Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Anifatun Mu`asyaroh; Pembimbing: Besral; Penguji: Milla Herdayati, Rahmadewi
S-8548
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tatik Srisahani; Pembimbing: Yovsyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Renti Mahkota, Lukas C. Hermawan, Dadang Mulyana
T-4697
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shakila Aulia; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Atik Nurwahyuni, Tiur Febrina Pohan
Abstrak:

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan menuntut pasien untuk melakukan kunjungan rutin ke Fasilitas Kesehatan Pertama (FKTP). Namun, kajian yang membahas mengenai faktor sosial demografi, fasilitas kesehatan, dan lingkungan dengan frekuensi kunjungan tuberkulosis di FKTP melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor sosial demografi, fasilitas kesehatan, dan faktor kesehatan lingkungan dengan frekuensi kunjungan peserta JKN akibat tuberkulosis ke FKTP tahun 2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan unit analisis individu serta provinsi. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta melakukan kunjungan tidak rutin ke FKTP. Pada analisis bivariat, usia, status pernikahan, jenis FKTP, kepemilikan FKTP, kondisi dinding, dan luas rumah per kapita berhubungan dengan frekuensi kunjungan tidak rutin. Pada analisis multivariat, kelompok usia anak, kelas rawat 2, jenis FKTP klinik, dan kondisi dinding yang tidak memenuhi syarat berhubungan secara signifikan, dengan jenis FKTP klinik merupakan faktor yang paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemantauan pasien tuberkulosis di FKTP, penguatan integrasi antar layanan kesehatan, serta integrasi program pengendalian tuberkulosis dengan intervensi rumah sehat.


Tuberculosis remains a major public health problem in Indonesia, requiring long- term treatment and regular visits to Primary Health Care Facilities (FKTP). However, studies examining the association between sociodmographic, health facility, and environmental factors with the frequency of tuberculosis-related FKTP visits under the National Health Insurance (JKN) program remain limited. This study aimed to analyze the association between sociodemographic factors, health facility characteristics, and environmental health factors and the frequency of visits among JKN participants with tuberculosis to FKTP in 2024. This study employed quantitative design with a cross-sectional approach, using individuals and provinces as the units of analysis. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods. The results showed that the majority of participants made irregular visits to FKTP. In the bivariate analysis, age, marital status, type of FKTP, FKTP ownership, wall condition, and housing area per capita were associated with the frequency of irregular visits. In the multivariate analysis, child age group, second-class inpatient care, clinic-type FKTP, and substandard wall conditions were significantly associated with irregular visit frequency, with clinic-type FKTP being the most dominant factor. These findings highlight the importance of strengthening tuberculosis patient monitoring at FKTP, improving integration across health services, and integrating tuberculosis control programs with healthy housing interventions.

Read More
S-12239
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive