Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Resi Natalia Turnip; Pembimbing: Amila Megraini; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Kazarni
Abstrak: Masalah utama dari program remunerasi berbasis kinerja adalah desain danpenerapannya yang tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisiskualitas pola pembayaran insentif finansial berdasarkan pendapat dan pengalamandokter, untuk dapat menjadi masukan yang dapat mendorong perbaikan dankeberhasilan implementasi pola pembayarannya terkait peningkatan kualitaspelayanan kesehatan di RSUP Persahabatan tahun 2016. Penelitian menggunakanpendekatan kualitatif jenis Rapid Assessment Procedure dan pengambilan datadilakukan pada Juni 2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh tenaga dokteryang bekerja di RSUP Persahabatan. Sampel terdiri dari para dokter yang telahmendapatkan insentif finansial dan melakukan pelayanan kesehatan secaralangsung kepada pasien selama >2tahun serta pihak manajemen yang terkaitpenetapan insentif finansial dokter. Data diperoleh dengan wawancara mendalamdan FGD. Analisis data dilakukan menggunakan catatan pinggir dan rekamansuara dan dirangkum berdasarkan topik masing-masing sesuai pertanyaan. Hasilyang diperoleh adalah pola pembayaran insentif finansial berdasarkan kinerjaberpengaruh terhadap perbaikan sikap dan perilaku dokter. Keselarasan internalyang mempertimbangkan isi dan nilai jabatan, dokter bertahan karena status PNS,besar selisih insentif dengan diluar tidak terlalu besar, dan kesempatan praktekpribadi. RS harus melakukan inovasi dan evaluasi terus menerus untuk melibatkanpartisipasi penuh dokter dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.Kata Kunci :Insentif Finansial, Dokter, Kinerja, Pola Pembayaran
The main problem of performance-based remuneration program design andimplementation is ineffective. This study aimed to analyze the quality of thepayment scheme of financial incentives based on the opinions and experience ofphysicians, to be input to drive improvement and successful implementation ofpayment patterns related financial incentives to improve the quality of health carein Persahabatan Hospital in 2016. The study used a qualitative approach to thetype of Rapid Assessment Procedure and the data collection was conducted inJune 2016. The study population was the whole of doctors who work inPersahabatan Hospital. The sample consisted of doctors who have receivedfinancial incentives and conduct health services directly to patients at least for 2years and management related to setting financial incentives doctors. Dataobtained by in-depth interviews and focus group discussions. Data analysis wasperformed using marginal notes and voice recordings and summarized by topiceach corresponding question. The result is a pattern of financial incentivepayments based on the performance improvement effect on attitudes and behaviorof physicians. Internal aligment that consider the content and the value of office,doctor persist because of the status of civil servants, a big difference in incentivesto outside is not too big, and opportunity in private practice. Management mustinnovate and continuous evaluation to involve the full participation of physiciansin improving the quality of service.Keywords :Financial incentives, doctor, Performance, Payment Patterns
Read More
T-4764
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Umi Eliawati; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ede Surya Darmawan, Puput Oktamianti, Prima Yunika, Indah Rosana
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganwaktu tunggu rawat inap (Boarding Time)di UGD RS Awal BrosPekanbaru.Variabel yang diteliti adalah tingkat kegawatdaruratan, polapembayaran, pola kedatangan, kasus penyakit, jumlah pemeriksaan penunjang,jumlah konsul dokter spesialis dan jumlah pasien per hari.Penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif, menggunakan data retrospektifdengan desain penelitiancross sectional. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian inimenggunakan model konseptual waktu tunggu Input/Throughput/Outputdengan memfokuskan pada proses input dan throughput. Sampel dalampenelitian ini menggunakan penghitungan rumus penelitian cross sectional,dengan jumlah sampel 374 sampel.Pengumpulan data menggunakan instrumenpenelitian dan data sekunder dari laporan kinerja UGD. Uji statistik yangdigunakan dalam penelitian ini pada analisis bivariat menggunakan uji chisquare, dan pada multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitianpada uji statistic bivariat, dari semua variabel yang diteliti ada 4 yang memilikihubungan signifikan dengan boarding time, yaitu tingkat kegawatan (p value=0,001), pola pembayaran (p value= 0,017), jumlah pemeriksaan penunjang (pvalue = 0,001) dan jumlah konsul dokter (p value = 0,041). Sedangkan pada ujimultivariat, hanya 2 variabel yang signifikan, yaitu tingkat kegawatdaruratan(p value = 0,023) dan jumlah pemeriksaan penunjang (p value = 0,001).Kata kunci : boarding time, tingkat kegawatdaruratan, pola pembayaran, jumlahpemeriksaan penunjang, jumlah konsul dokter spesialis
The purpose of this research is to analyse factors contributing the boardingtime in emergency department of Awal Bros Pekanbaru Hospital. Variablesthat include to this research are triage system, payment pattern, arrival mode,amount of diagnostic examination, amount of consulting doctors, and patientsper day.This research is quantitive, retrospective research, using the crosssectional design.A queing system theory describing in acute care process asInput/Throughput/Output model was the framework used in this study, whichfocusing at input and throughput process. The sample size calculated from thecross sectional research design formula, total sampel was 374. Data collectingusing the research instrument and emergency department performance report.Data analysis using a cross-tabulation or chi-square for bivariate analysis, andusing logistic regression for multivariate analysis. The result of this bivariateanalysis show that among all varaibles, factors that contributing to boardingtime was triage system ( p value= 0,001), payment pattern (p value = 0,017),amount of diagnostic examination (p value=0,001) and amount of consultingdoctor (p value = 0,041). Meanwhile from the multivariate analysis show thatvariables that contributing the boarding time was triage system (p value =0,023) and amount of the diagnostic examination (p value = 0,001).Keywords : boarding time, triage system, payment pattern, amount ofdiagnostic examination, amount of consulting doctors
Read More
B-1763
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive