Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2501 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Saifuddin Sirajuddin, Tahir Abdullah, Sutriyani N. Lumula
KJKMN Vol.8, No.3
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizki Santy Nasution; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Purnawan Junadi, Reni Nofita
Abstrak:
Untuk mengukur derajat kesehatan suatu negara dapat diukur dari tingkat kesehatan ibu dan balita yang tergambar dari besarnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Sebagai upaya penurunan AKB, pemerintah menggalakkan program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang dilanjutkan dengan pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran perilaku IMD di wilayah kerja UPT Puskesmas Neglasari Kota Tangerang, mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan, tempat persalinan, metode persalinan, pengetahuan, sikap, paritas, riwayat kunjungan Ante Natal Care (ANC), dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan sarana prasarana dengan perilaku IMD di wilayah kerja UPT Puskesmas Neglasari Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan mix method melalui pendekatan sequential explanatory. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Neglasari Kota Tangerang selama periode penelitian dengan jumlah responden untuk penelitian kuantitatif sebanyak 103 orang yang diperoleh melalui metode systematic random sampling, dan 10 informan kunci untuk penelitian kualitatif. Instrumen menggunakan kuesioner terstruktur dan pedoman wawancara yang dibuat dan disesuaikan dengan tujuan penelitian. Analisis data kuantitatif menggunakan analisis data univariat, bivariat dan multivariat. Sedangkan analisis data pada penelitian kualitatif meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. 

A country's health status can be measured from the health level of mothers and toddlers, which is reflected in the magnitude of the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). As an effort to reduce IMR, the government is promoting the Early Breastfeeding Initiation (IMD) program which is followed by exclusive breastfeeding for 6 months. This study aims to describe the behavior of IMD at Neglasari Community Health Center, Tangerang City, to find out the relationship between knowledge, education, work, age, attitude, parity, history of Ante Natal Care (ANC), family support, support from health workers, and health service facilities with behavior IMD at Neglasari Community Health Center, Tangerang City. This study uses a mixed method through a sequential explanatory approach. The population of this study was all patients who gave birth at the Neglasari Health Center in Tangerang City during the study period with a total number of respondents for the quantitative study of 103 people obtained through a systematic random sampling method, and 10 key informants for the qualitative study. The instrument uses a structured questionnaire and interview guidelines that are made and adapted to the research objectives. Quantitative data analysis using univariate, bivariate, and multivariate data analysis. While data analysis in qualitative research includes data reduction (data reduction), data display (data display), and drawing conclusions or verification.
Read More
T-6703
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yenny Makasudede; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Armyn Effendi, C Endah Wuryaningsih
S-5389
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nuswil Bernolian; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Purnawan Junadi, Jaslis Iljas, Baharudin; Heriyadi
Abstrak: Latar Belakang: Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah proses alami yang memberi kesempatan bayi untuk mencari dan mengisap air susu ibu sendiri, dalam satu jam pertama pada awal kehidupannya. Pelaksanaan program IMD merupakan tanggung jawab semua praktisi kesehatan, mulai dari lingkup pelaksana dan manajerial rumah sakit.

Tujuan: Mengevaluasi pelaksanaan IMD di RSMH dan faktor-faktor yang mem, pengaruhinya.

Metode: Penelitian berdesain cross sectional dengan subjek penelitian ibu bersalin dan tenaga kesehatan di Bagian Kebidanan RSMH. Subjek dipilih secara purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.

Hasil: Selama periode November-Desember 2016, terdapat 19 (51,3%) pasien pascamelahirkan yang melakukan IMD dan 18 (48,6%) pasien tidak melakukan IMD. Terdapat perbedaan bermakna pada metode persalinan, dimana persalinan perabdominam mayoritas didapat pada kelompok yang tidak melakukan IMD (p = 0,003). Penelitian ini melibatkan 43 responden pelaksana (bidan dan dokter), serta 12 responden manajerial. Kondisi medis pasien yang tidak memungkinkan IMD, tidak terlaksananya IMD pada pasien pascaseksio sesaria, dukungan dan sosialisasi rumah sakit kurang mengenai IMD, serta pengetahuan ibu rendah merupakan keluhan responden pelaksana. Penelitian ini menemukan adanya disintegrasi antara pihak manajerial dan pelaksana sehingga menimbulkan ketidakjelasan pada pelaksanaan IMD. Simpulan: Peluang terlaksana atau tidaknya IMD dipengaruhi oleh kondisi medis ibu dan janin, metode persalinan, pengenalan dan dukungan rumah sakit terhadap IMD, sosialisasi kebijakan IMD, tingkat pengetahuan ibu. Tantangan melakukan IMD adalah belum ada kebijakan melakukan IMD di ruang operasi, kondisi medis ibu sering tidak memungkinkan IMD, ketidakseragaman pengetahuan manajer terkait IMD, rendahnya sosialisasi peraturan pelaksanaan IMD, ada disintegrasi antara pihak manajerial dan pelaksana, dan tidak adanya pengawasan IMD di lapangan. Kata kunci: inisiasi menyusu dini, evaluasi pelaksanaan IMD.
Read More
B-1833
Depok : American Public Health Association, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Luh Sudemi, K. Tresna Adhi, Dyah Pradnyaparamita Duarsa
PHPMA-Vol.4/No.2
Denpasar : Universitas Udayana, 2016
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mulia Lestari; Pembimbing: Sabarinah B. Prasetyo; Penguji: Evi Martha, Dian Ayubi. Sri Rustiati, Rima Damayanti
Abstrak: Inisiasi Menyusu Dini (IMD merupakan langkah penting untuk menjamin pemberian ASI eksklusif yang mereduksi kematian bayi. IMD yang dilaksanakan di RSUD Kota Cilegon dicatat sebesar 72,7% dari target sebesar 100% pada tahun 2018. Studi ini menggali faktor yang mempengaruhi pelaksanaan IMD di RSUD Kota Cilegon dengan pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dan telaah dokumen. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 14 informan yang terdiri dari kabid pelayanan, kepala ruangan bersalin, dokter spesialis kandungan dan ibu pasca bersalin. Hasil akhir memperlihatkan IMD dilaksanakan cukup baik pada persalinan normal, namun belum dilaksanakan pada persalinan dengan metode yang lain. Faktor yang memerlukan perbaikan adalah Prosedur Operasional Baku (POB) IMD dan pelatihan di dalam rumah sakit. Faktor lain adalah perbaikan kegiatan edukasi bagi ibu hamil di fasilitas pelayanan kesehatan primer untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang IMD.
Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini

Early Breastfeeding Initiation (IMD) is an important step to guarantee exclusive breastfeeding which reduces infant mortality. IMD implemented in Cilegon City Hospital is recorded at 72.7% of the target of 100% in 2018. This study explores the factors that influence the implementation of IMD in RSUD Cilegon City with a qualitative approach, using in-depth interviews and document review An in-depth interview was carried out on 14 informants consisting of head of health services, head of maternity room, obstetrician and postpartum mothers. The final results showed that IMD was carried out quite well in normal labor, but not yet The method that needs improvement is IMD Standard Operating Procedure (SOP) and training in the hospital Another factor is the improvement of educational activities for pregnant women in primary health care facilities to improve maternal knowledge about IMD.
Keywords: Initiation of Early Breastfeeding
Read More
T-5486
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
D.A.N. Martasari B.; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Adang Bachtiar, I Made Indra Waspada
Abstrak: Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan salah satu langkah dalamSepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui dalam program Rumah SakitSayang Ibu dan Bayi (RSSIB). Rumah sakit X telah dikenal sebagai rumah sakityang mendukung program IMD. Ketidakseragaman pelaksanaan IMDpascapersalinan caesar oleh dokter spesialis merupakan hal penting untukditangani oleh manajemen RS X sebagai RSSIB. Didapatkan data bahwakontribusi operasi caesar dalam tidak terlaksananya IMD di RS X terusmeningkat, yaitu dari 58% pada tahun 2010 meningkat menjadi 72% pada tahun2013. Oleh karena itu, analisis perilaku dokter spesialis pada pelaksanaan IMDpascapersalinan caesar perlu dilakukan karena dokter spesialis adalah penentukeputusan pelaksanaan IMD tersebut.Tujuan penelitian kualitatif ini untuk mengetahui faktor internal daneksternal yang mempengaruhi perilaku dokter spesialis pada pelaksanaan IMDpascapersalinan caesar di RS X. Pada penelitian ini digunakan modifikasi theoryof planned behaviour dan teori perilaku Gibson, Informan penelitian berjumlah 18informan yang ditentukan menggunakan prinsip adequacy dan appropriateness.Teknik analisis yang digunakan adalah dengan content analysis. Dari hasilanalisis dengan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumendisimpulkan bahwa norma subjektif dokter spesialis, kepemimpinan manajemendan sumber daya rumah sakit adalah yang paling mempengaruhi perilaku dokterspesialis. Perlu upaya untuk melakukan peninjauan lebih lanjut mengenai StandarProsedur Operasional IMD pascapersalinan caesar agar pelaksanaannya bisaberjalan dengan lebih baik, sehingga berdampak positif bagi kepuasan pasien danjuga kinerja dokter spesialis terkait pelaksanaan IMD ke depannya.Kata kunci : Inisiasi menyusu dini, perilaku, dokter spesialis
Early Initiation of Breastfeeding (EIB) is one step in the Ten Steps toSuccesful Breastfeeding which is form the basis of The Mother-Baby FriendlyHospitals Initiative (MBFI). Hospital X has been known as a hospital thatsupports the EIB program. Variability from the implementation of EIB aftercesarean procedure by specialists is important to be handled by the hospitalmanagement as MBFI. The data obtained that the contribution of caesareanprocedure to the non-performance of EIB in X hospital continues to increase,from 58 % in 2010 increased to 72 % in 2013. Therefore, the analysis of thebehavior of specialists in the implementation of EIB after cesarean procedureneeds to be done because the specialists are the decision makers.The purpose of this qualitative study is to determine the internal andexternal factors that influence the behavior of specialists in the implementation ofEIB after caesarean procedure in X hospital. This study used a modified theory ofplanned behavior and the theory of behavior Gibson. Research informants were 18informants that determined using the principles of adequacy and appropriateness.The analysis technique used is the content analysis. From the analysis with in-depth interviews, observation and document review concluded that the subjectivenorm of specialists, leadership of hospital management and hospital resources areinfluencing the behavior of specialists. Hospital needs an effort to conduct furtherreview of the Standard Operating Procedures of the implementation of EIB, sothat there will be a positive impact on patient satisfaction and also on specialistsperformance related to the implementation of EIB.Keywords : Early initiation of breastfeeding, behaviour, specialists.
Read More
B-1584
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mujiati, Novianti
Bulitkes Vol.43, No.4
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2015
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Restu Adya Cahyani; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Kemal Nazaruddin Siregar, Agus Triwinarto
S-10106
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Afrida Fitri; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Ratna Djuwita Hatma, Eti Rohati
S-9674
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive