Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hariadi Wibisono; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi, Agus Suwandono, Adang Bachtiar
D-93
[s.l.] : [s.n.] : 2004
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marita Pratami; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Sutanto Priyo Hastono, Kemal Nazaruddin Siregar, Agus Suwandono, Teti Tejayanti
Abstrak: Masalah kesehatan maternal terutama masalah kematian ibu masih menjadi masalah prioritas Bangsa Indonesia dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Angka kematian ibu yang tinggi sering dikaitkan dengan pemanfaatan layanan kesehatan ibu bersalin. Pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu bersalin di Indonesia menunjukkan variasi antar wilayah regional, diduga berhubungan oleh faktor lingkungan dan perbedaan karakteristik dari populasi. Penelitian ini mengukur pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu bersalin dan mempelajari besar hubungan lingkungan dan karakteristik populasi terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu bersalin.
Read More
T-6340
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Okky Assetya Pratiwi; Promotor: Umar Fahmi Achmadi; Kopromotor: Haryoto Kusnoputranto, Slamet Isworo; Penguji: Budi Hartono, Ema Hermawati, Ririn Arminsih Wulandari, Yuanita Windusari, Agus Suwandono
Abstrak:

Pencemaran mikroplastik semakin meningkat setiap tahunnya dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Kebijakan pemerintah terkait pengelolaan mikroplastik menggunakan model ekonomi sirkular dan model 3R (reduce, reuse, recycle) terus dilaksanakan, namun belum menyelesaikan tantangan di lapangan. Sehingga diperlukan alternatif pengelolaan mikroplastik melalui teknologi degradasi menggunakan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bioteknologi degradasi mikroplastik berbasis bakteri indigenous berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung Kota Depok.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional, penilaian risiko kesehatan dan eksperimental. Studi observasional dilakukan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada sampel tanah dan air bersih serta mengetahui jenis dan kemampuan isolat bakteri dalam mendegradasi mikroplastik. Pendekatan eksperimental untuk mengembangkan model bioteknologi degradasi mikroplastik berbasis bakteri indigenous.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi mikroplastik di tanah TPA Cipayung bervariasi antara 8.400–152.000 partikel/kg, sementara pada air bersih yang dikonsumsi masyarakat berkisar antara 1.889–5.444 partikel/L, dengan variabilitas tingkat risiko kesehatan terkategori Risk Quotient (RQ) > 1. Empat isolat bakteri potensial, yaitu Rummeliibacillus pycnus NBRC 101231, Stenotrophomonas acidaminiphila JCM 13310, Microbacterium arborescens DSM 20754, dan Streptomyces thermolineatus DSM 41451, efektif mendegradasi mikroplastik melalui penurunan berat, perubahan struktur kimia (Fourier Transform Infrared Spectroscopy), serta pembentukan biofilm, lubang dan retakan (Scanning Electron Microscope). Model bioteknologi degradasi mikroplastik dikembangkan dalam bentuk produk liofilisasi biomassa bakteri, menggunakan isolat Rummeliibacillus pycnus NBRC 101231.

Saran yang diajukan adalah perlunya penetapan regulasi batas aman mikroplastik di lingkungan serta mendukung pengembangan bioteknologi degradasi mikroplastik berbasis biomassa bakteri sebagai solusi pengelolaan yang berkelanjutan. Untuk penelitian selanjutnya, diperlukan uji implementasi dan akseptabilitas model bioteknologi ini untuk memastikan efektivitas dan penerimaan di tingkat masyarakat.


Microplastic pollution continues to increase annually, creating potential threats to public health. Government policies related to microplastic management, which rely on circular economy models anda 3R model (reduce, reuse, recycle), are being implemented, but have yet to address the challenges in the field. Therefore, alternative microplastic management strategies that utilize degradation technologies with microorganisms are required. This study aimed to develop a biotechnology model for microplastic degradation based on indigenous bacteria sourced from the Cipacung Landfill, Depok City. This study employed a quantitative approach that combined observational, health risk assessment and experimental methods. Observational study was conducted to identify microplastics in soil and clean water samples, and to determine the types and capabilities of bacterial isolates in degrading microplastics. The experimental approach was applied to develop a biotechnological model for microplastic degradation based on indigenous bacteria.

The study results show that the concentration of microplastics in the soil at the Cipayung Landfill varies between 8.400-152.000 particles/kg, while in clean water consumed by the community, it ranges between 1.889-5.444 particle/L with variability in health risk levels categorized as Risk Quotient (RQ) >1. Four potential bacterial isolates, Rummeliibacillus pycnus NBRC 101231, Stenotrophomonas acidaminiphila JCM 13310, Microbacterium arborescens DSM 20754, and Streptomyces thermolineatus DSM 41451, were effective in degrading microplastics. This was demonstrated through weight reduction, changes in the chemical structure (Fourier Transform Infrared Spectroscopy), and the formation of biofilms, holes, and cracks (Scanning Electron Microscope). Biotechnology model for microplastic degradation was developed in the form of a lyophilized bacterial biomass product, utilizing the isolate Rummeliibacillus pycnus NBRC 101231.

The proposed recommendations include establishing safe limits for microplastics in the environmnent and supporting the development of biotechnology for microplastic degradation based on bacterial biomass as a sustainable management solution. For future research, implementation trials and acceptability assessments of this biotechnology model are needed to ensure its effectiveness and community acceptance.

Read More
D-558
Depok : FKM UI, 2025
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewita Restati; Pembimbing: Amal Chalik Syaaf, Purnawan Junadi, Laksono Trisnantoro; Penguji: Hasbullah Thabrany, Adang Bachtiar, Hendrik M. Taurany, Agus Suwandono, Suprijanto Rijadi
D-109
Depok : FKM-UI, 2005
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hari Santoso; Promotor: Bambang Sutrisna; Ko-promotor: Hadiarto Mangunnegoro, Agus Suwandono; Penguji: Nuning Maria Kiptiyah, Soekidjo Notoatmodjo, Ratna Djuwita, Erna Tresnaningsih
D-213
Depok : FKM UI, 2007
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tris Eryando; Promotor: Ascobat Gani; Ko-Promotor: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Hasbullah Thabrany, Sugeng Rahardjo, Agus Suwandono, Mardiati Nadjib, Sudijanto Kamso
D-202
Depok : FKM-UI, 2007
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jusuf Kristianto; Promotor: Purnawan Junadi; Ko-Promotor: Adang Bachtiar; Penguji: Anhari Achadi, Tribudi, Agus Suwandono, Soewarta Kosen, Dian Ayubi
D-262
Depok : FKM-UI, 2012
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermansyah; Promotor: Umar Fahmi Achmadi; Ko-Promotor: Tris Eryando, Holani Achmad; Penguji: I Made Djaja, Agus Suwandono, Dewi Susanna, Toni Wandra
D-264
Depok : FKM-UI, 2012
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dede Anwar Musadad; Promotor: Nuning MK. Masjkuri; Ko-Promotor: Mondastri Korib Sudaryo, Nurhayati Prihartono; Penguji: Tri Budi W. Rahardjo, Agus Suwandono, Syahrizal Syarif, Soetiarto Soetiarto, Farida
D-303
Depok : FKM-UI, 2014
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ike Silvian; Promotor: Nuning MK. Masjkuri; Kopromotor: Nurhayati A. Prihartono; Penguji: Sudijanto Kamso, Sabarinah B. Prasetyo, Syahrizal Syarief, Agus Suwandono, Bachti Alisjahbana
D-306
Depok : FKM-UI, 2015
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive