Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Imam Wahyudi; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Tris Eryando, Besral, Timor Utama
Abstrak: Di dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN), petugas kesehatan merupakan pusat untukmemajukan kesehatan. Memproduksi, merekrut dan mempertahankan kesehatan masihmerupakan tantangan utama yang dihadapi dunia. Kurangnya Sumber Daya Manusiauntuk Kesehatan (HRH) tidak hanya terjadi di Indonesia, sebagian besar negara di duniamengalami dua faktor demografi utama yang terkait dengan masalah ini. Pertama,harapan hidup yang lebih tinggi, menghasilkan jumlah pasien yang membutuhkanlayanan kesehatan yang lebih baik. Kedua, itu adalah peningkatan besar dalam populasiyang telah mengakibatkan kebutuhan akan peningkatan sumber daya manusia kesehatan(WHO, 2006). SKN point 288 menyatakan: "Perencanaan SDM Kesehatan pada dasarnyadilakukan berdasarkan fakta (evidence-based) melalui peningkatan Sistem InformasiKesehatan Kesehatan (SI-SDMK)" (Perpres 72 / 2012).Badan PPSDM Kesehatan telah mengembangkan 3 (tiga) Instrumen Data untukmendukung SI-SDMK dalam Aplikasi Berbasis Excel, Aplikasi Berbasis Desktop, danAplikasi Berbasis Web untuk memfasilitasi tugas pengelola SDMK di semuakabupaten/kota di seluruh Indonesia. Aplikasi SI-SDMK ini dapat menginformasikanjumlah jabatan fungsional data kesehatan baik tingkat satuan kerja atau provinsi,informasi yang diperoleh baik dalam bentuk laporan maupun berupa grafik dan peta.Namun, ketika melihat cakupan data yang SI-SDMK dapatkan untuk Puskesmas danRumah Sakit untuk data individu SDMK tahun 2016 untuk Puskesmas 84% dan 2017(hingga Oktober) 92%. Sedangkan untuk Rumah Sakit tahun 2016 36% dan 2017 (hinggaoktober) 41% (SI-SDMK, BPPSDMK).Hasil wawancara singkat pada studi awal di Pusat Data dan Informasi Badan PPSDMuntuk Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dan Puskesmas, diketahuibahwa pengumpulan data dan pencatatan data individu yang bekerja di fasyankes selamaini adalah masih dilakukan secara manual di Microsoft Excel. Sehingga para manajer dataSDMK di tingkat fasyankes perlu merekapitulasi bentuk data individu yang telah ditulis.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe SI-SDMK berbasis Androiddengan hak akses ke tenaga kesehatan di Fasyankes langsung untuk mendaftar,memeriksa status data individu, serta untuk memperbarui data individu jika ada dataindividu yang tidak akurat / tidak lengkap di sesuai dengan situasi aktual denganmelampirkan dokumen pendukung.Kata kunci:Sistem Informasi, Prototipe, SI-SDMK
In the National Health System (SKN), health workers are central to health promotion.Producing, recruiting and sustaining health are still the main challenges facing the world.Lack of Human Resources for Health (HRH) is not only happening in Indonesia, mostcountries in the world experience two major demographic factors related to this problem.First, higher life expectancy, resulting in the number of patients requiring better healthcare. Secondly, it is a large increase in the population that has resulted in the need forincreased health human resources (WHO, 2006). SKN point 288 states: "Health HRPlanning is basically fact-based through improvement of Health Information System (SI-SDMK)" (Perpres 72/2012).PPSDM Kesehatan Agency has developed 3 (three) Data Instruments to support SI-SDMK in Excel-Based Applications, Desktop-Based Applications, and Web-BasedApplications to facilitate the tasks of SDMK managers in all districts / cities throughoutIndonesia. This SI-SDMK application can inform the number of functional position ofhealth data either level of work unit or province, information obtained either in the formof report or in the form of graph and map. However, when looking at data coverage thatSI-SDMK get for Puskesmas and Hospitals for individual data SDMK year 2016 forPuskesmas 84% and 2017 (until October) 92%. While for hospitals in 2016 36% and 2017(until October) 41% (SI-SDMK, BPPSDMK).The results of a brief interview on the preliminary study at the Center for Data andInformation of PPSDM Agency for Health and DKI Jakarta Provincial Health Office andPuskesmas, it is known that data collection and recording of individual data working infashankes so far is still done manually in Microsoft Excel. So that the SDMK datamanagers at the fashankes level need to recapitulate the form of individual data that hasbeen written. This study aims to develop prototype SI-SDMK based on Android withright to health personnel in Fasyankes directly to register, check the status of individualdata, as well as to update individual data if there are inaccurate / incomplete individualdata in accordance with the actual situation by attaching supporting documents.Keyword:Information System, Prototype, SI-SDMK.
Read More
T-5387
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Nurhidayah; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mirza, Jusuf Kristianto
Abstrak: Kabupaten Batang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang terletak di jalur utama pantura dengan kondisi geografis yang berbukit banyak turunan, tanjakan, dan tajam menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Kabupaten Batang membentuk PSC 119 Si Slamet pada tahun 2016 sebagaimana tercantum dalam Inpres Nomor 4 tahun 2013, Permenkes Nomor 19 Tahun 2016 dan Pergub Jawa Tengah Nomor 15 tahun 2017. Kabupaten Batang melakukan inovasi meluncurkan aplikasi berbasis android bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dibidang kesehatan khususnya pelayanan gawat darurat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kualitas layanan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Public Safety Center (PSC) 119 SI SLAMET sebagai inovasi layanan gawat darurat Pra Rumah Sakit menggunakan teori Knowledge Management dan Servqual. Metode pengumpulan data secara kualitatif dengan indepth interview dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSC119 SI SLAMET adalah pemberian cara baru layanan kegawatdaruratan yang memberi kemudahan akses kepada masyarakat dengan cara menelepon ke nomor 119, sms, whatsapp atau aplikasi berbasis android selama 7 hari 24 jam dengan target respon time maksimal 10 menit. Layanan ini berkualitas baik lihat dari dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance serta empathy. Akan tetapi dalam pelaksanaanya sosialisasi yang kurang maksimal kepada sebagian masyarakat. Rekomendasai yang diberikan adalah perlunya peningkatan sosialisai PSC 119 Si Slamet, melengkapi dokumen, dan peningkatan mutu pelayanan PSC 119.

Batang regency is one of the regencies in Central Java province which is located in main line of pantura with geographical condition which is hilly many derivative, incline, and sharp become one cause of high traffic accident number. Batang regency establishes PSC 119 Si Slamet in 2016 as stated in Presidential Instruction No. 4 of 2013, Permenkes No. 19 of 2016 and Pergub Jawa Tengah No. 15 of 2017. Batang District innovation launched android-based applications aimed at improving the quality of health services in the field of health in particular emergency services. The purpose of this research is to know service quality of Integrated Emergency Management System (SPGDT) Public Safety Center (PSC) 119 SI SLAMET as an innovation of pre hospital emergency service using Knowledge Management and Servqual theory. Method of collecting data qualitatively with indepth interview and document review. The results show that the PSC119 SI SLAMET is a new way of emergency service that provides easy access to the public by calling to the number 119, sms, whatsapp or android based applications for 7 days 24 hours with a target response time of maximum 10 minutes. The service is of good quality see from tangible dimension, reliability, responsiveness, assurance and empathy. However, in the implementation of socialization is less than the maximum to some communities. Recommendations include the need to improve the socialization of PSC 119 Si Slamet, complete the document, and improve the service quality of PSC 119.
Read More
T-5300
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rernowati; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Imelda Wijaya
Abstrak:
 
Implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Obat SIPO di puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Depok digunakan untuk mengelola data obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis variabel dan indikator yang mempengaruhi Imkesuksesan Sistem Informasi Pengelolaan Obat SIPO . Penelitian ini nengadopsi Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone dan McLean, satu set pedoman wawancara tersruktur ditanyakan kepada 13 informan yang memenuhi syarat sebagai pengguna apoteker dan manajer . Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi dan kualitas layanan Sistem Informasi Pengelolaan Obat SIPO telah sukses. Kepuasan pengguna juga telah sukses membuat pengguna bersedia menggunakan sistem informasi. Dampak individu dan organisasi juga telah sukses diberikan oleh sistem informasi untuk menyederhanakan pekerjaan pengguna. Berdasarkan analisis tersebut, keberhasilan sistem informasi manajemen obat tidak dapat dilakukan tanpa dukungan manajemen. Man, Material, Method dan Money sudah cukup tersedia untuk penerapan Sistem Informasi Pengelolaan Obat SIPO.
 

 
ABSTRACT
 
 
Implementation of drug management information system in primary care and departement of heath at Depok are used to manage drug data. The purpose of this research is to analyze the variables and indicators that influence the suscces of drug management information system. Adopting DeLone and McLean Information System Success Model, a set of structural interview guidelines was asked to 13 informant who qualified as users pharmacist and the manager . The result has showed that quality of the system, information quality and service quality of drug management information system have been success. User satisfaction also has been success to made users willing to use the information system. Individual and organizational impact also has been success provided by the information system to simplify the user 39 s work. Based on the analysis, the success of drug management information system can not be done without management support. Man, Material, Method and Money has enough available to implementing of drug management information system.
 
Read More
S-9505
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nikensari Koesrindartia; Pembimnbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Masyitoh, IBN Banjar, Dewi Satiasari
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Nikensari  Koesrindartia ProgramStudi : Kajian Administrasi RumahSakit Judul : EVALUASI SISTEM ANTRIAN PENDAFTARAN ONLINE TERJADWAL WAKTU LAYANAN BAGI RUJUKAN BPJS DI POLIKLINIK  RAWAT JALAN RSUD BUDHI ASIH TAHUN 2016 – 2017 Penelitian ini adalah Studi Kasus dilakukan dengan pendekatan kualitatif eksploratif yang secara umum bertujuan mengevaluasi Kebijakan Sistem Antrian Pendaftaran Online Terjadwal Waktu Layanan yang selanjutnya disebut sebagai (SI ALI JADUL) pada pasien rujukan BPJS di Poliklinik  Rawat Jalan RSUD Budhi Asih Jakarta Timur. Penelitian dilakukan selama  Bulan April – Mei 2017. Data kualitatif (primer)  berupa FGD dan wawancara mendalam,  dilengkapi data kuantitatif (sekunder) berupa  dokumen data sampel penelitian Bulan September 2016 -  April 2017 serta  observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan SI ALI JADUL selama 8 bulan implementasi  sebesar 70,14%. Distribusi pendaftaran pasien berasal dari poliklinik sebesar 59,07%, loket penjadwalan sebesar 15,10%, ,kontrol rawat inap sebesar 9,32%, pre-operasi sebesar 4,57%, Sistem Penjadwalan Rujukan Online ( SPRO) dari puskesmas sebesar 9,32% dan Web/Android sebesar 3,69%. Pada evaluasi kinerja, capaian efektifitas SI ALI  JADUL, yaitu ketepatan waktu kehadiran  pasien.  Jumlah pasien terbanyak  pada Kategori Hadir Tepat Waktu sebesar  73,08%,  yaitu  hadir   di masa cetak SEP 30 menit sebelum slot penjadwalan jam layanan, Dan jumlah pasien  paling sedikit pada Kategori Hadir Mendahului Waktu 240 menit atau lebih sebesar (0,06%) sebelum slot penjadwalan jam layanan.  Capaian efisiensi  SI ALI JADUL yaitu ketepatan waktu tunggu mendapatkan layanan. Peringkat pertama jumlah pasien terbanyak pada Kategori Waktu Tunggu Layanan  (60-120 menit) sebesar  28,78% . Sedangkan Kategori Waktu Tunggu Layanan Tepat  Waktu,  sesuai SPM Rawat Jalan  (≤ 60 menit) berada di peringkat keempat sebesar  16,13%. Identifikasi Critical Factor Succes  SI ALI JADUL, didapatkan  kategori High Priority sebesar 75%, kategori Medium Priority sebesar 20 % dan kategori Low Priorty sebsar 5 % . Kemudian dilakukan   Analisa Fit/Gap  SI ALI JADUL didapatkan  Kategori  Fit sebesar 45% ,  kategori Partial Fit sebesar 25 % dan kategori  Gap  sebesar 25%. Kata Kunci : CFS; Evaluasi ; Fit/Gap Analysis; Sistem Antrian Pendaftaran Online Terjadwal Waktu Layanan  (SI ALI JADUL)


ABSTRACT Nama : Nikensari  Koesrindartia Programme Study : Study of Hospital Administration Judul : EVALUATION OF ONLINE APPOINTMENT REGISTRATION SYSTEM WITH SCHEDULED SERVICING TIME FOR BPJS PATIENTS ON OUTPATIENT CLINICS AT RSUD BUDHI ASIH FOR 2016 - 2017 This research is a studied case that conducted with qualitative and explorative approachs with main objective is to evaluate a policy implementation of Online Appointment Registration System with Scheduled Servicing Time (SI ALI JADUL) for BPJS patients in outpatient Clinics at RSUD Budhi Asih East Jakarta for 2016 – 2017.This research has been conducted in 2 months (April-May 2017) and sampled data taken from RSUD Budhi Asih East Jakarta. Qualitative data taken from Focus Group Discussion and exhaustive interviewed. Equipped with Quantitative secondary data such as reviewed internal documentation and site observation. Result of this research is found that average utilization of SI ALI JADUL online system during 8 months implementation is 70,14%. Distribution of patients registration from polyclinic registration is 59,07%, Scheduled on-site registration is 15,10%,  inpatient controlling registration is 9,32%, pre-operation registration is 4,57%.Online appointment source from government primary health care (Puskesmas) through Online Scheduled Appointment Patient System (SPRO) is 9,32% and data from web internet and android application is 3,69%. From performance evaluation of effectivity of SI ALI JADUL shown that patients who visit to hospital have 3 visiting time category i.e.: Advanced time, accurate time, and delayed time category. The most patients is accurate time category (73,08%), this category for patients who came in =<30 minutes before clinic servicing time. The less patients is advanced time category (0,06%), this category for patients who came in =<240 minutes before clinic servicing time. From performance evaluation of efficiency of SI ALI JADUL is accuracy of patients waiting time to be serviced.The first rank is waiting time category 60-120 min. (28,78%), The fourth rank is accurate time category =<60 min. (16,13%). Critical Factor Success for Successful of SI ALI JADUL online system have 3 category i.e.: High priority is 75%, Medium priority is 20%, and Low priority is 5%.Then from Fit/Gap analysis of SI ALI JADUL found that Fit category is 45%, Partial Fit category is 25% and Gap category is 25%. Key Words : CFS – Evaluation - Fit/GapAnalyze – Online Appointment Registration System With Scheduled Servicing Time

Read More
B-1914
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Joko Sudiyanto; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Wisnu Susetyo
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko kesehatan pekerja akibat pajananTSP, PM10, PM2,5, Cd, Si, As, dan Pb yang dilakukan pada pengukuran outdoor,indoor, dan respirable personal lokasi pelabuhan dan membandingkannya dengannon pelabuhan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil karakteristik risiko (RQ) debu outdoor TSP dan PM10 kurang dari 1, sementara PM2,5 lokasi Hopper 4 lebih dari 1. Untuk RQ debu indoor PM2,5 pada lokasi Hopper 6 dan barging lebih dari 1, sedangkan non pelabuhan RQ kurang dari 1.Untuk RQ personal respirable pada lokasi Hopper 6 dan genset lebih dari 1,sementara non pelabuhan kurang dari 1. Untuk unsur non karsinogenik Cd, Asdan Pb RQ kurang dari 1, sementara unsur karsinogenik As dan Cd nilai ECRkurang dari E-4 dan Silica nilai ECR lebih dari E-4.Kata kunci : TSP, PM10, PM2,5, Cd, Si, As, dan Pb, karsinogenik, nonkarsinogenik, analisis risiko, karakteristik risiko
The purpose of this study is to analyze the occupational health risks of workersexposed to TSP, PM10, PM2, 5, Cd, Si, As, and Pb that were carried out onmeasurements in outdoor, indoor, and personal respirable port location andcompare it to the non-port. This research is a descriptive analytic cross-sectionalresearch design. Based on this research, the results are risk characteristics (RQ)outdoor TSP and PM10 dust is less than 1, while PM2,5 located at Hopper 4 ismore than 1. For indoor dust RQ PM2,5 located at Hopper 6 and barging morethan 1, while on the non-port RQ is less than 1. For personal respirable RQ locatedat Hopper 6 and genset are more than 1, while in the non port is less than 1. Fornon-carcinogenic elements Cd, As and Pb RQ are less than 1, while thecarcinogenic element As and Cd, value of ECR is less than E-4 and for Silica valueof ECR is more than E-4.Key Word:TSP, PM10, PM2,5, Cd, Si, As, dan Pb, carcinogenic, non- carsinogenic, riskanalysis, risk characterization
Read More
S-7629
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive