Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Arum Sari; Pembimbing: Hendra; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Heni Mayawati
Abstrak:
Karawang Central Plaza termasuk dalam pusat perbelanjaan yang terdiri dari berbagai jenis aktifitas yang memiliki resiko kebakaran besar. Berdasarkan NFPA 101 area umum dengan luas lebih dari 5000 M2 dan berpenghuni minimal 50 orang harus menerapkan sistem Manajemen Kebakaran dan Tanggap Darurat Penyusunan. Skripsi bertujuan untuk membandingkan Sistem Manajemen Kebakaran pada Karawang Central Plaza dengan standard NFPA 10,13, 14, 72 dan 101. Desain studi dalam penelitian ini adalah observasional dengan cara observasi ke lapangan dan telaah dokumen. Pada Gedung Karawang Central Plaza terdapat beberapa ketidaksesuaian seperti kontrol panel tidak berfungsi. Skripsi ini diharapkan dapat menyediakan informasi yang cukup mengenai pentingnya aspek pencegahan kebakaran dan tangga darurat bagi Karawang Central Plaza.
Karawang Central Plaza categorized as shopping centre which in consisting of different types of activities that have a major fire risk. According to NFPA 101 a common area with an area of more than 5000 M2 and occupied at least 50 people shall implement systems Fire Management and Emergency Response. This essay has an aims to compare the Fire Management Systems at Karawang Central Plaza with NFPA standard 10, 13, 14, 72 and 101. The Study Design was use is an observational study by field observations and document review. At KCP there is a discrepancy as known control panel does not work. This essay is expected to provide enough information about the importance of the fire prevention and emergency date for Karawang Central Plaza Keyword Fire shopping mall prevention and control of fire emergency response management.
Read More
Karawang Central Plaza categorized as shopping centre which in consisting of different types of activities that have a major fire risk. According to NFPA 101 a common area with an area of more than 5000 M2 and occupied at least 50 people shall implement systems Fire Management and Emergency Response. This essay has an aims to compare the Fire Management Systems at Karawang Central Plaza with NFPA standard 10, 13, 14, 72 and 101. The
S-7609
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Suningrat; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yuni Kusminanti
Abstrak:
ABSTRAK Dalam bangunan pusat perbelanjaan terdapat risiko kebakaran. Hal ini dapat dilihat dari bervariasinya aktivitas serta material yang terdapat dalam pusat perbelanjaan yang dapat menyebabkan risiko kebakaran semakin besar serta memberi kontribusi dalam penjalaran api saat terjadi kebakaran. Di samping itu, karakteristik pengunjung juga berkontribusi dalam proses evakuasi saat terjadi kebakaran. Berdasarkan hal tersebut, penyediaan sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat yang baik merupakan cara yang efektif guna mencegah dan meminimalisir terjadinya kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana pencegahan dan penanggulangan serta manajemen tanggap darurat yang terdapat di ITC Depok yang dibandingkan dengan dengan standar yang berlaku di Indonesia dan Internasional, yaitu Permen PU No.26/PRT/M/2008, Kepmen PU No.11/KPTS/ 2000 dan NFPA (10, 13, 14, 72, 101). Dalam gedung ITC sudah dilengkapi dengan sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat. Namun terdapat beberapa komponen sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat yang belum sesuai dengan standar acuan yang digunakan.
ABSTRACT In shopping center, there is a fire risk. This can be seen from the variety of activities and materials in the shopping center that could lead to greater fire risk and contributing to the spreading of flames during fire. In addition, the characteristics of visitors also contribute when process of evacuation during fire. Accordingly, the provision of good prevention and control of fire and emergency response management is an effective way to prevent and minimize the occurrence of fire. The objective of this study is to know facilities of prevention and control of fire and emergency response management in ITC Depok which compared with the standards prevailing in Indonesia and International, which Permen PU No.26/PRT/M/2008, Kepmen PU No.11/KPTS/2000 and NFPA (10, 13, 14, 72, 101). In the ITC building has been equipped with facilities of prevention and control of fire and emergency response management. However there are several components of facilities of prevention and control of fire and emergency response management that have not been in accordance with the reference standard used.
Read More
ABSTRACT
S-6607
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kelvin Duta Pamungkas; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Abdul Kadir, Redo Maulana
Abstrak:
Read More
Pendahuluan: Kebakaran merupakan salah satu permasalahan yang masih dihadapi di dunia, dimana dampaknya bersifat sangat merugikan. Laboratorium merupakan salah satu sektor dengan risiko kebakaran yang cukup tinggi akibat adanya potensi penggunaan material dan bahan kimia yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem keselamatan kebakaran yang sudah diterapkan di laboratorium PT. X pada tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif observasional yang menganalisis empat komponen utama berupa sistem proteksi kebakaran aktif, sistem proteksi kebakaran pasif, sarana penyelamatan jiwa, dan manajemen tanggap darurat. metode pengumpulan data utama dilakukan melalui observasi yang ditriangulasi dengan mewawancarai laboran sebagai penghuni gedung beserta beberapa informan kunci, serta dengan menelaah dokumen sekunder yang tersedia di lokasi. Hasil: Laboratorium PT. X secara keseluruhan memenuhi 52,11% dimana kinerja tersebut tergolong kurang baik (Pramesti, A. 2024). Dengan dimensi tertinggi diraih pada penerapan sarana penyelamatan jiwa (61.11%) dan dimensi terendah pada penerapan sistem proteksi kebakaran aktif (47,05%). Kesimpulan: Laboratorium PT. X belum mampu memaksimalkan penerapan sistem keselamatan kebakaran yang sesuai dengan standar internasional NFPA. Dibutuhkan adanya upaya untuk memperbaiki sistem yang sudah ada untuk meningkatkan performa sistem keselamatan kebakaran tersebut.
Introduction: Fire remains a critical problem in the world, taking millions of casuality and losses up to billions of dollars. Laboratories using chemicals is one of high fire risk sectors due to usage of flammable and combustible chemicals. This study aims to evaluate PT. X laboratory’s existing fire safety systems at the year 2026. Method: the research design is a qualitative, observational study. Evaluating four main components: active fire protection system; passive fire protection system; means of egress; and emergency response management, in which data is collected primarily from observations and triangulated with interviews and document reviews. Result: Evaluation of PT. X laboratory’s existing fire safety system yielded a result of 52.11%. Based on recent study by Pramesti, A. (2024), the result is still unsatisfactory. The highest result attained from this study is from the performance of the implementation of means of egress (61.11%), while the lowest attained is from the performance of the implementation of active fire protection (47,05%). Conclusion: PT. X’s laboratory hasn’t been able to implement NFPA fire safety standards, and needs immediate action to improve the performance of its existing fire safety system.
S-12370
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
