Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yusnur Mauliana Dranie Putri; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Ade Surya Darmawan, Shanti Wirdiawati
Abstrak: Corporate Governance merupakan merupakan suatu istilah yang terkait dengan mekanisme mengarahkan dan mengendalikan suatu organisasi, lembaga, ataupun fungsi, agar sesuai dengan tujuan dan harapan para pembuat keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis corporate governance menggunakan teori D. Wayne Taylor dengan melakukan studi kasus pada Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (RSKGM FKG UI). Desain penelitian ini adalah analisa kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui telaah dokumen dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menggambarkan bahwa dari sembilan prinsip diketahui bahwa enam prinsip belum sesuai, dua prinsip sudah sesuai, dan satu prinsip tidak dapat dilihat kesesuaiannya karena kondisi di RSKGM FKG UI yang belum mendukung. Dua prinsip yang sudah sesuai yaitu: prinsip hubungan dewan dengan direktur dan prinsip kebutuhan pemilik. Kata kunci: Tata kelola, prinsip tata kelola, D. Wayne Taylor
Read More
S-10190
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hanifah Nurul Utami; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Chandra Satrya, Dadan Erwandi, Astuti, Shanti Wirdiawati
Abstrak: Tenaga pelayanan kesehatan gigi berisiko tinggi COVID-19 karena kegiatan intervensi gigi yang menyebabkan transmisi aerosol virus dan risiko tersebut meningkat apabila pekerja tidak menerapkan perilaku hidup sehat dan pola kerja sehat dan selamat. Tujuan penelitian ini adaIah menganalisis implementasi pengendalian COVID-19 dan perilaku pekerja pada dua Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) di Jakarta sebagai upaya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, selamat, aman dan nyaman. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik random sampling dengan responden sebanyak 66 orang. Instrumen pengumpulan data primer berupa kuesioner yang disebarkan dengan aplikasi google form dan data sekunder berupa hasil RT-PCR atau antigen pekerja dan standar prosedur penanganan COVID-19 di RS. Hasil yang didapatkan kasus COVID-19 masih terjadi (40,9%) di RSKGM X dan (15,3%) di RSKGM Y. Terdapat hubungan yang signifikan antara beberapa variabel dalam PHBS, pola kerja sehat dan selamat, proteksi spesifik (disinfeksi lingkungan kerja), karantina dan COVID-19 (p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pekerja; pendidikan dan pelatihan; proteksi spesifik (fasilitas vaksin, fasilitas cuci tangan, kebijakan RS); pengobatan segera; isolasi; rehabilitasi dan kasus COVID-19. Pengendalian infeksi di RS dapat dilakukan sesuai dengan menerapkan disinfeksi lingkungan sesuai jadwal, menggunakan dan melepas APD secara tepat, melakukan 6 langkah dan 5 momen cuci tangan, dan melakukan pemantauan dan evaluasi program pengendalian infeksi
Read More
T-6386
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novalino; Pembimbing: Wiku Bakti B. Adisasmito; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Adang Bachtiar, Iwan Dewanto, Shanti Wirdiawati
Abstrak: Pendahuluan : Pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan gigi. Adanya kenyataan bahwa penularan covid -19 mudah terjadi di ruang praktek dokter gigi, sehingga pelayanan ini untuk sementara waktu sempat dihentikan. RSKGM FKG UI sebagai rumah sakit pendidikan yang berfungsi sebagai penyelenggara pelayanan dan pendidikan harus membuka layanannya kembali. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai kesiapan sumber daya yang ada pada RSGM (pendidikan) untuk dapat melakukan pelayanan kedokteran gigi yang aman pada era pandemi Covid-19. Metode : Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menganalisis hasil observasi di rumah sakit dan wawancara dengan informan terpilih. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan bahwa sumber daya yang ada di RSKGM FKG UI adalah SDM, fasilitas, peralatan dan teknologi, APD, obat dan bahan. SDM yang terbesar adalah peserta didik baik peserta didik program profesi dan spesialis. RSKGM FKG UI membuat ruang tekanan negatif yang rasional, serta mengatur pemakaian dental unit. Pembahasan : Sebuah rumah sakit khusus gigi dan mulut pendidikan harus siap membuka pelayanan kembali dengan melakukan modifikasi alur pelayanan, modifikasi ruang, penambahan peralatan dan teknologi, modifikasi jadwal SDM (peserta didik) agar tetap berfungsi sebagai tempat pendidikan dokter gigi dan dokter gigi spesialis. Kesimpulan : RSKGM FKG UI menjadi model contoh pendidikan kedokteran gigi, dan bagaimana dokter gigi berpraktek pada masa pandemi, serta sebagai sarana untuk menghasilkan dokter gigi yang berkompeten, dan juga pelayanan kedokteran gigi yang kondusif, aman dan disiplin sesuai dengan kondisi normal baru masa pandemi Covid-19.
Introduction : The COVID-19 pandemic has greatly affected dental health services. Due to the fact that it is easy to transmit COVID-19 in the dentist's office, this service has been temporarily suspended. RSKGM FKG UI as a teaching hospital that functions as a service and education provider must reopen its services. Objective: This study aims to obtain information about the readiness of existing resources at the RSGM (education) to be able to provide safe dental services during the Covid-19 pandemic era. Methods: This research is a qualitative descriptive with a case study approach, analyzing the results of observations in hospitals and interviews with selected informants. Results: From the results of the study, it was found that the available resources at RSKGM FKG UI are human resources, facilities, equipment and technology, PPE, drugs and materials. The largest human resources are students, both professional and specialist program students. RSKGM FKG UI creates a rational negative pressure room, and regulates the use of dental units. Discussion: A special dental and oral education hospital must be ready to reopen services by modifying the service flow, modifying space, adding equipment and technology, modifying the schedule of human resources (students) so that it continues to function as a place for dentistry and dental specialist education. Conclusion: RSKGM FKG UI is a model example of dental education, and how dentists practice during a pandemic, as well as a means to produce competent dentists, as well as dental services that are conducive, safe and disciplined in accordance with the new normal conditions during the Covid pandemic. -19.
Read More
B-2206
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santi Mandalika; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Puji Widodo, Shanti Wirdiawati
Abstrak: Abstrak

<abstrak< b="">Perawatan saluran akar gigi (endodontik) merupakan salah satu jenis perawatan dalam bidang kedokteran gigi. Jenis perawatan ini memerlukan beberapa kali kunjungan untuk menuntaskan rasa sakit dan keluhan yang dialami seorang pasien, agar gigi dapat berfungsi kembali. Kemauan pasien untuk menjalani tahapan terapi saluran akar gigi hingga tuntas merupakan hal yang sering menjadi kendala. Tesis ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku menuntaskan perawatan akar gigi pada pasien dewasa di Lakesgilut TNI AU, yang meliputi gambaran perilaku menuntaskan, gambaran faktor pemudah, pemampu dan penguat, hubungan ketiga faktor tersebut dengan perilaku menuntaskan serta faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi.

Penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menuntaskan perawatan saluran akar gigi, yang kebanyakan terdiri dari pasien wanita, berusia > 48,5 tahun, berpendidikan tinggi, dengan pekerjaan ibu rumah tangga atau tidak bekerja, memiliki pengetahuan tentang gigi yang tinggi serta sikap yang mendukung perawatan. Pada analisis bivariat, hanya faktor sikap yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi, dengan nilai p sebesar 0,039, dengan OR 2,439 (95% CI: 1,114 ? 5,339) atau dengan kata lain pasien bersikap mendukung perawatan saluran akar gigi berpeluang menuntaskan perawatan sebesar 2,4 kali dibanding yang tidak bersikap mendukung.

Pada analisis multivariat, faktor yang berhubungan bermakna dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi adalah sikap pasien dan jumlah kunjungan yang diperlukan untuk perawatan saluran akar gigi. Sikap pasien memiliki nilai p 0,030 dengan OR = 2,543 dan jumlah kunjungan memiliki nilai p sebesar 0,010 dengan OR = 0,294.


ABSTRACT

Dental root canal treatment (endodontics) is the one of treatment in the field of dentistry. This type of treatment requires multiple visits to complete and complaints of pain experienced by a patient, so that the teeth can function again. Patient's willingness to undergo root canal treatment stages to completion is often a constraint.

This thesis explores the factors associated with behavioral treatment completed dental roots in adult patients in Lakesgilut Air Force, which includes the description of complete behavior, predisposing factors, enabling factors and reinforcing factors, the relationship of these three factors with behavioral and completed the most dominant factor the complete behavior of root canal treated teeth. The research used in this thesis is a descriptive quantitative research design.

The results of univariate showed that most patients complete dental root canal treatment, which consisted mostly of female patients, aged> 48.5 years old, highly educated, with housewives work or do not work, have a high knowledge of dental and supportive attitude treatment.

In the bivariate analysis, only attitudinal factors that have a significant relationship with behavioral completed root canal treatment, with a p value of 0.039, with OR of 2.439 (95% CI: 1.114 to 5.339) or in other words being supportive patient care likely to complete the root canal care by 2.4 times compared to that not being supportive.

In the multivariate analysis, the factors significantly associated with behavioral completed root canal treatment is the attitude of the patient and the number of visits required for dental root canal treatment. Attitude has a p-value of 0.030 patients with OR = 2.543 and the number of visits has a p value of 0.010 with OR = 0,294.</abstrak<>

Read More
T-3843
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Santi Mandalika; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Dumilah Ayuningtyas, Puji Widodo, Shanti Wirdiawati
Abstrak: Abstrak

Perawatan saluran akar gigi (endodontik) merupakan salah satu jenis perawatan dalam bidang kedokteran gigi. Jenis perawatan ini memerlukan beberapa kali kunjungan untuk menuntaskan rasa sakit dan keluhan yang dialami seorang pasien, agar gigi dapat berfungsi kembali. Kemauan pasien untuk menjalani tahapan terapi saluran akar gigi hingga tuntas merupakan hal yang sering menjadi kendala. Tesis ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku menuntaskan perawatan akar gigi pada pasien dewasa di Lakesgilut TNI AU, yang meliputi gambaran perilaku menuntaskan, gambaran faktor pemudah, pemampu dan penguat, hubungan ketiga faktor tersebut dengan perilaku menuntaskan serta faktor yang paling dominan berhubungan dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi.

Penelitian yang digunakan dalam tesis ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian univariat menunjukkan bahwa sebagian besar pasien menuntaskan perawatan saluran akar gigi, yang kebanyakan terdiri dari pasien wanita, berusia > 48,5 tahun, berpendidikan tinggi, dengan pekerjaan ibu rumah tangga atau tidak bekerja, memiliki pengetahuan tentang gigi yang tinggi serta sikap yang mendukung perawatan. Pada analisis bivariat, hanya faktor sikap yang memiliki hubungan signifikan dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi, dengan nilai p sebesar 0,039, dengan OR 2,439 (95% CI: 1,114 ? 5,339) atau dengan kata lain pasien bersikap mendukung perawatan saluran akar gigi berpeluang menuntaskan perawatan sebesar 2,4 kali dibanding yang tidak bersikap mendukung.

Pada analisis multivariat, faktor yang berhubungan bermakna dengan perilaku menuntaskan perawatan saluran akar gigi adalah sikap pasien dan jumlah kunjungan yang diperlukan untuk perawatan saluran akar gigi. Sikap pasien memiliki nilai p 0,030 dengan OR = 2,543 dan jumlah kunjungan memiliki nilai p sebesar 0,010 dengan OR = 0,294.


ABSTRACT

Dental root canal treatment (endodontics) is the one of treatment in the field of dentistry. This type of treatment requires multiple visits to complete and complaints of pain experienced by a patient, so that the teeth can function again. Patient's willingness to undergo root canal treatment stages to completion is often a constraint.

This thesis explores the factors associated with behavioral treatment completed dental roots in adult patients in Lakesgilut Air Force, which includes the description of complete behavior, predisposing factors, enabling factors and reinforcing factors, the relationship of these three factors with behavioral and completed the most dominant factor the complete behavior of root canal treated teeth. The research used in this thesis is a descriptive quantitative research design.

The results of univariate showed that most patients complete dental root canal treatment, which consisted mostly of female patients, aged> 48.5 years old, highly educated, with housewives work or do not work, have a high knowledge of dental and supportive attitude treatment.

In the bivariate analysis, only attitudinal factors that have a significant relationship with behavioral completed root canal treatment, with a p value of 0.039, with OR of 2.439 (95% CI: 1.114 to 5.339) or in other words being supportive patient care likely to complete the root canal care by 2.4 times compared to that not being supportive.

In the multivariate analysis, the factors significantly associated with behavioral completed root canal treatment is the attitude of the patient and the number of visits required for dental root canal treatment. Attitude has a p-value of 0.030 patients with OR = 2.543 and the number of visits has a p value of 0.010 with OR = 0,294.

Read More
T-3913
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive