Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 19554 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Imam Ahmadi; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Artha Prabawa, Teguh Setiawan
S-8059
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
R. Muhammad Kemal; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Popy Yuniar, Farida
S-5978
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astina Atikah Sultan; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Tris Eryando, Marisa Aristiawati
S-7373
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Noarly Ayu Laksita; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Poppy Yuniar, Fahrozi Arief
S-8474
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nimas Suri Martiana; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: R. Sutiawan, Nurainih
S-9798
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gebi Denisa; Pembimbing: Meiwita Budiharsana; Penguji: Artha Prabawa, Titi Soenarni
Abstrak: Banyak tantangan yang dihadapi Sistem Informasi Kesehatan, khususnya padasarana pelayanan kesehatan di negara-negara berkembang. Indonesia salahsatunya, yang berada dalam upaya pergerakan dari sistem manual menuju sistemelektronik. Bersamaan dengan diterapkannya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)yang membutuhkan sistem berbasis komputer sebagai cara untuk klaim biayaperawatan pasien. Rumah sakit mulai beralih dari sistem manual ke sistemelektronik. Tujuan penelitian adalah mengambarkan Kesiapan Rumah Sakit untukImplementasi Rekam Medis Elektronik dalam Menyambut Jaminan KesehatanNasional. Penelitian di Rumah Sakit X, dengan 3 variabel utama; kesiapan sumberdaya manusia, kesiapan organisasi dan pertimbangan untuk penerapan JKN. Datadikumpulkan melalui review restrospektif dokumen rekam medis dan wawancaramendalam pada SDM level operasional dan manajemen. Hasil yang didapatkan organisasi dan infrastruktur IT mulai mengembangkan RKE, pergerakan level manajemen sudah menuju RKE. SDM level masih membutuhkan sosialisasi dantraining.
Kata Kunci :Rekam Medis Manual, Rekam Medis Elektronik (RKE), Rumah Sakit,Organisasi, Manajemen
There are many challenges facing health information systems, particularly inhealth care facilities of developing countries; Indonesia being one of them. Alongwith the implementation of National Health Insurance (which requires computerbased systems to track cost of care for patients), Indonesia is moving from amanual system to a electronic system. Many hospitals in Indonesia have already begun this process. The purpose of the study is to describe hospital readiness inanticipating the application of electronic medical record system for the nationalhealth insurance. There are two main variables: readiness of human resources ,and organizational readiness for implementation of national health insurance(JKN). Data was collected through a retrospective review of medical records,documents, and in-depth interviews of human resources at the operational andmanagement level. Once research was completed, the organization began todevelop an Electronic Medical Record IT infrastructure. Progress has so far takenplace mostly at the RKE management level. Operational levels still needsocialization and training.
Key Words :Medical Record, Manual, Electronic Medical Record, Jaminan KesehatanNasional
Read More
S-8063
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rismala Dewi; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Artha Prabawa, Sri Harmini
Abstrak: ABSTRAK Skripsi ini membahas mengenai rancangan Rekam Kesehatan Elektronik (RKE) di RSIA Restu Kasih yang bertujuan untuk menunjang pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi atau pengamatan langsung, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai permasalahan perekaman medis pada sistem RSIA Restu Kasih saat ini yang seharusnya dapat diminimalisasi dengan penggunaan RKE. Penelitian ini juga menyajikan desain logis dan rancangan prototipe antarmuka aplikasi RKE yang diperoleh berdasarkan hasil analisis input, proses, dan output dari sistem digunakan saat ini. Adapun beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh penyedia pelayanan kesehatan dalam implementasi sistem RKE meliputi pelatihan penggunaan RKE bagi seluruh pengguna yang terlibat, penyiapan dokumen panduan teknis penyelenggaraan RKE dan persiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana. Selain itu, diperlukan penguatan regulasi yang mengatur tentang pengembangan dan standar implementasi RKE di masa mendatang. Kata kunci: rekam kesehatan elektronik, kesehatan ibu dan anak This study discusses the design of electronic health record (EHR) in Restu Kasih Hospital which aims to support the sustainability of maternal and child health services. This research uses qualitative approach through observation, in-depth interview and document review. The results of this study indicate that there are various medical recording problems in Restu Kasih Hospital that should be minimized by using EHR. This research also presents the logical design and prototype design of the EHR application interface based on the analysis of input, process, and output of the current system. There are several things that health care providers need to prepare in order to implement the EHR system such as training for all involved users, preparing RKE technical guidance documents, and preparation of human resources and facilities and infrastructure. In addition, it is necessary to strengthen the regulations of development and implementation standards of EHR in the future. Key words: electronic health record, maternal and child health
Read More
S-9683
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dion Zein Nuridzin; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Tris Eryando, Sabarinah, Mochamad Adam Hamdani, Yogaswara
Abstrak: Latar belakang. Indonesia termasuk negara dengan jumlah kejadian bencana yang banyak dan jumlahnya cenderung mengalami peningkatan. Namun sistem yang ada saat ini belum merespon kebutuhan korban bencana terutama pada kondisi pascabencana dimana jaringan seringkali tidak berfungsi. Tujuan. Mengembangkan prototipe sistem informasi kebencanaan yang dapat digunakan dalam peningkatan respon yang cepat dan tepat saat terjadi bencana, mulai dari prediksi korban, pendataan, pemetaan masalah, dan penentuan wilayah prioritas sesuai dengan kebutuhan di lokasi terdampak bencana. Metode. Analisis kebutuhan sistem melalui literature review dan wawancara mendalam kepada sembilan informan, dilanjutkan dengan perancangan prototipe sistem informasi kebencanaan, pengumpulan data fasilitas berbasis online, dan perancangan dashboard sistem informasi kebencanaan. Hasil. Prototipe sistem informasi kebencanaan telah dibuat meliputi pengumpulan data yang sesuai untuk kejadian bencana (dapat digunakan secara offline), terintegrasi dengan surveilans demografi dan kesehatan (SDK) dan data prabencana, beserta dashboard Sistem Informasi Kebencanaan yang user friendly dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kesimpulan. Peluang pengembangan sistem informasi kebencanaan sangat memungkinkan untuk dilakukan dengan integrasi data SDK dan data prabencana (meliputi kontak dan koordinat untuk fasilitas kesehatan, ambulans umum, perkiraan tempat untuk pengungsian, fasilitas air bersih, MCK). Prototipe ini sesuai dengan kondisi bencana, membuat proses pencatatan dapat lebih cepat, efektif dan dapat menampilkan dashboard interaktif berbasis SIG untuk prediksi korban berdasarkan kelompok rentan, kebutuhan bantuan logistik, perencanaan tempat pengungsian dan fasilitas yang tersedia, serta untuk koordinasi dengan fasilitas kesehatan, dan pembagian sumber daya maupun relawan sesuai hasil pemetaan prioritas wilayah
Background. Indonesia is a country with a large number of disaster events and the number tends to increase. However, the current system has not responded to the needs of disaster victims, especially in post-disaster conditions where the network often does not function. Objective. Develop a prototype of a disaster information system that can be used to improve a fast and accurate response when a disaster occurs, starting from disaster victims prediction, data collection, problem mapping, and determining priority areas according to needs in disaster-affected locations. Method. Analysis of system requirements through literature review and in-depth interviews with nine informants, followed by the design of a disaster information system prototype, online-based facility data collection and the design of a disaster information system dashboard. Results. A prototype of a disaster information system has been created which includes data collection suitable for disaster events (can be used offline), integrated with demographic and health surveillance (DHS) and pre-disaster data, along with a userfriendly disaster information system dashboard by utilizing the geographic information system (GIS). Conclusion. Opportunities to develop a disaster information system are very possible with the integration of DHS data and pre-disaster data (including contacts and coordinates for health facilities, public ambulances, estimated places for evacuation, clean water facilities, toilets). This prototype is in accordance with disaster conditions, making the recording process faster, more effective and able to display a GIS-based interactive dashboard for prediction of victims based on vulnerable groups, logistical assistance needs, planning for evacuation places and available facilities, and for coordination with health facilities, and distribution resources and volunteers according to the results of regional priority mapping.
Read More
T-6185
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arif Purnomo Aji; Pembimbing: Martya Rahmaniati; Penguji: Artha Prabawa, Rico Kurniawan, Lely N. Setiawan, Mas Agung S. Aji
Abstrak: Rekam medis elektronik atau bisa juga di sebut Electronic Medical Record (EMR) sudah ditetapkan penggunaanya di RSU Hasanah Graha Afiah sejak tahun 2021, akan tetapi penggunaannya oleh petugas medis masih minim.Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan tingkat penggunaan EMR tersebut masih rendah. Metode penelitian yang dipakai adalah Technology Acceptance Model (TAM) yaitu permodelan penerimaan pemakai (user acceptance) terhadap penggunaan EMR, metode kuantitatif dengan rancangan studi kasus deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan di RSU HGA pada bulan Mei hingga Juli 2022 dengan metode wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian adalah mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan penggunaan EMR oleh petugas medis. Kesimpulan dari penelitian bisa di jadikan acuan perbaikan pihak rumah sakit dalam rangka meningkatkan penggunaan EMR
Read More
T-6397
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Widiastuti; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Artha Prabawa, Reski Ivanka Tarigan
Abstrak: ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur berdasarkan empat variabel masukan yaitu man, material, machine, dan methode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional, yaitu penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder dengan observasi dan kualitatif untuk pendalaman dari penelitian kuantitatif dengan teknik wawancara mendalam. Hasil penelitian kuantitatif didapatkan bahwa rata-rata kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap adalah 92,18 %, dan dari nilai tersebut 79,52 % lengkap terisi sedangkan 20,48 % tidak lengkap, 7,82 % yang tidak ada atau tidak didokumentasikan. Gambaran kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur secara kuantitas sudah bagus namun secara kualitas masih buruk karena ada beberapa variabel penting seperti pengisian diagnosa dan tandatangan tenaga kesehatan (dokter) nilainya masih di bawah 50 %. Adapun faktor yang paling mempengaruhi kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap adalah metode (Standar Prosedur Operasional/SPO) tentang Kelengkapan dokumen rekam medis rawat inap yang masih belum dipatuhi oleh tenaga kesehatan di Rumah Sakit Dr.Hafiz (RSDH) Cianjur, perlu adanya induksi Standar Prosedur Operasional/SPO tentang kelengkapan pengisisan dokumen rekam medis rawat inap dan prosedur safety secara berkala kepada pegawai baru maupun lama sehingga selalu terpapar dan dapat bekerja sesuai dengan prosedur yang ada. Kata kunci: Rekam Medis, Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap, Tenaga Kesehatan This study discusses the Factors Affecting the Completeness of Inpatient Medical Record Documents at Dr.Hafiz (RSDH) Hospital Cianjur based on four input variables namely man, material, machine, and method. This research uses descriptive observational method, that is quantitative research using secondary data with observation and qualitative for deepening of quantitative research with in-depth interview technique. The result of quantitative research shows that the average of inpatient medical record document is 92,18%, and from 79,52% complete value is filled while 20,48% is incomplete, 7.82% is missing or not documented. The description of the completeness of the in-patient medical record document at Dr.Hafiz Hospital (RSDH) Cianjur in quantity is good but the quality is still bad because there are some important variables such as filling diagnosis and signature of health personnel (doctor) the value is still below 50%. The factors that most affect the completeness of inpatient medical record document is the method (Standard Operating Procedure / SOP) about the completeness of inpatient medical record document which still has not been obeyed by the health workers at Dr.Hafiz Hospital (RSDH) Cianjur, it is necessary to have induction of Standard Operating Procedure / SOP on completeness of document medical record in-patient medical record and safety procedures periodically to new and old employees so that always exposed and can work in accordance with existing procedures. Key words: Medical Records, Completeness of Inpatient Medical Record Document, Health workers.
Read More
S-9840
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive