Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Figlia Gracia Wijaya; Pembimbing: Helen Andriani; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Arief Wahyu Mulyana
Abstrak:
Kunjungan layanan MCU di Klinik Medika Occupational Health Center mengalami penurunan pada tiga tahun terakhir. Jumlah perusahaan/instansi yang bekerjasama untuk melakukan MCU karyawan cenderung stagnan, juga banyak ditemukan perusahaan/instansi tidak melanjutkan kerjasama di tahun berikutnya. Menurunya jumlah kunjungan menjadi salah satu tanda bahwa strategi pemasaran bermasalah. Bauran pemasaran menjadi alat pemasaran yang terdiri dari kombinasi variabel yang dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahun gambaran bauran pemasaran pada layanan Medical Check Up di Klinik Medika Occupational Health Center tahun 2023. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Maret sampai Juni 2023. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam, telaah dokumen, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran penasaran product: paket layanan MCU dikategorikan menjadi MCU umum non massal, MCU persyaratan khusus non massal, dan MCU massal. Place: letak klinik cukup strategis, mudah diakses, dan tidak berdekatan dengan kompetitor, ruangan layanan pemeriksaan MCU cukup strategis dan memiliki akses yang mudah, namun lahan parkir kurang memadai. Price: tarif layanan MCU tergolong standar, tidak murah namun relatif juga tidak mahal. Promotion: Promosi dilakukan melalui melalui website, media sosial, brosur, serta Whatssapp dan e-mail untuk melalukan broadcast messages. Promosi dan pemasaran kurang optimal dan belum efektif, tenaga SDM marketing kurang kompeten di bidangnya. Professional: terdiri dari dokter umum, perawat, analis, radiographer, dan dokter spesialis, ketetersediaannya cukup memadai. People: terdiri dari resepsionis, kasir, bagian marketing, dan petugas kebersihan, ketersediannya memadai. Public: masyarakatnya memiliki kelas sosial menengah, baik menengah ke atas maupun menengah ke bawah, sedangkan pasien MCU umum di klinik umumnya berada di kelas sosial mengengah ke atas. Power: cukup baik, sudah memiliki dokumen-dokumen legalitas dan sertifikasi tambahan, namun belum melakukan akreditasi. Pressure: klinik bertanggungjawab terhadap pelaksanaan MCU sampai hasil MCU diterima. Performance: cukup baik, pasien cukup puas terhadap layanan yang diberikan, umumnya pasien memberikan nilai 4 dan 5 pada survei kepuasan. Disimpulkan bahwa melalui variabel 10P, bauran pemasaran klinik dapat tergambar dengan baik. Saran pada penelitian ini dibagi menjadi saran yang ditujukan untuk manajemen klinik, bagian pemasaran, dan bagian kepegawaian. Saran yang diberikan peneliti diharapkan dapat bermanfaat bagi klinik untuk mengambil kebijakan dan mengembangkan strategi pemasaran yang optimal dan efektif.

MCU service visits at Medika Occupational Health Center Clinic have decreased in the last three years. The number of companies that cooperate tends to be stagnant, it is also found that many companies do not continue cooperation in the following year. Decreased number of visits is a sign that the marketing strategy is problematic. The marketing mix as a marketing tool consists of a combination of variables that can be controlled by the company to influence the reactions of buyers or consumers. This study aims to find out the description of the marketing mix for Medical Check Up services at Medika Occupational Health Center Clinic in 2023. This research was conducted from March to June 2023. The research conducted in this study is qualitative research with in-depth interview methods, document review, and observation. The results, product: service package MCUs are categorized into non-mass general MCUs, non-mass specific requirements MCUs, and mass MCU. Place: the location of the clinic is quite strategic, easy to access, and not close to competitors, the MCU examination service room is quite strategic and has easy access. Price: MCU service rates are standard, not cheap but relatively inexpensive too. Promotion: promotion and marketing are not optimal and not yet effective, marketing staff are less competent in their fields. Professional: consisting of doctors, nurses, analysts, radiographers, and specialist doctors, the availability is sufficient but needs additional analysts staff. People: consisting of receptionists, cashiers and cleaners, the availability is sufficient. Public: the public has a middle social class, both upper middle and lower middle class, while general MCU patients in clinics are generally in the upper middle social class. Power: quite good, already has additional legality and certification documents, but has not yet carried out accreditation. Pressure: the clinic is responsible for implementing the MCU until the MCU results are received. Performance: quite good, patients are quite satisfied with the services provided, generally patients give scores of 4 and 5 on the satisfaction survey. It is concluded that through the 10P variable, the marketing mix of Medika Occupational Health Center Clinic can be described well. Reccomendations in this study are divided into recommendations addressed to the management, marketing division, and human resources division of Medika Occupational Health Center Clinic. The recommendation given is expected to be useful for clinic to make policies and develop optimal and effective marketing strategies.
Read More
S-11389
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deity Indrayati Nugraha; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Irena Sakura Rini, Handayani Dini
Abstrak: Angka kunjungan ke poli bedah estetik BROS Denpasar mengalami penurunan yang sangat drastis di tahun 2015, padahal bedah estetik menjadi tren di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pemasaran yang baik untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi sehingga diharapkan pada akhirnya jumlah kunjungan ke poli bedah estetik BROS Denpasar mengalami peningkatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, dan wawancara mendalam. Dari Bauran product-price, didapatkan beberapa strategi, yaitu dengan memberikan variasi produk atau tambahan pelayanan, membeli alat bedah estetik dengan teknologi terbaru, dan bisa juga dengan menurunkan tarif layanan bedah estetik. Untuk bauran price-place, strateginya yaitu dengan memindahkan poli bedah estetik ke ruangan yang lebih private. Strategi utnuk bauran people-promotion, yaitu dengan menambah kerjasama dengan agen-agen medical tourism lain, mengubah isi website BROS sehingga lebih menonjolkan layanan bedah estetik, dan lebih aktif lagi untuk promosi layanan bedah estetik di media sosial. Strategi dari bauran people-physical evidence, yaitu dengan memberikan kursus singkat bahasa asing bagi dokter dan perawat, mencari dokter spesialis bedah plastik tetap, dan menempatkan perawat tetap untuk poli bedah plastik. Strategi process-promotion, yaitu dengan mengurangi perantara atau memotong alur proses layanan bedah estetik yang bekerjasama dengan agen asing (ABA). Kata Kunci: Strategi pemasaran, segmenting, targeting, positioning, bauran pemasaran, bedah estetik, The number of visits to BROS Denpasar aesthetic surgery has decreased drastically in 2015, whereas aesthetic surgery has become a worldwide trend, including Indonesia. Therefore, it takes a good marketing strategy to find out the problems faced so it is expected that in the end the number of visits to the aesthetic surgery surgery BROS Denpasar has increased. This research uses qualitative method with observation, and in-depth interview. From the product-price mix, there are several strategies, namely by providing variations of products or additional services, buying aesthetic surgical instruments with the latest technology, and can also lower the rates of aesthetic surgery services. For the price-place mix, the strategy is to move the esthetic surgical poly to a more private room. Strategy for people-promotion mix, by increasing cooperation with other medical tourism agents, changing the content of BROS website so that more emphasis on aesthetic surgery services, and more actively for promotion of aesthetic surgery services in social media. The strategy of the people-physical evolution mix, which is to provide short courses of foreign languages for doctors and nurses, to find a permanent plastic surgeon, and to place a permanent nurse for plastic surgery. Process-promotion strategy, by reducing intermediaries or cutting the flow of aesthetic surgical service process in cooperation with foreign agents (ABA). Keywords: aesthetic surgery, marketing strategic, mix marketing, positioning, segmenting, targeting.
Read More
B-1880
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bertha Toha; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Benny Christanto, Amila Megraini
Abstrak: Pasien yang menderita Gagal Ginjal Terminal harus mendapatkan Terapi Pengganti Ginjal berupa transplantasi ginjal, hemodialisis atau peritoneal dialisis. Diperkirakan pasien gagal ginjal terminal di Indonesia yang membutuhkan cuci darah atau dialisis sekitar 150.000 orang. Namun yang sudah mendapatkan terapi dialisis baru sekitar 100.000 orang. Pelayanan CAPD di Klinik Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie sudah dimulai sejak tahun 2010 namun jumlah pasien CAPD masih sedikit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Strategi Pemasaran Pelayanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam Tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Alat yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembaran kuesioner, cek list indikasi dan kontraindikasi CAPD, Lembar pertanyaan untuk informan CAPD, Lembar Pedoman Analisis Situasi. Tahapan analisis yang digunakan adalah strategi Fred R.David yang kemudian dilanjutkan dengan Segmenting, Targeting dan Positioning, lalu menentukan bauran pemasaran (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical evidence, Process, Customer Service). Strategi Pemasaran yang layak dan sesuai dengan analisis situasi adalah : Market Penetration dan Product Development. Pemasaran produk pelayanan di Klinik Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Batam dapat berupa periklanan melalui berbagai media seperti talk show di radio, talk show di stasiun televisi di kota Batam, dan leaflet; penyebaran leaflet di ruangan pelayanan Ilmu Penyakit Dalam; promosi penjualan, dan pembinaan dokter puskesmas. Selain itu bisa dilakukan promosi secara online. Dan dokter di Klinik Khusus Ginjal Ny.R.A. Habibie Batam dan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam diberangkatkan ke Bandung untuk mengikuti pelatihan operasi pemasangan catheter tenckhoff metode Bandung. Kata kunci : Terapi pengganti ginjal, Transplantasi ginjal, Hemodialisis, CAPD, Strategi Pemasaran Bauran Pemasaran, , Analisis situasi. Patients who suffer from Kidney Failure Terminal should get kidney replacement therapy in the form of kidney transplantation, hemodialysis or peritoneal dialysis. It is estimated that patients with terminal renal failure in Indonesia who need dialysis or dialysis of approximately 150,000 people. But that is already getting dialysis therapy about 100,000 people. CAPD Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic began in 2010 but the number of CAPD patients is still small. The purpose of this study to analyze the Marketing Strategy of Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis Services at Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam Year 2016. The design study is an analytic descriptive with quantitative and qualitative approaches. The tools used in this study a questionnaire sheet, check list CAPD indications and contraindications, and questionnaires for informants CAPD, Guidelines Situation Analysis Sheets. Stages of analysis is Fred R.David strategy followed by Segmenting, Targeting and Positioning, and then determine the marketing mix (Product, Promotion, Price, Place, People, Physical Evidence, Process, Customer Service). Marketing strategies are feasible and in accordance with the analysis of the situation is: Market Penetration and Product Development. Product marketing services in Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam may include advertising through various media such as radio talk shows, talk shows on television stations in the city of Batam, and leaflet; for distributing leaflets in internist pollyclinic service room; sales promotion, and training doctors clinic. In addition it can be done online promotions. Mrs. R.A. Habibie Special Kidney Clinic Batam and Budi Kemuliaan Hospital Batam send to Bandung to attend training catheter fixing operation Tenckhoff Bandung method. Keywords : Renal Replacement Therapy, Kidney Transplant, Hemodialysis, CAPD, Marketing Strategy, Mix Marketing , Situation Analysis
Read More
B-1839
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive