Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sellen Melianti; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Budi Hartono
S-6551
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Nuraini; Pembimbing: Hafizzurachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Budi Hidayat, Widya Lolita
Abstrak:

ABSTRAK Perawat sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien dituntut untuk memiliki kinerja yang tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja diantaranya adalah Imbalan Finansial dan Imbalan Non Finansial. Imbalan  Finansial dan Imbalan Non Finansial mempunyai peran penting dalam menentukan Kinerja Perawat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan imbalan finansial dan imbalan non finansial terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta Tahun 2011. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional pada 63 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji asumsi yang disyaratkan dan analisis regresi linier berganda. Dari hasil analisis bivariat diperoleh temuan penelitian adanya hubungan yang bermakna antara gaji, hubungan dengan atasan, hubungan dengan teman, promosi jabatan, kesempatan mengembangkan diri dan penghargaan terhadap hasil pekerjaan dengan kinerja perawat. Dari Analisis multivariat diperoleh temuan penelitian yaitu variabel yang mempengaruhi kinerja adalah imbalan finansial yaitu gaji dan imbalan non finansial yaitu hubungan dengan teman sekerja. Dengan hasil penelitian tersebut diatas, perlu bagi manajemen RSKO Jakarta untuk meningkatkan kinerja melalui imbalan finansial yaitu gaji, dan imbalan non finansial yaitu hubungan dengan teman. Disamping itu perlu juga memberikan kesempatan yang luas kepada para perawat untuk mengembangkan diri dengan mengikutsertakan perawat dalam pelatihan-pelatihan terkait bidang tugas dan pendidikan lanjutan agar kualifikasi dan kinerja perawat meningkat serta memberikan penghargaan atas hasil kerja perawat misalnya dengan pemilihan perawat teladan sehingga dapat memotivasi perawat untuk lebih meningkatkan kinerjanya. Kata kunci: imbalan finansial, imbalan non finansial, kinerja.


 ABSTRACT Nurses as the spearhead of health services that relate directly to the patient is required to have high performance. Many factors affect the performance of which is the Financial Rewards and Nonfinancial Rewards. Financial Rewards and Non Financial Rewards play an important role in determining the performance of Nurses. This study aims to determine the relationship of financial rewards and non-financial rewards to the performance of nurses at the Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta in 2011. The study was conducted in May 2011. The design of the study is a cross sectional study in 63 respondents. The analysis used is univariate, bivariate and multivariate tests using the assumptions required and multiple linear regression analysis. From the results obtained by bivariate analysis of the research findings of a significant relationship between salary, relationships with superiors, relationships with friends, job promotion, an opportunity to develop themselves and respect for the work with the performance of nurses. Multivariate analysis of research findings obtained by the variables that affect the performance of the financial rewards of salary and non-financial rewards relationships with co-workers. With the above results, it is necessary for management RSKO Jakarta to improve performance through financial reward of salary and non-financial reward of relationships with friends. Besides it should also provide ample opportunity for nurses to develop themselves by engaging nurses in training-related tasks and qualifications and continuing education for nurses increased performance and reward the work of nurses such as choosing a exemplary nurse that can motivate nurses to further improve its performance. Key words: financial rewards, non-financial rewards, performance.

Read More
T-3342
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indra Joko Mulyono; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Kurnia Sari, Takdir Mostavan
B-1367
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zulfa Huria Triafani; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Sudijanto Kamso, Nurjannah
Abstrak: Tingkat pendidikan yang lebih tinggi pada seorang pria umumnya dikaitkan dengan peningkatan untuk melakukan perilaku seks dengan imbalan. Perilaku seks dengan imbalan merupakan perilaku seseorang dalam melakukan layanan seksual dengan cara memberi uang atau barang. Perilaku seks dengan imbalan dikategorikan sebagai perilaku seksual yang berisiko tinggi untuk tertular HIV. Pada tahun 2017, kelompok berisiko pada pria penjaja seks merupakan kelompok yang tertinggi diantara populasi kunci lainnya, yaitu (9,36%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan dan faktor lainnya yang bisa berpengaruh terhadap perilaku seks dengan imbalan pada pria kawin di Indonesia tahun 2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Analisis yang digunakan adalah regresi logistik yang dilakukan pada 10.009 responden berusia 15-54 tahun yang menjawab pertanyaan pada bagian kuesioner pria kawin. Hasil analisis multivariabel didapatkan bahwa terdapat asosiasi antara tingkat pendidikan dengan perilaku seks dengan imbalan, dimana responden yang memiliki tingkat pendidikan tidak tamat sekolah menengah memiliki odds 1,3 kali lebih besar untuk melakukan seks imbalan dibandingkan dengan responden yang memiliki pendidikan tamat sekolah menengah atau perguruan tinggi, sedangkan setelah di kontrol dengan variabel confounder perbandingan odds nya tidak terlalu jauh berbeda yaitu menjadi odds 1,33. Oleh karena itu, program pencegahan pada perilaku berisiko tinggi perlu terus ditingkatkan terutama bagi kelompok pria yang melakukan seks dengan imbalan untuk mencegah penularan virus HIV dan IMS. Kata kunci: Pria kawin, perilaku seks dengan imbalan, tingkat pendidikan, HIV IMS A higher level of education in a men is generally associated with an increase in transactional sex. Transactional sex is a person's behavior in conducting sexual services by giving money or goods. Transactional sex is categorized as high-risk sexual behavior for contracting HIV. In 2017, the risk groups among sex workers were the highest among the other key populations (9.36%). The purpose of this study was to determine the effect of education level and other factors that could influence sexual behavior in return for married men in Indonesia in 2017. This study uses secondary data from the Indonesian Health Demographic Survey (IDHS) in 2017. The analysis used is regression logistics carried out on 10.009 respondents aged 15-54 who answered questions in the questionnaire for married men. The results of multivariable analysis found that there is an association between the level of education with transactional sex, where respondents who have an education level not graduated from high school have 1.3 times greater odds of engaging in transactional sex compared to respondents who have completed high school or college education , whereas after being controlled with a confounder variable the odds ratio is not too far which is 1.33. Therefore, prevention programs on high-risk behaviors need to be continuously improved for groups of men who have sex in return to prevent transmission of the HIV and STI viruses. Key words: Married men, paid sex, education level, HIV, STIs.
Read More
S-10379
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raras Setyaningrum; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Wahyu Sulistiadi, Firman Rachmatullah, Aisyah Asy`ari
T-4833
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lela Dwi Sary; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Pujiyanto; Puput Oktamiyanti, Budi Hartono
T-3351
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wulandari; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Jaslis Ilyas, Kusnanto
S-6724
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive