Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Pintor Mauliate Alabasana Siagian; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Baiduri, Asiah Suroto Gunari
T-2686
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sudarmono; Pemb. Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Hafizurrachman, Asiah Suroto Gunari
Abstrak:
Perkembangan dunia pelayanan kesehatan dewasa ini, telah memacu Rumah Sakit Daerah untuk rnengembangkan dirinya sehingga memiliki kemampuan dan daya saing yang tinggi, oleh sebab itu penilaian kinerja mutlak diperlukan oleh Rumah Sakit Daerab sebagai pertanggung-jawaban akuntabilitas dan evaluasi atas capaian kineljanya. Pergeseran pengelolaan Rumah Sakit Daerah menjadi unit Badan Laytman Umwn, turut mewamai pola penilaian kinerja yang dirasakan sesuai dengan dinamika perkembangan Rumah Sakit Daerab Kerangka balanced scorecard merupakan alternatif yang dapat dipergnnakan dalam penilaian kinerja Rurnah Sakit Daerah. Penelitian ini merupakan operational action research mengenai penilaian kinerja dengan mernakai pendekatan balanced scorecard, didesarkan atas data sekunder yang terdapat dalam dokumen RSUD Pelabuhan Ratu. Sedangkan inforrnasi mengenai kepuasan polanggan diperoleh dari basil survei terhadap 96 responden ytmg didistribusikan atas kunjungan pasien rawat inap, pasien rawat jalan, dan pasien unit gawat darurat. Pengukuran Kepuasan karyawan dilakukan terhadap 96 karyawan RSUD Pelabuhan Ratu. Analisis kinerja RSUD Pelabuhan Ratu selama Periode Tahun 2004-2006 menunjukkan bahwa: 1). Kinetja pada perspektifkeuangan: pada Tahun 2006 perolehan pendapatan atas kegiatan pelayanan kesehatan mengalami kenaikan 133%, namun tidak diikuti dengau penurunan biaya pengeluaran sehingga cost recovery masih di hawab 50o/o. 2). KineJja pada perspektif pelanggan: pangsa pasar masih luas, retensi pelanggan menunjukkan tren meningkat meskipun kemampuan memperoleh pelanggan baru cenderung menumn, kepuasan pelanggan masih tergolong rendah. 3) Kinelja pada perspektif bisnis internal menunjukan kinelja yang efisien dan efektif 4) Efisien dan efektif tidak terlihat pada kinelja pertumbuhan dan pembelajanm. Kinelja yang efek-tif dan efisien pada proses bisnis internal terbuk-6 dapat mendorong efektifitas kineija pada perspektif pelanggan yang dipetlihatkan dengan peningkatan jumlah kunjungan pasien. Pada akhimya, melalui peningka!an jumlah kunjungan pasien, efektifitas kinerja pada perspektif keuangan yang berupa peningkatan pendapatan dapet tercapai, diikuti dengan efisiensi penggunaan angganm, maka tujuan strategis kemandirian rumah sakit dapat terwujud.

Growth of health service today pushed district hospital to develop themselves so they have a high ability and competitiveness, therefore, performance assessment is needed by district hospital as responsibilities of accountability and evaluation of their performance absolutely. Management fnction of district hospital become Public Service Unit bas taken part in color design of performance assessment which is felt as growth dynamics of district hospital. Balanced scorecard framework is an alternative which able to be used on performance assessment of district hospital. This study is an operational action research concerning performance assessment with a balanced scorecard method and based on secondary data which is in R.SUD Pelabuhan Ratu docwnent While information concerning customer satisfaction was obtained from survey result to 96 responders who were distnDuted for visiting in patient, out patient. and intensive care unit patient. Measurement of employees satisfaction bas conducted to% employees ofRSUD Pelabuban Ratu. Performance analysis of RSUD Pelabuban Ratu period of 2004-2006 indicated that t ). Performance on finance perspective: earning acquirement of health service activity increased 133% in 2006~ but this is not followedby decreasing an expenditure cost so that recovery cost is still under 500/o. 2). Performance on customer perspective: market compartment is still wide, customer retention showed increased trend although a new customer maintain ability decreased. customer satisfaction is still low 3) Performance on internal business perspective indicated an efficient and effective performance 4) performance grown and study do not indicate an efficient and effective performance. An efficient and effective performance on internal business process has proven that it can push performance affectivity on customer perspective which is indicated by improvement of patient visits number, Through improvement of patient visits number in the end of perfonmance affectivity on finance perspective which made improvement of earning can reach, it was followed by efficiency usage of budget, so strategic objective of hospital independence can prove.
Read More
B-1039
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Raditya Asri Wisuda; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Hafizurrachman, Heru Kusumanto, Asiah Suroto Gunari
Abstrak:

Sebagai institusi kesehatan pemerintah yang cukup terdepan dalam hal manajemen mutu, Rumah Sakit Duren Sawit (RSDS) telah mengimplementasikan berbagai sistem manajemen mutu, diantaranya Malcolm Baldrige National Quality Program dengan Health Care Criteria for Performance Excellence, Quality Management System (QMS) ISO 9001:2000, Occupational Health and Safety Asessment System (OHSAS 18001), Competency Based Human Resources Management, serta sistem-sistem lainnya sebagai instrumen pemberdayaan pegawai yang merupakan sumber daya utama dalam pencapaian tujuan strategis RSDS. Masing-masing sistem manajemen mutu tersebut memiliki variabelvariabel yang sifatnya spesifik dan terus menerus berubah dari waktu ke waktu. Saat ini penyajian datanya masih tersebar dari berbagai pintu dan sumber sesuai penanggungjawabnya sehingga pengambilan informasi memakan waktu yang lebih lama serta pemantauannya belum dapat menggambarkan tren, analisis multidimensi serta profil kompetitor. Penelitian ini mencari dengan terapan-terapan Baldrige Health Care Criteria for Performance Excellence yang berjalan di RSDS, namun tidak melakukan scoring terhadap variabel-variabel MBNQA. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi mengenai penyiapan implementasi Business Intelligence dengan basis Malcolm Baldrige di RS Duren Sawit pada tahun 2007. Peneliti melakukan investigasi sistem untuk mengetahui kelayakannya, kemudian dilakukan analisis sistem untuk mengetahui kebutuhan informasi yang diperlukan. Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian kualitatif. Informan kunci pada penelitian ini adalah Direktur RSDS, Manager Representatif, Kabag. Tata Usaha RSDS serta Koordinator EDP. Keempat informan kunci tersebut merupakan pihak yang akan banyak menggunakan informasi yang disajikan oleh business intelligence RSDS. Hasil penelitian ini adalah implementasi business intelligence telah layak untuk dilakukan. Didapatkan sebanyak 147 variabel level informasi, dengan dominasi banyaknya informasi pada kategori Process Management pada Proses Kunci Layanan RSDS. Mayoritas ketersediaan data sudah dalam bentuk non laporan manual (81%). Dari keseluruhan proses, effort implementasi business intelligence saat ini berkisar antara 15-35%. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada pihak manajemen untuk melanjutkan sosialisasi, pelatihan sistem informasi, menegaskan kebijakan sistem informasi yang berlaku. Data dalam bentuk laporan manual perlu dilakukan standarisasi informasi sehingga bisa dikonversi menjadi bentuk database, sedangkan data dalam bentuk file non database diperlukan penyepakatan konsistensi data untuk percepatan implementasi business intelligence.


As a leader in quality management system, Duren Sawit Hospital has implement plenty of Quality Management System, such as Malcolm Baldrige National Quality Program, Quality Management System (QMS) ISO 9001:2000, Occupational Health and Safety Asessment System (OHSAS 18001), Competency Based Human Resources Management and other quality management system toward strategic goals of the organization. Each quality management system has many specific and changing variables. The report of each system is still disseminated according to its own departement. This condition leads to longer infotmation gathering time and incompatibility of showing trendline, multidimensional analysis and also profile of hospital?s competitor. This study looks for the implementation of Malcolm Baldrige Health Care Criteria in this hospital and gathered information on preparation of Duren Sawit Hospital on implementing business intelligence based on Malcolm Baldrige. It doesn?t conduct scoring of MBNQA variables. System investigation conducted to get the feasibility of business intelligence. System analysis conducted later to get the information needed. The study use qualitative approach with indepth interview and direct observation for primary data and hospitals archive for secondary one. The study showed that business intelligence is feasible to be developed. System analysis gathered 147 information variables and process management has the most of it. Most of data availibilty is on electronic form (database, non database). Estimation of existing implementation effort is 15-35%. Suggested effort including staff trainning, management consistency of single information system, continuing of breaking down the information variables and standarizing manual information into database and agreement on data consistency for acceleration of business intelligence implementation.

Read More
B-1025
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Weningtyas Purnomorini; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wachyu Sulistiadi, Asiah Suroto Gunari
B-1048
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Ekowati; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Hafizurrachman, H.M; Wachyu Sulistiadi, Asiah Suroto Gunari
Abstrak: Tinjauan Atas Peran Implementasi QMS ISO 9001:2000 Terhadap Kinerja Rumah Sakit Duren Sawit Tahun 2005 (Sebuah Studi Pendahuluan Analisis Kesiapan Implementasi Manajemen Strategis Balanced Scorecard) Identifikasi proses kegiatan organisasi yang sistematis dan komprehensif serta peningkatan yang terus menerus pada seluruh proses kegiatan produksi jasa pelayanan kesehatan melalui implementasi Quality Management System ISO 9001:2000 seharusnya mampu menghasilkan kinerja yang efektif dan efisien yang dapat diidentifikasi melalui pengukuran kinerja dengan pendekatan kerangka strategis Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai peran implementasi QMS ISO 9001:2000 terhadap kinerja Rumah Sakit Duren Sawit yang akan diukur melalui pendekatan kerangka strategis Balanced Scorecard serta identifikasi kesenjangan dalam organisasi untuk menganalisis kesiapan implementasi manajemen strategis Balanced Scorecard di Rumah Sakit Duren Sawit. Hasil penelitian menggambarkan bahwa melalui pemahaman dan konsistensi yang cukup baik pada implementasi QMS ISO 9001:2000, ternyata Rumah Sakit Duren Sawit mampu menghasilkan kinerja organisasi yang efektif dan efisien yang diukur melalui pendekatan kerangka strategis Balanced Scorecard serta berhasil menganalisis kesiapan Rumah Sakit Duren Sawit untuk mengimplementasikan manajemen strategis Balanced Scorecard melalui identifikasi kesenjangan dalam mengumpulkan sumber informasi untuk mengukur indikator-indikator hasil yang merupakan rambu-rambu bagi keberhasilan pencapaian sasaran strategis organisasi.
Observing The Role of Quality Management System ISO 9001:2000 Implementation Towards The Performance of Duren Sawit Hospital (A Preliminary Study Analysis Readiness of Strategic Management Balanced Scorecard Implementation) Identifying to sistematically and comprehensively of the activities process and continuous improvement in health services through implementing of Quality Management System ISO 9001:2000 should be give effectively and efficiently performance which could be measured by Balanced Scorecard strategic frame. This study is intended to observe the role of the implementation of Quality Management System ISO 9001:2000 over the performences of Duren Sawit Hospital which are measured through the Balance Scorecard strategic frame approaches which are expected to contribute the benefit as a mainstream study to analyze the readiness of the management strategy in implementing Balance Scorecard. The result from this study described that through the understanding of and consistence over the implementation of QMS ISO 9001:2000, the hospital would result in systematic and comphrehensive organizational process and realized an effectively and efficiently performance and succeeded in analyzing the readiness on the hospital to implement the strategic management of Balance Scrorecard by the gap identification gained during the collection of the primary data needed to measure the result indicators as the signs of the success of organizational strategic target achievements. Keyword : QMS ISO 9001:2000 and Balance Scorecard strategic frame
Read More
B-854
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive