Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40807 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sri Budi Widiyanti; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Devie Fitri Octaviani
S-7985
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Flore Severine Febriana; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Muhammad Nasir
S-8025
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arini Melisa; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Aswin A. Siregar
Abstrak: Perilaku berkendara aman (safety riding) merupakan bagian dari budayakeselamatan. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perilaku aman berkendara(safety riding), yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalmerupakan karakteristik orang yang bersangkutan yang bersifat bawaan yangmeliputi pengetahuan, motivasi, dan sikap sedangkan faktor eksternal adalahlingkungan yang meliputi penggunaan alat pelindung diri, kondisi kendaraan,kondisi jalan, dan fasilitas rambu dan marka jalan. Desain peneltian inimenggunakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasilpenelitian ini ingin menunjukkan gambaran perilaku aman berkendara pada pengandara ojek di Universitas Indonesia, sedangkan hasil yang didapat untuk melihat adakah hubungan antara faktor internal dengan perilaku dan faktor eksternal dengan perilaku adalah terdapatnya hubungan antara pengetahuan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku aman berkendara, terdapatnya hubungan yang bermakna antara motivasi dengan perilaku aman berkendara,terdapatnya hubungan yang bermakna antara sikap dengan perilaku amanber kendara, terdapatnya hubungan yang bermakna antara penggunaan alat pelindung diri dengan perilaku aman berkendara, dan terdapatnya hubungan yang bermakna antara kondisi kendaran dengan perilaku berkendara aman.Kata Kunci :Perilaku, Perilaku Berkendara Aman, Safety Riding, Ojek Universitas Indonesia
Safe riding behavior is a part of the culture of safety. There are two factors thataffect safey riding behavior, the internal factors and external factors. Internalfactors are those characteristics that are innate in question includes the use ofknowledge, motivation, and attitude while the external factors is the environmentsuch as use of personal protective equipment, vehicle condition, road conditions,and facility signs and road markings. The design of this research using quantitaveresearch with cross sectional design. The result of this study to demonstrate saferiding behavior pictures of ojek at the University of Indonesia, while the resultobtained to see is there a relationship between internal factors and external factorsto the behavior with the behavior is the presence of a significant relationshipbetween knowledge of safe riding behavior, motivation of safe riding behavior,attitude of safe riding behavior, personal protective equipment of safe ridingbehavior, vehicle condition of safe riding bahavior, road condition of safe ridingbehavior, and facility signs and road markings of safe riding behavior.Key Words :Behavior, Safe Riding Behavior, Safety Riding, Ojek University of Indonesia
Read More
S-7614
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Esti Styowati Masyukuroh Nur Rahmawati; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra; Yuni Kusminanti
Abstrak: PENELITIAN INI MEMBAHAS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR PADA MAHASISWA FKM UI. FAKTOR INTERNAL BERUPA PENGETAHUAN, PENGALAMAN, DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA, FAKTOR EKSTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI DENGAN MENGGUNAKAN KUESIONER. DESAIN PENELITIAN ADALAH CROSS SECTIONAL. SAMPEL ADALAH 69 MAHASISWA YANG BERKENDARA SEPEDA MOTOR. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN PERSEPSI BAIK, YAITU MENGGANGGAP KESELAMATAN BERKENDARA ITU PENTING. FAKTOR INTERNAL YANG PALING DOMINAN YAITU PENGALAMAN, SEDANGKAN SEDANGKAN FAKTOR ESKTERNAL ADALAH KONDISI LINGKUNGAN, PENGARUH TEMAN SEBAYA, DAN KEBIJAKAN UI. PERLU MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI KESELAMATAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR SEPERTI SOSIALISASI DAN PEMILIHAN DUTA SAFETY.

THIS STUDY DISCUSSED THE INTERNAL AND EXTERNAL FACTORS THAT AFFECTED THE PERCEPTION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING IN FKM UI STUDENTS. INTERNAL FACTORS SUCH AS KNOWLEDGE, EXPERIENCE, AND DRIVING SAFETY MOTIVATION, EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY BY USED QUESTIONNAIRES. THE STUDY DESIGN WAS CROSS-SECTIONAL. THE SAMPLE WAS 69 STUDENTS WHO DRIVE MOTORCYCLES. THE RESULTS SHOWED GOOD PERCEPTION, THAT WAS CONSIDERING THE SAFETY OF DRIVING WAS IMPORTANT. AN INTERNAL FACTOR WAS THE MOST DOMINANT EXPERIENCED, WHILE EXTERNAL FACTORS WERE ENVIRONMENTAL CONDITIONS, PEER INFLUENCE, AND UI POLICY. NEED TO IMPROVED THE KNOWLEDGE AND MOTIVATION OF MOTORCYCLE SAFETY DRIVING SUCH AS SOCIALIZATION AND SELECTION OF AMBASSADORS OF SAFETY KEYWORDS: PERCEPTIONS OF SAFETY DRIVING, INTERNAL FACTOR, EXTERNAL FACTOR.
Read More
S-9522
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puji Lestari; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Dramayadi
S-7877
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Darwin Marpaung; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Zahdi Sjaaf, Soehatman Ramli
Abstrak: Penelitian ini membahas persepsi keselamatan berkendara sepeda motor pada penumpang ojek online. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain potong lintang pada 120 responden penumpang ojek online yang berasal dari DKI Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan wawancara mendalam, dilakukan analisis univariat dan bivariat antara variabel independen dan dependen. Hasil yang diperoleh, terdapat hubungan pengetahuan dengan persepsi keselamatan berkendara pada penumpang ojek online dengan nilai p 0,05. Keselamatan berkendara sepeda motor belum menjadi prioritas dalam berkendara bagi penumpang ojek online.
Kata kunci: Persepsi Risiko, Keselamatan Berkendara

The study was to determine the perception of safety riding on the motorcycle taxi online passangers. This study was conducted using cross-sectional design of the 120 respondents motorcycle taxi online passangers from Jakarta. Data was collected by questionnaire and in-depth interviews, conducted univariate and bivariate analysis between independent and dependent variables. there is an association of knowledge to the perception of road safety on motorcycle taxi online passangers with p value of 0.05. Safety riding has not been a priority in passenger travel on motorcycle taxis online.
Keywords: Risk Perception, Safety Riding
Read More
S-9122
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sistia Fitriana; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Mila Tejamaya, Yuni Kusminanti
Abstrak: Universitas Indonesia merupakan salah satu kampus dengan akses berkendara yang strategis dan terbuka untuk umum. Data PLK UI menunjukkan telah terjadi 89 kecelakaan lalu lintas pada tahun 2013 dan 54 kecelakaan hingga September 2014. Menurut informasi yang didapatkan dari PLK UI bahwa pengendalian dan program keselamatan lalu lintas dan jalan telah dilakukan namun kecelakaan masih terjadi. Selain itu Universitas Indonesia belum melakukan kajian risiko keselamatan lalu lintas dan jalan. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengkaji risiko keselamatan lalu lintas dan jalan pada pengendara sepeda motor di sekitar halte PNJ dan halte FKM. Metode yang digunakan adalah kualitatif bersifat deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko keselamatan lalu lintas dan jalan yang diidentifikasi pada pengendara sepeda motor di sekitar halte PNJ dan FKM yaitu 18 risiko sangat tinggi, 8 risiko tinggi, 2 risiko sedang, dan 6 risiko rendah. Kata kunci: Kajian Risiko, Kecelakaan Lalu Lintas, Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Universitas Indonesia is one of the campuses located in strategic area which has open access for publik. Data from PLK UI shows that there have been 89 traffic accidents in 2013 and 54 traffic accidents until September 2014. According to PLK UI, traffic and road safety controls and programs have been implemented, yet accidents still happen. Furthermore, the assessment of risk od traffic and road safety in Universitas Indonesia has not been studied. Thus, this study aims to assessment of risk of traffic and road safety on motorcyclist around PNJ bus stop and FKM bus stop. The method used descriptive through in-depth interviews and observation. The results showed that the level of risk of traffic and road safety identified on motorcyclist around PNJ bus stop and FKM bus stop is 18 extreme risk, 8 high risk, 2 moderate risk, and 6 low risk. Key Words: Risk Assessment, Traffic Accident, Traffic and Road Safety
Read More
S-8566
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abyan Rafi Haidar; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Robiana Modjo, Yuni Kusminanti
Abstrak: Pengendara ojek online yang memiliki durasi dan frekuensi berkendara yang tinggi merupakan salah satu kelompok pengendara dengan risiko terbesar ketika berkendara. Oleh karena itu penting bagi pengendara ojek online untuk selalu menerapkan perilaku keselamatan berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi perilaku keselamatan berkendara dan menganalisis faktor faktor yang berhubungan dengan perilaku keselamatan berkendara pada pengendara ojek online Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional menggunakan kuesioner Indonesian Motorcycle Rider Behavior Questionnaire (MRBQ) serta kuesioner tambahan lainnya yang disebar secara daring dan luring terhadap 100 pengendara ojek online Kota Depok. Variabel yang diteliti adalah faktor internal (usia, tingkat pendidikan, masa kerja, pengalaman kecelakaan,keterampilan berkendara, persepsi risiko, sikap) dan faktor eksternal (keikutsertaan pelatihan berkendara) serta perilaku keselamatan berkendara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 61% pengendara ojek online yang memiliki perilaku keselamatan berkendara baik. Ditemukan juga hubungan yang signifikan antara sikap,persepsi risiko, dan keikutsertaan pelatihan terhadap perilaku keselamatan berkendara. berdasarkan hasil tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya pengendalian dengan cara mengidentifikasi perilaku berkendara pada pengendara dengan cara melakukan evaluasi berkala, mengembangkan program pelatihan yang bersifat interaktif dan berkelanjutan, serta memanfaatkan teknologi pada aplikasi untuk membantu melakukan evaluasi, edukasi, dan sosialisasi keselamatan berkendara.
Online motorcycle taxi riders are one of the groups of riders with the greatest risk when riding because of their high duration and frequency of riding. Therefore, it is important for online motorcycle taxi riders to always implement safety riding behavior. This study aims to identify the prevalence of safety riding behavior and analyze the factors associated with safety riding behavior among online motorcycle taxi drivers in Depok. This research is a quantitative study with a cross-sectional study design using the Indonesian Motorcycle Rider Behavior Questionnaire (MRBQ) and other additional questionnaires distributed online and offline to 100 online motorcycle taxi riders in Depok. The variables studied were internal factors (age, education level, years of service, accident experience, riding skills, risk perception, attitudes) and external factors (participation in safety riding training) as well as safety riding behavior itself. The results showed that there were 61% of online motorcycle taxi riders who had good safety riding behavior. It was also found that there was a significant relationship between attitude, risk perception, and participation in safety riding training. Based on these results, it is necessary to carry out various control efforts to improve safety riding behavior by identifying riding behavior in motorists by conducting periodic evaluations, developing interactive and sustainable training programs, and utilizing the technology through applications to help evaluate, educate, and socialize safety riding on online motorcycle taxi riders.
Read More
S-10982
Depok : FKM UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ben Fauzi Ramadhan; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Zulkifli Djunaedi, Dramayadi
S-5609
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elga Alifqiah Ihsan; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Mila Tejamaya, Neni Herlina, Iting Shofwati
Abstrak:
Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan lebih dari 1,19 juta kematian setiap tahun, dan pengendara sepeda motor merupakan kelompok yang paling rentan mengalaminya, terutama di negara berkembang seperti Indonesia (WHO, 2023). Di Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas nasional pada tahun 2025 mencapai sekitar 158.508 kasus, dengan sepeda motor terlibat pada 70–76% kejadian dan faktor manusia atau perilaku berkendara yang tidak aman menjadi penyebab dominan pada 90–93% kasus, sehingga di Kota Depok saja diperkirakan terdapat 315–372 kasus kecelakaan roda dua akibat perilaku tidak aman sepanjang tahun 2025 (Korlantas Polri, 2025). Kondisi ini menempatkan pengemudi ojek online sebagai kelompok pekerja transportasi informal dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama di Kota Depok yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi serta tekanan pemenuhan target pendapatan harian, sehingga keselamatan berkendara menjadi masalah kesehatan kerja yang penting untuk diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan perilaku keselamatan berkendara pada pengemudi ojek online di Kota Depok tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang (cross-sectional) dengan melibatkan 162 pengemudi ojek online yang direkrut secara purposive sampling. Perilaku berkendara diukur menggunakan instrumen Motorcycle Rider Behaviour Questionnaire (MRBQ) versi Indonesia yang telah tervalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji bivariat menggunakan Chi-Square serta perhitungan Odds Ratio (OR) pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebanyak 79 responden (46,9%) tergolong kategori perilaku berisiko tinggi dan 86 responden (53,1%) tergolong berisiko rendah. Pada faktor internal, variabel usia (p=0,010; OR=0,42), pengetahuan (p=0,010; OR=0,41), dan pengalaman kerja (p=0,017; OR=0,44) terbukti berhubungan secara bermakna dengan perilaku keselamatan berkendara, sedangkan variabel jenis kelamin (p=0,360) dan sikap (p=0,083) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Seluruh variabel faktor eksternal, yaitu kelayakan APD (p=0,966), kondisi kendaraan (p=0,967), kondisi jalan (p=0,460), dan peran perusahaan/platform aplikasi (p=0,324), juga tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik dengan perilaku keselamatan berkendara. Kesimpulan: Perilaku keselamatan berkendara pengemudi ojek online di Kota Depok lebih banyak dipengaruhi oleh faktor internal individu, khususnya usia, pengetahuan, dan pengalaman kerja, dibandingkan faktor eksternal yang bersifat lingkungan dan kelembagaan. Intervensi yang efektif sebaiknya diprioritaskan pada peningkatan pengetahuan dan pelatihan keselamatan berkelanjutan bagi pengemudi, tanpa mengesampingkan pentingnya perbaikan infrastruktur jalan dan penguatan kebijakan keselamatan dari perusahaan aplikasi secara paralel.

Traffic accidents remain one of the leading causes of death worldwide, claiming more than 1.19 million lives every year, with motorcyclists identified as the most vulnerable road user group, particularly in developing countries such as Indonesia (WHO, 2023). In Indonesia, the total number of national traffic accidents in 2025 reached approximately 158,508 cases, with motorcycles involved in 70–76% of these incidents and unsafe human behavior identified as the dominant cause in 90–93% of cases, so that Depok City alone was estimated to record 315–372 two-wheeler accident cases attributable to unsafe riding behavior throughout 2025 (Korlantas Polri, 2025). This condition places online motorcycle taxi (ojek online) drivers among the informal transport workforce most exposed to occupational accident risk, particularly in Depok City, where dense traffic conditions and pressure to meet daily income targets make riding safety behavior a critical occupational health issue to investigate. Objective: This study aimed to analyze the internal and external factors associated with riding safety behavior among online motorcycle taxi drivers in Depok City in 2026. Methods: This study used a cross-sectional design involving 162 online motorcycle taxi drivers recruited through purposive sampling. Riding behavior was measured using the validated Indonesian version of the Motorcycle Rider Behaviour Questionnaire (MRBQ). Data were analyzed using the Chi-Square test and Odds Ratio (OR) calculation at a significance level of p < 0.05. Results: A total of 79 respondents (46.9%) were classified into the high-risk behavior category and 86 respondents (53.1%) into the low-risk category. Among internal factors, age (p=0.010; OR=0.42), knowledge (p=0.010; OR=0.41), and work experience (p=0.017; OR=0.44) were significantly associated with riding safety behavior, whereas sex (p=0.360) and attitude (p=0.083) showed no significant association. None of the external factors, namely PPE completeness (p=0.966), vehicle condition (p=0.967), road condition (p=0.460), and company/application platform role (p=0.324), were significantly associated with riding safety behavior. Conclusion: Riding safety behavior among online motorcycle taxi drivers in Depok City is more strongly influenced by individual internal factors—particularly age, knowledge, and work experience—than by external environmental and institutional factors. Effective interventions should therefore prioritize continuous safety knowledge improvement and refresher training for drivers, while not neglecting parallel efforts to improve road infrastructure and strengthen safety policies from application companies.
Read More
T-7618
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive