Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Imas Qurrata Ayuni; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Purnawan Junadi, Inensa Khairul Harap, Guruh Wicaksono
Abstrak:
Sektor kesehatan merupakan bidang yang harus selalu beradaptasi untuk mengimbangi ilmu pengetahuan dan kesehatan yang berkembang secara cepat. Organisasi pembelajaran di sektor kesehatan dapat menjadi jawaban bagi permasalahan pada pencapaian pelayanan kesehatan di Indonesia, hal ini karena bentuk organisasi ini berfokus pada sumber daya manusia di dalamnya. Puskesmas sebagai salah satu organisasi pelayanan publik di bidang kesehatan diharuskan untuk selalu berubah dan beradaptasi mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana penerapan organisasi pembelajaran di puskesmas Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dengan desain studi kasus pada rentang waktu dari bulan November-Desember 2023. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara Focus Group Discussion terhadap 12 informan dari pegawai puskesmas, wawancara mendalam terhadap 3 informan dari kepala puskesmas, telaah dokumen, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi pembelajaran sudah diterapkan dengan cukup baik, meskipun masih terdapat hambatan pada penerapannya. Saran penelitian ini kepada puskesmas, yaitu menanamkan pentingnya rasa saling peduli diantara sesama pegawai, mencari informasi sebanyak mungkin terkait pelatihan dan seminar gratis untuk profesi-profesi yang belum memiliki anggaran, memberikan penghargaan kepada pegawai yang berprestasi dan memiliki kinerja yang baik, serta mempertahankan kualitas pelayanan yang baik.

The health sector is a field that must always adapt to keep pace with health sciences that are developing rapidly. Learning organizations in the health sector can be the answer to the problem of achievement of health services in Indonesia, it is because this form of organization focuses on human resources in it. Public health center is required to always change and adapt to follow changes that occur in its work area. This study was aimed to identify the extent of the implementation of learning organizations in the Sidoarjo Regency health center. This research used qualitative data type with case study design in the time span from November-December 2023. The data collection method was carried out by means of Focus Group Discussion on 12 informants from public health center employees, in-depth interviews with 3 informants from the head of the public health center, document review, and observation. The results showed that the learning organization has been implemented quite well, although there are still obstacles to its implementation. This research suggestion to puskesmas, namely instilling the importance of mutual care among fellow employees, seeking as much information as possible related to free training and seminars for professions that do not have a budget, rewarding employees who excel and have good performance, and maintain good service quality
Read More
T-6868
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Satria Pratama; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Ede Surya Darmawan, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, Sutan Finekri Arifin Abidin, Bambang Wibowo
Abstrak:

Penelitian ini menganalisis pemahaman, implementasi, dan kepercayaan petugas rumah sakit TNI AD Ridwan Meuraksa dan RS Salak terhadap visi bersama, dengan fokus pada pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, dan laissez-faire. Modifikasi Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ 5X) digunakan untuk mengevaluasi efektivitas kepemimpinan. Studi ini juga mengintegrasikan pendekatan delapan langkah perubahan dari John Kotter untuk memahami dinamika penerapan visi di lingkungan militer yang hierarkis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman dan implementasi visi bersama dibandingkan gaya kepemimpinan lainnya. Pemimpin dengan pendekatan transformasional mampu meningkatkan motivasi dan komitmen petugas melalui pengaruh ideal, inspirasi, dan perhatian individu. Sebaliknya gaya kepemimpinan laissez-faire cenderung kurang efektif dalam mendukung penerapan visi rumah sakit.

Evaluasi dilakukan dengan pendekatan mixed methods, menggabungkan survei kuantitatif melalui kuesioner dengan wawancara mendalam untuk menggali persepsi dan pengalaman narasumber. Penelitian ini melibatkan 100 responden di dua rumah sakit dengan desain studi cross-sectional. Analisis kualitatif memberikan konteks tambahan terhadap hasil kuantitatif, terutama dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi implementasi visi.

Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat kepemimpinan transformasional dalam rumah sakit militer, dengan penekanan pada pelatihan dan pengembangan kepemimpinan yang berorientasi pada visi bersama. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta mendukung keberlanjutan operasional rumah sakit TNI AD.

Kesimpulannya, gaya kepemimpinan yang adaptif dan inspiratif merupakan kunci dalam memastikan visi bersama diterima dan diinternalisasi oleh seluruh komponen organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan literatur akademik tentang kepemimpinan di rumah sakit militer, khususnya dalam konteks Indonesia.


This study analyzes the understanding, implementation, and trust of hospital staff at TNI AD Ridwan Meuraksa Hospital and RS Salak towards a shared vision, focusing on the influence of transformational, transactional, and laissez-faire leadership styles. The modified Multifactor Leadership Questionnaire (MLQ 5X) was utilized to evaluate leadership effectiveness. The study also integrates John Kotter's eight-step change model to comprehend the dynamics of vision implementation in a hierarchical military environment. The results indicate that transformational leadership style significantly impacts the understanding and implementation of the shared vision compared to other leadership styles. Leaders employing transformational approaches enhance motivation and commitment among staff through ideal influence, inspiration, and individual consideration. Conversely, laissez-faire leadership style tends to be less effective in supporting the implementation of the hospital's vision. The evaluation employed a mixed-methods approach, combining quantitative surveys through questionnaires with in-depth interviews to explore participants' perceptions and experiences. The study involved 100 respondents from two hospitals using a cross-sectional study design. Qualitative analysis provided additional context to the quantitative findings, particularly in understanding the factors influencing vision implementation. This research provides strategic recommendations to strengthen transformational leadership in military hospitals, emphasizing training and leadership development focused on the shared vision. This approach is expected to improve healthcare quality and support the sustainability of TNI AD hospital operations. In conclusion, adaptive and inspiring leadership styles are key to ensuring the shared vision is embraced and internalized by all organizational components. This study contributes significantly to the academic literature on leadership in military hospitals, particularly in the Indonesian context.

Read More
B-2516
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive