Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29259 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Endah Ramadhinie; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Poppy Yuniar, Rusmiyati
T-4049
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Romi Widodo; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Poppy Yuniar, Lukman Hakim, Ratih Dwi Lestari
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem yang telah berjalan pada program malaria di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, mengidentifikasi prioritas masalah utama dalam pencatatan dan pelaporan, pengolahan, penyajian, mengidentifikasi kebutuhan pengguna dalam pencatatan dan pelaporan, pengolahan, penyajian data malaria. Menyediakan data malaria yang berkesinambungan dan lengkap agar dapat digunakan untuk pendukung keputusan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengembangan perancangan sistem menggunakan SDLC (System Development Live Cycle). Informan pada penelitian ini adalah pengelola malaria yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan petugas monev malaria Kabupaten, puskesmas. Sampel diambil dengan menggunakan metode Kecukupan (Adequasi). Tahun 2013 kelengkapan laporan program malaria di Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu 100%, sedangkan ketepatan pengiriman laporan 80%. (Profil Dinkes Provinsi Bengkulu, 2013). Kata Kunci : Sistem Informasi, Rancangan, Program Malaria
Read More
T-4218
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Budiarti Setyaningsih; Pembimbing: Pandu Riono, Kemal Nazaruddin Siregar
T-2074
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rina Sastrawaty; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono, Artha Prabawa; Penguji: Nunuk Agustina, Nurjamil
Abstrak:

ABSTRAK

Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi surveilans imunisasidi Kota Bekasi yang dapat memudahkan dalam pengumpulan, pengolahan, dananalisa data serta memudahkan pengambil kebijakan dalam monitoring danevaluasi program. Pengembangan sistem menggunakan model incremental daniteratif dengan tahapan: perencanaan, analisis, desain, dan implementasi. Hasilpenelitian berupa prototype yang menghasilkan basis data menggunakan MySQLuntuk data-data imunisasi dan KLB PD3I dan inputing data secara onlinemenggunakan PHP. Output prototype berupa tabel, grafik dan peta diharapkandapat membantu pengambil kebijakan baik di dinas kesehatan maupun puskesmasdalam mencegah terjadinya KLB PD3I dan dapat melakukan perencanaan denganevidence based.

ABSTRACT

This thesis aims to develop an immunization surveillance information system inBekasi Municipality which can facilitate the collection, processing, and analysisof data and enable policy makers in monitoring and evaluation program. Thesystem development uses the incremental and iterative model with phases:planning, analysis, design, and implementation. The thesis results a prototype thatgenerates database using MySQL for immunization data and outbreak of diseasesthat can be prevented by immunization and inputing data online using PHP. Theoutput are in tables, graphs and maps. These can support decision makers in boththe district health office and public health care in preventing outbreaks of diseasesthat can be prevented by immunization and making evidence based policy.

Read More
T-3982
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Athi Susilowati Rois; Pembimbing: Meiwita P. Budiharsana; Penguji: Besral, Herti Suherti Rahmi
Abstrak: Penilaian kualitas profil dilihat dari aspek kelengkapan, akurasi dan konsistensi data/informasi kesehatan ibu dan neonatus dan ketepatan waktu terbit, mengacu pada petunjuk teknis PMKDR. Dinilai pula faktor sumber daya SIK (khususnya koordinasi SIK, sumber daya manusia SIK dan infrastruktur SIK) dan manajemen data (khususnya ketersediaan data), menggunakan instrumen HMN. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Responden dalam penelitian ini 56 dinas kesehatan kabupaten/kota tahun 2012, dengan kepala unit yang menangani data sebagai unit analisis. Hasil penelitian ini mendapatkan 69,6% profil berkualitas baik, koordinasi dan SDM SIK belum optimal (57,1%; 69,6%), serta infrastruktur SIK dan ketersediaan data umumnya optimal (67,9%). Terdapat hubungan antara SDM SIK dan ketersediaan data dengan kualitas pemantauan profil kesehatan kabupaten/kota (OR 4,69 dan 2,58). Penelitian ini menyarankan perlu diprioritaskan pengembangan kemampuan SDM SIK, perlu ditingkatkan ketersediaan data melalui kerjasama yang baik dengan unit internal maupun eksternal serta perlu dilakukan pemantauan kualitas profil kesehatan secara berjenjang. Kata Kunci : Kualitas profil kesehatan, Pemantauan Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR), Sistem Informasi Kesehatan (SIK)
Read More
T-4219
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ramli Andrian; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: Besral, Dini Susanti
S-5374
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agustry Cipra Antice; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: R. Sutiwan, Martya Rahmaniati, Makful, Tri Astuti, A. Wawan Setyawan
T-3340
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mursalin; Pemb: Tris Eryando; Penguji: Besral, Budiarti Setyianingsih
S-5315
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Supriyono Pangribowo; Pembimbing: Martya Rahmaniati; Penguji: Besral, Popy Yuniar, Boga Hardhana, Endang Burni
Abstrak:

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kepmenkes RI No. 581/Menkes/SK/VII/1992, menyebutkan bahwa penyakit ini dapat menimbulkan kematian, dan termasuk salah satu penyakit yang dapat menimbulkan wabah. Kota Bogor merupakan salah satu wilayah endemis DBD di Provinsi Jawa Barat. Kasus DBD di Kota Bogor menunjukkan peningkatan dalam 3 tahun terakhir, pada tahun 2008 dilaporkan terdapat 1.193 kasus, meningkat menjadi 1.513 kasus pada tahun 2009, dan kembali naik menjadi 1.686 pada tahun 2010. Program pencegahan, pemberantasan, dan surveilans DBD membutuhkan dukungan sistem informasi yang baik sebagai landasan pengambilan keputusan. Sistem informasi yang berjalan saat ini belum memanfaatkan manajemen basis data yang terstruktur sehingga sering ditemui kendala dalam hal pengelolaan data. Selain itu juga belum terdapat aplikasi khusus pemetaan yang dapat menghasilkan informasi secara otomasi dalam memberikan analisis kewilayahan tentang potensi yang dimiliki tiap wilayah terhadap peningkatan kasus maupun KLB. Pengembangan sistem informasi DBD berbasis SIG bertujuan untuk mengatasi permasalahan pengelolaan data dan analisis kewilayahan. Sistem informasi tersebut dikembangkan oleh peneliti berdasarkan metode System Development Life Cycle (SDLC), dengan mengintegrasikan aplikasi basis data Postgresql dan aplikasi pemetaan Open Geo Suite 2.2. Sistem ini mengolah data program DBD menjadi indikator IR DBD, CFR DBD, kepadatan penduduk, dan ABJ. Aplikasi mengolah indikator tersebut melalui proses perhitungan skor sehingga dihasilkan output berupa laporan, peta, dan grafik. Dalam rangka pengembangan sistem informasi lebih lanjut, diperlukan penambahan variabel lingkungan dan indikator untuk monitoring dan evaluasi program pencegahan dan pemberantasan DBD. Kata kunci : DBD, pemetaan, basis data


 Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by Dengue virus transmitted through Aedes aegypti bite. The Minister’s of Health Decree (Kepmenkes RI Nr. 581/Menkes/SK/VII/1992) stated that this disease can cause death, and lead an outbreak. Bogor is one of DHF endemic area in West Java. DHF cases in Bogor have shown an escalation in the last three years. In 2008 it was reported 1,193 of cases, in 2009 the cases has risen to 1,513 and the trend were continued in 2010 with 1,686 of cases. DHF control significantly requires information system to generate an effective policy. Current information system has not been supported with database management. Hence, data and information management of DHF frequently meets bottleneck. Furthermore, the absence of mapping application lead to bottleneck on spatial analysis of outbreak and cases increase. The system information is developed to solve the bottlenecks on data information and spatial analysis using System Development Life Cycle (SDLC) methods. It combines Postgresql and Open Geo Suite 2.2. The system process several indicators i.e IR DBD, CFR DBD, population density and ABJ. The application manages those indicators through the process of scoring which result in report, map, and chart. Sustainability of this proposed system requires environment variables and monitoring and evaluation indicators of DHF control. Key words : DHF, mapping, database

Read More
T-3402
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tety Setiawati Mulyaningsih; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji; Popy Yuniar, Regina Sidjabat
Abstrak: Rabies merupakan penyakit menular akut pada susunan saraf pusat yangdisebabkan virus rabies. Sampai saat ini belum ada pengobatan yang efektif dalammenyembuhkan rabies namun penyakit ini dapat dicegah melalui penanganankasus paparan hewan penular rabies (HPR) sedini mungkin. Rabies masih menjadimasalah kesehatan masyarakat yang cukup serius dan telah menyebar ke berbagaiwilayah yang semula merupakan wilayah bebas rabies. Bali merupakan salah satuwilayah bebas yang tertular rabies pada akhir tahun 2008.Indonesia telah mencanangkan bebas rabies pada tahun 2020 sesuaidengan kesepakatan yang dihasilkan pada pertemuan ASEAN. Dalam upayamewujudkan bebas rabies tahun 2020, maka kegiatan surveilans penyakit sangatpenting sehingga menghasilkan informasi yang akurat untuk monitoring danevaluasi kegiatan penanggulangan. Pengelolaan sumber daya informasi yangmendukung kegiatan surveilans dapat menunjang keberhasilan programpemberantasan rabies.Pengembangan sistem informasi dalam penelitian ini menggunakanmetode System Development Life Cycle (SDLC) dan bertujuan untukmengembangkan Prototype Sistem Informasi Surveilans Rabies. Prototype inimerupakan model Sistem Informasi Manajemen dan merupakan system informasiberbasis web yang dapat mengolah data secara otomatis dan menampilkan grafikdan peta yang dapat mendukung para pemangku kebijakan dalam mengambilkeputusan.Kata kunci:Rabies, surveilans, pengembangan sistem, prototype sistem informasi
Rabies is an acute infectious disease in the central nervous system causedby the rabies virus. Until now there is no effective treatment to cure rabies, but thedisease can be prevented through the handling of cases of exposure to rabidanimal as early as possible. Rabies is still a public health problem that is seriousenough and has spread to different areas of the original are rabies-free areas. Baliis one free area that is infected with a rabies by the end of 2008.Indonesia has declared rabies-free by 2020 in accordance with theagreement at the ASEAN meeting. In order to achieve rabies-free by 2020, thedisease surveillance is crucial to deliver accurate information for monitoring andevaluation of prevention activities. Supportive management of informationresources can support the success of rabies eradication program.The development of information systems in this study using the SystemDevelopment Life Cycle (SDLC) method and aims to develop RabiesSurveillance Information System Prototype. This prototype is a model ofManagement Information System and a web-based information system that canprocess data automatically and displays graphs and maps that can support policymakers in making decisions.Keywords :Rabies, surveillance, systems development, information system prototype
Read More
T-4242
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive