Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hubaidiyah Diagustin Fauzi; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
S-9174
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isaka Ajie Ardhana; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
S-9187
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diah Rafika Dewi; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Muhamad Dawaman
Abstrak: Di tempat kerja, bising menjadi masalah yang dapat mengakibatkan dampak kesehatan terhadap sistem auditory maupun sistem non-auditory. Dipo Lokomotif Jatinegara merupakan perusahaan yang mempunyai proses perawatan lokomotif yang menghasilkan bising. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebisingan di Dipo Lokomotif Jatinegara dan mencari faktor-faktor seperti dosis pajanan bising harian, usia, masa kerja, hobi terkait bising, tempat tinggal bising dan perilaku merokok serta pemakaian alat pelindung telinga (APT) dengan terjadinya gangguan non-auditory. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tingkat kebisingan pada sumber bising dan area dipo lokomotif serta dosis pajanan bising harian secara langsung di lapangan. Selain itu, gangguan non-auditory juga diukur melalui kuesioner. Hasil pengukuran tingkat kebisingan di area dipo lokomotif dan dosis pajanan bising harian diketahui pada seluruh unit kerja yang diukur berada diatas NAB (nilai ambang batas). Hasil pengukuran gangguan non-auditory dari 63 responden diperoleh tingkat gangguan non-auditory berat sebanyak 26 orang (41.3%) dan gangguan non-auditory ringan sebanyak 37 orang (58.7%). Analisis rata-rata dosis pajanan bising harian dengan gangguan non-auditory menggunakan uji T-Test diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pekerja yang mengalami tingkat gangguan non-auditory. Disamping itu, analisis antara variabel pemakaian alat pelindung telinga (APT) dengan gangguan non-auditory mendapatkan hasil hubungan yang signifikan. Sedangkan analisis antara variabel usia, masa kerja, hobi terkait bising, tempat tinggal bising dan perilaku merokok dengan gangguan non-auditory diperoleh hubungan yang tidak signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan gangguan non-auditory yang dialami pekerja lebih disebabkan oleh pemakaian alat pelindung telinga (APT). Rekomendasi yang diberikan yaitu mengendalikan gangguan non-auditory dengan menurunkan dosis pajanan bising harian yang ada hingga dibawah NAB dan penggunaan alat pelindung telinga yang sesuai dan konsisten. Kata Kunci: Dosis pajanan bising, Gangguan non-auditory, perawatan lokomotif In the workplace, noise might become a problem affecting both auditory and as well as non-auditory system. Dipo Locomotive Jatinegara is a company that has a locomotive maintenance process generating noise. This research aims to know the level of noise in the Dipo Locomotive Jatinegara and to find certain factors such as exposure to noise daily dose, age, period of employment, hobby related to noise, noisy residence, and smoking behavior, as well as usage of ear protectors tools (in Indonesian known as Alat Pelindung Telinga/APT) factors and the occurrence of non-auditory disorders. Data collection was done by measuring the noise level at the noise source and the area of the locomotive as well as the daily noise exposure dose directly in the field. In addition, the non-auditory disorders also were measured through a questionnaire. The results of the measurements of noise levels in the area of exposure and daily noise exposure dose of the locomotive on the whole work unit which were finally known that the measurement was above NAB (threshold value). The results of the measurement of the non-auditory disorders consisted of 63 respondents: obtaining a non-auditory disorders weight level as much as 26 people (41.3%) and other non-auditory disorders as many as 37 people (58.7%). Analysis of the average of the daily noise exposure dose with the non-auditory disorders used the T-Test showed there was no significant difference between workers who experience non-auditory disorders level. In addition, the analysis between variable usage of tools ear protectors (APT) and the non-auditory disorders resulted on significant relationships. While the analysis between the variables age, period of employment, hobby related to the noise, noisy living place and the smoking behavior of non-auditory disorders with the obtained relationship were not significant. Based on the results of the research, it could be concluded that a non-auditory disorders experienced by workers are caused by the usage of ear protectors tools (APT). The given recommendations is that namely the non-auditory disorders control by lowering the dose of the daily noise exposure exists under the NAB and the use of ear protectors that are appropriate and consistent. Keywords: Daily exposure dose, non-auditory, treatment of the locomotive
Read More
S-9313
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aldo Septian Virdya; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Hendra, Muhamad Dawaman
Abstrak: Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan salah satu pekerjaan yang paling berpotensi menimbulkan stress kerja, baik yang disebabkan oleh faktor individual ataupun faktor pekerjaan. Stress kerja yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi para guru SLB yaitu menimbulkan perasaan tidak percaya diri, penolakan, marah atau depresi, penurunan kinerja dan motivasi, serta memicu terjadinya penyakitmental dan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, insomnia, tekanan darah tinggi dan lain-lain.
 
Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Variabel independen ini meliputi faktor individual (jenis kelamin, umur, pengalaman kerja, status pernikahan, dan status pendidikan) dan faktor terkait pekerjaan (hubungan interpersonal, bebab kerja, kondisi lingkungan kerja, rutinitas pekerjaan, pengembangan karir, peran dalam oragnisasi, serta iklim dan struktur organisasi). Variabel dependen yang diteliti adalah tingkat stres kerja. Sample pada penelitian ini berjumlah 55 responden. Analisa bivariat dilakukan dengan uji chi square.
 
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui sebanyak 30 guru (54,5%) mengalami stres kerja berat, sedangkan 25 guru (45,5%) lainya mengalami stres kerja ringan. Faktor-faktor yang terbukti berhubungan dengan stres kerja pada guru SLB-BC-BC adalah rutinitas kerja, lingkungan kerja, dan pengembangan karir.
 

Teachers of Sekolah Luar Biasa (SLB) is one of the most potential job which stimulates stresses, whether caused by individual or working factors. The excessive amount of stress are possible in causing negative effects to the SLB teachers such as unconfidence, denial, anger or depression, and derivations of work performance and motivation, which also stimulates physical illness such as headache, stomachache, insomnia, and high blood pressure.
 
This reseach is an observational research with quantitative method and using cross sectional design. The independent variable includes Individual Factors (Sex, Age, work experience, marrital status, and educational status) and Working related Factors (Interpersonal Relationship, Workload, Working Environment, Work routines, Career Development, the Roles within Organization, and the Atmosphere in the Organization and Organizational Structure). The dependent variables being researched is Work Stress. The sample of this research is 55 SLB teachers in Depok.
 
Bivariate analysis is conducted by using Chi square tests resulting in 30 SLB teachers (54,5%) undergoing a severe work stress and 25 of SLB teachers (45,5%) are undergoing mild work stress. Factors which are proven to be affecting Work Stress on teachers in Sekolah Luar Biasa-BCare Work Routines, Working Environment, and Career Development.
Read More
S-9061
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Isna Mayzora; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
Abstrak: Studi ini membahas tentang manajemen keadaan darurat dan bencana pada institusi perguruan tinggi, Universitas Indonesia tahun 2016. Studi merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang akan mendeskripsikan aspek manajemen keadaan darurat dan bencana berdasarkan kerangka Perencanaan - Implementasi - Pemeriksaan - Pengembangan atau Plan - Do - Check Action (PDCA). Hasil studi diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen.
 
Hasil studi menunjukkan bahwa meski baru ditetapkan pada tahun 2015, penerapan manajemen keadaan darurat UI telah cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan kesesuaian implementasi dengan pedoman dan teori yang ada. Hasil analisis kesesuaian penerapan manajemen keadaan darurat Universitas Indonesia berdasarkan penilaian mencapai 83,63%.
 

This study discusses about emergency and disaster management of University of Indonesia in 2016. It is descriptive study with qualitative approach that describes emergency and disaster management aspect based on plan-do-check-action (PDCA) framework. The result of the study is obtained through in-depth interviews, observation and review of related document.
 
The result of this study indicates the implementation of emergency management in University of Indonesia has been pretty good although it was newly implemented in 2015. It is based on the conformity to the guidelines and theories. The analysis result of this study shows that Universitas Indonesia?s conformity to NFPA 1600 regarding emergency and disaster management is 83,63%.
Read More
S-9175
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fakhrul Razan; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Robiana Modjo, Hendra, Muhamad Dawaman
Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor produktif yang digerakkan oleh masyarakat dan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional. Di Indonesia, penerapan K3 di UMKM masih tergolong minim. Di sisi lain, diketahui bahwa risiko cedera pada perusahaan kecil lebih tinggi daripada perusahaan besar. Oleh karena itu, perlu adanya identifikasi dan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhi K3 di UMKM di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk membuat pemodelan faktor individu dan faktor organisasi terhadap kecelakaan kerja di UMKM, serta mengetahui hubungan antara faktor individu dan organisasi terhadap kecelakaan kerja. Studi ini merupakan penelitian potong lintang analitik berdasarkan data sekunder. Data ini meliputi variabel faktor individu, faktor organisasi, dan kecelakaan kerja. Pemodelan dilakukan dengan metode Pemodelan Persamaan Struktural (SEM) menggunakan SmartPLS pada 109 UMKM di kota Semarang, Bogor, Bekasi, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan bermakna di antara faktor individu dan faktor organisasi. Variabel faktor individu yang terdiri dari indikator perilaku dan persepsi memiliki hubungan yang positif dan bermakna baik terhadap kecelakaan kerja. Sedangkan, faktor organisasi dengan indikator komitmen, pelatihan, dan dana memiliki hubungan yang positif dan bermakna terhadap kecelakaan kerja. Berdasarkan penelitian ini faktor individu yang baik dapat berkontribusi untuk menurunkan kecelakaan kerja pada UMKM. Selain itu, faktor organisasi yang baik dapat berkontribusi dalam menurunkan kecelakaan kerja pada UMKM. Evaluasi dan pencegahan kecelakaan kerja berdasarkan pemodelan faktor individu dan faktor organisasi perlu diterapkan di UMKM
Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are productive sectors that are driven by the community and have a very important role in the national economy. In Indonesia, the application of OHS in MSMEs is still relatively minimal. On the other hand, it is known that the risk of injury to small companies is greater than that of large companies. Therefore, it is necessary to know and analyze the factors that affect OHS in MSMEs in Indonesia. In its aims to make modelling of individual and organization factors affecting occupational accidents in MSMEs, as well as determining the relationship between individual and organizational factors on work accident. This study is an analytic cross-sectional study based on secondary data. This data included variables of individual factor, organizational factor, and occupational accident. The modelling was using Structured Equation Modelling (SEM) method using SmartPLS on 109 MSMEs in Semarang, Bogor, Bekasi, East Jakarta, and South Jakarta. There was a positive and significant relationship between individual factor and organizational factor. Individual factors variable consisting of behavior and perception, had a positive and significant relationship both to work accidents. Meanwhile, organizational factors, including commitment, training, and funds have positive and significant relationship to work accidents. Good individual factors can contribute to lower work-accidents in MSMEs. In addition, good organizational factors can contribute to lower work accidents in MSMEs. Evaluation and prevention to work accidents based on individual and organizational factors model need to be implemented in MSMEs
Read More
T-6330
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bintang Suryo Herdiansyah; Pembimbing: Hendra; Penguji: Chandra Satrya, I Made Sudarta, Muhamad Dawaman
T-4444
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hikmah Dyah Permata Sari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang gambaran pemenuhan dari pelaksanaan sistemtanggap darurat di Fakultas Teknik Universitas Indonesia tahun 2016 berdasarkanPedoman Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Universitas Indonesia yangmengacu pada NFPA 1600 edisi 2016. Penelitian merupakan penelitian kualitatifdengan desain penelitian deskriptif analitik. Metode yang digunakan berupawawancara, observasi langsung, dan telaah dokumen menggunakan instrumenchecklist self-assessment for conformity NFPA 1600 edisi 2016. Penelitiandilakukan terhadap enam elemen di dalam NFPA 1600 edisi 2016 dan diperolehhasil dengan total rata-rata terpenuhi sebesar 58,20%, tidak terpenuhi sebesar29,40% dan tidak dapat teraplikasikan (not applicable) sebesar 12,40%.
Read More
S-9077
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Edi Saadudin; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Anondho Wijanarko, Haryanto, Muhamad Dawaman
Abstrak:
Tesis ini membahas tentang bahaya, risiko serta mitigasi keselamatan dan kesehatan dalam pengembangan biogas skala kecil dari bahan baku kotoran sapi. Penilaian risiko dilakukan dengan cara mengukur komposisi biogas, identifikasi dan perhitungan jumlah bakteri, identifikasi dan perhitungan telur cacing dan observasi kegiatan pembuatan biogas. Data penelitian diolah secara semi kuantitatif sehingga diperoleh nilai risiko keselamatan dan kesehatan pada penggunaan reaktor biogas skala kecil. Risiko keselamatan tertinggi adalah terjadinya ledakan, sedangkan risiko kesehatan tertinggi adalah keracunan H2S. Mitigasi yang disarankan adalah: a) eliminasi dengan penghilangan blower, b) enjinering kontrol dengan modifikasi di bak pengaduk dan membuat pelindung digester serta c) tindakan administratif dengan melakukan edukasi terhadap peternak.

This thesis discusses the hazards, risks and mitigation of safety and health in the small-scale biogas digester from cow manure feedstock. Risk assessment is done by measuring the biogas composition, identification and calculation of the amount of bacteria, identification and calculation of worm eggs and observation activities of the biogas production. Data were analyzed semi quantitatively in order to obtain the value of safety and health risks of the application of a small-scale biogas digester. The highest safety risk is the explosion, while the highest health risk is H2S poisoning. Suggested mitigation are a) elimination by removing blower from system, b) control engineering by considering modifications in the mixing basin, build digester protective and c) administrative action by educating farmers.
Read More
T-4303
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Neng Melyani Nursa'adah; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Ridwan Zahdi Syaaf, Dadan Erwandi, Widura Imam Mustopo, Muhamad Dawaman
T-4437
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive