Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Ratna Zulaeha; Pembimbing: Endah Caroline Wuryaningsih; Penguji: Zarfiel Tafal, Siti Teti Nurhayati
Abstrak:
Penyakit diare merupakan masalah kesehatan, karena morbiditas dan mortalitasnya yang masih tinggi. SPM Kabupaten Pandeglang 2014 sebesar 90%. Balita yang menerima perawatan dari fasilitas kesehatan atau tenaga kesehatan angka tersebut belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) penanganan diare pada Balita sebesar 100%. Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktek pencarian pengobatan Balita diare di wilayah kerja Puskesmas Labuan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah Balita yang didiagnosa diare selama Januari - April 2014 di klinik MTBS Puskesmas Labuan dan sampel berjumlah 100 Balita. Data diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara umur Balita dengan praktek pencarian pengobatan p= 0.023 dan nilai OR= 2.95. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Labuan untuk meningkatkan promosi kesehatan program pencegahan dan penanggulangan penyakit diare pada Balita sehingga dapat berpengaruh pada perubahan perilaku pencarian pengobatan diare pada Balita.
Diarrheal disease is a public health problem because the morbidity and mortality are still high. Standart Minimal Services Pandeglang 2014 is 90% of Toddlers who receive care from a health facility or health worker that number does not meet the Standart Minimal Services treatment of diarrhea in children under five by 100%. This study to determine the factors associated with treatment seeking practice of diarrhea in children under five at Puskesmas Labuan. Quantitative research with cross sectional design. The population were diagnosed Toddler with diarrhea during January-April 2014 in the clinic Labuan MTBS health center and totaled 100 Toddler. Data obtained from interviews using questionnaire. The results of the bivariate analysis showed no significant relationship between age Toddlers with treatment of diarrhea inseeking p = 0.023 and OR = 2.95.Labuan is expected to do health promotion programs to improve the prevention and control of diarrheal diseases in Toddlers that can affect the health seeking behavior of diarrhea in toddler.
Read More
S-8318
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ronaldo; Pembimbing: Zakianis; Penguji: Al Asyary, Ema Hermawati, Siti Nurhayati
Abstrak:
Read More
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di negara-negara tropis termasuk Indonesia. Provinsi Jawa Barat termasuk Kabupaten Bogor, sebagai salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk memiliki prevalensi DBD yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara perilaku 3M Plus dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kemang Kabupaten Bogor. Penelitian potong lintang dengan unit analisis rumah tangga ini mengikutsertakan sebagian rumah tangga yang tinggal dan menetap di wilayah kerja Puskesmas Kemang, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukan bahwa 46,6% responden memiliki perilaku 3M plus yang kurang baik. Didapati hubungan yang signifikan antara perilaku 3M Plus, perilaku pencegahan penggunaan kelambu antinyamuk, penggunaan kassa ventilasi, lokasi perkembang biakan, lokasi peristirahatan nyamuk dan keberadaan jentik dengan kejadian DBD di wilayah Kemang Kabupaten Bogor. Diperlukan program edukasi untuk meningkatkan pemahaman Masyarakat akan DBD sehingga timbul kesadaran diri untuk mau berperilaku 3M Plus dengan baik.
Dengue fever is a major issue in tropical countries like Indonesia, particularly in West Java Province, including Bogor Regency. This study focused on the relationship between 3M Plus behavior (Behavior that includes mosquito repellent practices such as keeping the environment clean, using mosquito nets, and using mosquito repellents) and the incidence of dengue fever in the Kemang Health Center's area in Bogor Regency. The research included households living in the Kemang area and found that 46.6% of the respondents had poor 3M Plus behavior. The study identified a significant relationship between 3M Plus behavior and the occurrence of dengue fever, particularly with respect to preventive habits such as using mosquito nets, using ventilation gauze, controlling breeding sites and mosquito resting places, and the presence of larvae. The findings emphasize the importance of educational programs to enhance public awareness of dengue fever and promote proper 3M Plus behavior.
T-6913
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
