Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40088 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hendra; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja
T-1768
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Rahim Albadrul; Pembimbing : L. Meily Kurniawidjaja; Penguji:Mila Tejamaya, Ike Pujiriani
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang nilai risiko yang ada di Unit Dapur Peleburan DepartemenCor Divisi Tempa & Cor PT. Pindad Persero Bandung tahun 2016. Desain penelitian inimenggunakan teknik survey dengan metode sekuensial eksplanatori (bertahap). Penilaianrisiko dilakukan dengan analisis berdasarkan nilai konsekuensi, pajanan dan kemungkinandengan menggunakan metode penilaian semi-kuantitatif W.T Fine untuk mengetahui levelrisiko yang ada dalam proses/tahap produksi yang mengacu pada standar AS/NZS4360:2004. Hasil penelitian menyatakan bahwa level risiko yang ada di Unit DapurPeleburan Departemen Cor Divisi Tempa & Cor PT. Pindad Persero Bandung meliputipriority 1, substantial dan priority 3.
Kata Kunci :Panas, Peleburan, Dehidrasi, AS/NZS 4360:2004 Risk Management, Konsekuensi, Pajanan,Kemungkinan, Level Risiko.
This study discusses the value of the existing risks in the Kitchen Melting Unit DepartmentOf Casting Division Casting & Forging PT. Pindad Persero Bandung in 2016. The designof this study using survey techniques with explanatory sequential method (two-phased).The risk assessment carried out by the analysis based on the value of the consequences,exposure and likelihood of using a semi-quantitative assessment methods W.T Fine todetermine the level of risk in the process / production stage refers to AS / NZS 4360: 2004standard. The study states that the level of risk that exist in the Kitchen Melting UnitDepartment Of Casting Division Casting & Forging PT. Pindad Persero Bandung includePriority 1, Substantial, and Priority 3.
Keywords :Heat, Melting, Dehydration, AS / NZS 4360: 2004 Risk Management, Consequences,Exposure, Likelihood, Risk Level.
Read More
S-9217
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eris Herdisman Yusmanto; Pembimbing: Meily Widjaja
S-2860
Depok : FKM-UI, 2002
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adri Ruliansyah; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono
S-3261
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ahmad Noor Yuhdi; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Mohammad Arief Novianto, Bonnie Pahlevi
T-7296
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Ardama Ferhi; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Sjahrul Meizar Nasri, Hendra, Heny D. Mayawati, Abdul Hadi Aviciene
T-3414
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wisnu Nuraga; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Hendra, Wiwiek Pujiastuti
Abstrak:

Dermatitis kontak akibat kerja merupakan salah satu penyakit kelainan kulit yang sering timbul pada industri dimana dapat menurunkan produktifitas pekerja. Dermatitis kontak akibat kerja terjadi oleh karena pekerja kontak dengan bahan kimia termasuk Iogam sehingga menimbulkan kelainan kulit yaitu dermatitis kontak akibat kerja. Tujuan utama penulisan ini adalah untuk diketahuinya factor-faktor yang mempengaruhi dermatitis kontak akibat kerja pada pekerja yang terpajan bahan kimia di PT Moric Indonesia Cibitung Jawa Barat tahun 2006. Penelitian bersifat deskriptif. Subyek penelitian diambil secara acak dengan stratified random sampling yang berjumlah 54 responden. Hasil dari penelitian yang semuanya kontak dengan bahan kimia termasuk logam, 74,07% (40 pekerja) mengalami dermatitis kontak akibat kerja : akut 25,92% 14 pekerja, sub akut 38,9% (21 pekerja), dan kronik 9,25% (5 pekerja) adalah subyek penelitian yang mengalami dermatitis kontak. Berdasarkan analisis statistic multivariat terdapat 3 faktor yang sangat mempengaruhi kejadian dermatitis kontak ini yaitu: lama kontak, frekuensi kontak, dan yang paling dominan adalah penggunaan alat pelindung diri (APD). Kesimpulan dari penelitian ini adalah insidensi rate 64,81% per seratus pekerja, dan prevalensi rate 74,07% per seratus pekerja, Untuk meminimalisasi dermatitis kontak dengan meningkatkan kesadaran pekerja dengan penggunaan sarung tangan yang tepat, berdasar pengetahuan pekerja yang baik.

Read More
T-2466
Depok : FKM UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Fazriah; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Dadan Erwandi, Sudirman
S-4355
Depok : FKM UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiaraima Sisinta; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Zahdi Syaaf, Yuni Kusminanti
S-4338
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Kartika Ulfa; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunardi, Adenan
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang keluhan nonauditory terhadap tingkat kebisingan di Dept. Cor Unit II PT. X. Keluhan nonauditory meliputi gangguan komunikasi, gangguan psikologis dan gangguan fisiologis. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan semikuantitatif, cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Juni 2016. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebisingan di Departemen Cor Unit II di PT. X berkisar antara 80,1 - 99,3 dB (A) dan gambaran tingkat kebisingan dengan keluhan yang dirasakan oleh para pekerja, keluhan yang paling banyak dirasakan adalah lelah (76,2%), tidak nyaman (71,4%), harus berteriak (61,9%) dan harus memperkeras suara (61,9%). Kata Kunci : bising, keluhan nonauditory This thesis discusses complaints nonauditory against the noise level in Dept. Cast Unit II PT. X. Complaints nonauditory are physiological disorders, psychological disorders, and communication disorders. This research is descriptive research by using a semiquantitative, cross-sectional. This study was conducted in May and June 2016. The results show the noise level in the Department of Cor Unit II PT. X ranged from 80,1 to 99,3 dB (A) and the description of the noise level with subjective complaints felt by workers, complaints are the most widely perceived fatigue (76.2%), discomfort (71, 4%), had to shout (61.9%) and should amplify the sound (61.9%). Keywords: Noise, Nonauditory Complaints
Read More
S-9179
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive