Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39900 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maria Fransiska Elisabeth Tey Eda; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Muhammad Noor Farid, Sudarto Ronoatmodjo, Flourisa Juliaan Sudradjat
T-4083
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
erry Yuliana R.P.; Pembimbing: Milla Herdayati, Besral; Penguji: Tris Eryando, Rahmadewi, Enny Ekasari
Abstrak:

ABSTRAK Penyalahgunaan operasi sesar dan dilakukan tanpa keperluan medis berisiko munculnya masalah kesehatan jangka panjang maupun pendek. Tren persalinan sesar di Indonesia tahun 2007-2012 mengalami peningkatan dua kali lipat. Sikap tenaga pemeriksa kehamilan menjadi isu dalam menurunkan angka persalinan sesar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tenaga pemeriksa kehamilan dengan persalinan sesar. Metode penelitian cross sectional ini menggunakan sampel penelitian 5.143 wanita usia subur (15-49 tahun) yang melahirkan anak terakhir di wilayah perkotaan Indonesia yang terpilih dalam sampel SDKI 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan kehamilan pada spesialis kandungan 6,6 kali lebih tinggi (95% CI 3,2-13,7), sedangkan pemeriksaan kehamilan pada spesialis kandungan dan bidan 0,5 kali lebih rendah untuk melakukan persalinan sesar dibandingkan dengan pemeriksaan kehamilan 2,1 kali lebih tinggi (95% CI 1,0–4,3) untuk melakukan persalinan sesar dibandingkan dengan ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilannya di bidan setelah dikontrol oleh usia ibu, tempat periksa hamil, paritas, dan tempat melahirkan. Adanya interaksi spesialis kandungan dengan sosial ekonomi untuk persalinan sesar. Penetapan peraturan dilakukannya persalinan sesar oleh institusi kesehatan, serta melakukan upaya protektif dan preventif persalinan pada kelompok masyarakat ekonomi tinggi bertujuan untuk mengurangi terjadinya persalinan sesar yang tidak perlu. Kata kunci: persalinan sesar, tenaga pemeriksa kehamilan, perkotaan


ABSTRACT Abuse of caesarean section and performed without medical purposes risky health long and short problems. Trends cesarean deliveries in Indonesia in 2007 and 2012 has increased two-fold. The attitude of antenatal care provider become an issue in reducing the number of cesarean delivery. The purpose of this study is to know the relationship antenatal care provider with cesarean section. The methods of this this study is cross-sectional, using sample of 5.143 women of childbearing age (15-49 years) who gave birth to the last child through cesarean delivery and cesarean deliveries in urban areas selected in the sample Indonesia Demographic and Health Survey 2012. The results showed that antenatal care in obstetrician 6.6 times higher (95 % CI 3.2 to 13.7), while antenatal care in obstetrician and midwife 0.5 times less likely to perform cesarean delivery compared with antenatal 2.1 times higher (95% CI 1.0 to 4.3 ) to perform cesarean delivery compared with women who undergo pregnancy examinations in midwifery after controlled by maternal age, a pregnancy check, parity, and place of birth. Their interaction with the content of socio-economic specialist for a cesarean delivery. Formation of rules does a cesarean delivery by health institutions, as well as make efforts to protective and preventive labor in high economic communities aim to reduce the occurrence of unnecessary cesarean deliveries. Keywords: cesarean section, antenatal care provider, urban

Read More
T-4831
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fia Azzhara/ Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Besral, Dian Kristiani Irawaty
Abstrak:
Pemerintah telah merekomendasikan pemakaian Kontrasepsi Pasca Persalinan yang tepat waktu yaitu 2 bulan setelah melahirkan, karena secara aktif mampu mengurangi kehamilan yang tidak diinginkan dan kehamilan yang berjarak dekat dengan persalinan sebelumnya, yang dapat berimplikasi terhadap kematian bayi dan kematian ibu. Namun cakupan KB Pasca Persalinan masih rendah yaitu sebesar 30,23%. Penelitian ini bertujuan untuk menilai waktu memulai penggunaan kontrasepsi pasca persalinan di antara wanita kawin usia reproduksi di Indonesia dan mengidentifikasi determinannya dengan menggunakan analisis Regresi Cox. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 dengan desain cross sectional, dan menggunakan sampel 2.459 wanita kawin usia subur yang melahirkan dalam 12 bulan sebelum wawancara. Estimasi Kaplan Meier menunjukkan bahwa probabilitas kumulatif kelangsungan wanita yang menggunakan kontrasepsi pasca persalinan di Indonesia sampai akhir pengamatan bulan ke-11 yaitu 79,9% dengan median survival time yaitu 3 bulan. Analisis regresi cox extended menunjukkan bahwa wanita dengan tingkat pendidikan menengah dan tinggi; wanita dengan status ekonomi menengah bawah, menengah, dan menengah atas; wanita yang bertempat tinggal di perkotaan; wanita yang melakukan hubungan seksual dalam 2 bulan setelah melahirkan; dan wanita yang mendapatkan dukungan suami adalah faktor yang mempengaruhi waktu mulai penggunaan kontrasepsi pasca persalinan. Oleh karena itu, perlu peningkatan kegiatan pemerataan sosialisasi, kualitas, dan kapasitas fasilitas pelayanan KB di daerah yang tertinggal, terpencil dan perbatasan; serta memperbaiki masalah klaim pelayananan kontrasepsi pasca persalinan di fasilitas kesehatan dengan pemisahan penggantian klaim untuk biaya persalinan dan pemasangan alat kontrasepsi pada calon akseptor agar penggunaan kontrasepsi pasca persalinan yang tepat waktu dapat disegerakan.

The government has recommended the timely use of Postpartum Contraception, which is 2 months after giving birth because it can actively reduce unwanted pregnancies and pregnancies that are close to previous deliveries, which can have implications for infant mortality and maternal mortality. However, the coverage of Postpartum Family Planning is still low at 30.23%. This study aims to assess the time to start postpartum contraceptive use among married women of reproductive age in Indonesia and identify its determinants using Cox Regression analysis. This study used IDHS 2017 data with a cross-sectional design and used a sample of 2,459 married women of childbearing age who gave birth within 12 months before the interview. Kaplan Meier's estimation shows that the cumulative probability of survival of women using postpartum contraception in Indonesia until the end of the 11th month of observation is 79.9% with a median survival time of 3 months. Cox extended regression analysis shows that women with secondary and higher education levels; women with lower middle, middle and upper middle-class economic status; women who live in urban areas; women who have sexual intercourse within 2 months after giving birth; and women who get husband's support are factors that influence the time to start using postpartum contraception. Therefore, it is necessary to increase socialization, quality, and capacity of family planning service facilities in underdeveloped, remote, and border areas; as well as fix the problem of claims for postpartum contraceptive services at health facilities by separating claim reimbursement for delivery costs and installing contraceptives for prospective acceptors so that timely use of postpartum contraception can be expedited.
Read More
S-11432
Depok : FKM-UI, 2023
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rise Nurhasanah; Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Besral, Hadi Pratomo, Elizabeth Jane Soepardi, Rahmadewi
Abstrak: Tesis ini membahas pengaruh kehamilan tidak diinginkan terhadap kejadian kematianbayi di Indonesia dengan menggunakan data sekunder hasil SDKI tahun 2012 yangmencakup 33 provinsi. Analisis dilakukan pada wanita usia subur yang melahirkananak dalam 5 tahun terakhir sebelum survei. Variabel dalam analisis akan dibatasipada wanita usia subur, anak terakhir dan tidak kembar. serta beberapa variabelkovariat seperti faktor maternal (wilayah tempat tinggal, pendidikan terakhir ibu,umur pada saat melahirkan, status ekonomi, jarak lahir, paritas dan komplikasikehamilan), faktor gizi (ASI Segera), dan faktor pelayanan kesehatan (ImunisasiTetanus Toxoid, pemeriksaan kehamilan sesuai standar, penolong persalinan dankunjungan neonatal pertama (KN-1)).Hasil penelitian menyarankan bahwa kehamilan tidak diinginkan dapat dicegahdengan melakukan sosialisasi menyeluruh meliputi Komunikasi, Informasi, danEdukasi (KIE) terhadap program Keluarga Berencana (KB); membuat kelompokpemberdayaan wanita; melakukan intervensi pra-konsepsi berupa pendidikankesehatan reproduksi untuk siswa tingkat pendidikan menengah; mengarahkan ibuyang sudah melahirkan untuk menggunakan KB pasca-persalinan dengan MKJP(Metode Kontrasepsi Jangka Panjang); dan meningkatkan peran posyanduKata kunci:Kehamilan Tidak Diinginkan, Kematian Bayi.
Read More
T-4551
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aliya Faiqoh Zain; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: R. Sutiawan, Toha Muhaimin. Dewi Ariningrum Rusmiarti, Indah Nugraheni Mardhika
T-5456
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Aulia Rahman; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Tri Bayu Purnama
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan pemilihan tempat persalinan bagi wanita usia subur berusia 15-49 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan analisis univariat dan bivariat. Populasi dari penelitian ini adalah wanita berusia 15-49 tahun di Indonesia yang pernah melahirkan dalam periode 5 tahun ke belakang dengan jumlah sampel sebanyak 15.357 orang.
Read More
S-10557
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahastiwi Fadilah Utami; Pembimbing: Sabarinah B. Prasetyo; Penguji: Kemal N. Siregar, Wara Pertiwi Osing
Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan faktor yang berhubungan dengan praktik seksual pranikah antara remaja laki-laki dan remaja perempuan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitasif dengan desain studi potong lintang dan menggunakan data sekunder Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017.

Populasi dalam penelitian ini adalah remaja berusia 15 hingga 24 tahun yang belum menikah di Indonesia. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 23.770 remaja (13.079 remaja laki-laki dan 10.691 remaja perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 7.6% remaja laki-laki dan 1.4% remaja perempuan di Indonesia terlibat praktik seksual pranikah pada tahun 2017.
Read More
S-10687
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanda Aula Rumana; Pembimbing: Iwan Ariawan, Besral; Penguji: Asih Setiarini, Yunimar Usman, Melly Juwitasari
Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi zatbesi selama kehamilan terhadap kejadian kematian neonatal di Indonesiamenggunakan data SDKI Tahun 2012. Desain penelitian yang digunakan adalahcross sectional dengan jumlah sampel 13.917 neonatal yang lahir dalam kurunwaktu 2007-2012 dan ditemukan sebanyak 139 mengalami kematian neonatal.Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ada hubungan antara suplementasi zatbesi 30-59 hari selama hamil dengan kejadian kematian neonatal. Ibu yangmengonsumsi zat besi 30-59 hari selama hamil meningkatkan kematian neonatalsebesar 2,56 kali dibandingkan ibu yang mengonsumsi ≥ 120 hari (95% CI=1,12 -5,81) setelah dikontrol oleh variabel umur saat melahirkan, pekerjaan, jenispersalinan pendidikan ayah, berat lahir, kunjungan kehamilan, dan komplikasi.Sebaiknya pemerintah meningkatkan standar minimal suplementasi zat besi lebihdari 90 hari selama kehamilan dengan harapan akan mengurangi kejadian anemiapada ibu hamil.Kata Kunci : Zat besi, anemia, gizi, kehamilan
The research is aimed to know the influence of iron consumption duringpregnancy on neonatal death in indonesia 2012. It is used cross sectional designwith the total sample 13.917 neonatal who was born in 2007-2012 and 139 of itare neonatal mortality. This research found that there is a relationship betweeniron supplementation during pregnancy is 30-59 days with the incidence ofneonatal death. Mothers who took iron 30-59 days during pregnancy increasesneonatal mortality by 2.56 times compared to mothers who consumed ≥ 120 days(95% CI = 1.12 to 5.81) after controlled by variable age when birth, occupation,type of birth, father's education, birth weight, antenatal care, and complications.The government should at least increase the standard iron consumption duringpregnancy more than 90 days to reduce the anemia in pregnant women.Keywords: iron, anemia, nutrition, pregnancy
Read More
T-4399
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Rahayu Ningsih; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo, Iwan Ariawan; Penguji: Mieke Savitri, Lukas C. Hermawan, Ganda Raja Partogi Sinaga,
Abstrak: Faktor penyebab tingginya AKI (346/100.000KH) yaitu belum tercapainyaindikator pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan. Pertolongan persalinan difasilitas kesehatan dipengaruhi oleh faktor individu dan provinsi. Penelitian inibertujuan melihat pengaruh dan besar kontribusi faktor individu dan provinsiterhadap pertolongan persalinan di enam provinsi di Indonesia berdasarkan dataSDKI dan profil kesehatan Indonesia tahun 2012. Hasil analisis multilevel regresilogistik multinomial menunjukan, determinan pertolongan persalinan meliputiasuhan kehamilan, daerah, asuransi kesehatan, indeks kepemilikan, pekerjaansuami, pekerjaan, pendidikan ibu, paritas, umur, rasio bidan, rasio puskesmas, rasiotempat tidur rumah sakit dan kepadatan penduduk. Faktor provinsi menurunkan24.22% variasi pertolongan persalinan di Indonesia.Kata Kunci :Pertolongan persalinan, faktor individu, faktor provinsi, multilevel regresi logistikmultinomial
The high maternal mortality rate (346 per 100.000 live birth) in Indonesia is causedby several factors, one of it is that Indonesia has not been achieved the indicator ofaid deliveries in health facilities. This study aims to look at the influence and thecontribution of individual factors and province factor on deliveries in six provincesin Indonesia based on data from Demographic and Health Survey and healthprofiles of Indonesia in 2012. Based on the analysis of multilevel multinomiallogistic regression, the determinant of delivery aid is the individual factors includethe antenatal care, regions, health insurance, household wealth index, husband'soccupation, employment and education of women of childbearing age, parity andthe age of them. The determinant factor of the province covers the ratio of healthcenters, the ratio of beds and population density. Contextual variables (provincefactors) decrease 24.22% variation deliveries at six provinces in Indonesia.Keywords :Maternal mortality, Deliveries, individual factors, provinces factors, multilevellogistic regression multinomial.
Read More
T-4620
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Laeli Nur Maeni; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Besral, Rahmadewi
S-8197
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive