Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29120 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Muhammad Aziz; Pembimbing: Prastuti Soewondo
B-738
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tris Cahyoso; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Purnawan Junadi, Mieke Savitri, Budi Hartono, Lalu Herman Mahaputra
Abstrak: Dalam layanan Radiologi khususnya foto toraks timbul masalah lamanya waktu tunggupasien untuk mendapatkan hasil foto Toraks. Terdapat beberapa keluhan dari pasien yangtimbul akibat lamanya waktu tunggu pelayanan di unit Radiologi, dari loket pendaftaransampai keluar hasil bacaan dari dokter Radiologi dan faktor-faktor lain yangmempengaruhi waktu tunggu pasien untuk mendapatkan hasil foto thoraks. Dari hasilpenelitian diharapkan diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu tunggulayanan Foto Toraks di Instalasi Radiologi di RSUD Kota Mataram. Penelitian dilakukandengan metode Crossectional dengan analisis Univariat dan Bivariat. Waktu dalammenit. Pada analisis Univariat didapatkan waktu tunggu antrian baca foto yang lama,Mean:241.07 SD:96,864 Min-Max:8-488 CI:227.14-255.01 , hal ini terjadi dikarenakandokter Spesialis Radiologi membaca foto toraks setelah mengerjakan USG, MRI, CTScan sehingga pembacaan foto toraks dilakukan di atas jam 12.00 siang. Sedangkan padaanalisis Bivariat didapatkan hubungan yang signifikan antara waktu tunggu total denganwaktu tunggu kamar baca foto, r=0.984 ; Garis regresi 96.8 % ; P value 0.000. danhubungan waktu tunggu total dengan waktu tunggu di loket pengambilan hasil, r=0.540 ;Garis regresi 29.1% ; P value 0.000. Disarankan Manajemen Rumah Sakit Umum DaerahKota Mataram meningkatkan sistem reward and punishment kepada bagian Radiologidan dokter spesialis radiologi sehingga dapat bekerja dengan disiplin dan penuh tanggungjawab. Meningkatkan fasilitas yang baik untuk dokter spesialis sehingga keberadaannyalebih lama di tempat kerja, misalnya insentif yang memadai. Dapat dipertimbangkanuntuk menambah dokter Spesialis Radiologi dan petugas administrasi di ruang baca fotoagar foto yang sudah dibaca dapat segera di bawa ke loket pengambilan foto sehinggalangsung dapat diterima oleh pasien dengan segera.
Kata Kunci : Waktu Tunggu, Crossectional, Univariat, Bivariat, Pasien foto Torak.
Read More
B-1965
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Komala Dewi; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas
Abstrak: Unit rawat jalan merupakan pintu gerbang dan revenue center Rumah Sakit. Sudah selayaknya layanan rawat jalan memiliki kinerja yang baik dan layanan yang prima, sehingga rumah sakit mempunyai citra yang baik di masyarakat dan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan tehnologi kesehatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Daerah Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang menyebabkan penurunan kunjungan dalam 4 tahun terakhir. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional pada 110 pasien rawat jalan. Analisis data yang digunakan adalah univariat, bivariat, dan multivariat Hasil analisis didapatkan tingkat kepuasan pasien 50.0%. Dan analisis bivariat, kepuasan pasien berhubungan dengan karakteristik pasien yang bermakna adalah pendidikan dan penghasilan, untuk dimensi mutu layanan kepuasan pasien berhubungan dengan kebersihan toilet dan ruang tunggu, pada dimensi tangible, dan dimensi reliability meliputi ketepatan waktu layanan dan waktu tunggu yang lama dan dimensi empathy seperti kurang mendengarkan keluhan pasien dengan sabar/sungguh-sungguh dan kurang memberikan tanggapan atas keluhan pasien. Dari uji regresi logistik untuk mendapatkan Faktor dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien adalah vanabel penghasilan. Dari Penelitian ini disarankan agar manajemen rumah sakit memperbaiki kinerjanya dan memperhatikan layanan pada pasien, terutama pada kebersihan toilet dan ruang tunggu, ketepatan waktu dan waktu tunggu yang lama, serta dapat mendengarkan dan memberikan tanggapan yang baik pada keluhan pasien.
Read More
B-689
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ananda Aya Sofia; Pembimbing: Sandi Iljanto
B-763
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Purnomo Wara Agung; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany
B-717
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Yusri; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Dumilah Ayuningtyas, Yanuar Hamid, Welly Refnealdi
Abstrak: Berdasarkan data Bagian Radiologi RSUP dr Mohammad Hoesin Palembangtahun 2014, terbanyak foto toraks rawat jalan.Waktu tunggu pelayanan foto toraks tidak sesuai dengan Standar PelayananMinimal Rumah Sakit kurang dari 3 jam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganwaktu tunggu pemeriksaan foto toraks. Penelitian ini dilakukan denganpengukuran waktu tunggu dan waktu pelayanan kepada 68 responden, pada loketpendaftaran, kamar foto, kamar pemrosesan film, kamar baca dan loketpengambilan foto. Data diolah dengan menggunakan SPSS 16. Lama waktutunggu adalah 184,44 menit. Uji statistik didapatkan waktu tunggu kamar bacafoto paling mempengaruhi waktu tunggu foto toraks.Kata kunci :Waktu tunggu, waktu pelayanan, Foto Toraks, Instalasi Radiologi
Department of Radiology Dr. Mohammad Hoesin hospital in Palembang 2014,many patients perform chest x ray examination, whom were patients radiographicoutpatient. The waiting time radiographic services in RSMH not in accordancewith the Standard Minimum Service Hospital less than 3 hours.This study aims to determine the factors associated with waiting time chest X-ray.This research was conducted by measuring the waiting time to 68 selectedrespondentsThe result showed radiographic waiting time 184.44 minutes. Based on statisticaltest found the waiting time in the reading room is the photo that most affect thelength of waiting time radiographic.Keywords :Waiting time, service time, chest x-ray, Radiology
Read More
B-1702
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Wayan Sri Suardana; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ede Surya Darmawan, Djuhari Suryasaputra
Abstrak:
Rumah Sakit Karya Medika adalah salah satu rumah sakit swasta yang terletak di Kabupaten Bekasi. Akibat dari krisis ekonomi yang menyebabkan biaya tinggi serta kebijakan dalam pelayanan kesehatan yang memberi kemudahan dalam mendirikan rumah sakit, sehingga pertumbuhan rumah sakit swasta menjadi pesat, hal ini mengakibatkan persaingan diantara rumah sakit menjadi lebih ketat , baik bersaing dalam meningkatkan mute maupun bersaing dalam menawarkan tarif pelayanan. Dalam menentukan tarif pelayanan yang tepat , maka analisa biaya satuan yang rasional sangat mutlak diperlukan. Instalasi Radiologi Rumah Sakit Karya Medika dalam menentukan tarif pelayanan belum berdasarkan perhitungan analisa biaya satuan yang rasional. Oleh karena itu permasalahannya adalah belum pernah dilakukannya perhitungan analisa biaya rasional di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Karya Medika. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pemeriksaan perjenis pemeriksaan Radiologi yang paling besar adalah pemeriksaan Thorax dewasa yaitu sebesar 7540 ( 47,39% ) dan yang paling kecil adalah pemeriksaan Fistulografi yaitu 1 orang. Tarif pemeriksaan yang berlaku saat ini hampir semuanya lebih besar dari perhitungan biaya satuan, kecuali pemeriksaan kepala AP/Lat, dan kepala Sinus Paranasal yang mana tarifnya masih di bawah biaya satuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh usulan tarif pemeriksaan rasional 13 pemeriksaan radiologi terpilih untuk kelas II dan III. Tarif yang diusulkan tersebut mempunyai nilai cost recovery rate untuk kelas II berkisar antara I12%-290%, sedangkan untuk nilai cost recovery rate tarif pemeriksaan kelas II berkisar 102%-250%. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Rumah Sakit Karya Medika dalam melakukan penyesuain tarif di Instalasi Radiologinya.

Karya Medika hospital is one of the private hospital located in Bekasi district. Due to of economic crisis which cause high expense and also policy in service of health which giving amenity in founding hospital, so that growth of private sector hospital become fastly, this matter result emulation among hospital become more tight , to competate in service quality and offering service tari£ To presenting the expense, need more analyze a various factor of unit cost. So that Installation Radiology Hospital of Karya Medika to presenting the tariff service does not based yet on calculation of rational unit cost. Therefore, the problems is have never been done calculation rational unit cost analysis in Installation Radiology Hospital of Karya Medika. Result of research shows up the largest amount of Radiology inspection was adult Thorax inspection which is 7540 ( 47,39% ) and smallest is Fistulografi inspection that is 1 people. Inspection tariff applying in this time almost everything bigger than calculations of unit cost, except inspection of head AP / Lat, and head of paranasal sinus the which the tariff of still below/under of unit cost. Based on research found there are rational tariff should be proposed, 13 radiology inspection obtained for the class of II and of III. Suggested tariffs are : cost recovery rate for the class of II range from 112% - 290%, at while for the value of tariff rate recovery cost inspection of class of III in range of 102%-250 %. Hopingly the result of this research could be a reference for Karya Medika Hospital in deciding and to adjust tariff at Radiology Installation.
Read More
B-812
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdul Muhaimin; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Purnawan Junadi, Masyitoh, Jocelyn Adrianto
Abstrak: Studi ini membahas tentang seberapa besar pengaruh biaya operasional keseluruhan rumah sakit yang dikhususkan dengan biaya operasional listrik terhadap pelayanan 24 jam dengan pemakaian daya listrik terbesar yaitu instalasi radiologi. Serta di lihat dari besarnya daya listrik yang terpakai pada instalasi Radiologi berdasarakan peralatan yang dimiliki oleh instalasi Radiologi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif retrospektif dengan membandingkan pemkaian biaya listrik rumah sakit dengan bagian radiologi berdasarkan jumlah kunjungan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan serta dengan teknik wawancara dan observasi pada bagian terkait. Hasil penelitian ini didapatkan perhitungan daya listrik yang dihasilkan pada instalasi radiologi pada tahun 2014 apakah sudah sesuai dengan IKE (intensitas konsumsi energi) pada bangunan rumah sakit.
Kata kunci : biaya operasional listrik, radiologi, konsumsi energi Muhaimin

This study discusses how big the overall operational cost of the hospital is devoted to the operational cost of electricity to the 24-hour service with the largest power consumption is the radiology installation. And seen from the amount of electric power used in the installation of Radiology based on equipment owned by the installation of Radiology. This research is a retrospective quantitative study by comparing the cost of hospital electricity with radiology based on the number of visits. Data collection in this study using secondary data from financial statements as well as with interviewing and observation techniques in related sections. The results of this study obtained the calculation of electric power generated at radiology installations in 2014 with IKE (intensity of energy consumption) in hospital buildings.
Key words : operational electricity cost, radiology, energy usage
Read More
B-1901
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Widiyo Weni Wigati; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Sandi Iljanto, Pujiyanto, Slamet Efendy
B-850
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachmad; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: M. Hafizurachman, Sandi Iljanto, Eva Mundiyastuti
B-979
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive