Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kusuma Dini; Pembimbing: Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq; Penguji: Ella Nurlelawati, Eti Rohati
T-3900
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Umar; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Rosmiati, Ella Nurlelawati
T-2511
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Sri Wahyuni; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Ella Nurlelawati, Anton Wibawa
Abstrak:

Pemberian makanan yang tepat dan optimal sangat penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan bayi yaitu dengan menyusui bayi sesegera mungkin setelah lahir dan memberikan ASI eksklusif sampai umur 6 bulan. Pengetahuan dan sikap ibu hamil akan membantu langkah keberhasilan dalam menyusui. Media audio visual merupakan media penyuluhan yang menarik dan merangsang lebih banyak indera. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi mengenai pengaruh paparan singkat media audio visual tentang ASI eksklusif terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan untuk pengembangan adalah research and development sedangkan untuk uji coba menggunakan quasiexperimental design dengan jenis pre-test dan post-test control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 260 orang yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu 65 orang kelompok media audio visual, 65 orang kelompok booklet, 65 orang kelompok media audio visual dan booklet, 65 orang kelompok kontrol. Pengambilan sampel melalui non probability sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dengan uji-t, Oneway ANOVA dan regresi linear ganda. Hasil uji menunjukan rata-rata skor pengetahuan dan sikap pada kelompok media audio visual lebih tinggi saat post test dibanding pre test. Hasil analisis multiregresi menunjukkan variabel yang dominan adalah pendidikan. Peneliti merekomendasikan penggunaan media audio visual dalam kegiatan penyuluhan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu.


 

 Proper and optimum feeding is essential for the viability, growth, and development of infant by breastfeeding the infant as soon as the birth and giving exclusive nursing until the baby reaches 6 months old. Knowledge and attitude of pregnant woman will provide the steps to successful breastfeeding. Audio visual media is an education media which attracts and stimulates more sense. The purpose of this research is to obtain the information about the effect of brief exposure of audio visual media on exclusive breastfeeding toward the knowledge and attitude of pregnant women. The used research design for the development is research and development whilst for trial, using quasiexperimental design with the type of pre-test and post-test control group design. The number of samples in this study were 260 people who were divided into 4 groups: 65 people of audiovisual media group, 65 people of booklet group, 65 people of audio-visual media and booklet group, 65 people of the control group. Sampled through the nonprobability sampling and data collection using questionnaires which were analyzed by t-test, Oneway ANOVA and multiple linear regression. The test result showed an average score of knowledge and attitude on audio-visual media group is higher when tested by pre-test compared to post-test. Result of multiple regression analysis showed that the dominant variable is education. Researchers recommend the use of audio-visual media in educational and counseling activity in order to raise the knowledge and attitude of the pregnant women.

Read More
T-3884
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lely Nurlaili; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafig, Anton Wibawa, Ella Nurlelawati
Abstrak:

Upaya untuk menurunkan kematian neonatal merupakan kunci utama dalam keberhasilan penurunan kematian bayi. Meningkatkan status kesehatan bayi dengan pemberian ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif merupakan upaya penurunan AKB. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, diantaranya pemahaman dan motivasi adalah faktor utama keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Untuk menanamkan pemahaman pentingnya ASI eksklusif seluruh ibu setidaknya harus mendapat informasi tentang ASI eksklusif dimulai sejak masa kehamilan Dengan memperoleh konseling tentang ASI diharapkan ibu hamil akan memperoleh pengetahuan tentang manfaat ASI sehingga bila ibu memahaminya maka ia akan termotivasi untuk memberikan ASI pada bayinya Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kualitas pelayanan antenatal dan pelaksanaan ASI eksklusif setelah dikontrol oleh variabel IMD, berat bayi lahir, umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, kontrasepsi dan dukungan suami/keluarga. Desain yang dipakai adalah Crossectional terhadap 143 ibu yang memiliki bayi umur 6-24 bulan di wilayah Kota Cirebon tahun 2013. Analisis data yang digunakan adalah uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41,3% ibu memberikan ASI eksklusif/predominan. Ibu yang mendapat kualitas pelayanan antenatal baik dalam hubungannya dengan ASI eksklusif sebanyak 48,3%. Hasil analisis bivariat yang terbukti berhubungan secara bermakna adalah pekerjaan (0,004) dan IMD (0,15). Hasil analisis multivariat menjelaskan bahwa, ibu yang bekerja (OR 0,250) memiliki kemungkinan empat kali untuk melaksanakan ASI eksklusif dibandingkan ibu yang tidak bekerja dikontrol oleh variabel IMD, berat bayi lahir, umur, pendidikan, paritas, kontrasepsi dan dukungan suami/keluarga. Disarankan untuk bidan sebagai tenaga kesehatan yang terbanyak dipilih ibu untuk memberikan pertolongan kesehatan harus meningkatkan kualitas KIE terutama tentang ASI eksklusif dan IMD disamping informasi kesehatan lainnya. Bagi Dinas Kesehatan mengadakan pelatihan konselor ASI, dan setiap Puskesmas harus memiliki Pojok ASI beserta kelengkapannya serta ruang bimbingan laktasi bagi ibu hamil dan ibu menyusui.


 

Efforts to reduce neonatal mortality is the main key to successfully reducing infant mortality. Improving the health status of infants with breastfeeding (breast milk) exclusively, is an efforts to reduce IMR. There are many factors that affect the success of exclusive breastfeeding, including the knowledge and motivation which were the key factors of successfully mother’s breastfeeding. To embed the knowledge about the importance of exclusive breastfeeding, mothers should be informed about exclusive breastfeeding during pregnancy by obtaining the counseling about breastfeeding. The more they understand about breastfeeding, the more motivations they will get to give exclusive breastfeeding to their babies. This study aims to look at the relationship between the quality of antenatal care and the implementation of exclusive breastfeeding after it controlled by the IMD variable, birth weight, age, education, occupation, parity, contraception and support from her husband/family. The design of this research are using Cross-sectional design to 143 mothers of infants aged 6-24 months in the city of Cirebon in 2013. To analyze the data, the researcher used chi square test and logistic regression. The results of research shows 41.3% of mothers are giving breastfeed xclusively/predominantly. Mothers who received antenatal care quality related to exclusive breastfeeding are 48.3%. Results of the bivariate analysis are proven to be significantly related to employment (0.004) and IMD (0.15). Multivariate analysis explains that working mothers (OR 0.250) had four times the possibility to carry out exclusive breastfeeding than mothers who are not working is controlled by the IMD variable, birth weight, age, education, parity, contraception and support from her husband/family. Recommended for midwives as the most selected health workers by mothers to provide health aid should improve the quality of KIE, especially on exclusive breastfeeding and IMD, besides other health information. The Health Department have to held a breastfeeding counselor training, and each Health Center should have a breastfeeding corner along with the equipment as well as a lactation counseling for pregnant and nursing mothers.

Read More
T-3886
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yayan Suheryan; Pembimbing: H.E. Kusdinar Achmad, Kusharisupeni; Penguji: Sandra Fikawati, Dewi Permaesih, Ella Nurlelawati
Abstrak:

Inisiasi pemberian ASI dini dalam l jam setelah bayi lahir merupakan kebutuhan dasar bayi untuk kelangsungan hidup dan dapat meningkatkan kesehatan ibu serta menentukan lamanya pcmberian ASI. Prevalensi inisiasi pembcrian ASI dini 1 jam di DKI Jakarta masih rendah yaitu hanya 40,4%, propinsi tetangganya Banten yaitu 53,3% dan negara maju seperti Amerika Serikat dan Belanda yang sudah mencapai lebih dad 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengelahui inisiasi pemberian ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Pasar Minggu Jakarta Selatan tahlm 2005 dan faktor-faktor yang diduga berhubungan. Rancangan penelitian menggunakan lnetoda poiong lintang (cross-sectional) dcngan pcngumpulan data primer di wilayah kerja Puskesmas Pasar Minggu dan dilaksanakan pada tanggal 20 April sampai dengan tanggal I0 Mei 2006 pada 136 responden. Sampel yang dipilih memenuhi kritéria berada di wilayah kerja dan tercatat di Puskesmas Pasar Minggu, usia hamil antara 20 -35 tahun, penolong persalinan tenaga kesehatan tapi bukan dokter snesialis, persalinan normal dengan berat badan lahir lebih dari 2500 gram, dan dengan kelafmiran anak kedua atau lebih. Kriteria yang tidak termasuk dalam sampél adalah ibu dengan persalinan oleh Doktcr Spesialis, dan persalinan dengan berat bayi kurang dari 2500 gram. Hasil penelitian menyimpulkan inisiasi pemberian ASI dini relatif masih rendah 49,3%. Scmentai-a, satu-satunya faktor yang berhubungan dengan inisiasi pemberian ASI dini adalah riwayat mcnyusui dini dengan lama menyusui lebih 6 bulan pada bayi scbelumnya (OR = 2,8). Masih rendahnya proporsi inisiasi pemberian ASI dini di wilayah kerja Puskesmas Pasar Minggu disarankan agar pertugas kesehalan khususnya bidan lebih memusatkan program pcnanggulangan agar ibu-ibu dapat memberikan inisiasi ASI dini pada kchamilan pertama dalam benluk kegiatan antenatal termasuk kegiatan promosi dan konseling yang memadai.


Breastfeeding initiation within the tirst hour alter delivery is the baby?s basic need for survival and can improve the health of mothers as well as determine the length of breastfeeding duration. Prevalence of breastfeeding initiation within the first hour in Jakarta Province is still low (40,4%), much lower than Banten Province (53,3%) and developed Countries (United States and The Netherland) which have achieved more than 75%. This study is aimed to know the immediate breasrfeeding initiation of the data at the Public Health Centre Pasar Minggu South of Jakarta in 2005 and the related factors. The design for this study is ?cross-sectional? with the primary data collection of 136 respondents on April 20"' until May lO"?, 2006 in the workarea of Public Health Centre Pasar Minggu. The criteria of the respondents selection is depended on their existence and records in the Public Health Centre of Pasar Minggu, pregnancy age between 20 - 35 years old, birth delivery assisted by health professional but not by medical specialist, normal delivery with birth Weight of more than 2500 gram, and with two children or more. The results of this study conclude that immediate breastfeeding initiation within the first hour is relatively low (49,3%), while factor which are significantly related to the immediate breastfeeding initiation is immediate breastfeeding history (0R=2,8). In relation with the proportion of immediate breasfeeding initiation in the area of Public Health Center Pasar Minggu South of Jakarta, the following points are suggested or advised by the Public Health Centre officers especially to midwife is to perform antenatal care as well as appropiate counseling about the immediate act of breastfeeding by mothers on the their first pregnancy.

Read More
T-2274
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faridah; PembiumbingL: Hasbullah Thabrany; Penguji: Anwar Hasan, Hafizurrachman, Rosita, Ella Nurlelawati
T-2404
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive