Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Reynata Anggelica Moria Indah; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Pujiyanto, Eka Pujiyanti
Abstrak:
Read More
Rumah sakit memiliki pelayanan pasien sebagai core businessnya. Di Rumah Sakit Universitas Indonesia, jumlah kunjungan pasien setiap tahunnya meningkat, diiringi oleh peningkatan pasien pengguna asuransi. Pembiayaan pasien menggunakan asuransi masuk ke dalam piutang, karena baru dapat dibayarkan setelah rumah sakit melengkapi persyaratan yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi alur proses klaim pasien asuransi di Rumah Sakit Universitas Indonesia dengan menggunakan theory of constraint. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan wawancara, observasi, dan telaah dokumen sebagai metode pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sudah terdapat SPO proses klaim, SDM yang ada sudah cukup dan memiliki peran masing-masing, terdapat sarana prasarana penunjang klaim, serta kendala yang ditemukan berupa konfirmasi dari asuransi yang memakan waktu lama, sistem rumah sakit yang kurang stabil, perbedaan format formulir antar perusahaan asuransi, hasil penunjang yang membutuhkan waktu lama, serta formulir asuransi yang tidak diisi lengkap oleh dokter. Kendala-kendala tersebut kemudian disusun ke dalam current reality tree untuk mencari akar masalah, dicari solusi yang potensial dengan future reality tree, dan dibuat rencana implementasinya dengan prerequisite tree. Berdasarkan penggunaan tools theory of constraint tersebut, didapatkan solusi berupa digitalisasi berkas klaim asuransi serta pembuatan SPO bagi dokter dalam pengisian formulir asuransi. Saran yang diberikan kepada RS adalah untuk melakukan digitalisasi bagi proses klaim yang masih manual dengan melakukan integrasi berkas persyaratan klaim dengan sistem rumah sakit, serta membuat SPO dengan melibatkan dokter dan melakukan sosialisasi SPO setelah pembuatannya.
Hospitals have patient care as their core business. At Universitas Indonesia Hospital, the number of patient visits increases every year, accompanied by an increase in patients using insurance. Patient financing using insurance is included in receivables, because it can only be paid after the hospital completes the existing requirements. The purpose of this study is to evaluate the flow of the insurance patient claim process at the University of Indonesia Hospital using theory of constraint. This research is a qualitative study with interviews, observations, and document reviews as data collection methods. The results of this study show that there is already a SPO for the claims process, the existing human resources are sufficient and have their respective roles, there are supporting infrastructure for claims, and obstacles found in the form of confirmation from insurance that takes a long time, a hospital system that is less stable, differences in form formats between insurance companies, supporting results that take a long time, and insurance forms that are not filled in completely by doctors. These constraints were then compiled into a current reality tree to find the root of the problem, look for potential solutions with a future reality tree, and make an implementation plan with a prerequisite tree. Based on the use of the theory of constraint tools, a solution was obtained in the form of digitizing insurance claim files and making SPO for doctors in filling out insurance forms. The advice given to the hospital is to digitize the claims process that is still manual by integrating the claim requirements file with the hospital system, as well as making SPO by involving doctors and socializing SPO after making it.
S-11678
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Zsandrina Ashriza EL Yusvaa Andreina; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Pujiyanto, Mardiati Nadjib
Abstrak:
Read More
Proses penyelesaian klaim asuransi non-JKN di rumah sakit memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran arus kas dan keberlangsungan operasional. Keterlambatan dalam proses klaim dapat berdampak pada waktu penerimaan pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan waktu dan proses penyelesaian klaim asuransi non-JKN di RS UI tahun 2025. Faktor input yang diteliti meliputi SDM, sarana dan prasarana, kelengkapan berkas klaim, dan jenis asuransi. Penelitian ini juga menganalisis distribusi waktu pada setiap tahapan proses, meliputi T1 (discharge to closed), T2 (closed to invoicing), T3 (invoicing to sending), dan T4 (sending to payment), serta hambatan yang terjadi hingga tahap pembayaran klaim. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari seluruh klaim asuransi non-JKN tahun 2025 sebanyak 7313 klaim, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang terlibat dalam proses klaim di unit AR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar klaim telah diselesaikan sesuai dengan target ≤55 hari dengan persentase 83,5% dan rata-rata total waktu penyelesaian sebesar 29 hari. T4 merupakan tahapan dengan durasi paling lama dan menjadi bottleneck dalam proses klaim. Faktor input secara umum telah mendukung proses, tetapi masih ditemukan kendala terkait ketidaklengkapan berkas klaim, keterbatasan SDM pada kondisi tertentu, dan sistem yang belum optimal. Terdapat variasi waktu penyelesaian klaim berdasarkan jenis perawatan dan jenis asuransi yang dipengaruhi oleh kompleksitas berkas dan perbedaan kebijakan asuransi. Hambatan dalam proses klaim didominasi oleh faktor internal rumah sakit, meskipun faktor eksternal juga turut memengaruhi. Secara keseluruhan, proses penyelesaian klaim asuransi non-JKN di RS UI telah berjalan cukup baik, tetapi masih diperlukan perbaikan pada kelengkapan berkas klaim, optimalisasi sistem, dan pengelolaan SDM untuk meningkatkan efisiensi dan konsistensi dalam pencapaian target waktu penyelesaian klaim.
The process of non-JKN insurance claim settlement in hospitals plays an important role in maintaining cash flow and ensuring operational sustainability. Delays in the claim process still occur and may affect the timeliness of payment receipt. This study aims to analyze the timeliness and process of non-JKN insurance claim settlement at Universitas Indonesia Hospital in 2025. The input factors examined included human resources, facilities and infrastructure, completeness of claim documents, and type of insurance. This study also analyzed the time distribution at each stage of the claim process, including T1 (discharge to closed), T2 (closed to invoicing), T3 (invoicing to sending), and T4 (sending to payment), as well as the barriers encountered until the payment stage This study employed a cross-sectional design using quantitative and qualitative approaches. Quantitative data were obtained from a total of 7,313 non-JKN insurance claims in 2025, while qualitative data were collected through in-depth interviews with informants involved in the claim process within the AR Unit. The results showed that the majority of claims were completed within the target of ≤55 days, accounting for 83,5% of all claims, with an averge total processing time of 29 days. T4 was identified as the longest stage and became the bottleneck in the claim process. In general, the input factors supported the claim settlement process; however, several obstacles were still identified, including incomplete claim documents, limited human resources under certain conditions, and suboptimal system performance. Variations in claim processing time were also found based on the type of care and type of insurance, influenced by document complexity and differences in insurance policies. Barriers in the claim process were predominantly caused by internal hospital factors, although external factors also contributed to delays. Overall, the non-JKN insurance claim settlement process at Universitas Indonesia Hospital has been implemented relatively well; however, improvements in claim document completeness, system optimization, and human resource management are still needed to improve efficiency and consistency in achieving the targeted claim processing time.
S-12226
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Meliana Putri; Pembimbing: Septiara Putri; Penguji: Pujiyanto, Sifik
Abstrak:
Read More
Skripsi ini membahas terkait gambaran proses klaim program jaminan kesehatan non JKN pada Unit Pengeolola Jaminan Kesehatan (UP Jamkesjak) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi. Pembahasan penelitian ini menggunakan perspektif sistem yaitu input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa input Sumber Pendanaan, Standar Operasional Prosedur, Kebijakan dan Sarana Prasarana sudah cukup baik untuk mendukung proses klaim, lalu untuk Sumber Daya Manusia, Sistem Informasi SIJAKA serta Kelengkapan Berkas Klaim yang masih kurang. Pada bagian proses terdapat masalah yaitu masih ditemukan berkas klaim yang tidak lengkap dan tidak sesuai sehingga hasil verifikasi menjadi pending, selain itu juga masih terdapat masalah saat menerbitkan BAHV seperti salah tanggal, lalu pengumpulan draft BAHV yang mendekati deadline. Pada bagian output sudah cukup tepat dalam pembayaran klaim namun masih ditemukan beberapa keterlambatan yang disebabkan oleh faktor-faktor yaitu ketidaklengkapan berkas klaim yang diajukan oleh Rumah Sakit, kurangnya tenaga verifikator medis, dan aplikasi SIJAKA yang sering error karena jaringan internet.
This thesis discusses the description of the process of non-JKN health insurance program claims at the Health Insurance Management Unit (UP Jamkesjak) of the DKI Jakarta Provincial Health Office. This research is a qualitative research with data collection methods, namely in-depth interviews, document review, and observation. The discussion of this study uses a system perspective, namely input, process, and output. The results showed that the inputs of Funding Sources, Standard Operating Procedures, Policies and Infrastructure were good enough to support the claims process, then for Human Resources, the SIJAKA Information System and Completeness of Claim Files which were still lacking. In the process section there are problems, namely incomplete and inappropriate claim files are found so that the verification results become pending, besides that there are also problems when issuing BAHV such as wrong date, then submitting the BAHV draft which is close to the deadline. In the output section, it is quite correct in paying claims, but there are still some delays caused by factors, namely incomplete claim files submitted by the Hospital, lack of medical verifiers, and the SIJAKA application which often has errors due to the internet network.
S-11224
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
