Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 1577 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kliping koran Republika 2015
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susilo Damarini; Promotor: Hadi Pratomo; Kopromotor: Helda, Besral; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Tri Krianto, Sri Hartati Dewi Reksodiputro, Hartono Gunardi, Setyadewi Lusyati, Indra Supradewi
Abstrak:
Kelahiran bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu) cenderung diikuti dengan berbagai masalah seperti berat bayi lahir rendah (BBLR), peningkatan infeksi dan komplikasi, serta infeksi neonatal. Hal ini dapat berdampak kurang baik terhadap perkembangan neurologis dan pertumbuhan fisik pada anak usia dini. Stimulasi pijat bayi dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan bayi sesuai kelompok umur. Stimulasi diberikan oleh orang tua atau keluarga. Tujuan penelitian ini adalah menilai pengaruh stimulasi pijat bayi oleh keluarga terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi prematur di Bengkulu. Pendekatan kuantitatif yang diikuti dengan riset kualitatif. Intervensi berupa stimulasi pijat bayi prematur oleh anggota keluarga dengan frekuensi 3 kali sehari selama 8 minggu. Sampel adalah keluarga bayi prematur dengan usia post-menstruasi 34-36 minggu yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan di Bengkulu. Telah dipilih sebanyak 51 bayi pada kelompok intervensi dan 53 bayi pada kelompok kontrol. Penelitian dilakukan dari tanggal 25 April 2018 sampai 30 Desember 2019. Analisis data menggunakan GLM-RM analisis pengukuran yang dilakukan berulang-ulang pada subyek yang sama untuk menilai efek stimulasi pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi prematur dengan mengontrol variabel pengganggu. timulasi pijat bayi oleh keluarga secara teratur dan rutin meningkatkan pertumbuhan dan merangsang perkembangan motorik bayi prematur menjadi lebih baik setelah dikontrol variabel covariat jenis kelamin, asupan bayi dan bebas infeksi. Disertai asupan ASI yang optimal stimulasi pijat bayi memiliki efek postif terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kepada Dinas Kesehatan disarankan tenaga kesehatan Puskesmas dan bidan agar lebih memperhatikan tumbuh kembang bayi prematur diwilayah kerjannya dan menerapkan stimulasi pijat bayi oleh keluarga pada semua bayi prematur
Read More
D-420
Depok : FKM-UI, 2020
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sari Pediatri, Vol.10, No.4, Des. 2008, hal. 219-224, ( Cat. ada di bendel 2008 - 2009 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tri Budiarti; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Caroline Endah Wuryaningsih, Mieke Savitri, Gita Swisari, Elin Herliana
Abstrak: Pertumbuhan dan perkembangan seorang bayi tergantung cara orang tuamenstimulasinya. Pijat bayi merupakan salah satu cara menstimulasi pertumbuhandan perkembangan bayi dimana hal ini merupakan tradisi yang masih seringdilakukan oleh masyarakat Jawa terutama di Wilayah Kecamatan AdipalaKabupaten Cilacap yang umumnya dilakukan oleh seorang dukun bayi. Penelitianini bertujuan mendapatkan gambaran dan informasi yang mendalam tentang pijatpada bayi di wilayah Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan desain RAP. Informasi diperolehmelalui wawancara mendalam pada 10 ibu yang mempunyai bayi 0-11 bulan, 4orang dukun bayi, 2 orang bidan koordinator anak, dan 2 orang kepala puskesmasWilayah Kecamatan Adipala. Hasil penelitian menunjukkan Pijat bayi atau dadahyang dilakukan ibu bayi di wilayah Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacapbelum sesuai dengan pedoman pijat bayi yang dianjurkan Kementrian KesehatanRI karena pijat yang dilakukan pada masyarakat setempat dilakukan pada seluruhtubuh setelah bayi lahir dan pijat saat bayi sakit. Pijat bayi tersebut merupakantradisi turun temurun yang dilakukan oleh dukun bayi dengan manfaat pijat bayiagar peredaran darah lancar, otot-otot rileks, pertumbuhan optimal, tidur nyenyak,dan bayi sehat. Pijat bayi hanya boleh dilakukan pada bayi sehat dan kondisitertentu seperti demam, batuk, pilek, terkilir dan tidak boleh dilakukan terlalusering. Seluruh tubuh bayi boleh dipijat kecuali perut karena ada tali pusat yangbelum lepas dan dapat menyebabkan illeus yaitu gangguan system saraf padausus. Informasi tentang pijat umumnya diperoleh dari keluarga terutama nenekbayi. Saat ini belum ada kebijakan maupun aturan dari pihak puskesmas tentangpijat bayi.Kata kunci: pijat, bayi
Growth and development of a baby depends on how parents stimulatethem. Infant massage is one way of stimulating the growth and development ofbabies where it is a tradition that is still often done by the Java community,especially in the districts of the district Adipala cilacap region that is generallydone by TBAs This study aims to get an overview and in-depth information aboutinfant massage in the District Adipala Cilacap. This study used a qualitativeapproach to the design of RAP. Information obtained through in-depth interviewson 10 mothers who have babies 0-11 months, 4 TBAs, 2 midwives coordinatorchildren, and 2 heads of health centers Adipala District Area. The results showedthat infant massage or do mothers bye baby in the District of Cilacap Adipala notin accordance with the guidelines of infant massage is recommended the Ministryof Health because the massage is done on the local community performed on theentire body after the baby is born and massage when the baby is sick. InfantMassage in District Area Adipala a hereditary tradition performed by TBAs.Benefits of infant massage for smooth blood circulation, relax muscles, optimalgrowth, rest ful sleep, and a healthy baby. Infant massage should only beperformed on healthy babies and under certain conditions such as fever, cough,colds, sprains and should not be done too often. Baby's entire body except theabdomen be massaged because there is not yet off the umbilical cord and cancause illeus. Information about massage is generally obtained from the familyespecially the baby 's grandmother. Currently there are no policies or rules of theclinic on infant massage.Keywords : massage , baby
Read More
T-4739
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku II, Republika. hal : 168
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Media indonesia 2012: hal 37
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku II, Republika. hal : 81
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Martha Davis, Elizabeth Robbins Eshelman, Matthew McKay; alih bahasa, Budi Anna Keliat
613.79 DAV p
Jakarta : EGC, 1995
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku II, Media Indonesia. hal : 86
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
F.G. Winarno
641 WIN g
Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 1987
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive