Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38367 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Norarita ; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Renti Mahkota, Efrida Sinaga
S-7897
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Rahmawati; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Trini Sudiarti, Zulaiha
S-7945
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agustina Maria Hiladin Carwayu; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Anwar Hasan, Sinaga Efrida
S-7207
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Herma Krisdiana; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Jaslis Iljas, Eny Juliati
Abstrak: Beban kerja merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan terjadinya kelelahan. Situasi pandemi saat ini memberikan dampak nyata khususnya pada sektor kesehatan. WHO menetapkan COVID-19 sebagai pandemi pada tahun 2020. Dampak pandemi COVID-19 menyebabkan tenaga kesehatan sebagai sumberdaya penyedia layanan kesehatan dihadapkan pada situasi berbeda, salah satunya terjadi peningkatan pada tuntutan pekerjaan. Tingginya tuntutan pekerjaan yang diterima tenaga kesehatan akan menjadi penyebab beban kerja menjadi tinggi sehingga lebih berisiko mengalami kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja di Puskesmas Kecamatan Sukmajaya selama masa pandemi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel jenuh dengan keseluruhan responden merupakan tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Sukmajaya. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja. Tenaga kesehatan dengan beban kerja tinggi memiliki kecenderungan sebanyak 9,9 kali mengalami kelelahan kerja tinggi. Setiap pekerjaan memiliki tuntutan yang mengharuskan pekerjanya menyelesaikan tuntutan tersebut sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Namun adanya tuntutan pekerjaan yang berlebihan dan terus menerus mempengaruhi kelelahan kerja, dampak negatif yang akan timbul saat pekerja mengalami kelelahan kerja adalah tidak tercapainya suatu standar atau target yang telah ditetapkan.
Workload is one of the risk factors that cause fatigue. The current pandemic situation has a real impact, especially on the health sector. WHO has declared COVID-19 as a pandemic in 2020. The COVID-19 pandemic has caused medical workforce as a resource for health care providers to be faced with different situations, one of which is an increase in the impact on work. The high work received by the workforce will cause the workload to be higher, resulting in work fatigue. This study aims to determine the relationship between workload and work fatigue at the Sukmajaya District Health Center during the pandemic. This study used a cross sectional design. The sample used in this study was a saturated sample with all respondents being medical workfoce at the Sukmajaya District Health Center. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between workload and work fatigue. Medical workforce with a high workload have a tendency of 9.9 times to experience high work fatigue. Every job that requires work that demands completion is in accordance with predetermined standards. However, the existence of excessive work and continuous prolonged work, the negative impact that will arise when workers experience work fatigue is not achieving a predetermined standard or target
Read More
S-11132
Depok : FKM-UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermawati; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ede Surya Darmawan, Zakiah
Abstrak:
ABSTRAK Nama : Hermawati Program Studi : Kesehatan Masyarakat Judul : Evaluasi Efektifitas Pelaksanaan Sistem Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Sukmajaya Kota Depok Tahun 2022 Pembimbing : Prof. Dr. drg. Wachyu Sulistiadi, M.A.R.S Peraturan Menteri Kesehatan No 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis menyatakan bahwa seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan sudah harus wajib untuk menyesuaikan dan melaksanakan Rekam Medis Elektronik. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mempercepat pelayanan dengan mengimplementasikan Rekam Medis Elektronik secara maksimal. Puskesmas sudah menerapkan rekam medis berbasis elektronik akan tetapi rekam medis berbasis kertas masih digunakan pada pelayanan kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem RME masih dalam pengembangan. Dari segi waktu, rekam medis konvensional kurang efisien karena dibutuhkan waktu untuk mencari, mengambil dan mengantar Rekam Medis ke masing-masing unit. Untuk mengetahui permasalahan rekam medis elektronik di Puskesmas Sukmajaya dilakukan evaluasi dengan metode Human, Organization, Technology dan Net Benefit (HOT fit Model). Jenis Penelitian adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Pengolahan dan analisis data menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis). Hasil Penelitian Human pedaftaran pasien pendidikan SMA, pengguna dapat menerima sistem RME, Organization manajemen sangat mendukung, Infrastruktur belum lengkap, dan belum adanya Pedoman dan SOP RME, Technology internet yang tidak stabil, Pelatihan yang jarang diadakan, sering terjadi Eror Sistem sehingga data yang sudah di input tidak tersimpan, Fitur RME belum disesuaikan dengan kebutuhan tiap unit, belum adanya integrasi RME oleh semua unit. Kata Kunci : RME, Hot Fit, Efektifitas, Evaluasi

ABSTRACT Name : Hermawati Study Program : Public Health Title : Evaluation of the Effectiveness of the Implementation of the Electronic Medical Record System at the Sukmajaya Health Center in Depok City in 2022. Supervisor : Prof. Dr. drg. Wachyu Sulistiadi, M.A.R.S Minister of Health Regulation No. 24 of 2022 concerning Medical Records states that all Health Service Facilities are required to adapt and implement Electronic Medical Records. One of the efforts made to speed up service is by implementing Electronic Medical Records to the fullest. The Puskesmas has implemented electronic-based medical records, but paper-based medical records are still used in health services. This shows that the RME system is still under development. In terms of time, conventional medical records are less efficient because it takes time to search, retrieve and deliver medical records to each unit. To find out the problems with electronic medical records at the Sukmajaya Health Center, an evaluation was carried out using the Human, Organization, Technology and Net Benefit (HOT fit Model) method. This type of research is descriptive qualitative. Data collection through in-depth interviews using interview guidelines. Processing and analysis of data using content analysis approach (content analysis). Results of Human Research registration of high school education patients, users can receive the RME system, Management organizations are very supportive, Infrastructure is incomplete, and there is no RME Guidelines and SOP, Internet technology is unstable, Training is rarely held, System Errors often occur so that the data is the input is not stored, the RME feature has not been adapted to the needs of each unit, there is no RME integration by all units. Keywords: RME, Hot Fit, Effectiveness, Evaluation
Read More
S-11201
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Elly Irawati; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Siti Arifah Pudjonarti, Elmy Rindang Turhayati
S-7446
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Halijah; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Budi Pramono
S-6646
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Savitri; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Permanasari, Vetty Yulianty, Wahyu Sulistiadi, Linda Patricia
T-3379
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Galih Putri Y U; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Amila Megraini, Mira Fatmawati
S-5304
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachma Melati Ahaddyah; Pembimbing: YVetty ulianti Permanasari; Penguji: Mieke Savitri, Winarni
S-7120
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive