Ditemukan 20947 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Suci Destriatania, Judhiastuty Februhartanty, Fatmah
KJKMN Vol.8, No.5
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Tuti Nuraini, Madarina Julia, Djaswadi Dasuki
KJKMN Vol.7, No.12
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Judhiastuty Ferbruhartanty, Andi Mariyasari Septiari, Suci Destriatania
KJKMN Vol.5, No.4
Depok : FKM UI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Suci Destriatania; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Kusharisupeni, Caroline Endah Wuryaningsih, Besar, Dien Sunyoto, Trina Astuti
Abstrak:
Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ayah terhadap praktik inisiasi menyusu segera dan pemberian ASI eksklusif. Sebanyak 536 pasangan suami istri yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang diperoleh dari metode sampel tidak acak menjadi sampel dalam studi ini. Desain yang digunakan adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan chi-square dan regresi logistik. Sebesar 83,6% dan 59,1% ayah memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang manajemen laktasi prenatal dan postnatal. Pengetahuan manajemen laktasi prenatal dan postnatal tidak berhubungan dengan praktik inisiasi menyusu segera, tetapi pengetahuan manajemen laktasi postnatal berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif (pv=0,04). Sebesar 62,7% ayah menunjukkan sikap kurang mendukung pada saat kelahiran, tetapi 89,6% dan 61,9% menunjukkan dukungannya ketika masa kehamilan dan menyusui. Dalam studi ini sikap ayah selama masa kehamilan dan menyusui merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi praktik inisiasi menyusu segera (pv=0,03) dan pemberian ASI eksklusif (pv=0,01). Pengetahuan yang baik dan sikap yang positif diketahui sebagai faktor penting dalam keberhasilan praktik inisasi menyusu segera dan pemberian ASI eksklusif. Hal tersebut mengindikasikan perlunya edukasi tentang menyusui yang melibatkan ayah.
The aim of this study is to analyze the relationship between knowledge and attitude of fathers on early initiate breastfeeding and exclusive breastfeeding practices. A non probability random sampling towards 536 couples whose baby was aged 0-6 months. The study design was cross sectional with quantitative data approach by using a structured questionnaire. Chi square and logistic regression methods were used for data analysis. Around 83,6% and 59,1% of fathers had low level of knowledge on prenatal and postnatal lactation management. Knowledge about prenatal and postnatal lactation management were not associated with early initiate breastfeeding practice. However, postnatal lactation management knowledge was significantly associated with exclusive breastfeeding practice (p=0.04). There was 62,7% of fathers presented low support at birth, but 89,6% and 61,9% of them showed high support in pregnancy and breastfeeding period. Attitude of fathers in pregnancy and breastfeeding period were associated with early initiate breastfeeding (p=0.03) and exclusive breastfeeding (p=0,01). Good knowledge and positive attitude were known as an important factors of successful early initiate breastfeeding and exclusive breastfeeding practices. This indicates a need of breastfeeding education for fathers.
Read More
The aim of this study is to analyze the relationship between knowledge and attitude of fathers on early initiate breastfeeding and exclusive breastfeeding practices. A non probability random sampling towards 536 couples whose baby was aged 0-6 months. The study design was cross sectional with quantitative data approach by using a structured questionnaire. Chi square and logistic regression methods were used for data analysis.
T-3229
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Giri Inayah Abdullah, Dian Ayubi
KJKMN Vol.7, No.7
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Moudy Emma Unaria Djami, Noormartany, Dany Hilmanto
KJKMN Vol.7, No.12
Depok : FKM UI, 2013
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Alfiah Purbaningtyas; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Dien Anshari, Weni Praga Agusti
Abstrak:
Read More
Infeksi pada bayi masih menjadi masalah utama, terutama akibat imunitas yang belum matang. Bayi tanpa ASI eksklusif memiliki risiko diare lebih tinggi. Konsumsi susu formula meningkatkan risiko diare hingga 10,5 kali karena potensi kontaminasi dan ketiadaan komponen imunoprotektif ASI. Pada saat yang sama, promosi susu formula semakin masif dan berpotensi mempengaruhi pengetahuan, sikap, serta praktik ibu dalam pemberian makan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana ibu yang memiliki bayi di wilayah kerja Puskesmas Wonogiri memahami, menyikapi, dan mempraktikkan pemberian susu formula, serta menelaah pengaruh framing pesan iklan berdasarkan Teori Nudge. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan meliputi ibu dengan bayi usia kurang dari 6 bulan, kader kesehatan, bidan KIA, Dinas Kesehatan Wonogiri, anggota keluarga terdekat, serta pedagang susu formula.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang konsep susu formula umumnya baik, namun pemahaman mengenai kandungan serta perbedaan biologis antara susu formula dan ASI masih beragam. Media sosial, khususnya TikTok, menjadi sumber informasi utama yang membentuk persepsi awal ibu. Praktik pemberian makan bayi dipengaruhi oleh produksi ASI, kondisi medis ibu dan bayi, serta rekomendasi keluarga. Keluarga, terutama suami, ibu kandung, dan mertua, memiliki peran dominan dalam pengambilan keputusan penggunaan susu formula. Penyuluhan tenaga kesehatan turut mempengaruhi keputusan ibu, meskipun belum diterima secara merata. Dalam perspektif Teori Nudge, iklan lebih berfungsi sebagai pemicu perhatian dan pencarian informasi tambahan, sementara keputusan akhir lebih dipengaruhi oleh pengalaman sesama ibu dan dukungan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh iklan bekerja melalui interaksi kompleks antara pesan komersial, dinamika keluarga, dan pengalaman menyusui ibu.
Infections remain a major health concern among infants, largely due to their immature immune systems. Infants who are not exclusively breastfed face a higher risk of diarrhea. Formula feeding increases the risk of diarrhea up to 10.5 times, due to potential contamination and the absence of natural immunoprotective components found in breast milk. At the same time, the promotion of infant formula has become more widespread and may influence mothers’ knowledge, attitudes, and practices in infant feeding. This study aims to explore in depth how mothers with infants in the working area of Wonogiri Primary Health Center understand, respond to, and practice formula feeding, as well as to examine the influence of advertising message framing based on Nudge Theory. A qualitative approach was used through in-depth interviews and observations. Informants included mothers with infants under six months old, health volunteers, maternal and child health midwives, the Wonogiri District Health Office, close family members, and infant formula sellers. The results show that mothers generally have good knowledge about infant formula, but their understanding of its nutritional content and biological differences compared to breast milk varies. Social media, especially TikTok, is the main source of information that shapes mothers’ initial perceptions. Infant feeding practices are influenced by breast milk production, medical conditions of the mother and baby, and family recommendations. Family members—especially husbands, biological mothers, and mothers-in-law—play a major role in decisions about using infant formula. Health education from health workers also affects mothers’ decisions, although it is not equally received by all mothers. From a Nudge Theory perspective, advertisements mainly act as attention triggers and encourage further information seeking, while final decisions are more strongly influenced by other mothers’ experiences and family support. These findings show that the influence of advertising works through a complex interaction between commercial messages, family dynamics, and mothers’ breastfeeding experiences.
S-12158
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Niniek Lely Pratiwi
Medika-No.3, XXX
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2004
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kasnodihardjo ... [et al.]
Bulitkes Vol.24, No.2&3
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 1996
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Driyani; Pembimbing: H.E. Kusdinar Achmad; Penguji: Hadi Pratomo, Kaptiningsih
S-4707
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
