Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 14912 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ratna Sesie Lahu; Pembimbing: Hafizurrachman
B-456
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sonar Soni Panigoro; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Purnawan Junadi, Akmal Taher, Soehartati Gondhowiardjo
B-1583
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Aeni; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Agusdini Banun Saptaningsih
S-6129
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mailis Suyanti Munthe; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Purnawan Junadi, Pujiyanto, Abdul Kadir, Lies Dina Liastuti
B-2037
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nova Yuliana; Pembimbing: Hendrik M. Taurany; Penguji: Anhari Achadi, Mukhlis
S-6968
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuri Pertamasari; Pembimbing: Ronnie Rivany
B-840
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fika Sastramaya Khayan; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Mieke Savitri, Budi Hartono, Denni J. Purwanto
B-1199
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dicky Dewanto Tjatur Rahardjo; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Jaslis Ilyas, Hafizurrahman, Supriyantoro
Abstrak:

Perubahan lingkungan suatu organisasi, baik lingkungan ekstemal maupun internal akan memberikan pengaruh pada kinerja organisasi itu sendixi. Demikian pula halnya dengan RS. Mata AINI yang telah berdiri sejak awal 1ahun 1980, juga tidak lepas dari pengaruh pcrubahan lingkungan yang tezjadi. Dimana pada awalnya RS. Mata AINI dikenal sebagai salah satu tujuan utama para pasien yang menderita pcnyakil mata di wilayah DKI Jakarta dan sekitamya, maka saat ini dengan semakin banyaknya pilihan penyedia jasa pelayanan kesehatan mam yang memiliki fasllitas pengobatan mata yang modem dan canggih, RS. Mata AINI tidak lagi meljadi tujuan utama para pasien mata yang tinggal di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Tujuan penelitian untuk menyusun sebuah perencanaan bisnis bagi scbuah produk unggulan yang belum dimiliki oleh RS. Mata AINI, yang didasari oleh sebuah analisa siluasi yang menghasilkan posisi siratejik RS. Mata AINI untuk menghadapi kondisi persaingan yang ada melalui penggunaan matrik TOWS dan matriks IE. Dari matching dua mauik ini dihasilkan sebuah strategi Pengembangan Produk yang kemudian dilakukan penentuan kelayakan bagi produk yang telah ada dengan menggunakan matrik BCG sebagai dasar penentuan produk unggulan terpilih. Setelah dapat menentukan produk unggulan yang layak melalui anaiisa pangsa pasar tertinggi yang berbanding dengan pertumbuhan pendapatan kotor yang tertinggi pula (kuadran bintang matrik BCG), maka tindakan operasi Katarak terpilih sebagai dasar pengembangan sehuah produk unggulan yang dikombinasikan dengan Glaukoma sebagai produk pendampingnya. Yang kesemuanya itu akan dikemas dalam sebuah perencanaan bisnis produk unggulan yang berupa sebuah layanan terpadu yang diberi nama “Pusat Emas Katnrak dan Glaukoma RS. Mata AINI. Perencanaan bisnis produk unggulan ini, akan memaparkan empat elemen yaitu Rencana Organisasi dan Sumber Daya, Rencana Pemasamn, Rencana Keuangan dan Sistem Inforrnasi. Dimana Rencana Organisasi dan Sumber Daya menentukan posisi tim khusus pmduk lmggulan dalam stmktur organisasi RS. beserta alokasi sumber daya, khususnya SDM dengan kompetensi tertentu bagi pelayanan produk unggulan ini sepeni: dokter spesialis mata, medical account executive dan customer assist. Sedangkan Rencana Pemasaran lebih kearah menentukan target pasar yang dituju, beserta samna dan strategi pemasaran yang akan digunakan. Pada tahap Rencana Keuangan, ditentnkan langkah-langkah penentuan surnber dana dan investasi, proyeksi penerimaan dan biaya, dan aliran dana tunai yang akan menggambarkan tingkat keuntungan atau kerugian beserta tingkat pengembalian investasi. Sedangkan tahap Sistem Informasi akan menggambarkan Iangkah-langkah yang diperlukan bagi pengembangan sistem informasi yang terintegrasi beserta sumber daya yang diperiukan. Penelitian ini menyarankan manzqemen RS. Mata AINI untuk dapat mengaplikasikan perencanaan bisnis produk unggulan pelayanan tcrpadu Katarak dan Glaukcma ini karena paling sesw kondisi ekstemal dan intemai ofganisasi. Terutama karena tidak memerlukan biaya yang terlalu besar dan hanya memerlukan komiunen yang tinggi dad segenap jaiaran tenaga medis, non-medis dan manajemen RS. Mata AINI.


Organization environment change, whether for extemal or internal will atfect the organizatiorfs performance. Similiary with AINI Eye Hospital who has been established since 1980, also aH`ectedly by ever changing business competitive condition. In the old days, AINI Eye Hospital was consider as one of main destination for Eyc's Health Service patient in DKI Jakarta area. Consequently with rapid growth of a new and modern private Eye Clinic in DKI Jakarta area, made AIN I Eye Hospital no longer the main destination holder. The goal of this study is to compose a business plan for the eminent product which AINI Eye Hospital did not have one, that based on ctureni hospital strategic positioned by analyzing the situational condition using TOWS matrix and IE matrix. From matching these two matrixes will lead to Product Development strategy, that followed by determine the current product feasibility for getting eminent product criteria using BCG matrix. After getting the BCG matrix result which described the highest market share and the highest gross revenue growth, the Cataract operation procedure was determine as a Product Development fotmdation and will combined with Glaukoma as a supporting product. And every aspect will wrap in one eminent product called "Cataract and Glaucoma Gold Center" AINI Eye Hospital. The business plan of this eminent product will consist several elements such as: Organizational and Resource Plan, Marketing Plan, Financial Plan and System Information. Organizational and Resource Plan will describe the special team which consist with several member who will have direct responsible to AIN! Eye Hospital President Director. Also allocating the supporting resources, especially high and certain competency based Human Resources such as: Eye Specialist Doctors, Medical Account Executives and Customer Assists. While Marketing Plan will describe certain steps such as: determine the target market, the marketing tools and facilities, and market strategy that will be use. In Financial Plan, will be determine the investment resource, cost and revenue projection, and cash flow which will describe profit or loss level and as well as return on investment rate. While ini System Information will describe the steps that need to bc taken for developing the integrated informational system, along with the resources which needed. This study gives recommendation to AIN! Eye Hospital management, to implement the Business Plan of "Cataract and Glaucoma Gold Center", as this eminent product is considered as the most compatible with external and intemal organization condition. Primarily because this product will not have to draw huge invest:-nent and just only need the upmost commitment from the management and all AINI Eye Hospita1's medical and non medical staff.

Read More
B-1113
Jakarta : FKM-UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Margaretha L.T; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Ede Surya Darmawan, Purnawan Junadi, Amal Chalik Sjaaf, Friana Asmely
Abstrak:
Latar belakang: Layanan onkologi di RSUD Pasar Minggu memegang peranan penting sebagai salah satu pusat rujukan utama di Jakarta Selatan dan telah ditetapkan ditetapkan sebagai Rumah Sakit Jejaring Pengampuan Kanker Strata Utama oleh Kementerian Kesehatan RI pada pelaksanaannya masih menghadapi tantangan pengembangan layanan dan kelengkapan infrastruktur hingga sehigga diperlukan rencana strategi. Tujuan: Membuat strategi pengembangan layanan onkologi RSUD Pasar Minggu untuk mengetahui gambaran situasi layanan onkologi, dan secara khusus adalah teridentifikasi analisis situasi dengan pendekatan Ginter, Duncan, dan Swayne, yaitu dengan melakukan analisa eksternal (aspek ekonomi, sosiodemografi, epidemiologi, legislatif politik, teknologi, dan pesaing yang ditempatkan ke dalam lingkungan umum, sistem pelayanan kesehatan, atau area layanan) dan yang akan menghasilkan strategi terpilih yang kemudian diturunkan menjadi program kerja strategis. Metodologi: P deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode action research, menggunakan data primer (wawancara mendalam, observasi, dan diskusi terarah/CDMG) dan data sekunder (regulasi Kemenkes, BPS, data rekam medis RSUD Pasar Minggu). Hasil Penelitian: Layanan onkologi pada posisi kuadran Growth (Pertumbuhan), dengan pemilihan strategi adaptif yaitu pengembangan produk dan penetrasi pasar. Strategi ini dijabarkan ke dalam penguatan layanan onkologi komprehensif melalui penambahan SDM onkologi, fasilitas radioterapi LINAC, penguatan Tim Multidisiplin (MDT), menambah kelengkapan teknologi serta digitalisasi sistem navigasi pasien untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepuasan pasien. Kesimpulan: Rencana strategi yang telah disusun ini diharapkan akan menjadi pedoman bagi manajemen RSUD Pasar Minggu dalam mewujudkan layanan onkologi yang terpadu, bermutu tinggi, dan mencapai strata utama. Kata Kunci: Rencana Strategis, Layanan Onkologi, RSUD Pasar Minggu, Manajemen Strategis, Jejaring Pengampuan Kanker.

Background: Oncology services at RSUD Pasar Minggu play a pivotal role as a primary referral center in South Jakarta and designated as Main Stratum Cancer Network Hospital, thus precise strategic planning is imperative. This thesis discusses the strategic plan for the development of oncology services at RSUD Pasar Minggu, as mandated by the Indonesian Ministry of Health. Objective: To formulate a development strategy for oncology services at RSUD Pasar Minggu by elucidating the current service landscape. Specifically, it identifies a situational analysis employing the Ginter, Duncan, and Swayne approach, comprising an external analysis and an internal analysis. These analyses yield selected strategies that are subsequently translated into strategic work programs. Methodology: A descriptive qualitative research design with a action reserch method utilizes primary data (in-depth interviews, observations, and Consensus Decision Making Group/CDMG discussions) and secondary data (Ministry of Health regulations, Statistics Indonesia/BPS, and RSUD Pasar Minggu medical records). Results: Oncology services within the Growth quadrant, selecting adaptive strategies of product development and market penetration. These strategies are elaborated into the strengthening of comprehensive oncology services through the addition of oncology human resources, LINAC radiotherapy facilities, the reinforcement of Multidisciplinary Teams (MDT), technological enhancement, and the digitalization of patient navigation systems to improve accessibility and patient satisfaction. Conclusion: Expected to serve as a guideline for the management of RSUD Pasar Minggu in realizing integrated, high-quality oncology services that meet the standards of the Main Stratum. Keywords: Strategic Plan, Oncology Services, RSUD Pasar Minggu, Strategic Management, Cancer Network.
Read More
B-2580
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alifianti Lestari; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Masyitoh, Dewi Satiasari S., Dwi Oktavia TL Handayani
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Alifianti Lestari Program Studi : Kajian Administrasi Rumah Sakit Judul : EVALUASI PENGEMBANGAN PUSKESMAS KECAMATAN MENJADI RSUD KELAS D DENGAN STUDI KASUS DI   4 RSUD   JAKARTA PUSAT TAHUN 2017 Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang secara umum bertujuan untuk mendapatkan hasil evaluasi pengembangan Puskesmas Kecamatan menjadi  Rumah Sakit Kelas D di Jakarta Pusat tahun 2017. Penelitian dilakukan selama dua bulan ( April – Mei 2017 ) dengan mengambil lokasi di 4 RSUD Jakarta Pusat yaitu : RSUD Kemayoran, RSUD Cempaka Putih, RSUD Johar Baru dan RSUD Sawah Besar. Pengumpulan data melalui data primer berupa wawancara mendalam, yang dilengkapi dengan telaah dokumen dan observasi lapangan, kemudian data sekunder yang berasal dari 4 RSUD di Jakarta Pusat. Hasil penelitian menunjukkan banyak penyebab yang sangat mempengaruhi layanan kesehatan yang dberikan di 4 RSUD Jakarta Pusat. Seperti ketersediaan Dokter Spesialis yang tidak mudah mau bekerjasama dengan RSUD Kelas D di Jakarta Pusat. Salah satunya dikarenakan belum adanya kesepakatan pendapatan dokter spesialis. Selain itu kelengkapan sarana prasarana juga berpengaruh dalam pemberian layanan kepada masyarakat, lokasi Rumah sakit yang kurang strategis berpengaruh juga terhadap pemasaran layanan, serta kebijakan pengembangan Rumah sakit dengan layanan unggulan sesuai kebutuhan masyarakat sekitarnya. Sehingga pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 4 RSUD di Jakarta Pusat  cukup berhasil menjadi RSUD Kelas D  di tahun 2017 dengan terus memperbaiki dan melengkapi sumber daya manusia termasuk Dokter Spesialis dan melengkapi sarana prasarana kesehatan rumah sakit yang belum terpenuhi secara optimal. Kata Kunci  :  RSUD KELAS D ,  Evaluasi


ABSTRACT Name : Alifianti Lestari Study Program : Magister of Hospital Administration Title : EVALUATION OF PUSKESMAS KECAMATAN DEVELOPMENT BECOMING CLASS D HOSPITAL WITH CASE STUDY IN 4 HOSPITALS IN CENTRAL JAKARTA 2017. This research was conducted with qualitative approach which generally aimed to get the evaluation result of development of Puskesmas Kecamatan into Class D Hospital in Central Jakarta in 2017. The research was conducted for two months (April - May 2017) by taking the location in 4 Central Jakarta Public Hospital namely: Kemayoran Hospital, Cempaka Putih Public Hospital, Johar Baru Hospital and RSUD Sawah Besar. Data collection through primary data is in-depth interview, completed with document review and field observation, then secondary data coming from 4 hospitals in Central Jakarta. The results showed many causes that greatly affect the health services provided in 4 Central Jakarta hospitals. As the availability of Specialist Doctors who are not easy to cooperate with RSUD Class D in Central Jakarta. One of them is because there is no specialist doctor's income agreement. In addition, the completeness of infrastructure facilities also affect the provision of services to the public, the location of hospitals that are less strategic also affect the marketing of services, as well as development policies of hospitals with excellent service according to the needs of the surrounding community. So in this study it can be concluded that 4 hospitals in Central Jakarta succeeded in becoming RSUD Class D in 2017 by continuously improving and completing human resources including Specialist Doctor and equipping hospital health infrastructure facilities that have not been fulfilled optimally. Keywords: RSUD CLASS D, Evaluation

Read More
B-1878
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive