Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32960 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Doris Lumban Tobing; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Suprijanto Rijadi, Puput Oktamianti, Yuli Prapancha Enny Satar, Ekasari
Abstrak: Berdasarkan UBA pasien di RS Siloam Kebon Jeruk, didapat komentar mengenaipemulangan pasien, yaitu : waktu tunggu penyelesaian administrasi pulang pasienmasih cukup lama, terutama menggunakan asuransi. Dari uji petik didapatkanrata-rata waktu tunggu yang menggunakan jaminan perusahaan/asuransi 5 jam 45menit dan non jaminan 3 jam 4 menit. Penelitian bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan administrasi pulang pasienrawat inap dengan jaminan perusahaan/asuransi di RS Siloam Kebon Jeruk.Desain penelitian menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Data primer didapat dariwawancara dan observasi dan data sekunder didapat dari telaah dokumen danlaporan pasien pulang. Dari hasil penelitian didapatkan faktor-faktor yangmempengaruhi adalah pengisian resume medis, jumlah sumber daya manusia,kebijakan dan alur proses rumah sakit yang sudah ada perubahan dengan prosesyang dilaksanakan di lapangan.Dapat disimpulkan dengan efisiensi waktu padatahap admin, tahap farmasi dan tahap gudang satelit dapat memperpendek waktuproses di rumah sakit. Efisiensi proses mempersingkat penyelesaian administrasipulang pasien rawat inap dengan jaminan perusahaan/asuransi menjadi 2 jam.Saran peneliti yaitu sosialisasi mengenai pentingnya peran dokter spesialis,pengkajian ulan tenaga staf admin ruangan, revisi kebijakan dan alur prosesadministrasi pulang pasien dengan jaminan perusahaan/asuransi dan uraian tugasstaf yang berperan, revisi MoU dengan pihak penjamin untuk masalah konfirmasi.Kata kunci : waktu tunggu penyelesaian administrasi pulang pasien rawat inap,pasien jaminan perusahaan/asuransi
Based UBA hospital inpatients in Siloam Kebon Jeruk , gained criticism andsuggestions regarding the discharge of patients, namely: the waiting time ofpatients still settling administrative home long enough, especially the use ofinsurance. From the test results obtained quotes the average waiting time ofpatients who use the guarantee is 5 hours 45 minutes and non warranty is 3 hours4 minutes. The study aims to determine the factors that influence waiting timesadministrative services to inpatients home insurance in Siloam Kebon JerukHospital. Design using both quantitative and qualitative research. The primarydata obtained from interviews and observations and secondary data obtainedfrom the study of documents and reports patient's home.From the results, the factors that affect the length of time patients wait forcompletion of home administration is charging inpatient medical resume, theamount of human resources, policies and workflow processes existing hospitalswith process changes implemented in the field.It can be concluded in less time on admin stage, stage pharmaceutical andsatellite warehouses stage can shorten the processing time in the hospital. Theefficiency of the process beyond the administrative processes to shorten hospitalinpatients with insurance to 2 hours. Suggestions researchers that thesocialization of medical importance to specialist resume, review of workforce,policy revisions and return patient administration process flow with insuranceand job descriptions of staff whose role, revised MoU with an insurer to issue aconfirmation.Keywords: waiting time home administrative settlement inpatients, corporateguarantee patient / insurance
Read More
B-1618
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosinta Magdalena; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Amal Chalik Sjaaf, Amila Megraini, Rahma Indira Wardani
Abstrak: Tahun 2017 rata-rata waktu tunggu penyelesaian administrasi pasien pulang rawat inap di RS Eka Pekanbaru 246 menit (> 2 jam), yang meyebabkan ketidakpuasan pasien sehingga perlu dilakukan analisa terkait penyebab lamanya waktu tunggu tersebut dengan pendekatan Lean-Six Sigma untuk dapat melihat pemborosan yang terjadi. Penelitian ini adalah operational research, dengan desain penelitian kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan proses diawali dengan instruksi dokter bahwa pasien boleh pulang sampai pasien menerima bukti pembayaran administrasi. Hasil penelitian digambarkan dengan value stream mapping yang memperlihatkan lead time proses pengurusan administrasi pasien pulang selama 356,42 menit dengan value added 70,49 menit (22,58%), dan aktivitas yang tergolong non value added sebesar 285,93 menit (77,42%). Proses paling lama terjadi di keperawatan karena menunggu obat pasien, dan kasir (administrasi rawat inap) karena menunggu finalize dari farmasi dan jawaban asuransi / perusahaan penanggung biaya pasien. Waste paling besar yaitu waiting sebesar 193,33 menit (69,44%) dari total seluruh waste yang ada. Berdasarkan analisis fishbone diagram diketahui bahwa akar penyebab masalah paling banyak berasal dari kategori man. Usulan perbaikan berupa pembuatan standarisasi kerja, rapat koordinasi, meningkatkan pengawasan, dan menerapkan heijunka.
Kata Kunci: Pengurusan Administrasi pasien pulang, Lean Six Sigma, Rawat Inap

In 2017 the average waiting time for the process of Discharged Patients Administration at Eka Pekanbaru Hospital is 246 minutes (> 2 hours), it causes patient complaint so it is necessary to analyze the causes of the long waiting time with the Lean-Six Sigma approach to be able to see the waste that occurs. This is operational research that uses quantitative and qualitative design. The result of this research showed that the Discharged Patients Administration in hospital begins from the instruction of the doctor that the patient can go home until the patient receives an administrative payment receipt. The results of this research were also described with the value stream mapping that showed lead time of discharged patients administration process is 356,42 minutes, with value added 70,49 minutes (22,58%), and non value added 285,93 minutes (77,42%). The longest process occurs on nursing unit and inpatient administration unit. The longest waste is waiting waste of 193,33 minutes (69,44%) of the total waste that found. Based on fishbone diagram analysis it is known that most of the root cause of discharged patients administration process problem come from man category. Based on that analysis, improvements proposed are work standardization, coordination meeting, increase of supervision, and implementation of heijunka
Key words: Discharged Patients Administration, Lean Six Sigma, Inpatient.
Read More
B-2051
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Kartika; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Atik Nurwahyuni, Vetty Yulianty Permanasari, Oman Abdurohman, Firman Rachmatullah
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterlambatan dalam penyelesaianklaim BPJS di RSUD Dr.Adjidarmo. Penelitian yang menggunakan pendekatankualitatif dan observasi ini menemukan bahwa 85,56% berkas klaim sudah siapdalam bentuk txt file (soft copy). Namun, merujuk kepada Pedoman ImplementasiJKN ternyata penyelesaian klaim rawat inap di RSUD Dr.Adjidarmo dinyatakantidak tepat waktu. Penyebabnya adalah kurang SDM tenaga dokter dan verifikatorBPJS, masalah kelengkapan dokumen klaim, tata letak ruang yang belummemadai, SIM-RS yang belum terintegrasi. Rumah Sakit memerlukan waktuuntuk menyesuaikan perubahan sistem aplikasi INA-CBGs. Diperlukankebijakan/prosedur tetap yang mengatur kepastian tugas, tanggungjawab danwewenang setiap unit klaim. Disarankan agar meninjau kembali isi perjanjiankerjasama, menetapkan SOP dan mengembangkan monitoring dan evaluasi demiperbaikan kinerja penagihan klaim di RSUD Dr.Adjidarmo.
Read More
B-1645
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hudzaifah; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Puput Oktamianti, Enny Ekasari, Sugma Agung Purbowo
Abstrak: Kebijakan rumah sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru berupa sasaran mutu terkait Lama waktu tunggu pasien pulang rawat inap yaitu ≥ 1 Jam untuk pasien dengan pembiayaan pribadi dan ≥ 4 Jam untuk pasien pembiayan dengan jaminan kesehatan, namun masih dijumpai lama waktu tunggu pasien pulang rawat inap di atas 4 jam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran proses pasien pulang rawat inap dan menilai faktor-faktor yang mempengaruhinya agar didapatkan alur proses yang lebih efisien sehingga mempercepat lama waktu tunggu pasien pulang rawat inap di rumah sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif. Seluruh data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan penghitungan waktu proses pasien pulang di setiap bagian yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata lama waktu tunggu pasien pulang rawat inap di Awal Bros Sudirman Pekanbaru adalah 290 menit atau 4 jam 50 menit dengan waktu tercepat yaitu 130 Menit dan waktu terlama 400 Menit. proses pasien pulang rawat inap dipengaruhi oleh faktor SDM, Kebijakan, SIMRS, dan Cara pembayaran pasien. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah lama waktu tunggu pasien pulang rawat inap RSABSP masih tergolong lama yaitu diatas ≥ 4 Jam dan masih belum memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh pemerintah maupun sasaran mutu rumah sakit. Kata Kunci : Lama Waktu Tunggu, Pasien Pulang Rawat Inap
Read More
B-1844
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kukun Masykur Nikmat; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Indra karuna, Waluyo Jati
B-1307
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fera Apriyanti; Pembimbing: Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Suprijanto Rijadi, Anhari Achadi, Irena Sakura Rini
B-1349
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ni Wayan Sri Wahyuni; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Puput Oktamianti, Amila Megraini; Sarwanti
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Ni Wayan Sri Wahyuni Program Studi  : Kajian Administrasi Rumah Sakit Judul                : Ketepatan Waktu Penyelesaian Klaim Pasien Rawat Inap Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Ari Canti Kabupaten Gianyar Tahun 2017 Rumah Sakit Ari Canti kerap terjadi keterlambatan pengajuan  klaim oleh pihak rumah sakit kepada BPJS Kesehatan yang mengganggu cash flow. Rumah sakit perlu melakukan kajian lebih lanjut melalui penelitian ini  mengenai ketepatan waktu penyelesaian klaim pasien rawat inap JKN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor  yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyelesaian klaim pasien rawat inap Jaminan Kesehatan  Nasional. Pendekatan  yang dilakukan dengan  kuantitatif dan kualitatif   (mix methods) yang menggunakan desain potong lintang. Sampel berjumlah 209  dari  berkas klaim  dan 6 orang informan. Ketepatan waktu klaim pasien rawat inap JKN sebesar 65,4% yang tidak tepat 34,6%. Faktor – faktor yang berpegaruh secara signifikan terhadap ketepatan waktu klaim adalah ketersediaan SEP, kelengkapan berkas rekam medis, ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis, kesesuaian entri data berkas dan ketepatan waktu entri data. . Kata kunci: JKN, Ketepatan waktu, klaim


ABSTRACT Name : Ni Wayan Sri Wahyuni Study Programe : Hospital Administration Analysis Title : Timeliness of Claim Settlement on Inpatient Patients of National Health Insurance at Ari Canti Hospital, Gianyar District 2017 Ari Canti Hospital often happens delay in filing claims by the hospital to The Organizer of Social Health Insurance that interfere with cash flow. The hospitals need to conduct further study through this research on the timeliness of settlement of claims of inpatients of  National Health Insurance. This study aims to analyze the factors that affect the accuracy of the settlement of claims of inpatients of the National Healthcare. The research using a quantitative and qualitative approach (mixed methods) with using cross sectional techniques. Research sample was  209 of claim files and six informants. The time punctuality of National Health Insurance inpatient claim’s was 65.4% and not punctual around  34.6%. Factors significantly influencing the timeliness of claims are the availability of letters of patient eligibility, medical file completeness, the timeliness of the returning  the medical record, the suitability of the data entry files and the timeliness of the data entry. Keywords: National Health Insurance, timeliness, claims

Read More
B-1997
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Danyel Suryana; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Puput Oktamianti, Amal Chalik Sjaaf, Hinarto Satryana, Andi Heryono
Abstrak: Salah satu cara untuk melakukan efisiensi, meningkatkan mutu pelayanan dan meningkatkan keselamatan pasien di Amerika dengan menggunakan konsep Lean Thinking yang diterapkan di rumah sakit menjadi Lean Hospital. Di Rumah Sakit Atma Jaya yang merupakan Rumah Sakit Swata Kelas B Pendidikan, penelitian ini menganalisis alur pelayanan resep di Instalasi Farmasi Rawat Jalan sebagai data untuk perbaikan. Dengan menggunakan Root Cause Analysis (RCA), metodologi penelitian operational research, dilakukan observasi dan wawancara mendalam memperlihatkan bahwa kegiatan non value added bisa sampai 85% dan kegiatan value added hanya 15% pada penyiapan obat non racikan. Sedangkan untuk obat racikan kegiatan non value added sekitar 68% dan value added sebesar 32% nilainya. Data tersebut menunjukan bahwa telah terjadi pemborosan (waste). Usulan perbaikan untuk mengurangi pemborosan antara lain penggantian SIM RS yang baru dan menggiatkan fungsi Tim Kendali Mutu di Instalasi Farmasi. Bila perbaikan ini telah di implementasi, diharapakan terjadi peningkatan efisiensi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan dan meningkatkan kepuasan pasien. Kata kunci: Konsep Lean, Lean Thinking, Lean Hospital, Resep, waktu tunggu obat, rawat jalan, pemborosan, analisis akar masalah One option to increase efficiency, service quality and patient safety in the United States of America is by using the Lean Thinking concept, which are implemented in Hospitals to become a Lean Hospital. In Atma Jaya Hospital, a class B study private hospital, the research analyses the workflow of prescription sevice in outpatient pharmacy departement to act as data for improvement analysis. Also, by utilizing Root Cause Analysis (RCA), operational research methology, indepth observation and interviews are conducted at compounding and noncompounding medicine storage of Outpatient Patient Departement, the result shows non-value added activities reaches 85%, while value added activities are only 15% on non-compounding medicine storage. While, on compounding medicine storage, non-value added and value added activities are at 68% and 32% respectively. These data clearly shows that great inefficiencies has occurred. Solution is suggested to increase the efficiency in the department, changing Hospital Information System and activate the Quality Control Team function. If these steps are implemented, we can expect the overall efficiency in the Outpatient Pharmacy Departement to improve significantly and resulted in higher patient satisfaction. Keywords: Concepts Lean, Lean Thinking, Lean Hospital, Prescription, drug waiting time, outpatient, waste, Root Cause Analysis
Read More
B-1877
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Umi Eliawati; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ede Surya Darmawan, Puput Oktamianti, Prima Yunika, Indah Rosana
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganwaktu tunggu rawat inap (Boarding Time)di UGD RS Awal BrosPekanbaru.Variabel yang diteliti adalah tingkat kegawatdaruratan, polapembayaran, pola kedatangan, kasus penyakit, jumlah pemeriksaan penunjang,jumlah konsul dokter spesialis dan jumlah pasien per hari.Penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif, menggunakan data retrospektifdengan desain penelitiancross sectional. Pendekatan teori yang digunakan dalam penelitian inimenggunakan model konseptual waktu tunggu Input/Throughput/Outputdengan memfokuskan pada proses input dan throughput. Sampel dalampenelitian ini menggunakan penghitungan rumus penelitian cross sectional,dengan jumlah sampel 374 sampel.Pengumpulan data menggunakan instrumenpenelitian dan data sekunder dari laporan kinerja UGD. Uji statistik yangdigunakan dalam penelitian ini pada analisis bivariat menggunakan uji chisquare, dan pada multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitianpada uji statistic bivariat, dari semua variabel yang diteliti ada 4 yang memilikihubungan signifikan dengan boarding time, yaitu tingkat kegawatan (p value=0,001), pola pembayaran (p value= 0,017), jumlah pemeriksaan penunjang (pvalue = 0,001) dan jumlah konsul dokter (p value = 0,041). Sedangkan pada ujimultivariat, hanya 2 variabel yang signifikan, yaitu tingkat kegawatdaruratan(p value = 0,023) dan jumlah pemeriksaan penunjang (p value = 0,001).Kata kunci : boarding time, tingkat kegawatdaruratan, pola pembayaran, jumlahpemeriksaan penunjang, jumlah konsul dokter spesialis
The purpose of this research is to analyse factors contributing the boardingtime in emergency department of Awal Bros Pekanbaru Hospital. Variablesthat include to this research are triage system, payment pattern, arrival mode,amount of diagnostic examination, amount of consulting doctors, and patientsper day.This research is quantitive, retrospective research, using the crosssectional design.A queing system theory describing in acute care process asInput/Throughput/Output model was the framework used in this study, whichfocusing at input and throughput process. The sample size calculated from thecross sectional research design formula, total sampel was 374. Data collectingusing the research instrument and emergency department performance report.Data analysis using a cross-tabulation or chi-square for bivariate analysis, andusing logistic regression for multivariate analysis. The result of this bivariateanalysis show that among all varaibles, factors that contributing to boardingtime was triage system ( p value= 0,001), payment pattern (p value = 0,017),amount of diagnostic examination (p value=0,001) and amount of consultingdoctor (p value = 0,041). Meanwhile from the multivariate analysis show thatvariables that contributing the boarding time was triage system (p value =0,023) and amount of the diagnostic examination (p value = 0,001).Keywords : boarding time, triage system, payment pattern, amount ofdiagnostic examination, amount of consulting doctors
Read More
B-1763
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silvia Evalina Tarigan; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Mieke Savitri, Dumilah Ayuningtyas, Hoyi Siantoresmi, Anastasia Susetyo
Abstrak: Siloam Hospitals TB Simatupang merupakan salah satu tempat dilakukannya percobaan aplikasi yang dinamakan My Siloam, Aplikasi ini digunakan untuk membuat jadwal kunjungan unit rawat jalan sesuai jadwal praktek dokter dengan sistem online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penggunaan Aplikasi My Siloam terhadap kepuasan pasien dan waktu tunggu di Unit Rawat Jalan SHTB. Penelitian dilakukan di Unit Rawat Jalan SHTB pada bulan November tahun 2019. Penelitian ini merupakan mix-method study (kuantitatif-kualitatif). Studi kuantitatif menggunakan cross-sectional design. Kemudian studi kualitatif menggunakan metode wawancara mendalam. Sampel penelitian adalah pasien yang datang berobat ke Unit Rawat Jalan SHTB sebanyak 384 pasien. Kepuasan pasien dan waktu tunggu antara sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi My Siloam berbeda signifikan (p<0,05). Aplikasi My Siloam efektif dalam meningkatkan capaian kepuasan pasien dan waktu tunggu di Unit Rawat Jalan SHTB. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien adalah pengetahuan (p<0,001), sikap (p<0,001) dan cara pembayaran (p<0,001). Sedangkan umur (p=0,261), jenis kelamin (p=0,490), pendidikan (p=0,508) dan pekerjaan (p=0,896) tidak berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien.
Read More
B-2135
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive