Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28183 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
A.J. Hananto; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
B-461
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Grace S. Rumengan; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
B-92
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Masfufah; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Anhari Achadi, Agus Suparyono
S-6645
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Novanto Edi Sakti; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto
B-702
Depok : FKM-UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Euis Nur Hasanah Hamid; Pembimbing: Haryoto Kusnoputranto; Penguji: I Made Djaja, Ernie Sawitri, Toka Pangemanan, Ronnie Rivany
Abstrak:
Rumah Sakit merupakan penghasil limbah medik atau klinis terbesar dan mempunyai potensi bahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan karena mengandung bahan infeksius, toksik dan radio aktif. Bahan-bahan ini mempunyai resiko bagi kesehatan manusia disekitarnya serta sumber pencemaran bagi lingkungannya. Untuk itu maka perlu dilakukan suatu terobosan yaitu dengan menyusun suatu perencanaan yang baik untuk menerapkan Sistim Manajemen Lingkungan Rumah Sakit (SMLRS) dan Program Pencegahan Pencemaran Rumah Sakit (P2RS) di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan limbah cair di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, khususnya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang bermakna antara komitmen manajer terhadap kebijakan lingkungan, unsur-unsur manajemen, diharapkan akan hasil pengelolaan limbah cair (efluen) yang sesuai baku mutu yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan bermakna antara komitmen manajer terhadap pemahaman kebijakan, serta hubungan komitmen manajer terhadap unsur-unsur manajemen. Data primer diperoleh dengan cara mengumpulkan kuesioner dan wawancara dengan manajer atau wakil manajer dan petugas pengelola sanitasi Rumah Sakit serta pengamatan langsung di lapangan. Data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan Tk I Banjarmasin dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (BAPEDALDA) Tk I Banjarmasin. Penelitian yang dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk mendukung adanya korelasi variabel komitmen manajer terhadap pemahaman peraturan perundang-undangan, membuat kebijakan kesehatan lingkungan, juknis, perencanaan, pelaksanaan, monitor dan tindakan perbaikan, pengawasan, evaluasi, audit dan unsur-unsur manajemen dengan variabel limbah cair yang telah diolah (efluen) yang sesuai dengan baku mutu lingkungan yang berlaku. Hasil analisa limbah cair (efluen) bila dibanding dengan baku mutu lingkungan, untuk parameter pH, suhu, BOD, COD, TSS, P04, Coli. menunjukkan dibawah baku mutu yang berlaku, sedang untuk Amoniak masih diatas baku mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 58 tahun 1995 lampiran B yang berlaku pada tahun 2000. Efisiensi unit pengelolaan limbah cair (IPAL) dalam pengambilan bahan pencemar mencapai 80 -90 % untuk kadar pH, suhu, BOD, COD, TSS, P04, Coli dan mampu mereduksi/memusnahkan kandungan bakteriologis sesuai baku mutu limbah cair yang berlaku tahun 2000. Rumah Sakit Ulin Banjarmasin belum melakukan pengawasan terhadap parameter hasil pengelolaan limbahnya baik secara fisika maupun kimiawi setiap 3 bulan, serta pengawasan oleh instansi yang berwenang belum memadai.

Hospital waste water Treatment in Ulin Hospital, Banjarmasin, South Kalimantan Hospitals produce the largest quality of medical waste or clinic disposal, and resulting potential hazard to the public health and the natural environment by its infections, toxic and radioactive materials it carries. There are important causes of pollution or the environment and a great risk for the people's health in its vicinity. As such, it is considered necessary in taking a mayor break through by setting up good planning in the implementing Hospital Environmental Management System (SMLRS) and Hospital Pollution Prevention Program (P2RS) in Ulin Hospital, Banjarmasin. The research is aimed for facts finding on Waste Water Management in Ulin Hospital, in particular the correlation between the manager's commitment against the company's policy, technical directions, planning, execution, monitoring and implementation, control, evaluation, auditing, management principles as well as its law enforcement and the result of waste water treatment in accordance to its standardization. The hypothesis to be proved is based on the reason that wastewater treatment only when the entire management is good. Primary data is obtained by means of questionary forms and interviews whit managers or assistant managers, hospital sanitary officials, field survey. Secondary data is obtained from The District Health office of Banjarmasin and from Environmental Control Board in Banjarmasin and Medical Record of Ulin Hospital Banjarmasin. The thesis put forward in based on qualitative and quantitative research method in support to the fact of the existence of variable correlation commitment of the manager against the variable policy ; acceptance, technical clues, planning, execution, monitoring and maintaining actions, control, evaluation, auditing and management principles as well as Law enforcement which is in accordance to its standardization. Results show a relation between the committed manager in regard to policy knowledgement, technical clues, planning, execution, monitoring and maintenance action, control, evaluation, auditing and management principles, Law enforcement in order to achieve the standard waste water treatment. The Final analysis, Liquid waste if compared with the environmental standardization within the parameter of pH, temperature, BOD, COD, TSS,and Coll result shows below the standard, instead for ammoniac, it is still about the standard by the decree of the Minister of Environment No 58 1995 supplement B with validation year 2000 The treatment efficiently removed 80-90 % for pH, temperature, BCD, COD, TSS, P04, Coll and is capable in reducing/destroy bacterial content in accordance to the environmental quality standard validation year 2000. The Hospital Ulin in Banjarmasin, has so for not practice control toward the parameter of results on its waste treatment in term of physics also chemically every 3 months and control by the office in charge has not been satisfying. Result of this survey should be accepted as a suggestive idea for the office concerned in waste water treatment in Hospital.
Read More
B-576
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rita Rogayah; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Mieke Savitri, Amal Chalik Sjaaf, Sardikin Giriputro, Dyah Ami Riana
Abstrak: Telah dilakukan penelitian mutu pelalyanan Programatic Management Drug ResistanceTuberculosis (PMDT) di RSUP Persahabatan. Tujuan umum: mengetahui mutu pelayananstrategi PMDT di RSUP Persahabatan. Penelitian ini dilakukan dengan disain penelitiandengan metode kualitatif yaitu menggali informan dengan wawancara mendalam dan telaahdokumen. Sampel adalah pasien TB-MDR September 2009 sampai 31 Desember 2011.Hasil penelitian: pasien yang berobat di poli DOTS Plus berjumlah 814 pasien didapatkan319 (39,2%) pasien TB-MDR, pasien melakukan pengobatan sebanyak 231 (72,4%) pasiendan tidak kembali ke rumah sebanyak 88 (27.6%). Pada penelitian ini dokter dan perawatsudah memenuhi syarat, dana pengobatan masih mendapat bantuan, kebijakan RSsudah dilaksanakan, sarana dan prasarana sesuai PPI TB, laboratorium sudahtersetifikasi WHO hanya masih terjadi kendala hasil pemeriksaan uji resisitensidengan media padat (Ogawa/LJ), MGIT lebih dari 45 hari pada tahun 2009 sampaidengan tahun 2011, hal ini menyebabkan salah satu keterlambatan pengobatan. Pasienyang telah didiagnosis TB MDR masih didapatkan yang menunda pengobatan (delayedtreatment) sebesar 156 pasien (67,5%), dengan lama penundaan 2 minggu - >12 bulan.Penangan pasien mangkir masih belum tercatat dengan baik, Angka keberhasilanpengobatan pasien sembuh/komplit didapatkan 60,2%, putus berobat 15,2%, meninggal 16 %,gagal 1,3% serta on treatment 6,9%. Pasien sembuh/komplit merasakan pengobatan di rumahsakit terjadi kemudahan dalam mengambil obat karena dapat diluar jam kerja dan dapat salingbertukar pengalaman dengan sesama penderita. Pasien penundaan pengobatan karena perlukesiapan diri dan dukungan keluarga untuk pengobatan selama 2 tahun. Pasien putus berobatmerasakan pengobatan menganggu aktivitas, perlu biaya, dan tidak mendapat dukungan darikeluarga. Pelayanan satelit belum maksimal, masih didapatkan memberikanpelayanan pengobatan lanjutan. Edukasi yang masih dirasakan kurang untuk pasiendan keluarga.Kesimpulan: Mutu pelayanan dinilai dari angka keberhasilan pengobatan, pada penilitian inididapatkan angka keberhasilan pengobatan 60,2 %, angka ini belum mencapai target PMDTNasional. Hal ini dapat disebabkan edukasi yang masih kurang dan layanan satelit puskesmasyang belum maksimal.Kata kunci ;Mutu pelayanan , TB-MDR, PMDT
Read More
B-1588
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sarah Andini; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Puput Oktamianti, Purnawan Junadi, Yassir, Sumijatun
Abstrak:

Perawat sebagai salah satu sumber daya manusia di rumah sakit merupakan ujung tombak pelayanan yang harus direncanakan secara matang, baik secara kuantitas (beban kerja) maupun kualitas (kompetensi kerja). Dalam penelitian ini akan dibahas tentang analisa kebutuhan tenaga keperawatan di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan berdasarkan beban kerja (menggunakan time and motion study kepada 8 perawat kemudian diolah dengan Metode Ilyas) dan kompetensi kerja (depth interview kepada tiga informan dengan fokus kepada pengetahuan seputar pekerjaan, keterampilan dan sikap). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat satu dan atau dua tenaga perawat dengan kualifikasi minimal lulusan D3 keperawatan yang telah diikutkan pelatihan hemodialisa.


Nurses, as one kind of the human resources in hospitals, act as a frontline service that should be planned thoroughly, both in its quantity (based on workload) and quality (based on competencies). This research was about needs assessment of nursing personnel in the Hemodialysis Installation of RSUP Persahabatan based on workload (using time and motion study technique then manipulated by Ilyas Method) and competencies (depth interview focusing on job knowledge, skill and attitude, on three subjects). The research concluded that there is one or two nursing shortage, having qualification of D3 of nursing (as minimal education) and hemodialysis training.

Read More
B-1473
Depok : FKM UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yohanes Yanson Purnawaqn; Pembimbing: Hafizurrachman; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Mieke Savitri, Budi Hartono
B-1616
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tricy Helisane
B-990
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ervin Yamani Amouzegar; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Yuli Prapancha Satar, Rokiah Kusumapradja
B-996
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive