Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Bambang S Wibowo; Pembimbing: Supriyantoro; Pengui; Purnawan Junadi, Kusdinar Achmad, Bambang Hestu Djajadi, Mamu Muslicahah
Abstrak:

Masalah yang ada di SU Radiologi RS Haji Jakarta adalah Pertama: Rendahnya jumlah pasien yang dilayani dibandingkan dengan ketersediaan alat dan SDM yang ada. Kedua: Rendahnya utilisasi peralatan dan kecepatan waktu pelayanan yang belum sesuai dengan target yang ditetapkan. Ketiga: Rendahnya jumlah pasien secara umum, khususnya pasien dari luar (20 %). Keempat: Adanya fluktuasi pendapatan dan rendah profit (hingga minus).Penelitian ini dilaksanakan dengan desain penelitian jenis studi deskriptif analitik, yaitu menggunakan informasi deskriptif sebagai dasar pengambilan keputusan untuk langkah strategik. Penelitian ini bersifat studi khusus (spesifik) hanya untuk pemecahan masalah di SU Radiologi RS Haji Jakarta. Analisa data menggunakan reject rate film analysis, matrik EFE dan IFE, serta analisa SWOT.Hasil penelitian menujukkan pengelolaan RS Haji semakin banyak perubahan dengan diswastakan oleh pemerintah, yaitu ditandai dengan penggunaan konsultan, pendekatan perencanaan jangka panjang dengan SWOT dan perubahan Misi dan Visi RS yang berubah dari statemen adanya pelayanan jamaah haji menuju rumah sakit umum dengan pelayanaan yang islami. Faktor pemasaran internal dan pemasaran eksternal kurang begitu berdampak terhadap jumlah pasien radiology. Hal ini ditandai dengan rendahnya pendapatan kotor dan pendapatan bersih radiology. Penentuan target netto dalam perencanaan belum seimbang dengan besarnya investasi alat.Tingkat penolakan film selama bulan April hingga Juni 2002 menujukkan jumlah penolakan yang semakin meningkat hingga, tingkat penolakan pada bulan Juni sebesar 4 %. Faktor terbesar kegagalan foto disebabkan oleh pergerakan pasien, kesalahan posisi pemotretan serta pesawat radiology. Target perencanaan tahun 2002 untuk utilisasi alat rata-rata sebesar 36,95 % dari kapasitas maksimal alat dan target net income 10,92 % dari pendapatan bulanan.Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini antara lain adalah: Masih belum optimalnya pendayagunaan sumber daya manusia dan sumber daya peralatan di SU Radiologi. Hal ini nampak jelas pada tingkat pendapatan bersih SU Radiologi yang rendah dan rendahnya tingkat utilisasi peralatan radiology, khsususnya untuk alat pemeriksaan khusus. Hasil analisa EFE dan IFE menujukkan keberadaan SU Radiologi mempunyai strategi yang baik untuk mengantisipasi faktor eksternal, namun belum optimal dalam memanfaatkan aspek internal. Perencanaan SU Radiologi untuk tahun 2003-2005 harus memberikan penekanan untuk prespektip People dan Process pada pendekatan balanced scorecard.


 

The Planning On the Department Of Radiology in Haji Hospital Jakarta on 2003 until 2005 with the Balanced Scorecard MethodThe problems on the department of radiology in Haji Hospital Jakarta are: First; the lower number of patients compare with the x-ray machines and human resources for radiographers and radiologist. Second: The lower of x-ray machine utilities and time service under target with establish the standard procedures. Third: The lower number of patients, especially from out patients (20%). Fourth: The fluctuation and lower of the net profit until minus on December 2001.The research was done with research design of descriptive. The research using descriptive information for the decision making for strategic planning. This research is the kind of cases study only for solves the problems in department of radiology in Hajji Hospital Jakarta. The analysis of research using rejects rate film analysis, metric of evaluation factors external and evaluation factors internal, and SWOT analysis.The result of the research appointing same kinds are the managing of Hajji Hospital any same changes because impact from privatization from government, this impact indicating with using consultant and using balanced scorecard for strategic planning, changes of mission and vision statement from "Jammah Hajji" services becoming general services and Islamic services, changes from east south Asia hospital class to international class.The factor internal marketing and external, marketing do not have impact on number of radiological patient. This problems indicating with the lower of radiology income. The target on net profit radiology is not balanced with the number of machines infestation.Degrees of reject rate film since April until June 2002 appointing any decrease of number film reject, and number reject on June 2002 until 4 %. The biggest factor film reject courses moving patient, false of patient position and x-ray machines. The planning target in 2002 years, that average utilities of radio logic machines 36,95 % from maximum capacity and target for net income 10,92 % from monthly income.The conclusions of this research are: Still do not optimally of empowering of human ' resources and machine resources, especially special procedures radiology machine. The results of the metric of evaluation factors external and evaluation factors internal showing the radiological condition is good to anticipated external factors, but still do not optimal to empowerment from internal resources. The planning department radiology for 2003 until 2005 years has to stressing on people perspectives and process in balanced scorecard method.

Read More
B-597
Depok : FKMUI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dedi Tedjakusnadi; Pembimbing: Supriyantoro; Penguji: Petter Patinama, Sutan Yenis, Hanna Permana, Imelda E. Dharma
Abstrak: Penelitian ini dilatar belakangi oleh anggaran belanja logistik yang mengambil porsi terbesar dalam belanja Rumah Sakit Sumber Waras dalam masa krisis ekonomi dan ditengah keluhan masyarakat tentang buruknya pelayanan masyarakat dan pelayanan rumah sakit. Jumlah yang besar tadi, menjadi semakin membengkak akibat anggaran belanja logistik umum yang kurang terkontrol dan masih terdapat duplikasi fungsi logistik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa, membuat kesimpulan dan membuat usulan sistem kontrol logistik Rumah Sakit Sumber Waras untuk meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan Rumah Sakit Sumber Waras.
Jenis penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kwalitatif. Data dan informasi didapat melalui in-depth interview serta pengamatan di lapangan sejak tanggal 6-24 Mei 2002.
Hasil penelitian menunjukan bahwa banyak faktor yang telah mempengaruhi fungsi pengendalian logistik di Rumah Sakit Sumber Waras. Ada delapan faktor yang diteliti yaitu :
 
1. Struktur organisasi.
 
2. Kebijakan.
 
3. Sumber Daya Manusia.
 
4. Prosedur.
 
5. Perencanaan.
 
6. Pencatatan.
 
7. Pelaporan.
 
8. Pengawasan intern.
Duncan, Soenoesoebroto, Hardjoprawiro berpendapat bahwa banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam pengembangan fungsi pengawasan dan pengendalian, khususnya dalam bidang logistik. Di samping itu, Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 11 Tahun 2001 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Daerah menjadi acuan untuk pengelolaan barang di rumah sakit.
Dalam pembahasan diulas tentang kondisi Rumah Sakit Sumber Waras saat ini melalui wawancara, meneliti data sekunder serta pengamatan di lapangan dibandingkan dengan teori manajemen rumah sakit. Pembahasan mengurai tentang alur proses, struktur yang lebih baik, tim pengendalian, serta analisa pekerjaan, uraian jabatan, dan persyaratan jabatan di bagian logistik.
Pengaturan barang di rumah sakit ini bukanlah hal yang mudah dan sederhana. Sistem kontrol logistik sangat diperlukan di Rumah Sakit Sumber Waras. Saat ini logistik rumah sakit ini masih dijalankan dengan cara yang sederhana, sehingga banyak terjadi inefisiensi.
Penelitian ini mencoba mencari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi sistem kontrol pengendalian logistik dan mencari alternatif pemecahannya dengan cara yang dapat ditempuh dengan biaya seefisien mungkin.
 Akhir penelitian ini menghasilkan sebuah sistem kontrol logistik yang diharapkan dapat berguna bagi Rumah Sakit Sumber Waras khususnya, serta bagi institusi pendidikan dan masyarakat pada umumnya.
 

The Analysis of Control System of Logistics in Sumber Waras HospitalThis research was formed by the background of the logistics purchasing budget which took the largest portion in the whole purchasing budget of Sumber Waras Hospital amidst the economic crisis and the complaints of the public on the poor public service, including the service of hospital.
The large sum of the budget increased as the result of the lack of control in the general logistic purchasing budget and duplication of function in logistics procedures.
The targets of this research were to analyze the logistics process of Somber Waras Hospital, to assume and to propose a logistic control system, which can promote the health care services of Sumber Waras Hospital.
The type of this research is a case study with a qualitative approach. Data and information regarding the service process were obtained from in-depth interviews, and from field observation during May 6 to 24, 2002.
The result of the research showed that there were many factors influencing the logistics control system of Sumber Waras Hospital. There were eight factors to be observed:
 
1. Organizational structures.
 
2. Policies.
 
3. Human resources.
 
4. Procedures
 
5. Planning.
 
6. Recording.
 
7. Reporting.
 
8. Internal Auditing.
Duncan, Soenoesoebroto, Hardjoprawiro wrote that many factors had to be observed for developing the logistics control system. On the other hand, the government regulation issued by The Internal Affair and Regional Autonomy Minister No. 1112001, regarding regional logistics managing policy could be adopted as a reference to Sumber Waras Hospital Logistics Department.
The nowadays condition of Sumber Waras Hospital was observed, discussed, in-depth interviewed, and compared with some theory of Hospital Management.
This research tried to fmd some factors that influenced the logistics control system and tried the alternative resolve in an efficient and effective way.
At last, this research gave and outcome a logistics control system and hopefully it would be useful especially for Surnber Waras Hospital, and also for the educational institution, and most of all for the community.
Read More
B-643
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive