Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38491 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maya Rasita; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Masyitoh, Ferawati
S-8347
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mia Aulia Andira; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Dwi R. Hariastuti
Abstrak: Penelitian ini membahas mengenai proses respond time rekam medis pasien rawatjalan di RSUP fatmawati tahun 2016. Tujuan penelitian ini adalah untukmendapatkan hasil analisis proses respond time rekam medis pasien rawat jalan.Jenis penelitian yang digunakan adalah operational research yang menggunakanmetode kualitatif. Hasil penelitian ini digambarkan dengan value stream mappingyang memperlihatkan adanya value added 18% sebesar dan non value addedsebesar 82%.

Hasil respond time penelitian ini adalah RSUP Fatmawati sudahmencapai target respond time rekam medis rumah sakit namun belum mencapaitarget Standar Pelayanan Minimal untuk pendistribusian rekam medis kepoliklinik. Untuk dapat memperlihatkan akar masalah peneliti menggunakananalisa tulang ikan yang dilihat dari man, methode, machine, dan environtmental. Untuk desain perbaikan peneliti mengusulkan beberapa saran berdasarkan leantools.

Kata Kunci :Respond Time, Rekam Medis, Lean, Waste, Value Stream Mapping
This study discusses about the medical records respond time of outpatientsservices at Fatmawati Hospital in 2016. The aim of this study was to get ananalysis of medical records respond time of outpatients. This type of research isan operational research that use qualitative methods. The results of this study aredescribed with value stream mapping that showed 18% of value added and nonvalue added by 82%.

The results of this study respond time is Fatmawati Hospitalalready reached the target respond time medical records of hospitals but have notreached the target of Standards Minimun Serviceses for the distribution of medicalrecords to the clinic. To be able to show the root of the problem researcher usefishbone analysis views of man, method, machine, and environmental. To designimprovements, researchers proposed some suggestions based on lean tools.

Key Words :Respond Time, Medical Record, Lean, Waste, Value Stream Mapping.
Read More
S-9300
Depok : FKM UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Made Darmiasih; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Puput Oktamianti, Ferawati
Abstrak: RSUP Fatmawati sebagai rumah sakit pendidikan kelas A dituntut untuk memiliki kualitas dokumentasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelengkapan sisi dokumen rekam medis pasien rawat inap kebidanan November-Desember 2014. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian didapatkan rata-rata rekam medis pasien rawat inap kebidanan yang masuk dalam kategori lengkap sebesar 5%. Rata-rata kelengkapannya adalah 85,67% dan masuk dalam kriteria baik. Kompleksnya variabel dalam formulir rekam medis, dukungan sarana prasarana masih terdapat kekurangan serta SDM yang kurang juga menjadi hambatan dalam pengisian rekam medis secara lengkap.
Kata kunci: Rekam medis, rawat inap, kelengkapan
Read More
S-8576
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amelia Intan Atthahirah; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Wachyu Sulistiadi, Aprizal
Abstrak:
Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen kesiapan RSUD Cileungsi dalam implementasi rekam medis elektronik pada tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 42 responden. Responden adalah staf yang berperan dan terlibat dalam implementasi rekam medis elektronik dan menggunakan teknik total sampling. Data yang terkumpul kemudian ditabulasi menjadi tabel distribusi frekuensi dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square untuk membentuk model kesiapan sebagai variabel laten. Hasil penelitian menunjukkan RSUD Cileungsi telah cukup siap dalam implementasi rekam medis elektronik berdasarkan skor total kesiapan dan dengan rincian sebanyak 66% responden memberikan nilai cukup siap. Pada persamaan struktural model yang dibentuk, komponen budaya kerja organisasi dan komponen sumber daya manusia berhubungan signifikan pada kesiapan rekam medis elektronik sedangkan komponen infrastruktur dan komponen tata kelola memiliki hubungan yang tidak signifikan. Hasil penelitian menujukkan masih tersedianya ruang untuk perbaikan dan pengembangan RME dengan fokus pada komponen budaya kerja organisasi dan komponen sumber daya manusia.

This study aims to analyze of RSUD Cileungsi’s readiness of each component in implementing electronic medical records in 2023. This study is a quantitative analytic study with a survey method using a questionnaire distributed to 42 respondents. Respondents are staff who play a role and are involved in the implementation of electronic medical records and sample are chosen using the total sampling technique. The collected data were then tabulated into a frequency distribution table and analyzed using the Structural Equation Modeling Partial Least Square method to form a readiness model as a latent variable. The results showed that RSUD Cileungsi was quite ready in implementing electronic medical records based on the total readiness score and with details as many as 66% of respondents gave a score of quite ready. In the structural equation model formed, the organizational work culture component and the human resources component have a significant relationship to the readiness of electronic medical records while the infrastructure component and the governance component have an insignificant relationship. The results indicate that there is still room for improvement and development of RME with a focus on the organizational work culture component and the human resources component.
Read More
B-2365
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Afriani; Pembimbing: Jaslis Ilyas; Penguji: Vetty Yulianty, Yuri Sumadi
S-7318
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vania Russendra Setiawan; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Mieke Savitri, Ronnie Rivany, Benjamin Lahey
B-1162
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Permatasari; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Anhari Achadi, Emilia Amir
S-6949
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hilda Elsa Putri; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Puput Oktamianti, Astried Maydhita Putri
S-8943
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Ardian; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Mohammad Baharuddin
S-6213
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Leni Burhan; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Atik Nurwahyuni, Ede Surya Darmawan, Tiara Indah Putrawi Siahaan, Luvi Christiani
Abstrak:
RSUD Embung Fatimah, mulai mengembangkan dan menerapkan Rekam Medis Elektronik sejak awal tahun 2021. Evaluasi di akhir tahun 2022 menunjukkan penggunaan RME di poliklinik unit rawat jalan masih diangka 50%, dan hingga saat ini pencatatan rekam medis pasien dilakukan secara elektronik juga berbasis kertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan RME dari perspektif profesional kesehatan yatu dokter dan perawat yang bekerja di unit rawat jalan RSUD Embung Fatimah serta faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan rekam medis elektronik. Metode: Penelitian studi kasus dengan metode cross sectional ini melibatkan 57 responden (dokter dan perawat) yang mengisi kuesioner dengan skala Likert, ditunjang dengan wawancara semi terstruktur terhadap 4 orang informan dari manajemen rumah sakit untuk mengkonfirmasi informasi lebih lanjut terkait hasil yang diperoleh dari kuesioner. Hasil: Mayoritas responden adalah perawat berusia diatas 30 tahun, dan berjenis kelamin perempuan. Hampir seluruh responden memahami komputer, namun hanya sebagian kecil yang sudah pernah pelatihan terkait rekam medis elektronik. Sebanyak 56,1% responden setuju bahwa RME bermanfaat dalam hal integrasi, akurasi dan akses informasi yang diberikan. 64,1% responden setuju bahwa RME mempermudah pekerjaannya dan menilai bahwa kualitas sistem RME adalah baik dari segi kecepatan dan keakuratan informasi maupun tampilan yang dimunculkan. Namun 52,6% menilai bahwa dukungan manajemen dan IT masih belum memadai terutama terkait pengadaan pelatihan formal penggunaan RME. Kesimpulan : Persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, kualitas RME dan dukungan manajemen/IT dibutuhkan dalam meningkatkan efektivitas penggunaan RME 

Since 2021 electronic medical records has been implemented in RSUD Embung Fatimah. End of 2022, utilization rate of EMR in outpatients unit was 50%. Until now the medical records are done electronically and paper based. This study aims to determine the effectiveness of using RME from the perspective of health professionals (doctors and nurses) who work in the outpatient unit of Embung Fatimah Hospital and what factors are related to the use of electronic medical records. Methods: This case study using cross-sectional method involved 57 respondents (doctors and nurses) who filled out a questionnaire with a Likert scale, supported by semi-structured interviews with 4 informants from hospital management to confirm further information regarding the results obtained from the questionnaire. Results: Majority of respondents were nurses aged over 30 years, and female. Almost all respondents understand computers, but only a small number have had training related to electronic medical records. As many as 56.1% of respondents agree that RME is beneficial in terms of integration, accuracy and access to the information provided. 64.1% of respondents agree that RME makes their work easier and considers that the quality of the RME system is good in terms of speed and accuracy of the information and display that appears. However, 52.6% considered that management and IT support were still inadequate, especially regarding the procurement of formal training on the use of RME. Conclusion: Perceived usefulness, perceived ease of use, quality of RME and management/IT support are needed to increase the effectiveness of using RME
Read More
B-2374
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive