Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Lisa Indrian Dini; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Soedarto Ronoatmodjo, Flourisa Julian Sudrajat, Siti Kulsum
Abstrak: Pendahuluan. Status kehamilan tidak diinginkan menjadi perhatian pentingkarena kehamilan tidak diinginkan dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayiyang akan dilahirkannya.Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran danpengaruh dari kehamilan tidak diinginkan terhadap perilaku ibu selama kehamilandan setelah kelahiran pada beda status ekonomi.Metode Penelitian. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganmenggunkan data sekunder dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI)tahun 2012. Populasinya adalah wanita usia 15-49 tahun yang pernah hamil danmelahirkan dalam lima tahun terakhir saat survei dilakukan dengan sampelsebanyak 11.742 responden.Hasil Penelitian. Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa ibu yangmengalami kehamilan tidak diinginkan mempunyai peluang untuk tidakmelakukan perawatan kehamilan sebanyak 1,79 dibandingkan kehamilandiinginkan, sedangkan ibu yang mengalami kehamilan tidak diinginkanmempunyai peluang yang sama dengan kehamilan diinginkan terhadap perilakuuntuk tidak memberikan ASI eksklusif dan tidak memberikan imunisasi dasarlengkap. Hasil analisis stratifikasi regresi logistik multivariabel menunjukkanbahwa pengaruh status kehamilan tidak diinginkan terhadap perilaku perawatankehamilan, pemberian ASI eksklusif dan pemberian imunisasi dasar lengkap jugadipengaruhi oleh status ekonomi.Kesimpulan. Pentingnya mencegah kehamilan tidak diinginkan untukmeningkatkan kesehatan ibu dan bayi.Kata kunci : Kehamilan tidak diinginkan, perilaku selama kehamilan, perilakusetelah kelahiran.
Introduction. The status of unwanted pregnancy became an important attentionbecause unwanted pregnancy may influence the health of mother and their baby.Objective. To describe and study the effect of unwanted pregnancies on thebehavior of the mother during pregnancy and after birth at different economicstatus.Methods. This study is a quantitative study using secondary data from IndonesianDemographic and Health Survey (IDHS). The population is women aged 15-49years who had pregnant and given birth in the last five years when the survey wasconducted with a sample of 11.742 respondents.Results. The analysis show that the mothers who experienced an unwantedpregnancy have the odds to no prenatal care as much as 1.79 compared to thedesired pregnancy, whereas mothers who experienced an unwanted pregnancyhave the same odds with the desired pregnancy to behavior to not giving exclusivebreastfeeding and not giving complete basic immunizations. Stratifiedmultivariable logistic regression shows that the influence of unwanted pregnancytowards prenatal care, exclusive breastfeeding and complete basic immunizationwas also influenced by economic status.Conclusion. The importance of preventing unwanted pregnancy to improvematernal and infant health.Keywords: unwanted pregnancy, behavior during pregnancy, behavior after birth.
Read More
T-4657
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andi Rispah Sulistianingsih; Pembimbing: Krisnawati Bantas; Penguji: Putri Bungsu, Siti Kulsum, Mugia Bayu Raharja
Abstrak: Dari 14.646 WUS, 3,9% memeriksakan kehamilan pada dukun, 30,7% pada dokter ahli kandungan dan 65,7% oleh bidan/dokterumum/perawat. Hasil analisis multivariat menunjukkan adanya interaksi antara tenaga pemeriksa kehamilan dengan komplikasi persalinan. Jika dibandingkan dengan wanita yang memeriksakan kehamilan pada bidan/dokter umum/perawat dan tidak mengalami komplikasi persalinan maka, Wanita yang memeriksakan kehamilan pada dokter ahli kandungan dan mengalami komplikasi persalinan berpeluang 0,73 kali untuk menggunakan metode sesar. Wanita yang memeriksakan kehamilan pada dokter ahli kandungan dan tidak mengalami komplikasi persalinan berpeluang 2,95 kali untuk menggunakan metode sesar. Wanita yang memeriksakan kehamilan pada dukun dan mengalami komplikasi persalinan berpeluang 1,84 kali untuk menggunakan metode sesar. Wanita yang memeriksakan kehamilan pada dukun dan tidak mengalami komplikasi persalinan berpeluang 0,58 kali untuk menggunakan metode sesar. Wanita yang memeriksakan kehamilan pada bidan/dokter umum/perawat dan mengalami komplikasi persalinan berpeluang 1,48 kali untuk menggunakan metode sesar
Read More
T-5640
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Annisa Fauziyah; Pembimbing: Helda; Penguji: Tri Yunis Miko, Yovsyah, Yoan Hotnida Naomi, Siti Kulsum
Abstrak: Hipertensi adalah tekanan darah tinggi dimana sistolik ≥ 140 mmHg dan atau diastolik ≥ 90 mmHg, definisi ini berdasarkan JNC 7. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan depresi dan status pekerjaan dengan kejadian hipertensi pada wanita dewasa di Indonesia dengan menganalisis data IFLS-5 tahun 2014. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan sampel penelitian sebesar 14.349, sample diambil berdasarkan total samping data yang masuk dalam kriteria inklusi dan eklusi penelitian. Depresi diukur menggunakan CES-D (Center for Epidemiological Studies Depression) yang memiliki 10 pertanyaan. Hasil penelitian ini menujukan bahwa proporsi hipertensi pada wanita dewasa di Indonesia pada tahun 2014 dengan menggunakan data IFLS-5 sebesar 23,8%. Hasil multivariate hubungan depresi dengan hipertensi memiliki P-value > 0,005 ini berarti tidak ada hubungan antara depresi dengan kejadian hipertensi pada wanita dewasa di Indoneisa, hubungan status pekerjaan dengan hipertensi memiliki P-value 0,023 ini berarti P- value < 0,05 dan nilai PR adjusted 0,920 (CI 95% 0,856-0,989) ini berarti bahwa yang memiliki risiko lebih tinggi terjadinya hipertensi adalah ibu yang tidak bekerja dengan risiko lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang bekerja.
Read More
T-5526
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mauliddya Rahmadina; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Krisnawati Bantas, Ulul Albab, Siti Kulsum
Abstrak: Tesis ini membahas faktor risiko kejadian preeklamsia pada ibu hamil di RSUD Pasar Rebo. Preeklamsia merupakan penyebab utama urutan kedua kematian ibu setelah perdarahan di Kota Jakarta Timur, yang proporsinya terus mengalami peningkatan. Penyebab preeklamsia belum diketahui secara pasti. Faktor risiko preeklamsia sebagian besar dapat dicegah jika diketahui lebih awal dan diberikan pencegahan tepat waktu untuk mengurangi angka kejadiannya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kasus kontrol dengan jumlah sampel kasus 353 sampel dan kontrol 709 sampel. Populasi sampel yang diambil adalah semua ibu hamil yang mengunjungi Poli Kebidanan RSUD Pasar Rebo. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer rekam medis pasien di RSUD Pasar Rebo. Faktor yang diteliti adalah usia, obesitas, primigravida, riwayat hipertensi, riwayat preeklamsia, dan kunjungan ANC. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara preeklamsia dengan usia (OR=1,42), obesitas (OR=2,55), primigravida (OR=1,95), riwayat hipertensi (OR=7,59), kunjungan ANC (OR=0,53). Sedangkan faktor riwayat preeklamsia tidak ada hubungan bermakna dengan kejadian preeklamsia. Faktor risiko yang paling dominan pada penelitian ini adalah ibu hamil primigravida dan memiliki riwayat hipertensi (OR =4,2)
This thesis discusses the risk factors for the incidence of preeclampsia in pregnant women at Pasar Rebo District Hospital. Preeclampsia is the second leading cause of maternal death after bleeding in East Jakarta City, the proportion of which continues to increase. The cause of preeclampsia is not known with certainty. The risk factors for preeclampsia can largely be prevented if known early and provided timely prevention to reduce the incidence. This research is a quantitative study with a case control approach with 353 sample cases and 709 sample control. The sample population was all pregnant women visiting the Pasar Rebo Midwifery Polyclinic. The source of data in this study is primary data of medical records of patients at Pasar Rebo District Hospital. Factors studied were age, obesity, primigravida, history of hypertension, history of preeclampsia, and ANC visit. The results showed a significant relationship between preeclampsia and age (OR = 1.42), obesity (OR = 2.55), primigravida (OR = 1.95), history of hypertension (OR = 7.59), ANC visit (OR = 0.53). While the history of preeclampsia has no significant relationship with the incidence of preeclampsia. The most dominant risk factor in this study was primigravida pregnant women and had a history of hypertension (OR = 4,2)
Read More
T-6061
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Maisaroh; Pembimbing: Nasrin Kodim; Penguji: Krisnawati Bantas, Kusharisupeni, Siti Kulsum, Abas Basuni Djahari
T-4098
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reni Fitriani; Pembimbing: Dian Ayubi; Penguji: Evi Martha, Agustin Kusumayati, Siti Kulsum, Rinta Irnati
Abstrak: Abstrak

Salah satu masalah kependudukan utama yang dihadapi Indonesia adalah pertumbuhan penduduk yang tinggi, hingga saat ini telah dilakukan berbagai usaha untuk mengendalikan pertumbuhan penduudk, terutama melalui pengendalian angka kelahiran atau fertilitas. Upaya penurunan angka kelahiran ini dilakukan dengan cara pemakaian kontrasepsi kepada pasangan usia subur. Kabupaten Bogor juga mengalami hal yang sama, belum semua PUS memanfaatkan pelayanan KB. Kecamatan Ciseeng untuk cakupan unmet need KB belum memenuhi SPM (5%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktore predisposisi, pemungkin, kebutuhan dan penguat terhadap pemanfaatan pelayanan keluarga berencana. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan studi cross sectional. Data yang dikumpulkan adalah data primer, diperoleh dengan cara wawancara terhadap WUS yang berstatus menikah. Hasil penelitian menjelaskan bahwa umur, pekerjaan, akses dan kebutuhan berhubungan secara signifikan dengan pemanfaatan pelayanan KB. Kebutuhan akan pelayanan KB merupakan variabel yang paling dominan.


One of the main demography issues in Indonesia is a higher growth rate of population. Nowadays, there are any efforts to control the growth rate of the population through the controk of birth rate or fertility by using contraception involuntary by the fertile spouse. Bogor regency also experience the same thing, not all of the PUS use services of KB. Ciseeng subdistrict for unmet need coverage KB has not met the SPM (5%). The purpose of this research was to know relationship factors predisposing, needs and booster of the utilization of family planning services. this research is quantitative with cross sectional study. The Data collected is primary data, obtained by means of interviews to the WUS are married. Resultes of the study explained that the age, occupation, access and requirements associated with the utilization of service significantly KB. The need for services is the most variable KB is dominant.

Read More
T-3938
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive