Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 140 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Firanda Dessy Syahrani; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Rahmadewi
Abstrak: Tujuan penelitian ini ingin melihat faktor yang berhubungan dengan persalinan sesar di Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan menggunakan data sekunder SDKI 2017. Hasil analisis menunjukan proporsi persalinan sesar di Jakarta mencapai 32.7%. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa komplikasi persalinan dan pemeriksa kehamilan merupakan faktor yang berhubungan dengan persalinan melalui metode sesar. Pemeriksa kehamilan merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan persalinan melalui metode sesar.
Read More
S-10831
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Aulia Rahman; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Tri Bayu Purnama
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan pemilihan tempat persalinan bagi wanita usia subur berusia 15-49 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dari penelitian ini adalah wanita berusia 15-49 tahun di Indonesia yang pernah melahirkan dalam periode 5 tahun ke belakang dengan jumlah sampel sebanyak 15.357 orang.
Read More
S-10557
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Sunya Kemala; Pembimbing: Besral; Penguji: Mila Herdayati, Rahmadewi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tempat dan penolong persalinan dengan praktik IMD pada wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan menggunakan data sekunder Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2007 dan 2017. Sampel pada penelitian ini adalah wanita usia 15-49 tahun yang melahirkan anak terakhir dalam periode 5 tahun terakhir sebelum survei . Hasil analisis dengan uji regresi logistik ganda menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara WUS yang bersalin di rumah dan di rumah sakit pemerintah dibandingkan dengan yang bersalin di rumah sakit swasta/ RSIA/ RS bersalin dalam praktik IMD.
Read More
S-10533
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firman Ariansyah; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Sandi Ijyanto, H. Ismiwanto Cahyono, Rinta Irnati
T-3772
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risma Ayu Lestari; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Martya Rahmaniati, Roslina Susilawati
S-9745
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Sakinah; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyon, Rizki Noviana Purnama
Abstrak: Belum diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi pasca persalinan di Puskesmas kecamatan Jagakarsa membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang factor apa saja yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi pasca persalinan di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa. Faktor-faktor yang akan diteliti adalah: faktor predisposisi (pengetahuan ibu tentang kontrasepsi dan layanan KB, sikap ibu terhadap kontrasepsi, umur ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak hidup, umur anak terkecil, niat reproduksi dan otonomi terhadap fertilitas dan KB), faktor pemungkin (keterjangkauan terhadap layanan KB) dan faktor penguat (dukungan suami dan konseling KB).   Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kasus kontrol yang dilakukan pada bulan Mei – Juni 2013. Dalam penelitian ini populasi kasus adalah semua wanita yang berusia 15-49 tahun, mempunyai anak terkecil dengan usia 0-42 hari dan menggunakan kontrasepsi. Sedangkan populasi control adalah semua wanita yang berusia 15-49 tahun, mempunyai anak tterkecil dengan usia 0-42 hari dan belum menggunakan kontrasepsi. Jumlah sampel yang didapat dari rumus uji beda dua proporsi adalah 49 responden untuk kelompok kasus dan 49 responden untuk kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan sistematik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengajkan pertanyaan yang ada pada kuesioner.
 

The unknown factors affecting postpartum contraceptive use in sub-district health centers Jagakarsa makes the writer interested in conducting research on the factors that influence the use of postpartum contraception in Jagakarsa district health center. The factors that will be examined are: predisposing factors (maternal knowledge about contraception and family planning services, maternal attitudes toward contraception, maternal age, maternal education, maternal occupation, number of living children, the youngest child age, reproductive intentions and autonomy on fertility and family planning) , enabling factors (affordability of family planning services) and reinforcing factors (husband support and counseling KB). This research is quantitative research design of case-control study conducted in May-June 2013. In the case of this study population was all women aged 15-49 years, had the smallest child to the age of 0-42 days and using contraception. While population control is all women aged 15-49, have children ages 0-42 tterkecil the day and not using contraception. Number of samples obtained from two different test formula proportions were 49 respondents for the case group and 49 respondents to the control group. Sampling was done by systematic random sampling. Data collected by mengajkan question on the questionnaire.
Read More
S-7944
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosnani; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Tris Eryando, Evi Martha, Miklon, Venny Rismawanti
Abstrak:
Rendahnya persalinan di fasilitas kesehatan dan di tolong oleh tenaga kesehatan di wilayah kecamatan Rakit Kulim. Tujuan penelitian adalah diperoleh informasi yang mendalam mengenai gambaran praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 6 orang informan, 2 orang informan pangkal dan 7 orang informan kunci. Hasil penelitian diperoleh dari praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak antaralain: praktik budaya saat persalinan dan nifas: praktik budaya yang membahayakan persalinan di rumah seperti kurang layaknya tempat/ruang untuk bersalin, kebersihan alat yang digunakan saat bersalin, metode yang digunakan, penolong persalinan yang tidak terlatih, pantangan makanan bagi ibu nifas, dan pemberian makanan pada bayi baru lahir sedangkan praktik budaya persalinan dan nifas yang mendukung persalinan di rumah antaralain; perawatan plasenta, perawatan ibu nifas dengan jamu dan pemakaian barot; rendahnya pengetahuan ibu tentang tanda bahaya persalinan dan nifas yang dipengaruhi rendahnya tingkat pendidikan serta kurangnya informasi yang diperoleh oleh ibu; rendahnya persepsi ibu tentang persalinan dan nifas berisiko karena menganggap persalinan meruapakan proses alami bagi seorang ibu; tingginya kepercayaan ibu terhadap dukun karena pengalaman, tradisi turun temurun, percaya kepada hal-hal ghaib, pelayanan yang diberikan dan merupakan orang yang telah lama dikenal oleh ibu; aksesibilitas fisik terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan yang tidak jauh dapat dicapai dengan kenadraan roda dua dan biaya transportasi murah; aksesibilitas ekonomi terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan dimana sebagian besar ibu merupakan ibu rumah tangga, keputusan dimabil oleh ibu kandung dan biaya persalinan dan nifas tidak menjadi masalah; Fasilitas kesehatan adanya perbedaan pelayanan yang diberikan dalam persalinan dan nifas Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak adalah Praktik budaya persalinan dan nifas; pengetahuan tentang tanda bahaya persalinan; persepsi tentang persalinan dan nifas beriko; kepercayaan terhadap dukun, sedangkan yang tidak mempengaruhi: aksesibilitas fisik terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan; aksesibilitas ekonomi terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan; dan fasilitas kesehatan. Pentingnya melakukan upaya untuk meningkatkan pelayana kesehatan dengan memperhatikan fac\ktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemanfataan pelayanan kesehatan.

The low number of deliveries in health facilities and assisted by health workers in the Rakit Kulim sub-district. The research objective was to obtain in-depth information about the description of childbirth practices in the Talang Mamak tribe house. The qualitative research method uses the phenomenology approach by conducting in-depth interviews with 6 informants, 2 base informants and 7 key informants. The results of the study were obtained from the practice of childbirth at the Talang Mamak tribe house, among others: cultural practices during childbirth and postpartum: cultural practices that endanger childbirth at home such as less suitable places / spaces for delivery, cleanliness of the tools used during childbirth, methods used, birth attendants untrained, abstinence from food for postpartum mothers, and provision of food for newborns, while the cultural practices of childbirth and postpartum culture that support home births are among other things; placenta care, postpartum care with herbs and use of barots; low knowledge of mothers about the danger signs of childbirth and childbirth which is influenced by low levels of education and lack of information obtained by mothers; Low perceptions of  mothers about childbirth and childbirth are risky because they think that childbirth is a natural process for a mother; the high level of mother's trust in the dukun because of her experience, hereditary traditions, her belief in unseen things, the services she provides and is a person who has been known to her for a long time; physical accessibility to the utilization of health services that is not far away can be achieved by two-wheeled impetus and cheap transportation costs; economic accessibility to the utilization of health services where most mothers are housewives, the decision is taken by birth mothers and the costs of childbirth and postpartum are not a problem; In health facilities, there are differences in the services provided during childbirth and postpartum. Conclusion: The factors that influence the practice of childbirth in the Talang Mamak tribe house are cultural practices of childbirth and postpartum; knowledge of the danger signs of childbirth; perceptions of risky labor and childbirth; trust in dukuns, while those that do not affect: physical accessibility to the use of health services; economic accessibility to the utilization of health services; and health facilities. The importance of making efforts to improve health services by taking into account the factors that can affect the utilization of health services.

Read More
T-5921
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Septyana Choirunisa; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Syahrizal Syarif, Melania Hidayat
Abstrak: Diestimasikan sekitar 73% kematian neonatal terjadi pada periode neonatal dini. Penyebab kematian neonatal dini umumnya dapat dicegah dan ditangani pada bayi baru lahir, salah satunya dengan persalinan oleh tenaga kesehatan. Namun, studi-studi terdahulu belum melaporkan asosiasi yang konsisten antara tempat dan penolong persalinan terhadap kematian neonatal dini. Sehingga, studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tempat dan penolong persalinan (di fasilitas pelayanan kesehatan/fasyankes, di rumah dengan tenaga kesehatan, dan di rumah tanpa tenaga kesehatan) terhadap kematian neonatal dini di Indonesia. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan sumber data SDKI tahun 2007, 2012, dan 2017. Sampel adalah seluruh responden/wanita usia subur yang melahirkan bayi lahir hidup anak terakhir. Hasil studi mendapatkan angka kematian neonatal dini yaitu sebesar 8,40 per 1000 kelahiran hidup. Persalinan di fasyankes, atau di rumah dengan tenaga kesehatan, pada studi ini tidak menurunkan angka kematian neonatal dini dibandingkan persalinan di rumah tanpa tenaga kesehatan. Asosiasi pada persalinan di fasyankes sebesar 1,95 (95% CI 0,83-4,51), sedangkan pada persalinan di rumah dengan tenaga kesehatan sebesar 1,97 (95% CI 0,99-3,90). Upaya untuk menurunkan angka kematian neonatal dini perlu mempertimbangkan rujukan terencana, kualitas fasyankes dan kompetensi tenaga kesehatan, serta sinerginya dengan program lain seperti pemeriksaan kehamilan dan postnatal
It is estimated that about 73% of neonatal mortalities occur in the early neonatal period. Commonly, the cause of early neonatal mortalities could be prevented and treated in newborns, one of the approach is by giving birth with skilled birth attendants. However, previous studies reported inconsistent results regarding the association between place and birth attendant on early neonatal mortality. Therefore, this study aims to determine the effect of place and birth attendants (health facility birth, home birth with skilled birth attendants, and home birth without skilled birth attendants) on early neonatal mortality in Indonesia. The study used a cross-sectional design and analyzed 2007, 2012, and 2017 IDHS data. The samples were all respondents/women of reproductive age who gave birth to their last live-born baby. The results of the study found that the early neonatal mortality rate was 8.40 per 1000 live births. Delivery at the health facility, or at home with skilled birth attendants, did not reduce early neonatal mortality compared to delivery at home without skilled birth attendants. The association for delivery at health facility was 1.95 (95% CI 0.83-4.51), while delivery at home with skilled birth attendants was 1.97 (95% CI 0.99-3.90). Efforts to reduce early neonatal mortality need to consider planned referrals, the quality of health facilities, the competency of health workers, also synergies with other programs such as prenatal and postnatal checks
Read More
T-6242
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Zefanya Meilinda; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Rahmadewi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor yang memengaruhi perilaku penggunaan KB pada ibu pasca persalinan di Indonesia menggunakan data sekunder SDKI 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang, dengan sampel wanita usia 15-49 tahun yang menikah dan anak terakhir berusia ≤24 bulan. Hasil penelitian menunjukan 24.8% ibu tidak menggunakan KB pasca persalinan di Indonesia. Pendekataan perilaku Lawrance Green meninjau faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Dalam studi ini tidak ditemukan perbedaan antara faktor perdisposisi usia, pengetahuan, status pekerjaan, jumlah anak, pendidikan dan daerah tempat tinggal dengan penggunaan KB pasca persalinan.
Read More
S-10838
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tita Novita; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Agustin Kusumayati, Tri Yunis Miko Wahyono, Nirwana, Ning Sulistyowati
Abstrak: Abstrak
Tesis ini membahas tentang perilaku pemilihan tempat persalinan oleh ibu bersalin di wilayah Puskesmas Liwa Kabupaten Lampung Barat tahun 2012. Di wilayah Puskesmas Liwa tahun 2012, pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan sudah tersedia, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sudah tinggi namun masih sedikit persalinan yang dilakukan di fasilitas kesehatan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yang menggunakan pendekatan kasus kontrol/case control.
 
Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa ibu bersalin yang tidak memiliki perencanaan dalam persalinannya mempunyai OR 11,954 (95% CI:4,367-32,654) terhadap pemilihan fasilitas non kesehatan sebagai tempat persalinan. Penelitian ini juga menyarankan untuk meningkatkan peran lingkungan keluarga, masyarakat dan petugas dalam mendukung pemilihan fasilitas kesehatan sebagai tempat persalinan dengan mengembangkan program desa siaga dan P4k.
 

 
This thesis discusses the selection of behavior by maternal childbirth area in the Puskesmas West Lampung Regency at year 2012. Health services and health facilities already available, childbirth by health workers is high but in fact, childbirth at health facilities are still few. This research is quantitative research by using case control approach.
 
From logistic regression analysis results indicate that maternal that had no childbirth plan will have OR 11,954 (95%CI:4,367- 32,654) for the selection of non health facilities as a childbirth. The study also suggested to increase the role of the family, the community and health workers in support of the selection of health facilities as a childbirth with DESA SIAGA and P4k program.
Read More
T-4027
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive