Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nurmala Hayati; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Henny Hermayani
Abstrak: Pembahasan skripsi ini mengenai hubungan karakteristik ibu (pendidikan,pengetahuan, status pekerjaan, pendapatan keluarga, kenaikan berat badan selamakehamilan), karakteristik bayi (berat badan lahir, jenis kelamin), praktek pemberian makan (praktek pemberian ASI dan MP ASI) dengan status gizi bayi6-11 bulan di Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung tahun 2012. Penelitian inimenggunakan desain studi cross sectional dengan jumlah sampel 77 bayi usia 6-11 bulan. Variabel yang memiliki hubungan bermakna dalam penelitian ini adalah pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, pendapatan keluarga dan praktek pemberian ASI. Penulis menyarankan agar meningkatkan kegiatan pendidikangizi bagi ibu, melalui penyuluhan di posyandu terutama yang berkaitan denganpemberian ASI Eksklusif, PUGS (Panduan Umum Gizi Seimbang), sertameningkatkan pengawasan menganai sosialisasi terkait ASI Eksklusif.Kata kunci: Status gizi bayi, praktek pemberian makan, ASI, MP ASI
This research is about the correlation maternal characteristics (educational level,level of knowledge, employment status, family income, the weight gain duringpregnancy), infant characteristics (gender and birth weight), feeding practices(breastfeeding practices and complementary feeding) with nutritional status ofinfants aged 6 until 11 months in Jatinegara, Cakung Subdistrict, in 2012. Thedesign of this research is cross sectional. The sampel of this research is 77 infantsaged 6 until 11 months. The independent variabels are maternity education,maternity knowledge of nutrition, the family income, and the practice ofbreastfeeding. Based on the result of this research improving the activities aboutmaternity knowledge of nutrition by attending illuminations at Posyanduespecially related to exclusive breastfeeding and improving the control ofsocialization related to exclusive breastfeeding.Keywords: Infant nutritional status, feeding practices, breastfeeding,complementary feeding
Read More
S-7637
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Hidayatulloh; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Annies Irawati
Abstrak: Ibu menyusui memerlukan tambahan asupan zat gizi, terutama energi. Kementrian Kesehatan RI merekomendasikan penambahan sekitar 330 kkal saat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan energi ibu menyusui terhadap keberhasilan menyusui. Desain penelitian yang digunakan adalah kohort prospektif (longitudinal) yang dilakukan pada 53 pasang ibu-bayi yang masih memberikan ASI predominan. Pemilihan responden dilakukan dengan purposive sampling pada bulan Maret—September 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner, observasi, dan pengukuran status gizi (berat badan dan panjang badan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,7% responden mendapat rata-rata asupan energi 2.100 kkal atau lebih. Uji Chi-square menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna rata-rata asupan energi ibu menyusui terhadap keberhasilan menyusui (RR=4,91).
 

 
The postpartum maternal needs incremental nutrition intake especially energy intake when she breastfeeds her baby. The ministry of health affairs suggests 330 kcal as additional energy is needed while mothers are breastfeeding. This research aims to understand the effect of postpartum maternal energy intake toward successful breastfeeding. The design of the research used prospective cohort (longitudinal) to 53 couples of breastfeeding mother-infant. Respondents of the research were selected by purposive sampling method from March to September 2014. Data were collected from interview by questionnaire, observation, and measurement of nutrition status (weight and height). The research results 54,7% of respondents posses 2100 kcal or more in average energy intake. Chi-square test indicates that there is a significant effect between the average of mother-breastfeeding energy intake and successful breastfeeding (RR=4,91).
Read More
S-8567
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astri Gamanuari Zawati; Pembimbing: Ahmad Syafic, Penguji: Sandra Fikawati, Anies Irawati
Abstrak: ABSTRACT
 
 
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh antara status gizi ibu postpartum 0 bulan terhadap status gizi bayi 1-4 bulan dan status gizi ibu menyusui selama 4 bulan. Desain yang digunakan adalah cohort prospektif, melibatkan 21 pasang ibu-bayi yang masih menyusui ASI predominan dengan eksposur negatif adalah ibu dengan IMT postpartum 0 bulan kurus dan eksposur positif adalah ibu dengan IMT postpartum 0 bulan normal. Pada Maret-Juni 2014 dengan metode pengambilan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara asupan makanan 1x24 jam, pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) ibu serta bayi. Uji t-independent menunjukan bahwa terdapat pengaruh bermakna antara status gizi ibu postpartum 0 bulan terhadap status gizi ibu menyusui selama 4 bulan. Uji korelasi menunjukkan terdapat pengaruh bermakna antara berat bayi lahir terhadap status gizi bayi menurut BB/U dan IMT/U dengan tingkat keeratan rendah.
 

 
ABSTRACT
 
 
The objective of this study is to assess the effect of postpartum 0 month nutrition status to infant nutrition status (1-4 month) and breastfeeding mother during 4 month. Desain of this study is cohort prospective, which conducted on 21 pair mother-infant that still in predominant breastfed period with negative exposure is mother with lower BMI postpartum 0 month and positive exposure is mother with normal BMI postpartum 0 month. On March-June 2014 was used by purposive sampling. Data were collected through the questionnaire, 24 hours food recall, mother and infant anthropometric. Independent t-test showed that there was significant effect between postpartum 0 month nutrition status and breastfeeding mother during 4 month. Correlation test showed that there was significant effect between birth weight and infant nutrition status (weight-age and BMI-age) with low correlation level (r=0,5 and r=0,4)
Read More
S-8303
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive