Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29965 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rahmah Yani; Pembimbing: Sabarinah; Penguji: Trisari Anggondowati, Eti Rohati, Hidayat Nuh Ghazali D
Abstrak:
Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Depok meningkat tiga kali lipat lebih tinggi di tahun 2021 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya khususnya yang diakibatkan oleh COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerapan pelayanan kesehatan maternal yang sudah disesuaikan di masa COVID-19 untuk deteksi dini komplikasi serta rujukan maternal di Kota Depok tahun 2021 dari eksplorasi keluarga ibu yang meninggal dunia. Studi kasus ini diharapkan merupakan upaya penting dilakukan dalam upaya menurunkan kematian maternal, baik di tingkat fasilitas maupun di tingkat kabupaten/kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan desain penelitian studi kasus untuk memberikan informasi detail terkait deteksi dini komplikasi serta rujukan maternal di Kota Depok tahun 2021, penelitian dilakukan di Kota Depok tahun pada bulan Juni sampai Juli 2023 dengan jumlah informan 12 orang, data diperoleh dengan wawancara mendalam dan telaah dokumen yang terdiri dua kelompok informan. Kelompok kasus adalah keluarga dari ibu hamil, bersalin, dan ibu nifas yang sudah meninggal di Kota Depok periode Januari – Desember 2021, kelompok control adalah ibu hamil, bersalin, dan ibu nifas yang tidak meninggal di Kota Depok periode Januari – Desember 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan deteksi dini komplikasi dan di Kota Depok sebagian besar sudah baik untuk ANC namun untuk telehealth belum terintegrasi karena masih menggunakan aplikasi yang tidak memiliki data base yang baik. Terkait rujukan maternal di Kota Depok pada tahun 2021 secara umum sudah baik ditandai dengan aspek jarak ke fasilitas kesehatan tidak memiliki masalah sama sekali, namun masih terkendala pada aspek pelayanan kesehatan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang menyebabkan kendala kapasitas rumah sakit dalam hal ketersediaan tempat tidur dan kapasitas pelayanan. Keberhasilan deteksi dini dan rujukan maternal akan terwujud jika ada komitmen yang kuat dari semua pihak sehingga perlu penguatan peran dan komitmen tenaga kesehatan dalam pelaksanaan deteksi dini dan rujukan maternal sebagai bentuk dari upaya penurunan Angka Kematian Ibu .

The Maternal Mortality Ratio (MMR) in Depok City will be three times higher in 2021 compared to previous years, especially those caused by COVID-19. This study aims to look at the implementation of maternal health services that have been adjusted during the COVID-19 era for early detection of complications and maternal referrals in Depok City in 2021 from exploration of the families of mothers who died. It is hoped that this case study will be an important effort to reduce maternal mortality, both at the facility level and at the district ort city level. This type of research is qualitative research, using a case study research design to provide detailed information regarding early detection of complications and maternal referrals in Depok City in 2021, the research was conducted in Depok City from June to July 2023 with 12 informants, data obtained by in-depth interviews and document review consisting of two groups of informants. The case group was the families of pregnant, giving birth and postpartum women who had died in Depok City for the period January - December 2021, the control group were pregnant, giving birth and postpartum women who did not die in Depok City for the period January - December 2021. The results showed that the implementation of early detection of complications and in Depok City was mostly optimal for ANC but for telehealth it had not been integrated because it still used applications that did not have a good data base. Regarding maternal referrals in the city of Depok in 2021, in general, it has been good, marked by the aspect of distance to health facilities that has no problems at all, but is still constrained by aspects of optimal health services. This was influenced by the COVID-19 pandemic which caused constraints on hospital capacity in terms of bed availability and service capacity. The success of early detection and maternal referral will be realized if there is a strong commitment from all parties so that it is necessary to strengthen the role and commitment of health workers in implementing early detection and maternal referral as a form of efforts to reduce maternal mortality. Key words: Maternal mortality,Early detection, Referral system, Depok city
Read More
T-6848
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ady Iswadi Thomas; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Puput Oktamianti, Diar Wahyu Indriarti, Lilis Kurniah Rahmawati
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran evaluasi terhadapimplementasi sistem rujukan pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)di RSUD Tangerang Selatan dan RSU Bhineka Bakti Husada. Gambaran evaluasisistem rujukan dapat dilihat pada karakterisitik rujukan medik berjenjang melaluipendekatan mutu (quality) dari Donabedian.Penelitian menggunakan metode kualitatif. Data primer diperoleh melaluiwawancara mendalam terhadap 17 informan yang terdiri dari unsur manajemendan pelaksana teknis Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, kementerian Kesehatan danBPJS serta observasi langsung di beberapa unit layanan terkait. Data sekunderdiperoleh melalui data rekam medik dan register pasien.Pengukuran terhadap karakteristik sistem rujukan terdiri dari standar inputyang meliputi kebijakan sistem rujukan dan kelengkapan fasilitas rujukan. Standarprocess meliputi alur rujukan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur(SOP), ketentuan rujuk balik, prosedur kegawatdaruratan dan monitoring danevaluasi, kemudian standar output meliputi rujukan yang tepat dan cakupanrujukan baik di rawat jalan maupun rawat inap.
This study aimed to get an overview of the evaluation of theimplementation of the referral system in the National Health Insurance program(JKN) in South Tangerang District Hospital and Bhineka Bakti Husada Hospital.Picture evaluation referral system can be seen in the characteristics of tieredmedical referral through quality approach framework quality of Donabedian.Research using qualitative methods . The primary data obtained throughinterviews of more than 17 informants consisting of elements of management andtechnical implementation Hospital , Department of Health , Ministry of Healthand BPJS as well as direct observation in several units related services.Secondary data obtained through medical records and registers patientsMeasurement of the characteristics of the reference system consists ofstandard input covering the referral system policy and completeness of the referralfacility. The standard process includes groove reference, adherence to standardoperating procedures (SOP), the terms refer turning, emergency procedures andmonitoring and evaluation, then standard output includes appropriate referral andreferral coverage in both the outpatient and inpatient.Literature (1998-2015)
Read More
B-1745
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wiwik Widyawati; Pembimbing: Kemal Nazaruddin Siregar; Penguji: Tris Eryando, Asral Hasan, Noer Qoryati Hanun
Abstrak: ABSTRAK
 
Tingginya angka kematian ibu, bayi di Indonesia menunjukkan rendahnya kualitas pelayanan kesehatan, dipengaruhi pelayanan rujukan. Salah satu masalah rujukan di Kabupaten Serang adalah keterlambatan pasien sampai ke fasilitas kesehatan. Disebabkan sistem rujukan belum terintegrasi, tidak ada komunikasi data dan koordinasi antar fasilitas rujukan. Tujuan studi membangun model sistem informasi rujukan komplikasi ibu dan bayi terintegrasi secara online. Studi kualitatif dengan metode pengembangan SDLC. Penelitian di Kabupaten Serang, melibatkan Puskesmas PONED, rumah sakit PONEK dan Dinkes Kabupaten Serang.
 
 
Hasil penelitian yaitu pelayanan rujukan belum dilakukan sesuai prosedur. Kurangnya SDM, sarana, alat dan kebijakan menjadi penyebab terhambatnya pelayanan rujukan. Aplikasi rujukan dirancang untuk kecepatan akses informasi, alat bantu monitoring evaluasi dan pengawasan pengendalian mutu pelayanan rujukan. Kesimpulan penelitian terbangunnya model sistem informasi rujukan obstetri dan neonatal online dan terintegrasi.
 

 
ABSTRACT
 
The high rates of maternal and infant mortality in Indonesia showed low quality of health services that influenced referral. One of the problems at Serang referral is delaying until the patient to the health facility. This is due not integrated, there is no data communication and coordination between the referral facility. The purpose of this study to establish a model of referral information system integrated maternal and neonatal by online. A qualitative study, approach to the SDLC methods. The study at Serang, involving PONED health centers, PONEK hospitals and Serang District Health Office as an application model.
 
 
The results are referral services not performed with procedures. Inadequate human resources, facilities, equipment and policy has contributed to the delays in referral. Reference application is designed to speed access information, monitoring, evaluation tools and quality control monitoring referral service. The Conclusion are the establishment of research referral systems online models and integrated facilities.
Read More
T-3742
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nikensari Koesrindartia; Pembimnbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Masyitoh, IBN Banjar, Dewi Satiasari
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Nikensari  Koesrindartia ProgramStudi : Kajian Administrasi RumahSakit Judul : EVALUASI SISTEM ANTRIAN PENDAFTARAN ONLINE TERJADWAL WAKTU LAYANAN BAGI RUJUKAN BPJS DI POLIKLINIK  RAWAT JALAN RSUD BUDHI ASIH TAHUN 2016 – 2017 Penelitian ini adalah Studi Kasus dilakukan dengan pendekatan kualitatif eksploratif yang secara umum bertujuan mengevaluasi Kebijakan Sistem Antrian Pendaftaran Online Terjadwal Waktu Layanan yang selanjutnya disebut sebagai (SI ALI JADUL) pada pasien rujukan BPJS di Poliklinik  Rawat Jalan RSUD Budhi Asih Jakarta Timur. Penelitian dilakukan selama  Bulan April – Mei 2017. Data kualitatif (primer)  berupa FGD dan wawancara mendalam,  dilengkapi data kuantitatif (sekunder) berupa  dokumen data sampel penelitian Bulan September 2016 -  April 2017 serta  observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan SI ALI JADUL selama 8 bulan implementasi  sebesar 70,14%. Distribusi pendaftaran pasien berasal dari poliklinik sebesar 59,07%, loket penjadwalan sebesar 15,10%, ,kontrol rawat inap sebesar 9,32%, pre-operasi sebesar 4,57%, Sistem Penjadwalan Rujukan Online ( SPRO) dari puskesmas sebesar 9,32% dan Web/Android sebesar 3,69%. Pada evaluasi kinerja, capaian efektifitas SI ALI  JADUL, yaitu ketepatan waktu kehadiran  pasien.  Jumlah pasien terbanyak  pada Kategori Hadir Tepat Waktu sebesar  73,08%,  yaitu  hadir   di masa cetak SEP 30 menit sebelum slot penjadwalan jam layanan, Dan jumlah pasien  paling sedikit pada Kategori Hadir Mendahului Waktu 240 menit atau lebih sebesar (0,06%) sebelum slot penjadwalan jam layanan.  Capaian efisiensi  SI ALI JADUL yaitu ketepatan waktu tunggu mendapatkan layanan. Peringkat pertama jumlah pasien terbanyak pada Kategori Waktu Tunggu Layanan  (60-120 menit) sebesar  28,78% . Sedangkan Kategori Waktu Tunggu Layanan Tepat  Waktu,  sesuai SPM Rawat Jalan  (≤ 60 menit) berada di peringkat keempat sebesar  16,13%. Identifikasi Critical Factor Succes  SI ALI JADUL, didapatkan  kategori High Priority sebesar 75%, kategori Medium Priority sebesar 20 % dan kategori Low Priorty sebsar 5 % . Kemudian dilakukan   Analisa Fit/Gap  SI ALI JADUL didapatkan  Kategori  Fit sebesar 45% ,  kategori Partial Fit sebesar 25 % dan kategori  Gap  sebesar 25%. Kata Kunci : CFS; Evaluasi ; Fit/Gap Analysis; Sistem Antrian Pendaftaran Online Terjadwal Waktu Layanan  (SI ALI JADUL)


ABSTRACT Nama : Nikensari  Koesrindartia Programme Study : Study of Hospital Administration Judul : EVALUATION OF ONLINE APPOINTMENT REGISTRATION SYSTEM WITH SCHEDULED SERVICING TIME FOR BPJS PATIENTS ON OUTPATIENT CLINICS AT RSUD BUDHI ASIH FOR 2016 - 2017 This research is a studied case that conducted with qualitative and explorative approachs with main objective is to evaluate a policy implementation of Online Appointment Registration System with Scheduled Servicing Time (SI ALI JADUL) for BPJS patients in outpatient Clinics at RSUD Budhi Asih East Jakarta for 2016 – 2017.This research has been conducted in 2 months (April-May 2017) and sampled data taken from RSUD Budhi Asih East Jakarta. Qualitative data taken from Focus Group Discussion and exhaustive interviewed. Equipped with Quantitative secondary data such as reviewed internal documentation and site observation. Result of this research is found that average utilization of SI ALI JADUL online system during 8 months implementation is 70,14%. Distribution of patients registration from polyclinic registration is 59,07%, Scheduled on-site registration is 15,10%,  inpatient controlling registration is 9,32%, pre-operation registration is 4,57%.Online appointment source from government primary health care (Puskesmas) through Online Scheduled Appointment Patient System (SPRO) is 9,32% and data from web internet and android application is 3,69%. From performance evaluation of effectivity of SI ALI JADUL shown that patients who visit to hospital have 3 visiting time category i.e.: Advanced time, accurate time, and delayed time category. The most patients is accurate time category (73,08%), this category for patients who came in =<30 minutes before clinic servicing time. The less patients is advanced time category (0,06%), this category for patients who came in =<240 minutes before clinic servicing time. From performance evaluation of efficiency of SI ALI JADUL is accuracy of patients waiting time to be serviced.The first rank is waiting time category 60-120 min. (28,78%), The fourth rank is accurate time category =<60 min. (16,13%). Critical Factor Success for Successful of SI ALI JADUL online system have 3 category i.e.: High priority is 75%, Medium priority is 20%, and Low priority is 5%.Then from Fit/Gap analysis of SI ALI JADUL found that Fit category is 45%, Partial Fit category is 25% and Gap category is 25%. Key Words : CFS – Evaluation - Fit/GapAnalyze – Online Appointment Registration System With Scheduled Servicing Time

Read More
B-1914
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Faras Salsadila; Hendra; Penguji: Abdul Kadir, Jauhari
Abstrak:
Rumah sakit merupakan tempat kerja yang memiliki risiko terhadap kebakaran. Penelitian ini membahas tentang evaluasi penerapan sistem manajemen kebakaran pada Instalasi Bedah Sentral (IBS) dan Instalasi Pelayanan Intensif Terpadu (ICU) Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Desain penelitian ini bersifat mix methode. Objek dari penelitian ini yaitu setiap elemen pada sistem proteksi kebakaran aktif, pasif, sarana penyelamatan jiwa, organisasi proteksi kebakaran, tata laksana operasional, serta pembinaan dan pelatihan yang berada di kedua instalasi tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Analisis dilakukan dengan melakukan perbandingan antara kondisi aktual dengan standar NFPA (NFPA 72, NFPA 13, NFPA 14, NFPA 10, NFPA 101), Permen PU No. 26 Tahun 2008, Juknis Kesiapsiagaan kondisi darurat dan bencana di rumah sakit tahun 2020, dan Permen PU No. 20 Tahun 2009. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif pada IBS dan ICU mendapatkan hasil 61,5% dengan katagori cukup baik, sistem proteksi pasif pada IBS dan ICU mendapatkan hasil 100% katagori baik, Sarana penyelamatan jiwa pada IBS mendapatkan hasil 71% yang masuk ke kategori cukup baik dan pada ICU 66 % katagori cukup baik, organisasi proteksi kebakaran mendapatkan hasil 100% katagori baik, tata laksana operasional mendapatkan hasil yaitu 80% katagori baik, serta pembinaan dan pelatihan mendapatkan hasil 100% katagori baik.

Hospital is a workplace that has a risk of fire. This study discusses the evaluation of the implementation of a fire management system at the Central Surgery Installation (IBS) and the Integrated Intensive Service Installation (ICU) at Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province. This research design is a mix method. The object of this research is every element of the active and passive fire protection systems, life-saving facilities, fire protection organizations, operational management, and also coaching and training in the two installations. Data was collected by the observation and interview. Data analysis is performed by comparing actual condition with NFPA standards (NFPA 72, NFPA 13, NFPA 14, NFPA 10, NFPA 101), Permen PU No. 26 of 2008, Technical Guidelines for Emergency and Disaster Preparedness in Hospitals in 2020, and Permen PU No. 20 of 2009. The results of this study show that the active fire protection system in IBS and ICU gets a result of 61.5% with a fairly good category, the passive protection system in IBS and ICU gets a 100% result in a good category, life-saving facilities in IBS get a result of 71 % in the pretty good category and in the ICU 66% in the pretty good category, fire protection organizations get the good category 100%, operational management gets the good category 80%, coaching and training get the good category 100%.
Read More
S-11242
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hani Sadiah; pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Dedih Rudiana
S-7523
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Subekti; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Jaslis Ilyas, Pujiyanto, Johan Marbun, Fifi Mulyati
Abstrak: ABSTRAK Nama : Sri Subekti Prigram Studi : Kajian Administrasi Rumah Sakit Judul : Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Sistem Penjadwalan Rujukan Online (SPRO) di RSUD Pasar Minggu ABSTRAK Rujukan pasien BPJS dari puskesmas ke rumah sakit di wilayah DKI Jakarta saat ini telah menggunakan teknologi mutakhir berbasis internet dan dinamakan Sistem Penjadwalan Rujukan Online (SPRO). Sistem ini mencakup 1) informasi jadwal pelayanan dokter poliklinik di rumah sakit per tanggal, hari, jam. 2) manajemen jadwal pelayanan dokter yang tersedia dan yang sudah terjadwal. 3) reservasi / appointment booking pelayanan dokter poliklinik rumah sakit. 4) laporan-laporan berkaitan dengan rujukan pasien. Studi yang merupakan studi kasus tentang pemanfaatan SPRO di RSUD Pasar Minggu ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan informan dan data sekunder berupa dokumen-dokumen laporan rujukan SPRO dan laporan kunjungan di RSUD Pasar Minggu. Hasil penelitian menjelaskan bahwa elemen input faktor SDM memiliki kerja rangkap dan kurangnya pengetahuan tentang SPRO, SIRS yang belum terkoneksi dengan SPRO, serta belum adanya SOP. Elemen proses berupa pemberian informasi dan sosialisasi di puskesmas berjalan tidak optimal, kuota rujukan SPRO rendah, tidak adanya reminding sistem di RSUD Pasar Minggu, tidak konsistennya waktu pendaftaran pasien di RSUD Pasar Minggu, tidak adanya komunikasi dan koordinasi dengan puskesmas perujuk, dan tidak optimalnya monitoring dan evaluasi sistem. Faktor-faktor tersebut mengakibatkan pemanfaatan rujukan SPRO menjadi rendah yaitu sebesar 21,61%. Saran untuk RSUD Pasar Minggu adalah pembuatan reminding sistem, pemisahan alur pasien SPRO dengan pasien umum, meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan puskesmas dan monitoring evaluasi. Kata kunci: Rujukan Online, Rumah Sakit Pemerintah, Puskesmas ABSTRACT Name : Sri Subekti Study Program : KARS Title : Factors Related to the Online Referral Scheduling System (SPRO) in RSUD Pasar Minggu in 2017 Referral of BPJS patients from health center to public hospital in DKI region is currently implemented using internet-based technology called the Online Referral Scheduling System (SPRO). This system has advantages : 1) Provide service schedule information of polyclinic doctor in hospital by date, day, and hour. 2) Service schedule management of the doctor and already scheduled. 3) Service reservation or appointment booking of polyclinic doctor in hospital. 4) Reports which relate with patient referrals. This case study analyzed the utilization of SPRO in a public hospital (RSUD) in Pasar Minggu using qualitative approach. Primary data was collected using in-depth interviews with informants and secondary data was collected from documents of SPRO referral report and utilization in RSUD Pasar Minggu. The study revealed that the challenges in input elements were work load of staffs, lack of knorwledge on SPRO, no bridging system to SPRO, no standar procedure in place. Elements of the process were poor information and dissemination in Puskesmas, too small quota for SPRO patients set up by RSUD Pasar Minggu, no reminding system, poor registration scheduling for patients in RSUD Pasar Minggu, no communication and coordination with Puskesmas and poor monitoring and evaluation. These factors have caused low utilization of SPRO (21,6%). The study suggested that hospital need to develop the reminding system, separate patient flows between SPRO and non SPRO, improve communication and coordination with Puskesmas as well as monitoring evaluation. Keywords : Online Referral, Public Hospital, Health Center
Read More
B-1921
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Farid Fairuzi; Pembimbing: Ronnie Rivany
T-607
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pristya Trianggi Juwita; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Poppy Yuniar, Imelda Wijaya
Abstrak: Latar Belakang: Sistem informasi pengelolaan obat di Dinas Kesehatan telah diganti dengan sistem yang baru yaitu Sistem Informasi Pengelolaan Obat (SIPO) berbasis jaringan internet yang dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Depok sejak Bulan Februari tahun 2015. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan SIPO di Puskesmas dan Dinas Kesehatan dengan analisis PIECE (performance, information, control, efficiency,service). Tujuan penelitian ini adalah melakukan penilaian pelaksanaan dan pemanfaatan Sistem Informasi Pengelolaan Obat (SIPO) di Dinas Kesehatan Depok. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara. Hasil: Informasi yang dihasilkan oleh aplikasi SIPO sudah akurat dan tepat waktu, aplikasi SIPO mudah digunakan dan meringankan beban kerja. Simpulan & saran: Faktor yang mendukung dilaksanakannya SIPO adalah tersedianya sarana yang menunjang. Saran: Perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut tentang sarana, jumlah petugas obat dan beban kerja petugas dalam melaksanakan SIPO. Kata kunci: SIPO, analisis PIECES Background: drug management information system in the Department of Health has been replaced by a new system which Medication Management Information System (SIPO) -based Internet network developed by the Depok City Health Department since February 2015. The evaluation was conducted to determine how the use of SIPO in health centers and Health Department with the analysis PIECE (performance, information, control, efficiency, service). The purpose of this study was to assess the implementation and utilization of Drug Management Information System (SIPO) in Depok Health Department. Methods: This study used qualitative methods to interview. Results: The information generated by the SIPO application is accurate and timely, SIPO application is easy to use and help out the workload. Conclusions and suggestions: Factors that support the implementation of the SIPO is the availability of means of support. Suggestion: Necessary to evaluate the facilities and human resources in the implementation of the SIPO. Keywords: SIPO, analysis PIECES
Read More
S-8681
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Berita Epidemiologi, Kwartal II 1995, hal. 16-28
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive