Ditemukan 36705 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Suhardjo
641.1 SUH s (RS)
Bogor : IPB, 1989
Reserved (pinjaman 1 hari) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Suhardjo
641.1 SUH s
Bogor : PAU Pangan & Gizi IPB, 1989
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Siti Eryna Sangkhana; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma
S-498
Depok : FKM UI, 1989
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Krisna Meidiyantoro Baharuddin; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dian Ayubi, Saepudin
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang faktor yang mempengaruhi pengetahuanpegawai UPT Balai Kesejahteraan Sosial tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehatmengacu pada gambaran pengetahuan yang diperoleh dari uji pretest-posttest.Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan wawancara semi terstruktur kepadaKepala UPT, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Pegawai Administrasi, PekerjaSosial, Petugas Kebersihan dan Dapur. Hasil penelitian menggambarkan bahwafaktor yang mempengaruhi ialah pendidikan, pengalaman, kebudayaan, sosialbudaya, pekerjaan, minat, keyakinan, paparan informasi, faktor pihak eksternaldan faktor teknis penyuluhan.Kata kunci:Pengetahuan, faktor, kesejahteraan sosial.
Read More
S-10248
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
The Indonesian J. of Public Health (IJPH), Vol.3, No.3, maret 2007, hal. 87-93. ( ket. ada di bendel 2005- 2007) dan ( di bendel 2006-2007 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Velycia Stefaris Susanto; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Nurul Dina Rahmawati, Tria Astika Endah Permatasari
Abstrak:
Read More
Label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” (yang merupakan bentuk dari Front-of-Pack Nutrition Labeling/FOPNL di Indonesia) bertujuan membantu konsumen memilih pangan kemasan yang lebih sehat. Namun, praktik membaca label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” di Indonesia masih rendah, khususnya di kalangan mahasiswa yang sedang memasuki masa transisi menuju kedewasaan dan mulai mengambil keputusan makan secara mandiri. Selain itu, penelitian yang membahas mengenai logo “Pilihan Lebih Sehat” di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi praktik membaca label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner daring secara mandiri pada Mei 2025 dengan jumlah responden sebanyak 242 mahasiswa FKM UI. Analisis dilakukan secara univariat, dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 41,7% responden memiliki praktik membaca label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara sikap terhadap label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” (p=0,002; OR 2,29; 95% CI 1,339-3,916), gaya hidup (p<0,001; OR 3,15; 95% CI 1,850-5,358), kejelasan dan keterbacaan label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” (p=0,023; OR 1,83; 95% CI 1,084-3,093), serta pengaruh sosial (p<0,001; OR 2,78; 95% CI 1,632-4,741) dengan praktik membaca label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat”. Mahasiswa diharapkan lebih aktif dalam membaca label gizi dan menemukan logo “Pilihan Lebih Sehat”, sementara FKM UI disarankan dapat meningkatkan edukasi dan eksposur terkait label gizi dan logo “Pilihan Lebih Sehat” melalui berbagai media kampus serta kebijakan internal. Regulator seperti BPOM dan Kementerian Kesehatan perlu memperluas ketersediaan produk dengan logo “Pilihan Lebih Sehat”, memperbaiki desain visual dan ukuran logo, serta memperkuat sosialisasi dan evaluasi kebijakan logo “Pilihan Lebih Sehat” secara nasional.
Nutrition labels and the Healthier Choice logo (which is a form of Front-of-Pack Nutrition Labeling/FOPNL in Indonesia) are aimed to help consumers choose healthier packaged foods. However, the practice of reading nutrition labels and the Healthier Choice logo remains low in Indonesia, especially among university students who are transitioning into adulthood and beginning to make independent dietary decisions. In addition, studies specifically discussing the Healthier Choice logo in Indonesia are still limited. This study aims to identify the factors influencing the practice of reading nutrition labels and the Healthier Choice logo among students of the Faculty of Public Health, Universitas Indonesia (FPH UI) in 2025. A cross-sectional design and stratified random sampling technique were used. Data were collected through a self-administered online questionnaire in May 2025, involving 242 FPH UI students as respondents. Univariate analysis was conducted descriptively, while bivariate analysis was performed using the Chi-square test. The results showed that 41.7% of respondents demonstrated good practices in reading nutrition labels and the Healthier Choice logo. Bivariate analysis revealed that the practice of reading nutrition labels and the Healthier Choice logo was significantly associated with attitudes toward the label and logo (p=0,002; OR 2,29; 95% CI 1,339-3,916), lifestyle (p<0,001; OR 3,15; 95% CI 1,850-5,358), label clarity and readability (p=0,023; OR 1,83; 95% CI 1,084-3,093), and social influence (p<0,001; OR 2,78; 95% CI 1,632-4,741). Students are encouraged to be more proactive in reading nutrition labels and recognizing the Healthier Choice logo. FPH UI is advised to increase education and exposure regarding these labels through campus media and internal policies. Regulators such as BPOM and the Ministry of Health need to expand the availability of products with the Healthier Choice logo, improve its design and visibility, and strengthen national promotion and evaluation of the logo’s implementation.
S-11987
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Qomariah Alwi
MPPK Vol.XVI, No.2
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khairunnisa; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Tri Krianto, Eti Rohati
Abstrak:
Menurut Riskesdas Jawa Barat tahun 2007, Kota Depok merupakan kota dengan proporsi Rumah Tangga yang memiliki PHBS baik paling rendah di Jawa Barat yaitu 35,0%, dibanding 8 kota lainnya yang sudah memiliki proporsi di atas 45%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga di kota Depok tahun 2014 dan faktor-faktor yang berhubungan, dengan sumber data Survey Cepat PHBS kota Depok tahun 2014. Desain studi cross-sectional digunakan pada 295 responden dari 11 kecamatan di Kota Depok. Hasil penelitian menunjukkan 63,4% responden tingkat pendidikannya tinggi, 51,5% responden pendapatannya sudah di atas UMR Kota Depok, dan 68,1% responden cukup mendapat dukungan sosial. Tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan dukungan sosial memiliki hubungan yang bermakna dengan PHBS, dimana responden yang tingkat pendidikannya tinggi, berpeluang melakukan PHBS baik hampir 4 kali dibandingkan dengan yang berpendidikan rendah. Demikian juga dengan responden dengan pendapatan tinggi berpeluang melakukan PHBS baik hampir 2 kali daripada responden dengan pendapatan rendah, dan responden yang mendapat cukup dukungan sosial berpeluang memiliki PHBS baik 2,2 x dibandingkan responden dengan dukungan sosial kurang. Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Tingkat Pendidikan, Tingkat Pendapatan, Dukungan Sosial
Read More
S-8594
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Departemen Tenaga Kerja & Trasmigrasi
LP 362.042 IND s
Jakarta : FKM UI & FK UI, 1981
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sunarko; Pembimbing: Purnawan Junadi
T-245
Depok : FKM UI, 1990
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
