made routine assessments quality of health service that are available.
T-6547
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Reihana Ramadlani Ibna; Pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Yovsyah, Guruh Aryo Cahyo
Abstrak:
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berkaitan dengan partus lama guna meminimasilir terjadinya kesakitan dan kematian pada ibu dan janin, maka peneliti tertarik untuk meneliti faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian partus lama di Indonesia dengan analisis data SDKI 2017. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan data sekunder yang bersumber dari SDKI 2017. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi analisis univariat dan bivariate.
Read More
S-10608
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
