Ditemukan 24454 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Kesmas ( Jur. Kesmasnas ), Vo. 7, No.2, Sept. 2012: hal. 63-68. ( ket. ada di bendel 2012- 2013)
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kesmas ( Jur. Kesmasnas ), Vo. 7, No.2, Sept. 2012: hal. 63-68. ( ket ada di bendel majalah campuran no. 19 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nasrin Kodim
KJKMN Vol.7, No.2
Depok : FKM UI, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Okti Hidayati; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Mieke Savitri, Iman Nugraha
S-6248
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Suprijanto Rijadi
JMARSI Vol.5, No.4
Depok : FKM UI, 2005
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewanti Hapsari; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Ascobat Gani, Ede Surya Darmawan, Hanna Elisabet Lumbangaol, Viorentina Yofiani
Abstrak:
Read More
Nyeri punggung bawah (low back pain/LBP) merupakan salah satu penyebab utama disabilitas global yang berdampak terhadap penurunan kualitas hidup secara fisik, psikologis, dan sosial. Hidroterapi sebagai bagian dari intervensi rehabilitatif dinilai memiliki potensi untuk memperbaiki kondisi fungsional pasien LBP melalui efek terapeutik media air. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh hidroterapi terhadap perubahan kualitas hidup pasien LBP serta mengidentifikasi hubungan antara faktor individu dan sosial-ekonomi dengan perubahan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-post test tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 40 pasien LBP di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Fatmawati yang menjalani minimal empat sesi hidroterapi diikutsertakan. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen EQ-5D-5L dan EQ-VAS, dengan nilai utilitas diturunkan dari value set Indonesia (Hybrid C-TTO Model). Nilai utilitas dihitung berdasarkan bobot disutility pada masing-masing dimensi EQ-5D-5L yang dikurangkan dari nilai sempurna 1,000. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai utilitas EQ-5D-5L (sebelum: 0,64 ± 0,15; sesudah: 0,82 ± 0,12; p < 0,001) dan skor EQ-VAS (sebelum: 65,3 ± 10,2; sesudah: 78,7 ± 9,4; p < 0,001). Terdapat korelasi positif antara perubahan EQ-5D-5L dan EQ-VAS (r = 0,534; p < 0,001). Uji bivariat menunjukkan bahwa faktor individu (usia, jenis kelamin, IMT, aktivitas fisik, merokok, komorbiditas, waktu tempuh) dan faktor sosial-ekonomi (pendapatan, pendidikan, status pernikahan, kepemilikan asuransi) tidak berhubungan signifikan dengan perubahan kualitas hidup. Kesimpulan: hidroterapi terbukti efektif meningkatkan kualitas hidup pasien LBP secara signifikan, terlepas dari perbedaan karakteristik individu dan sosial-ekonomi.
Low back pain (LBP) is a leading cause of global disability that adversely affects physical, psychological, and social quality of life. Hydrotherapy, as part of rehabilitative interventions, is considered to have potential therapeutic effects in improving the functional status of LBP patients through the properties of the aquatic environment. Objective: This study aimed to evaluate the effect of hydrotherapy on quality of life changes in LBP patients and to identify the association between individual and socioeconomic factors with these changes. Methods: A pre-post test design without a control group was employed. 40 LBP patients at the Medical Rehabilitation Unit of RSUP Fatmawati who completed at least four hydrotherapy sessions were included. Quality of life was measured using the EQ-5D-5L and EQ-VAS instruments, with utility values derived from the Indonesian value set (Hybrid C-TTO Model). Utility scores were calculated based on disutility weights assigned to each EQ-5D-5L dimension and subtracted from a perfect health value of 1.000. Results: There was a significant increase in EQ-5D-5L utility scores (pre: 0.64 ± 0.15; post: 0.82 ± 0.12; p < 0.001) and EQ-VAS scores (pre: 65.3 ± 10.2; post: 78.7 ± 9.4; p < 0.001). A positive correlation was found between changes in EQ-5D-5L and EQ-VAS scores (r = 0.534; p < 0.001). Bivariate analysis showed no significant association between individual factors (age, sex, BMI, physical activity, smoking status, comorbidities, travel time) and socioeconomic factors (income, education, marital status, insurance ownership) with quality of life changes. Conclusion: Hydrotherapy is effective in significantly improving quality of life in LBP patients regardless of individual and socioeconomic characteristics.
T-7271
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Umi Fikria Arif; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Mardiati Nadjib, Dumilah Ayuningtyas, Jusuf Kristianto, Fauzy Masjhur
Abstrak:
LATAR BELAKANG: Meskipun dengan penambahan mesin, peningkatan utilisasi dan kunjungan unit hemodialisis Rumah Sakit Baiturrahim Jambi, namun masih banyak masalah terkait fasilitas, dana, pelayanan dan keluhan pasien hemodialisis. TUJUAN: Mengetahui mutu pelayanan unit hemodialisis Rumah Sakit Baiturrahim Jambi dan memperoleh gambaran kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Baiturrahim Jambi Tahun 2019. METODE: Penelitian kualitatif dan kuantitatif deskriptif analitik potong lintang dengan menggambarkan mutu pelayanan unit hemodialisis dari segi struktur, proses dan outcome. Dilakukan dengan wawancara mendalam dengan 8 informan terpilih, observasi dan Focus Group Discussion. Kualitas hidup pasien dari 96 pasien HD dilakukan menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. HASIL: RS Baiturrahim kekurangan 1 orang dokter spesialis penyakit dalam dan 11 perawat terlatih, 2 dari 5 SPO yang diobservasi belum dilaksanakan dengan optimal, (58,3% dan 72,2%), konseling dan monitoring juga belum optimal. Dari 96 pasien HD yang memiliki kualitas hidup baik sebanyak 62 pasien (64.58%), sedangkan pasien yang memiliki kualitas hidup kurang baik sebanyak 34 pasien (35,41) %. Domain dengan nilai 1 (tidak ada masalah) paling banyak adalah merawat diri (51 pasien, 53%), Sedangkan domain dengan nilai 5 (amat sangat bermasalah) terdapat pada domain kegiatan harian dan rasa cemas (7 pasien, 7%). KESIMPULAN: Mutu Pelayanan unit hemodialisis belum optimal, dan kualitas hidup pasien hemodialisis mayoritas baik.
Read More
B-2138
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Indah Paraswati; Pembombing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Anhari Achadi, Dede Setyadi
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang hubungan kualitas pelayanan dan sistem antriandengan kepuasan pasien BPJS pada pasien rawat jalan di RS Hermina Jatinegara.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Data diolah melalui analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitianmenyarankan bahwa pihak RS Hermina Jatinegara harus lebih meningkatkan lagikualitas pelayanan. Selain itu hasil penelitian ini juga menyarankan agar pihak RSHermina Jatinegara menerapkan sistem antrian yang efektif dan efisien sehinggapasien BPJS bisa lebih cepat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kata kunci:Kualitas pelayanan, sistem antrian, kepuasan pasien BPJS
This thesis discusses the relationship between service quality and queuing systemwith BPJS patient satisfaction in outpatients at Hermina Jatinegara Hospital. Thisstudy uses a quantitative method with a cross sectional approach. Data isprocessed through univariate, bivariate and multivariate analysis. The results ofthe study suggest that the Hermina Jatinegara Hospital must further improve thequality of service. In addition, the results of this study also suggested thatHermina Jatinegara Hospital implement an effective and efficient queuing systemso that BPJS patients can get health services faster.
Key words: Service quality, queuing system, patient satisfaction.
Read More
Kata kunci:Kualitas pelayanan, sistem antrian, kepuasan pasien BPJS
This thesis discusses the relationship between service quality and queuing systemwith BPJS patient satisfaction in outpatients at Hermina Jatinegara Hospital. Thisstudy uses a quantitative method with a cross sectional approach. Data isprocessed through univariate, bivariate and multivariate analysis. The results ofthe study suggest that the Hermina Jatinegara Hospital must further improve thequality of service. In addition, the results of this study also suggested thatHermina Jatinegara Hospital implement an effective and efficient queuing systemso that BPJS patients can get health services faster.
Key words: Service quality, queuing system, patient satisfaction.
S-9698
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
I Made Sudiana; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Budi Hartono
B-1613
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mayang Triasih; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji; Anhari Achadi, Nonoy Royanti
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang adanya tren penurunan jumlah kunjungan pasien rawatinap yang menunjukkan indikasi rendahnya tingkat loyalitas pasien di Instalasi Rawat InapRSAB Harapan Kita, dimana pasien mungkin beralih pada rumah sakit lain atau mungkintidak kembali melakukan kunjungan karena merasa tidak puas karena layanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan variabel independen yaitu kualitas pelayanan (tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy) dengan variabel dependen yaitu loyalitas pasien di Instalasi Rawat Inap RSAB Harapan Kita tahun2012. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dengan jumlah sampel106 responden yang merupakan pasien baru ataupun pasien lama. Untuk menguji analisisunivariat digunakan analisis distribusi frekuensi, sedangkan untuk menguji analisis bivariatmenggunakan uji kai kuadrat.Hasil analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan loyalitas pasien karena p value < α (α = 0,05). Didapatkan nilai p value untuk masing masing dimensi kualitas pelayanan; yaitu tangibles (p value = 0,001), reliability (p value =0,023), responsiveness (p value = 0,006), assurance (p value = 0,002) dan empathy (p value =0,033). Begitu juga dengan hubungan kepuasan pasien dengan loyalitas pasien menunjukkan adanya hubungan yang signifikan yaitu p value = 0,001.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Rawat Inap
Daftar Pustaka: 48 (1975-2012).
This thesis discusses the trend of decline in the number of patient visits that showindications of low levels of patient loyalty Installation Inpatient RSAB Harapan Kita, wherethe patient may be switched to another hospital or may not return to visit because it was notsatisfied by the services provided. The purpose of this study to determine the relationship ofindependent variables of service quality (tangibles, reliability, responsiveness, assurance andempathy) with the dependent variable in patient loyalty Installation Inpatient RSAB HarapanKita in 2012. This study used a cross-sectional study design, the sample size is 106respondents were new patients or patients longer. To test for univariate analysis of frequencydistribution analysis was used, while to test bivariate analysis using quadratic kai test.The analysis showed no significant relationship between service quality and loyalty ofpatients as p value < α (α = 0.05). Obtained p value for each dimension of service quality,that is tangibles (p value = 0.001), reliability (p value = 0.023), responsiveness (p value =0.006), assurance (p value = 0.002) and empathy (p value = 0.033). So is the relationship ofpatient satisfaction with the loyalty of the patients showed a significant relationship ie, pvalue = 0.001.
Keywords : Quality Service, Loyalty, Inpatient
References : 48 (1975-2012)(xix + 118 pages + 27 tables + 4 figures + 2 graphs + 7 appendices)
Read More
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Loyalitas, Rawat Inap
Daftar Pustaka: 48 (1975-2012).
This thesis discusses the trend of decline in the number of patient visits that showindications of low levels of patient loyalty Installation Inpatient RSAB Harapan Kita, wherethe patient may be switched to another hospital or may not return to visit because it was notsatisfied by the services provided. The purpose of this study to determine the relationship ofindependent variables of service quality (tangibles, reliability, responsiveness, assurance andempathy) with the dependent variable in patient loyalty Installation Inpatient RSAB HarapanKita in 2012. This study used a cross-sectional study design, the sample size is 106respondents were new patients or patients longer. To test for univariate analysis of frequencydistribution analysis was used, while to test bivariate analysis using quadratic kai test.The analysis showed no significant relationship between service quality and loyalty ofpatients as p value < α (α = 0.05). Obtained p value for each dimension of service quality,that is tangibles (p value = 0.001), reliability (p value = 0.023), responsiveness (p value =0.006), assurance (p value = 0.002) and empathy (p value = 0.033). So is the relationship ofpatient satisfaction with the loyalty of the patients showed a significant relationship ie, pvalue = 0.001.
Keywords : Quality Service, Loyalty, Inpatient
References : 48 (1975-2012)(xix + 118 pages + 27 tables + 4 figures + 2 graphs + 7 appendices)
S-7718
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
