Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 80 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bulletin KESLINGKES
[s.l.] : Purwokerto Unit Penelitian dan Pengembangan Teknologi Purwokerto, s.a.]
KIM (Katalog Induk Majalah)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adla Azizah; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Fitri Kurniasari, Widya Motivasi Manurung
Abstrak:
Industri farmasi merupakan sektor dengan risiko tinggi terhadap kualitas udara pada lingkungan kerjanya, yang dapat berdampak pada kesehatan pekerja dan mutu produk. Manajemen risiko kualitas udara yang efektif penting untuk mencegah pajanan bahaya fisik, kimia, dan biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi proses manajemen risiko kualitas udara di lingkungan kerja produksi dan laboratorium PT. X di Jakarta Timur berdasarkan pendekatan ISO 31000:2018. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan diskusi, sedangkan data sekunder diperoleh dari telaah dokumen perusahaan. Penilaian dilakukan terhadap parameter fisik (suhu, kelembapan, pencahayaan, kebisingan, dan debu), biologis (jamur dan bakteri), serta kimia (etanol). Ditemukan beberapa ketidaksesuaian kualitas udara dengan standar perusahaan dan regulasi nasional. Proses manajemen risiko sudah dilakukan tetapi belum optimal dalam hal pencatatan, pelaporan, serta pemantauan dan peninjauan berkala. Implementasi manajemen risiko kualitas udara di PT. X perlu ditingkatkan terutama pada aspek dokumentasi, keterlibatan pekerja, serta integrasi sistem dalam budaya organisasi guna meningkatkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman.

The pharmaceutical industry is a high-risk sector regarding indoor air quality, which may affect both worker health and product integrity. Effective air quality risk management is essential to prevent exposure to physical, chemical, and biological hazards. This study aims to evaluate the implementation of air quality risk management processes in the production and laboratory work environments of PT. X in East Jakarta based on the ISO 31000:2018 framework. This research used a descriptive design with a qualitative approach. Primary data were collected through field observations and discussion, while secondary data were obtained from company document reviews. The assessment focused on physical (temperature, humidity, lighting, noise, dust), biological (fungi and bacteria), and chemical (ethanol) parameters. Several non-compliances with national and company air quality standards were identified. Although risk management processes were in place, they were found to be suboptimal, particularly in terms of documentation, reporting, and periodic monitoring and review. The air quality risk management implementation at PT. X requires improvements, especially in documentation practices, worker involvement, and system integration into organizational culture to enhance air quality and ensure a safe and healthy work environment.
Read More
S-11961
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Putri Febriana; Pembimbing: Fitri Kurniasari; Penguji: Budi Hartono, Erik Suhendra
Abstrak:
Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Papua dan dipengaruhi oleh berbagai faktor kependudukan serta lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepadatan penduduk, faktor iklim, dan deforestasi terhadap Annual Parasite Incidence (API) malaria di Papua tahun 2022–2024. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi dengan pendekatan kuantitatif pada tingkat kabupaten/kota. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Dalam Negeri RI, NASA POWER, dan Global Forest Watch. Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji korelasi Spearman, serta analisis spasial dengan teknik overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata API malaria mengalami fluktuasi, yaitu 78,82 per 1.000 penduduk pada tahun 2022, 71,21 per 1.000 penduduk pada tahun 2023, dan 91,73 per 1.000 penduduk pada tahun 2024. Kepadatan penduduk berhubungan signifikan dengan API malaria dengan arah negatif (p<0,001; r=-0,390), sedangkan suhu udara (p<0,001; r=0,345) dan deforestasi (p=0,003; r=0,274) berhubungan signifikan dengan arah positif. Kelembapan udara (p=0,740; r=0,030) dan curah hujan (p=0,803; r=-0,024) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepadatan penduduk, suhu udara, dan deforestasi berhubungan dengan API malaria di Papua tahun 2022–2024, sehingga faktor wilayah dan lingkungan perlu dipertimbangkan dalam upaya pengendalian malaria.

Malaria remains a public health problem in Papua and is influenced by various demographic and environmental factors. This study aimed to analyze the relationship between population density, climatic factors, deforestation, and Annual Parasite Incidence (API) of malaria in Papua from 2022 to 2024. This research used an ecological study design with a quantitative approach at the district/city level. Secondary data were obtained from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, the Ministry of Home Affairs of the Republic of Indonesia, NASA POWER, and Global Forest Watch. Data were analyzed using univariate analysis, bivariate analysis with Spearman correlation test, and spatial analysis using overlay techniques. The results showed that the average malaria API fluctuated from 78.82 per 1,000 population in 2022 to 71.21 per 1,000 population in 2023, and increased to 91.73 per 1,000 population in 2024. Population density was significantly associated with malaria API in a negative direction (p<0.001; r=-0.390), while air temperature (p<0.001; r=0.345) and deforestation (p=0.003; r=0.274) were significantly associated in a positive direction. Relative humidity (p=0.740; r=0.030) and rainfall (p=0.803; r=-0.024) showed no significant association with malaria API. This study concludes that population density, air temperature, and deforestation are associated with malaria API in Papua during 2022–2024; therefore, regional and environmental factors should be considered in malaria control efforts.
Read More
S-12234
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmawaty Widya Sumanti; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
S-2188
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Juli Soemirat
613.5 SOE k
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 2011
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
penyunting, Budi Utomo
305.3 UPA
Depok : UI Press, 2009
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Luthfida Anisa Kurnia, Soedjajadi Keman
JKL Vol.7, No.2
Surabaya : Departemen KL FKM Unair, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Triesty Anggraini, Ririh Yudhastuti
JKL Vol.7, No.2
Surabaya : Departemen KL FKM Unair, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sema Morestavia, Lilis Sulistyowati
JKL Vol.7, No.2
Surabaya : Departemen KL FKM Unair, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anton Wibawa
KJKMN Vol.3, No.1
Depok : FKM UI, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive