Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kania Fitriani; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Puput Oktamianti, Dumilah Ayuningtyas, Asiah Suroto, Amila Megraini
Abstrak:

Cipto Mangunkusumo Eye Center (CMEC)  merupakan suatu wadah pelayanan kesehatan mata terpadu yang merupakan pengembangan dari pelayanan kesehatan mata di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo. Status rumah sakit sebagai badan layanan umum memberikan keleluasaan bagi rumah sakit untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dilihat dari besarnya pasar pelayanan untuk kelas menengah ke atas dan belum tercapainya target pelayanan pada segmen tersebut di Departemen Mata RSCM maka dibutuhkan upaya pengembangan sarana, prasarana, sumber daya dan strategi pemasaran. Tesis ini merupakan penelitian di bidang manajemen pemasaran rumah sakit, yang bertujuan untuk melakukan analisis segmen, target, posisi pasar dan bauran pemasaran pada pengembangan Cipto Mangunkusumo Eye Center. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metodologi penelitian kualitatif yang didukung data kuantitatif untuk  proses segmentasi pasar. Dengan metode ini diharapkan dapat mendukung tercapainya tujuan penelitian yaitu merumuskan bauran pemasaran yang tepat untuk pelayanan di Cipto Mangunkusumo Eye Center. Berdasarkan hasil penelitian maka ditetapkan segmen utama untuk pelayanan di Cipto Mangunkusumo Eye Center yaitu masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya, kelompok pelanggan dengan usia diatas 41 tahun, bekerja sebagai karyawan swasta / pemerintah dan berpenghasilan 3 – 5 juta rupiah per bulan serta mendapatkan jaminan kesehatan dari tempat kerja dalam bentuk asuransi kesehatan. Adapun pola pasar sasaran yang dipilih yaitu selective specialization dan positioning yang diambil ialah sebagai market challanger. Kata Kunci : Segmentasi, Targeting, Positioning


 

Cipto Mangunkusumo Eye Center (CMEC) is an integrated eye health service which is the development of eye health services at the Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital. Status of RSCM as a public service agency provides flexibility for hospitals to implement sound business practices to improve the service. The potential size of the upper middle class and under achievement of service targets in that segment force Department of Ophthalmology RSCM to development facilities, infrastructure, resources and marketing strategies. This thesis is a study of hospital marketing management, which aims to perform the analysis of segment, target, market positioning and marketing mix in the development of Cipto Mangunkusumo Eye Center. This study is a descriptive study with qualitative research methodology that supported the quantitative data for market segmentation process. With this method is expected to support the achievement of research goals is to formulate the appropriate marketing mix for services in Cipto Mangunkusumo Eye Center. Based on the results of studies have established the main targets for the service at Cipto Mangunkusumo Eye Center is the community in Jakarta and surrounding areas, customer groups with age above 41 years, working as employees of private / government and earn 3-5 million dollars per month and get health insurance from their workplace. The pattern of the selected target market is selective specialization and positioning which is taken as Market Challanger. Keywords : Segmentation,Targeting, Positioning

Read More
B-1308
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deity Indrayati Nugraha; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Puput Oktamianti, Irena Sakura Rini, Handayani Dini
Abstrak: Angka kunjungan ke poli bedah estetik BROS Denpasar mengalami penurunan yang sangat drastis di tahun 2015, padahal bedah estetik menjadi tren di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pemasaran yang baik untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi sehingga diharapkan pada akhirnya jumlah kunjungan ke poli bedah estetik BROS Denpasar mengalami peningkatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, dan wawancara mendalam. Dari Bauran product-price, didapatkan beberapa strategi, yaitu dengan memberikan variasi produk atau tambahan pelayanan, membeli alat bedah estetik dengan teknologi terbaru, dan bisa juga dengan menurunkan tarif layanan bedah estetik. Untuk bauran price-place, strateginya yaitu dengan memindahkan poli bedah estetik ke ruangan yang lebih private. Strategi utnuk bauran people-promotion, yaitu dengan menambah kerjasama dengan agen-agen medical tourism lain, mengubah isi website BROS sehingga lebih menonjolkan layanan bedah estetik, dan lebih aktif lagi untuk promosi layanan bedah estetik di media sosial. Strategi dari bauran people-physical evidence, yaitu dengan memberikan kursus singkat bahasa asing bagi dokter dan perawat, mencari dokter spesialis bedah plastik tetap, dan menempatkan perawat tetap untuk poli bedah plastik. Strategi process-promotion, yaitu dengan mengurangi perantara atau memotong alur proses layanan bedah estetik yang bekerjasama dengan agen asing (ABA). Kata Kunci: Strategi pemasaran, segmenting, targeting, positioning, bauran pemasaran, bedah estetik, The number of visits to BROS Denpasar aesthetic surgery has decreased drastically in 2015, whereas aesthetic surgery has become a worldwide trend, including Indonesia. Therefore, it takes a good marketing strategy to find out the problems faced so it is expected that in the end the number of visits to the aesthetic surgery surgery BROS Denpasar has increased. This research uses qualitative method with observation, and in-depth interview. From the product-price mix, there are several strategies, namely by providing variations of products or additional services, buying aesthetic surgical instruments with the latest technology, and can also lower the rates of aesthetic surgery services. For the price-place mix, the strategy is to move the esthetic surgical poly to a more private room. Strategy for people-promotion mix, by increasing cooperation with other medical tourism agents, changing the content of BROS website so that more emphasis on aesthetic surgery services, and more actively for promotion of aesthetic surgery services in social media. The strategy of the people-physical evolution mix, which is to provide short courses of foreign languages for doctors and nurses, to find a permanent plastic surgeon, and to place a permanent nurse for plastic surgery. Process-promotion strategy, by reducing intermediaries or cutting the flow of aesthetic surgical service process in cooperation with foreign agents (ABA). Keywords: aesthetic surgery, marketing strategic, mix marketing, positioning, segmenting, targeting.
Read More
B-1880
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ester Irene Lukas; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany; Penguji: Mieke Savitri, Prima Anisa, Amila Megraini
B-1323
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive