Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34310 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Nisa Deyasningrum; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Asih Setiarini, Reviana Christijani
Abstrak: Diabetes mellitus tipe 2 adalah penyakit kronis dimana tubuh tidak bisa menggunakan insulin untuk metabolisme glukosa. Penyakit ini terus menerus bertambah setiap tahun baik pada masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Disayangkan, penyakit diabetes mellitus tidak dapat disembuhkan, hanya bisa dikendalikan.
 
Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor dominan terhadap kejadian pre DM dan DM tipe 2 pada Staf Kependidikan FKM UI, Depok. Variabel independen yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, asupan zat gizi (energi, karbohidrat, lemak, dan serat), aktivitas fisik, status gizi lebih, lingkar pinggang, dan pengetahuan gizi. Desain studi penelitian yaitu cross sectional dengan analisis chi square. Penelitian dilakukan pada 122 responden dan pada bulan April 2014.
 
Hasil penelitian menunjukkan 26,2% penderita pre DMDM (Pre DM (17,2%) dan DM (9%)). Variabel yang memiliki perbedaan proporsi yang bermakna dengan kejadian pre DM-DM adalah umur. Faktor dominan adalah riwayat keluarga dan umur. Staf kependidikan FKM UI diharapkan meningkatkan kesadaran untuk melakukan pola hidup sehat baik makan-makanan seimbang maupun olahraga rutin, dan melakukan pengecekan glukosa darah.
 

Diabetes mellitus type 2 is a chronic disease which the body can not use insulin for glucose metabolism. The disease is constantly increasing every year both in urban and rural communities. Unfortunately, diabetes mellitus can not be cured, only controlled.
 
This study aims to determine the dominant factor on the incidence of pre-diabetes and type 2 diabetes mellitus in Education Staff at FKM UI, Depok. The independent variables studied were age, sex, family history, the adequacy of nutrients (energy, carbohydrates, fats, and fiber), physical activity, BMI, waist circumference, and nutrition knowledge. The study design is a crosssectional study with a chi-square analysis. The study was conducted on 122 respondents, on April 7 to 25, 2014.
 
Results showed 26.2% of patients with pre-DM - DM (Pre DM (17.2%) and DM (9%)). Variables that had significant differences in the proportion of the incidence of pre-DM and DM is age. Dominant factor is family history ang age. Education Staff at FKM UI is expected to raise awareness for do healthy lifestyle such as eat balanc meals and exercise regularly, and do a blood sugar check.
Read More
S-8409
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endah Fitria Aiprilawati; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Sylviana Marcella
Abstrak: ABSTRACT
 
 
Skripsi ini membahas mengenai lingkar pinggang pada staf kependidikan FKM UI Depok tahun 2014. Tujuan skripsi ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor, hubungannya dan faktor dominan lingkar pinggang. Faktor-faktor tersebut yaitu usia, jenis kelamin, riwayat genetik, pengetahuan gizi, aktivitas fisik, durasi tidur, kebiasaan merokok, asupan energi, asupan karbohidrat dan asupan lemak. Lingkar pinggang merupakan pengukuran antropometri yang dapat mengindikasikan penumpukan lemak viseral tubuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuatitatif dengan desain studi cros sectional. Penelitian ini dimulai dari tanggal 7 April hingga 25 April 2014. Terdapat 122 responden yang telah menyelesaikan pengisian dan wawancara kuesioner maupun pengukuran lingkar pinggang. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ukuran lingkar pinggang responden sebesar 84,59 cm dengan prevalensi 41,8% memiliki lingkar pinggang melebihi cut off points. Maka terdapat hubungan antara jenis kelamin, riwayat genetik dan pengetahuan gizi terhadap lingkar pinggang. Hasil analisis multivariat, asupan lemak dan riwayat genetik sebagai faktor dominan lingkar pinggang. Peneliti menyarankan untuk mengurangi asupan lemak, menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan pengukuran lingkar pinggang.
 

 
ABSTRACT
 
 
The focus of this study is about waist circumference in Education Staff at Faculty of Public Health, University of Indonesia, Depok 2014. The purpose of this study is to know about factors, its association and dominant factor of waist cirvcumference. The factors are age, sex, genetic history, nutrition knowledge, physical activity, sleep duration, smoking habit, energy intake, carbohydrate intake and fat intake. Waist circumference is an anthropometric measurement that indicating visceral fat accumulation. This study used quantitative method and cross sectional design. It was started on April 7th until April 25th. There are 122 respondents who fulfilling questionnaire and waist circumference measurement. This study’s result that mean of waist circumference is 84,59 cm with prevalence of waist circumference above cut off points is 41,8%. So, there is an association between sex, genetic history and nutrition knowledge with waist circumference. After using multivariate analysis, fat intake and genetic history as dominant factor of waist circumference. The researcher suggests to reduce fat intake, implement health lifestyle and often do waist circumference measurement.
Read More
S-8330
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riri Dwi Mastuti; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Asih Setiarini, Revina Christijani
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi staf kependidikan FKM UI Depok tahun 2014. Hipertensi dipengaruhioleh beberapa faktor diantaranya umur, jenis kelamin, riwayat hipertensi keluarga, Indeks Massa Tubuh (IMT), lingkar pinggang, aktivitas fisik, kondisistress, kebiasaan minum kopi, kebiasaan merokok, asupan lemak dan asupan natrium. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi faktor risiko penyakit kardiovaskuer. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional yang dilakukan pada bulan April 2014. Terdapat 122 responden yang telah menyelesaikan pengisian,pengukuran dan wawancara kuesioner. Terdapat hubungan antara jenis kelamin,IMT, lingkar pinggang dan asupan natrium terhadap kejadian pre hipertensi danhipertensi. Responden disarankan untuk melakukan pengukuran tekanan darahsecara rutin dan olahraga secara teratur serta menjaga pola makan hidup sehat.Kata kunci : hipertensi, jenis kelamin, IMT, lingkar pinggang, asupan natrium
This thesis discusses the factors associated with hypertension educational staffFKM UI Depok 2014. Hypertension is influenced by several factors, includingage, gender, family history of hypertension, body mass index (BMI), waistcircumference, physical activity, stress conditions, coffee drinking habits,smoking habits, intake of fat and sodium intake. Hypertension is one of the non-communicable disease risk factor cardiovascular disease. This study usedquantitative research methods to design cross-sectional study conducted in April2014. There were 122 respondents who have completed filling, measurement andquestionnaire interview. There is a relationship between gender, BMI, waistcircumference and sodium intake on the incidence of pre hypertension andhypertension. Respondents are advised to perform regular blood pressuremeasurements and exercise regularly and maintain a healthy life diet.Keywords: hypertension, sex, BMI, waist circumference, sodium intake
Read More
S-8427
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cindy; Pembimbing: Sartika, Ratu Ayu Dewi; Penguji: Widjaja Lukito, Yvonne Magdalena Indrawani
S-8505
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shirleen Gabriele Havelaar; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Susianto, Sandra Fikawati
Abstrak: Prevalensi diabetes mellitus tipe 2 terus meningkat dari tahun ke tahun yaitu 4,7% pada tahun 1980 menjadi 8,5% pada tahun 2014 dan mulai berkembang pada semua kalangan. Diabetes mellitus dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, amputasi, kehilangan penglihatan dan kerusakan saraf. Berdasarkan beberapa penelitian, diet vegetarian dapat menjadi salah satu cara penanggulangan dan pencegahan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan diet vegetarian (termasuk vegan, lacto/ovo dan lacto-ovo) serta beberapa faktor lainnya dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 pada anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada bulan Mei-Juni 2017 di sepuluh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh wilayah 16 Jakarta. Teknik pemilhan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner dan FFQ. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 16.3% responden terkena DM tipe 2. Prevalensi DM tipe 2 pada responden non vegetarian adalah 2.6 kali lebih besar dibandingkan dengan vegan dan vegetarian lacto-ovo. Kata kunci : Diabetes mellitus tipe 2, pola diet vegetarian, gereja masehi advent hari ketujuh Prevalence of type 2 diabetes (T2DM) is on the rise which is 4,7% on 1980 became 8,5% on 2014 and this disease increasing everywhere. T2DM may cause such complications as heart attack, stroke, kidney failure, amputation, vision loss and nerve damage. Based on some research, vegetarian diet could be one way to prevent T2DM. The purpose of this research was to determine the correlation of vegetarian diet (include vegan, lacto/ovo and lacto ovo) and also other factors with the occurrence of T2DM among Jakarta Seventh Day Adventist (SDA) Church member. This research used cross-sectional study which was held between May- June 2014 in 10 SDA churches of region 16 Jakarta. The sampling method of this reseach is consecutive sampling. Datas was collected with questionnaire and FFQ. The results showed that 16.3% of the respondents suffered from T2DM. Prevalences of T2DM among non-vegetarians was 2,6 greater than vegetarians. Keywords : Type 2 Diabetes, Vegetarian Diet, Seventh Day Adventis Church
Read More
S-9433
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mutia Anggun Sayekti; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Wawan Agung Nurwanto
S-8016
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shafira Dwiana Fitriani; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Ahmad Syafiq, Erwindo Rinaldo, Mutmainah Indriyati
T-7170
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Amelia Edriani; Pembimbing: Diah M. Utari; Penguji: Kusharisupeni, Dewi Damayanti
S-7343
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meliani Chandra; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Sandra Fikawati, Rahmawati
Abstrak: Dysmenorrhea primer merupakan suatu masalah yang berdampak pada kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi (IMT), kebiasaan olahraga, asupan gizi (serat, omega-3, dan kalsium), konsumsi kopi, usia menarche, laju menstruasi, lama menstruasi,, siklus menstruasi, riwayat keluarga, dan stress psikologis dengan dysmenorrhea primer serta faktor yang dominan pada mahasiswi S1 Reguler FF, FIK, dan FKM UI tahun 2015. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan metode systematic random sampling. Sampel yang diteliti adalah mahasiswi FF, FIK, dan FKM UI angkatan 2011-2014 dengan total 170 sampel. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner mandiri, wawancara FFQ semikuantitatif, dan pengukuran antropometri. Hasil uji chi square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat keluarga dan stress psikologis dengan dysmenorrhea primer (p-value< 0,05). Dari analisis regresi logistik didapatkan stress psikologis sebagai faktor dominan (OR 3,912).
Kata kunci : Dysmenorrhea primer, riwayat keluarga, stress psikologis

Primary dysmenorrhea is a problem which impact quality of life. This study aimed to identify the association between nutritional status (BMI), exercise, nutrient intake (dietary fiber, omega-3, and calcium), coffee consumption, menarche age, menstrual flow, menstrual duration, menstrual cycle, family history, and psychological stress with primary dysmenorrhea and the dominant factor on female student in Female Student at Faculty of Pharmacy, Faculty of Nursing, and Faculty of Public Health Universitas Indonesiain 2015. This study used cross sectional design with systematic random sampling. The observed sample in this study was female student of theFaculty of Pharmacy, Faculty of Nursing, and Faculty of Public Health Universitas Indonesia batch 2011-2014 envolving 170 students. Data were collected by using a self administered questionnaire, semiquantitative FFQ, and anthropometric measurements. The result of this study showed that there was a significant association between family history and psychological stress with primary dysmenorrhea (p-value < 0,05). Logistic regression analysis showed that psychological stress as the dominant factor (OR 3,912).
Keywords : Primary dysmenorrhea, family history, psychological stress
Read More
S-8704
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tresha Anugrah Kartika; Pembimbing: Diah Utari Mulyawati; Penguji: Yvonne Magdalena Indrawani, Revina Christijani
S-8324
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive