Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38774 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Le Gista Indyati; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Sandi Iljanto, Ari Wulan Sari
S-8880
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rifka; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Ede Surya Darmawan, Irwan Machyudin
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang manajemen program penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Sukmajaya Kota Depok tahun 2015. Data dicari menggunakan pedoman wawancara mendalam dengan informan berjumlah enam orang yang berasal dari petugas program penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Sukmajaya Kota Depok. Variabel yang diteliti adalah input (petugas HIV/AIDS, dana, sarana, logistik, kebijakan), proses (perencanaan, pengorganisasian, kemitraan, penggerakkan/pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi). Hasil penelitian ini menunjukkan penyebab tidak tercapainya target pada program penanggulangan HIV/AIDS di Puskesmas Sukmajaya Kota Depok adalah jumlah tenaga pelaksana kurang, kelancaran pencairan dana sering terlambat, sarana yang dibutuhkan masih belum lengkap, belum baiknya perencanaan di Puskesmas, kurang optimalnya kerja sama dengan mitra yang dekat dengan masyarakat, kurangnya penggerakkan dari pimpinan, belum optimalnya pengawasan dan evaluasi dari pimpinan. Kata Kunci: Manajemen, Puskesmas, HIV/AIDS ] This study discusses about the management of HIV/AIDS in the health center of Sukmajaya, Depok in 2015. The data are obtained by using the guidelines depth interviews with informants of six people who come from the clerk of HIV/AIDS in health centers Sukmajaya, Depok. The variables observed were from (attendant HIV / AIDS, funds, facilities, logistics, methods), processes (planning, organizing, partnerships, mobilizing / implementation, monitoring and evaluation). The result of this research showed the cause of the unachieved target HIV/AIDS tackling program at the health center of Sukmajaya, Depok, these failures are caused by lack of number of human resources for example, incomplete infrastructure, Notwell prepared plan, the cooperation which is not optimum with the sociality, the leader who does not lead and monitoring and evaluation are not optimum from leader. Key word: Management, Health Center, HIV/AIDS
Read More
S-8682
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Julaeha; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Anwar Hasan, Yuni S Suryaman
S-4976
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winasty Amilia; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Surya Ede Darmawan, Rahmawati
S-6415
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chahya Kharin Herbawani; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Evi Martha, Toha Muhaimin, Rima Damayanti, Trijoko Yudopuspito
T-5267
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fifit Harziah; Pembimbing: Hafizzurrachman; Penguji: Sandi Iljanto, Titie Siswati
S-5341
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hubaybah; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Anhari Achadi, Wachyu Sulistiadi, Tri Witjaksono, Fadlul
Abstrak: Tesis ini membahas tentang PMTS (Program Pencegahan HIV-AIDSmelalui Transmisi Seksual), merupakan program pencegahan HIV-AIDS yangdicetuskan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), bertujuanuntuk melakukan pencegahan HIV secara komprehensif, integratif dan efektifpada populasi kunci yang salah satunya adalah WPS. Untuk mencapai tujuantersebut kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan peran positif pemangkukepentingan (pembentukan Pokja Lokasi, pembuatan peraturan lokal lokasi,penyusunan program kerja), komunikasi perubahan perilaku (pengelolaanpendidik sebaya, kader lokasi, pengadaan dan pendistribusian media KIE,penyuluhan, VCT mobile), manajemen pasokan kondom dan pelicin (perumusanrantai pasok kondom dan pelicin, pembentukan outlet kondom dan pelicin),penatalaksanaan IMS dan HIV-AIDS. Koordinasi yang belum maksimal,kurangnya dana, sarana dan prasarana menjadi penyebab utama belum tercapainyatujuan program PMTS ini, ditandai dengan tidak berjalannya Pokja Lokasi yangtelah dibentuk. Pokja Lokasi merupakan salah satu kunci keberhasilan dalammenjalankan seluruh kegiatan, sehingga saran dari peneltian ini adalahmeningkatkan koordinasi dari KPAK dengan LSM, SKPD, Pokja Lokasi dalambentuk pertemuan rutin, mengalokasikan dana rutin untuk Pokja Lokasi dankeseluruhan kegiatan, serta menyediakan sarana dana prasarana untuk menunjangkegiatan ini.Kata kunci: HIV AIDS, PMTS, Evaluasi Program
The focus of this study is PMTS (HIV-AIDS Prevention Programthrough Sexual Transmission) is a program of HIV-AIDS prevention which wasinitiated by the National AIDS Commission (KPAN), its aim is to do HIVprevention comprehensively, interactively and effectively on the key populationwhich is female sex workers. The activity that is being done to achieve theseobjectives is to increase the positive role of thepeople in charge (establishment ofLocation Working Unit, location rule making, preparation of working programs),behavior changes communication (management of peer educators, location cadres,procurement and distribution of KIE media, counseling, mobile VCT),management of the supply of condoms and lubricants (formulation of condomsand lubricants supply, formulation of condoms and lubricants outlets), treatmentof STIs and HIV-AIDS. Lack of coordination, lack of funds, facilities andinfrastructure have become the reason whythe goal PMTS program cannot beachieved yet, marked with dysfunctional Location Working Unit. LocationWorking Unit is one key to success that can run the entire activities, so thesuggestions of this research are to improve the coordination of KPAK withLSM/NGO, SKPD, Location Working in a form of routine meetings, to allocatethe routine funds for Location Working Unit and the entire activities, as well asproviding facilities and infrastructure to support the activities.Keywords: HIV AIDS, PMTS, Program Evaluation
Read More
T-4419
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riezky Yulviani Armanita; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Amila Megraini
S-5328
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meiynana; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Puput Oktamianti, Herra Superiyatna
Abstrak: Pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung sudah sesuai dengan kriteria. Semua Desa Siaga Aktif telah mencapai strata mandiri. Namun, hal tersebut belum dikuti dengan peningkatan status kesehatan seperti masih tingginya jumlah kematian bayi dan masih rendahnya cakupan pelayanan kesehatan dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung Tahun 2013. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif menggunakan telaah dokumen dan wawancara mendalam dengan informan kunci. Hasil dari penelitian adalah pelaksanaan Desa Siaga Aktif di Kecamatan Karangsembung sudah sesuai dengan delapan kriteria Desa Siaga Aktif. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat diantaranya dukungan dana dari pemerintah desa masih terbatas, peran serta masyarakat dan ORMAS masih rendah, kapasitas kader dan pengurus masih kurang, kerjasama lintas sektor yang belum ada, Pokjanal tingkat Kecamatan belum terbentuk dan faktor pendorong diantaranya setiap desa sudah mempunyai Forum Masyarakat Desa, Kegiatan Dana sehat berjalan, terdapat tujuh mobil desa siaga aktif, jumlah sumber daya tenaga yang cukup. Kata Kunci: Evaluasi, Desa Siaga Aktif, Pendekatan sistem.
Read More
S-8588
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Putri Octavia Sari; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Purnawan Junadi, Sutikno, Taufik
Abstrak:
Imunisasi adalah salah satu tindakan yang dapat mencegah penyebaran penyakit dan terbukti sangat efektif. Salah satu indikator untuk menliai kinerja pelaksanaan program imunisasi adalah pencapaian Universal Child Immunization (UCI). Pada tahun 2021 Provinsi Lampung mengalami penurunan pencapaian imunisasi dasar lengkap yaitu sebesar 87,3%. Hal ini juga diikuti dengan penurunan cakupan desa/kelurahan UCI di Provinsi Lampung sebesar 68,9%. Bila dilihat berdasarkan distribusi cakupan UCI Kabupaten/Kota, Kabupaten Lampung Tengah merupakan wilayah yang memiliki cakupan desa/kelurahan UCI terendah pada tahun 2021 yaitu 20,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang manajemen program imunisasi dalam upaya pencapaian desa/kelurahan UCI pada tahun 2019-2022. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di 2 puskesmas dengan membandingkan antara Puskesmas dengan pencapaian desa/kelurahan UCI tertinggi dan Puskesmas dengan pencapaian desa/kelurahan UCI terendah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada aspek struktur, layanan kesehatan imunisasi dasar dilakukan di kedua puskesmas sesuai dengan SOP, tenaga kesehatan dalam program imunisasi dengan jumlah SDM kesehatan sudah mencukupi walaupun masih ada beberapa kendala, ketersediaan produk medis, vaksin dan teknologi mengalami beberapa kendala, pembiayaan operasional untuk program imunisasi berasal dari APBD dan BOK pembiayaan yang ada di kedua puskesmas tidak mengalami masalah, kepemimpinan pada kedua puskesmas tidak ada perbedaan. Pada aspek proses manajemen puskesmas P1,P2,P3 kedua puskesmas tidak ada perbedaan secara signifikan, Puskesmas Poncowarno memiliki inovasi pada saat pelaksanaan program imunisasi pada masa pandemi COVID-19 untuk mencapai target program imunisasi. Capaian Program Desa/Kelurahan UCI Puskesmas Wates tahun 2019-2022 berfluktuatif. Pada tahun 2021 terjadi penurunan signifikan capaian program desa/kelurahan UCI pada tahun 2021 yaitu sebesar 0%. Capaian Program Desa/Kelurahan UCI pada Puskesmas Poncowarno pada tahun 2021 dengan capaian sebesar 100%. Kata kunci: Universal Child Immunization, Imunisasi, Manajemen Program Puskesmas.

Immunization is one of the actions that can prevent the spread of disease and has proven to be very effective. One of the indicators to assess the performance of the implementation of the immunization program is the achievement of Universal Child Immunization (UCI). In 2021, Lampung Province will experience a decrease in the achievement of complete basic immunization, which is 87.3%. This was also followed by a decrease in the coverage of UCI villages/kelurahan in Lampung Province by 68.9%. When viewed based on the distribution of district/city UCI coverage, Central Lampung Regency is the area that has the lowest UCI village/kelurahan coverage in 2021, namely 20.4%. This study aims to find out about the management of the immunization program in an effort to achieve UCI villages/wards in 2019-2022. The research method used is a qualitative and quantitative approach. This research was conducted in 2 puskesmas by comparing the puskesmas with the highest UCI village/kelurahan achievement and the puskesmas with the lowest UCI village/kelurahan achievement. The results of this study indicate that in the structural aspect, basic immunization health services are carried out in both puskesmas according to SOP, health workers in the immunization program with sufficient number of health human resources although there are still some obstacles, the availability of medical products, vaccines and technology is experiencing several constraints, financing operational for the immunization program came from the APBD and BOK, the funding in the two puskesmas did not experience problems, the leadership in the two puskesmas was no different. There is no significant difference in the management process aspects of the P1, P2, P3 puskesmas for the two puskesmas. The Poncowarno Health Center had innovations when implementing the immunization program during the COVID-19 pandemic to achieve the target of the immunization program. The achievements of the UCI Village/Kelurahan Program at the Wates Health Center in 2019-2022 have fluctuated. In 2021 there will be a significant reduction in the achievements of the UCI village/kelurahan program in 2021, namely 0%. Achievement of the UCI Village/Kelurahan Program at the Poncowarno Health Center in 2021 with the highest achievement of 100%. Keywords: Universal Child Immunization, Immunization, Community Health Center Program Management
Read More
T-6781
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive