Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 41868 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rr. Arum Ariasih; Pembimbing: Meiwita P. Budiharsana; Penguji: Besral, Laily Hanifah
Abstrak: Kekerasan perempuan merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia. Hasil pemetaan Komnas Perempuan tahun 2013 di seluruh Indonesia menunjukkan kekerasan terhadap perempuan persebarannya semakin luas, bentuknya beragam, menimbulkan bekas trauma yang dalam, dan jumlah terus berkembang mencapai 279.156 kasus. Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 sikap setuju terhadap kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat menjadi 34,5% dari 30,8% (pada perempuan) dan 17,3% dari 16,3% (pada laki-laki) di tahun 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan besaran sikap dan faktor individu, keluarga, dan masyarakat yang berhubungan dengan sikap setuju terhadap KDRT. Analisis data dilakukan pada responden laki-laki dan perempuan menikah; 38.873 orang pada SDKI 2007 dan 40.626 orang pada SDKI 2012. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan analisis statistik menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukan peningkatan sikap setuju terhadap KDRT dari tahun 2007 ke 2012. Sikap setuju lebih diterima secara luas pada faktor individu (perempuan, orang berusia lebih muda, orang berpendidikan rendah, menikah muda, status ekonomi rendah, tinggal di pedesaan, tinggal di wilayah timur) dan faktor keluarga (pernikahan yang singkat, pengambilan keputusan tunggal).
Read More
T-4207
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desi Rusmiati; Pembimbing: Sutanto Priyo Hastono; Penguji: R. Sutiawan, Rahmadewi Julianty
T-4170
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lanova Dwi Ardem; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: Milla Herdayatai, Wenita Indrasari
S-6708
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Atik Purwasantika; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Budi Utomo, Mardiati Nadjib, Wendy Hartono, Sri Moertiningsih Adioetomo
T-2458
Depok : FKM-UI, 2006
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Shinta; Pembimbing : Milla Herdayati; Penguji: Besral, Anindita Dyah Sekarpuri
Abstrak: Kehamilan yang tidak diinginkan setelah melahirkan dapat terjadi karena terlambatnyapenggunaan kontrasepsi. Penggunaan kontrasepsi dapat menjadi terlambat apabila baru digunakan setelah masa subur wanita telah kembali, yang salah satunya ditandai dengan berakhirnya masa postpartum amenorrhea. Salah satu cara untuk memperlambat kembalinya masa subur setelah melahirkan adalah dengan menyusui. Hasil penelitian membuktikan bahwa lama menyusui berhubungan dengan waktu penggunaan kontrasepsi dengan faktor sosioekonomi dan demografi, postpartum amenorrhea, pengetahuan, sertajenis kontrasepsi sebagai konfonding. Namun, terlihat indikasi bahwa masih terdapatwanita yang menganggap menyusui saja sudah cukup untuk menunda kembalinya masasubur, tanpa memperhatikan berakhirnya postpartum amenorrhea. Oleh karena itu,sebaiknya pihak-pihak terkait memberikan KIE yang menekankan penggunaan kontrasepsi sebelum masa postpartum amenorrhea berakhir walaupun ibu masihmenyusui.Kata kunci:Kontrasepsi Pasca Persalinan, Lama Menyusui, Postpartum Amenorrhea.
Read More
S-7789
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hanan Tsabitah; Pembimbing: Budi Utomo; Penguji: Martya Rahmaniati, Wilfun Afnan
Abstrak: Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan tahun 2013 Indonesia dalam keadaan darurat kekerasan pada anak. Dari 3.023 laporan pelanggaran hak anak yang diterima oleh Komnas PA pada tahun 2013, 1.620 di antaranya merupakan kasus kekerasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan karakteristik pada masing-masing jenis kekerasan pada anak (fisik, psikis, seksual, dan penelantaran) di Indonesia berdasarkan sosiodemografi korban (usia, jenis kelamin, pendidikan, sosial ekonomi), hubungan korban dengan pelaku, dan wilayah terjadinya kekerasan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan data kekerasan pada anak yang telah dikumpulkan oleh Komnas PA selama tahun 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik pada masing-masing jenis kekerasan yang diteliti (kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran). Kekerasan fisik didominasi oleh anak laki-laki usia 13-17 tahun dengan status sosial ekonomi menengah dan dilakukan oleh orang tua kandung. Sementara kekerasan psikis lebih banyak dialami oleh anak perempuan usia 13-17 tahun dengan status sosial ekonomi menengah dan dilakukan oleh orang lain. Kekerasan seksual didominasi oleh anak perempuan usia 13-17 tahun dengan status sosial ekonomi bawah dan dilakukan oleh orang lain. Penelantaran anak lebih banyak terjadi pada anak laki-laki usia di bawah 5 tahun dengan status sosial ekonomi bawah dan dilakukan oleh orang tua kandung. Anak laki-laki memiliki risiko jauh lebih besar mengalami kekerasan fisik dibandingkan anak perempuan (OR=15). Selain itu, anak-anak dari keluarga dengan sosial ekonomi bawah dan menengah memiliki risiko jauh lebih besar mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak-anak dari keluarga dengan sosial ekonomi atas (OR=15 dan 6,5). Anak-anak kelompok usia 6-12 tahun memiliki risiko lebih besar mengalami penelantaran dibandingkan anak-anak dengan usia yang lebih tua (13-17 tahun) (OR=6). Kata kunci: kekerasan pada anak, karakteristik, jenis kekerasan, Komisi Nasional Perlindungan Anak
Read More
S-8957
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anindya Kanya; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Mieke Savitri, Yusna Afrilda
Abstrak: Kontrasepsi suntikan merupakan alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan di tahun 2012. Meski memiliki beberapa keuntungan, kontrasepsi suntikan memiliki berbagai efek samping bagi kesehatan akseptor KB. Penelitian dilakukan untuk menganalisis hubungan karakteristik individu dan pelayanan KB dengan penggunaan kontrasepsi suntikan pada akseptor KB di Indonesia tahun 2012. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional dan data Survei Demografi Kesehatan Indonesia Tahun 2012.
 
Hasil analisis multivariabel menunjukkan bahwa seluruh variabel dari faktor karakteristik individu dan pelayanan KB memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan kontrasepsi suntikan. Diketahui pula bahwa biaya kontrasepsi yang tinggi di pelayanan swasta adalah faktor yang paling dominan yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi suntikan (OR=9,7; nilai p=0,000).
 

Contraceptive injection is the most popular contraception method in 2012. This method offers several advantages, but on the other hand, it also has many side effects for acceptors’s health. The study purpose is to analyze the relationship between individual characteristics and family planning services with the use of injectable contraceptives in family planning acceptors in Indonesia in 2012. This study uses cross sectional study design and secondary data analysis of 2012 Indonesia Demographic Health Survey.
 
The results of multivariable analysis showed that both individual characteristics and family planning services factors have a significant association with the use of contraceptive injection. It also found that the high cost of contraceptives in private services is the most dominant factor that affecting the use of contraceptive injections (OR=9,7; p-value=0,000).
Read More
S-8798
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Anandari: Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Rita Damayanti, Toha Muhaimin, Penina Regina Bebena, Eko A. Meinarno
Abstrak: ABSTRAK 
Kasus kekerasan di Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun dan pada tahun 2008 anak yang berhadapan dengan hukum mencapai 78 ribu berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Dirjen Pemasyarakatan, Dephukham. Tesis ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perilaku kekerasan pada pelajar SMP di DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia kerja sama dengan BNP DKI Jakarta, yaitu Survei Perilaku Remaja yang dilaksanakan pada tahun 2006 dengan desain potong lintang. Berdasarkan hasil penelitian ini, faktor pola asuh yang berhubungan dengan perilaku kekerasan pada pelajaran SMP adalah perlakuan kasar orang tua dan sanksi. Dengan demikian, untuk mengatasi masalah kekerasan pada pelajar SMP, orang tua perlu menghilangkan unsur kekerasan dalam mendidik anak-anaknya dan menggunakan cara pemberian sanksi yang tepat. 
 ABSTRACT
 Cases of violence in Indonesia is increasing from year to year and in 2008, children in conflict with the law are 78 thousand according to data compiled by the Directorate General of Penitentiary, Department of Law and Human Rights. This thesis aim is to examine the association of parenting with violent behavior in Junior High School students in Jakarta. This research is a quantitative study that used data from Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia in cooperation with BNP Jakarta, namely the Youth Behavior Survey conducted in 2006 with a cross-sectional design. Based on these results, parenting factors related to violent behavior of Junior High School students are harsh treatment of parents and internalization of values. Thus, to overcome the problem of violence in Junior High School students, parents need to eliminate the element of violence in educating their children and use a proper way to give sanction.
Read More
T-3690
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Silvia Sagita; Pembimbing: Pandu Riono; Penguji: Toha Muhaimin, Basalama Fatum
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan tingkat pendidikan pasien dengan kanker payudara stadium dini di instalasi rawat inap Rumah Sakit Ciptomangunkusumo Jakarta tahun 2012 dengan menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data rekam medik Rumah Sakit Ciptomangunkusumo. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan pasien memiliki hubungan dengan stadium dini kanker payudara (OR 2,25) dan risiko meningkat (7,69) setelah dikontrol oleh status pekerjaan, penggunaan alat kontrasepsi hormonal, serta keikutsertaan jaminan kesehatan.
 

The purpose of this research is to examine association between patient’s educational level with early diagnosis of breast cancer at inpatient care of Ciptomangunkusumo’s Hospital year 2012. This research applied cross sectional design. Data were collected from secondary sources, using medical record data. The result of the research shows that patient’s educational level associated with early diagnosis (OR=2,25) and that risk will be higher if it controlled with employment status, hormonal contraceptive use, and participation of health insurance. (OR=7,69)
Read More
S-7956
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khimatul Ulya; Pembimbing: Martya Rahmaniati Makful; Penguji: R. Sutiawan, Hera Nurlita
S-7487
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive