Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hermawan Saputra; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Dewi Lestari
Abstrak:

Peningkatan Kemampnan Sistem Informasi Dalam Menunjang Penyajian Indikator Pelayanau Unit Rawat Inap RSIA Kurnia Cilegon Tahun 2008 Xvii + 84 nulaman, 6 tabel, I7 gambar, 10 macam Iampiran Sistem informasi manajemen rumah sakit yang cfektif dan efisien akan lebih sempuma, bila disenai dengan Iompatan teknoiogi dengan menerapkan sistem informasi manajemen rumah sakit menggunakan komputer. Menyadari bahwa sistem informasi yang baik akan menoenninkan keadaan manajemen rumah sakit yang baik pula, maka tentu perlu ditcliti bagaimana komputeriswi sistem informasi manajemen yang ada. RSIA Kumia telah mengembangkan paket sistem informasi yang dibangun secara bertahap olch sumber daya yang ada di rumah sakit tersebut. Sistem informasi dirancang agar dapat mencakup hampir seluruh kegiatan di rumah sakit, dan sudah mulai dioperasikan sejak mulai dibukanya RSIA. Dari penclitian yang dilakukan di RSIA Kumia diketahui bahwa pemanfaatan sistem infomxasi rumah sakit masih belum seperti yang diharapkan. Sistem yang ada belum mampu menyajikan informasi mengenai cakupan, mutu dan efisiensi pelayanan terutama di unit mwat inap. Berbagai infom1asi tersebut sangat dipcrlukan dalarn manajemen rumah sakit untukperencanaan strategis, pengendalian manajcrial maupun operasional kegiatan pelayanan rumah sakit. Pcneliuan ini bertujuan meningkatkan kemampuan sistem infonnasi untuk mcnunjang penyajian indikator pelayanan unit rawat inap melalui pemcnuhan kebutuhan infonnasi cakupan, mutu dan eiisiensi pelayanan dari sistem yang sudah ada. Studi ini menghasilkan langkah-langkah strategis untuk terwujudnya informasi mengenai cakupan, mutu dan ehsiensi kegiatan pelayanan dari setiap unit pelayanan RSIA Kumia yang terkomputerisasi. Langkah-langkah strategis penyajian indikator pelayanan dalam sistem infonnasi m_anajemen yang dihasilkan pada penelitian ini diharapkan mampu menampilkan informasi secara cepat dan tepat lewat proses yang terkomputerisasi.


Increasing Ol' Ability Of Information System In Subvention Presentation Ol’ Indicator Service Ot' Inn Patient Unit RSIA Kurnia Cilegon 2008 Xvii + 84 pages, 6 tables, 17 pictures, I0 appendix In effective and etlicient infomation system hospital management, it wili be perfect if along with hurdle technologies with to apply computer using of information system management of computer applications. To realism of information system reflect of good situation of hospital management, and also in needed of through how computerized management infomation system which available. Kumia Mother and Children Hospital has implemented a comprehensive Management information System which builded step to step by resources in there hospital. Infomation System which was designed to meet almost every aspect of hospital practices has been in operation since the very beginning of the mother and children hospital operation. Studies in several unit of the hospital showed that the utilization of hospital information systems was still far behind the expectation. The system not yet can realize infomation concerning coverage, quality and service efficiency especially in unit of Inn Patient. information about hospital services utilization, quality and efficiency is needed in hospital management for strategic planning, managerial control and operational services. This Study objectives to increase information system performance to increase productivity of inn patient unit with meets the needs of information about utilization, quality and service: efficiency iiom the available system. The management infomation system results in those infomation from each unit in RSIA Kumia by presenting their indicators. The Strategic stages of presentation of service indicator in MIS which yielded at this research expected can present information quickly and acurate by computerized process.

Read More
B-1053
Depok : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lea Roosa; Pembimbing: HM. Hafizurrachman; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Yuli Prapanca Satar, Dewi Lestari
B-909
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hosizah; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Dewi Lestari, Artha Prabawa, Rokiah Kusumapradja, Iin Endang Mardiani
Abstrak:

Saat ini rumah sakit di Indonesia mengalami perubahan sebagai dampak adanya perubahan lingkungan lokal dan global, bergeser dari lembaga sosial menjadi lembaga usaha yang berarti bahwa pengelolaannya dari not for profit menjadi for profit. Rumah sakit masa kini harus menyadari kebutuhan masyarakat yang terus berubah, kemajuan teknologi, perang antar pesaing dan turunnya kesetiaan pelanggan. Oleh karena itu, dibutuhkan Sistem Informasi Pemasaran (SIP). SIP dapat membantu rumah sakit dalam pengambilan keputusan yang tepat dan akurat. SIP terdiri dari pencatatan internal, intelijen pemasaran, riset pemasaran dan analisis pendukung keputusan. Pencatatan internal bersumber dari rekam medis dan catatan keuangan rumah sakit. Delapan elemen penting dapat dihasilkan melalui SIP yaitu: Memperoleh infomasi perubahan pasar; biaya yang diperlukan; Informasi kompetisi, perubahan kebutuhan masyarakat; Menetapkan tujuan pemasaran agar jelas dan terarah; penampilan masalah yang ada; Penentuan target pemasaran yang tepat; Gambaran implementasi dari strategi yang dibuat; Beberapa Cara dan alat promosi yang bisa dipilih; Pengukuran dan pemantauan pelaksanaan cara pemasaran. Rekam Medis sebagai data internal dapat mendukung keputusan pemasaran terhadap 4 elemen di atas atau sekitar 50% dari delapan elemen yaitu lnformasi kompetisi, perubahan kebutuhan masyarakat; Menetapkan tujuan pemasaran agar jelas dan terarah; Penampilan masalah dan pelanggan yang ada; Penentuan target pemasaran yang tepat. Di RS "A" yang sudah tersedia rekam medis elektronik kenyataannya belum optimal dijadikan basis data SIP dan laporan yang dibutuhkan oleh direktur dan wadir tidak tersedia secara rutin karena: masih dilakukan secara manual. Untuk itu perlu dirancang SIP berbasis rekam medis sehingga dapat tercapai optimalisasi manajemen pemasaran RS "A". Metode pengembangan SI yang digunakan adalah SDLC melalui tahapannya yaitu identifikasi masalah; peluang dan tujuan; penentuan syarat dan analisis kebutuhan; merancang sistem yang akan direkomendasikan; mengembangkan dan mendokumentasikan perangkat lunak; serta ujicoba dan simulasi prototipe. Hasil penelitian ini adalah diperolehnya prototipe SIP berbasis Rekam Medis yang dapat menghasilkan informasi secara rutin baik bulanan maupun tahunan dalam bentuk label, grafik dan peta guna kepentingan Direktur, Wadir Medis dan Wadir Keuangan dan Layanan Umum dalam rangka optimalisasi manajemen pemasaran RS "A" Jakarta. Beberapa indikator yang dihasilkan yaitu rata-rata kunjungan pasien RS per hari, rata-rata pasien RS per Mari, rata-rata pasien baru per hari, loyalitas pasien dan persentase pasar tertembus. Agar pelaksanaan SIP ini berjalan dengan baik dan berkelanjutan, dibutuhkan pemahaman tentang pemasaran termasuk SIP berbasis Rekam Medis oleh Unit PUP dan perlu dikembangkan Iebih lanjut analisis keputusan pemasaran berdasarkan diagnosa pasien.


 

Nowadays, Indonesia hospitals have many changes as the effect of local and global environmental changes, which turn from social institution into money oriented institution which means that the management is changed from not for profit becomes for profit. Recent hospitals should realize public needs which keep changing, technological advance, battle among competitors, and the decrease of customers? loyalty. That is why Marketing Information System is needed. Marketing Information System can help hospitals in taking right and accurate decisions. It contains of internal records, marketing intelligence, marketing research and decision support analysis. Internal records are taken from medical record and hospitals' financial record. Eight major elements can be produced through marketing information systems, those are: receiving of markets' changes; expenses needed; competition information, changes of publics needs; deciding clear and accurate goal of exact target markets; implementation illustration of strategy that that can be chooses; measuring and monitoring the marketing application. Medical record as the internal data can support marketing decision of 4 elements above or approximately 50% of total 8 elements which are competition information; changes of public needs: deciding clear and accurate goal of marketing; showing problems present customers; deciding exact target market. In hospital "A" where electronic medical record is already available it is not optimal to be marketing information system data based and the reports needed by the Director and Vice Director is not continuously available since it is still done manually. That is why I am needed to design marketing information system based on medical record to achieve optimal marketing management of "A" Hospital. Methodology of the development information system used is System Development Live Cycle (SDLC) through many steps which are: problem identification, opportunity and purpose; determining requirement system; developing and documenting software; and also testing and prototype simulation. This research produce marketing information systems prototype with medical record based which can produce continuous information either monthly or annually in the forms of tables, graphics and maps for the needs of the Director, Medical Vice Director, Financial Vice Director and Public Service in order to optimize the marketing management of Hospital "A" Jakarta. Some indicators produced are average of inpatient per day, outpatient per day, average new patient per day, patient loyalty and continuality and target market percentage. In order to make this marketing information system works properly, it is needed an understanding about marketing includes marketing information system with medical record based by Marketing and Development Unit and it is needed to develop further marketing decision analysis based on patient diagnose.

Read More
T-2337
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hazrina Fadiah Insani; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dien Anshari, Wahyu Septiono, Eddy Riris Anita Tarihoran, Dewi Yuliana Lestari
Abstrak:
Kawasan tanpa rokok merupakan upaya perlindungan untuk masyarakat terhadap risiko ancaman gangguan kesehatan karena lingkungan tercemar asap rokok. Kampung Cigaten Desa Cihuni Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang berupaya mendirikan kawasan tanpa rokok di sebuah kampung yang cukup padat penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelaksanaan peraturan kawasan tanpa rokok di Kampung Cigaten dengan menggunakan Teori Implementasi kebijakan George C.Edward. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian Rapid Assesment Procedure. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion, pengambilan data dilakukan pada bulan Agustus-November Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi dalam pelaksanaan kebijakan kawasan tanpa rokok di kampung Cigaten belum berjalan dengan baik, selanjutnya sumber daya yang dimiliki dalam pelaksanaan kawasan tanpa rokok di kampung Cigaten yaitu sumber daya manusia dan sarana prasarana kawasan tanpa rokok juga belum terpenuhi kualifikasi dan kelengkapannya, Sikap positif mayoritas ditunjukan oleh para informan terhadap berlakunya kawasan tanpa rokok di kampung Cigaten hanya saja masih banyak informan yang sama sekali tidak mengetahui maksud dan tujuan dari kawasan tanpa rokok. Surat keputusan dan standar operasional pelaksanaan kawasan tanpa rokok di kampung Cigaten sudah tersedia namun belum pernah disosialisasikan termasuk kejelasan gambaran kerja para pengelola kawasan tanpa rokok. Untuk itu pemerintah kabupaten Tangerang perlu memperkuat peraturan kawasan tanpa rokok dengan melakukan sosialisasi serta monitoring dan evaluasi pada tempat-tempat yang di tetapkan sebagai kawasan tapa rokok dan dapat membuat petunjuk teknis terhadap pelaksanaan kawasan tanpa rokok di kabupaten Tangerang.

Smoke-free areas are an effort to protect the community from the risk of health problems caused by environmental pollution from cigarette smoke. The village of Cigaten, Cihuni village, Pagedangan district, Tangerang regency is trying to set up a smoke-free area in a village that is quite densely populated. The purpose of this research is to determine the implementation of the smoke-free regulations in the village of Cigaten, using George C. Edward's theory of policy implementation. This research will use a qualitative approach with a research design of a rapid assessment procedure. Data will be collected through in-depth interviews and focus group discussions. Data collection will take place from August to November 2023. The results of the research show that the communication factor in the implementation of the no-smoking area policy in Cigaten village has not gone well, and the resources in the implementation of the no-smoking area in Cigaten village, namely human resources and infrastructure in the no-smoking area, also do not have the qualifications and completeness. The majority of informants had a positive attitude towards the implementation of the no-smoking area in Cigaten Village. However, there were still many informants who did not know the aims and objectives of the no-smoking area at all. The decree and operational standards for the implementation of smoke-free areas in Cigaten village are available, but have never been socialised, including a clear description of the work of smoke-free area managers. Therefore, the Tangerang district government can provide technical instructions for the implementation of smoke-free areas in Tangerang district by strengthening the regulations on smoke-free areas through publicity, monitoring and evaluation of places designated as smoke-free areas.
Read More
T-7008
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive