Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32014 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sutarno; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Hikmat Doni Ramdhan, Baiduri Widanarko, Made Sudarta, Chandra Prijanahadi
Abstrak: industri konstruksi merupakan salah satu industri yang mempunyai potensi bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, dimana menempati urutan jumlah kecelakaan tertinggi bila dibandingkan dengan sektor lain. PT. XYZ merupakan kontraktor pembangunan gedung ABC yang telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, namun masih terdapat kasus kecelakaan. Berdasarkan data analisa kecelakaan PT. XYZ, penyebabnya sebagian besar adalah perilaku tidak aman pekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pekerja konstruksi pada proyek pembangunan gedung ABC Jakarta. Desain penelitian cross sectional, menggunakan kuesioner, analisis data mengunakan uji chi square dan uji regresi logistik ganda. Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan pengetahuan, persepsi, motivasi dan dukungan teman kerja dengan perilaku tidak aman pekerja, sedangkan pengawasan dan ketersediaan sarana prasarana tidak ada hubungan dengan perilaku tidak aman. Berdasarkan analisa regresi logistik ganda, variabel persepsi mempunyai nilai OR paling besar yaitu 4,328 sehingga persepsi merupakan faktor paling dominan mempengaruhi terjadinya perilaku tidak aman. Disarankan bagi PT. XYZ untuk mengembangkan pendekatan yang sistematis dan aplikatif dalam rangka pencegahan perilaku tidak aman, salah satunya dengan program Behaviour Base Safety (BBS); melaksanakan pelatihan berkala untuk meningkatkan pengetahuan, persepsi dan motivasi sehingga menumbuhkan kepedulian pekerja terhadap keselamatan kerja; meningkatkan keterlibatan mandor dalam mengawasi pekerja berorientasi keselamatan pekerja.
Kata kunci : Perilaku tidak aman, Konstruksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Read More
T-4468
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hesti Utami Dewi; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-4685
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayu Amalia; Pembimbing: Hendra; Penguji: Robiana Modjo, Padang Purwosusilo
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kelelahan pada pekerja konstruksi proyek pembangunan jalan tol layang Y oleh PT X khususnya pada saat pekerjaan pier head. Faktor risiko yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah faktor risiko terkait pekerjaan (durasi kerja, durasi lembur, masa kerja dan heat index) dan faktor risiko tidak terkait pekerjaan (usia, indeks masa tubuh, status merokok, konsumsi air minum, konsumsi minuman berkafein, kuantitas tidur, kualitas tidur, pekerjaan sampingan, waktu tempuh). Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain studi cross-sectional menggunakan kuesioner gejala kelelahan subjektif Fatigue Assessment Scale for Construction Workers (FASCW).
Read More
S-10162
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Olivia Suryani Gurning; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Mila Tejamaya, Juned Eryanto
S-8198
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eunike Atara Trisyani; Pembimbing: Laksita Ri Hastiti; Penguji: Abdul Kadir, Lorencius Kukuh Prabowo
Abstrak:
Skripsi ini membahas tentang analisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kelelahan pada pekerja konstruksi di Proyek Y PT.X Tahun 2024. Kelelahan kerja (fatigue) adalah suatu kondisi dimana terjadi perasaan lelah dan penurunan fungsi mental dan fisik yang menyebabkan berkurangnya semangat kerja sehingga menurunkan efektivitas dan efisiensi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kauntitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah prurposive sampling. Analisi data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua cara, yaitu chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 48,9% responden mengalami kelelahan kerja. Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan faktor risiko terkait pekerjaan seperti beban kerja, durasi kerja, durasi lembur, jenis pekerjaan dan faktor risiko tidak terkait pekerjaan, seperti konsumsi minuman berkafein, konsumsi air mineral, kualitas tidur, kuantitas tidur, dan pekerjaan sampingan.

Work fatigue (fatigue) is a condition where there is a feeling of fatigue and a decrease in mental and physical function which causes a decrease in morale, thereby reducing work effectiveness and efficiency. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis in this study was carried out using two ways, namely chi square. The results of this study showed that 48.9% of respondents experienced job fatigue. There is a significant relationship between fatigue and work-related risk factors such as workload, work duration, overtime duration, type of work and non-work-related risk factors, such as caffeinated beverage consumption, mineral water consumption, sleep quality, sleep quantity, and side jobs.
Read More
S-11757
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Wisnu Hidayat; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Hendra, Baiduri, Made Sudarta, Chandra Prijana Hadi
Abstrak: Industri konstruksi merupakan salah satu industri yang mempunyai potensi bahaya tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, dimana menempati urutan jumlah kecelakaan tertinggi bila dibandingkan dengan sektor lain. PT. APIK merupakan kontraktor pembangunan gedung The H Residence yang telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, namun masih terdapat kasus kecelakaan. Perlu dilakukan suatu analisi persepsi risiko pada pekerja sektor konstruksi sebagai upaya pengendalian kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pendekatan psikomerik dengan persepsi risiko. Desain penelitian cross sectional, menggunakan kuesioner, analisis data mengunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kesukarelaan, Pengetahuan terhadap sumber risiko dan risiko itu sendiri, pengendalian risiko, kebaruan risiko, potensi dampak, ketakutan, dan konsekuensi risiko, sedangkan kesegeraan efek risiko dan pengalaman ada hubungan dengan persepsi risiko. Disarankan bagi PT. APIK untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif mengenai keselamatan kerja untuk membentuk persepsi risiko yang baik kepada pekerja; melakukan pelatihan berkala terutama cara pengendalian bahaya di tempat kerja; melakukan pengawasan terhadap pekerja untuk membiasakan peduli terhadap keselamatan mereka sendiri
Kata kunci : Persepsi Risiko, Konstruksi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Read More
T-4434
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aji Utomo Putro; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Nendra Gunawan
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang analisis faktor-faktor yang berhubungandengan perilaku tidak selamat pada Pekerja Proyek Ulubelu Unit 3 dan 4,Gheothermal Power Project di PT. X. Kecelakaan kerja secara umum disebabkanoleh dua hal yaitu perilaku kerja tidak aman (unsafe act) dan kondisi kerja yangtidak aman (unsafe condition). Heinrich (1980), memperkirakan 85% kecelakaanadalah hasil kontribusi perilaku kerja yang tidak aman (unsafe act). Berdasarkanhal tersebut, dapat dikatakan bahwa perilaku manusia merupakan unsur yangmemegang peranan penting dalam mengakibatkan suatu kecelakaan.Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan kuantitatifmenggunakan desain penelitian cross sectional, Variabel independen ini meliputifactor personal (Psycological distress, Laziness, Mudah marah, Terburu-buru,pamer, dan Ketidaknyamanan), Faktor Pekerjaan (Jumlah pekerjaan, Timepressure), Faktor Manajemen (Pengawasan, Komitmen manajemen, dan Rewarddan Penalty) dan Faktor Kelompok (Tekanan kelompok). Variabel dependen yangditeliti adalah Perilaku Tidak Selamat. Sampel pada penelitian ini berjumlah 158responden. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasilpenelitian, diketahui sebanyak 75 orang (47%) memiliki perilaku tidak selamat danselamat 83 orang (53%) yang memiliki perilaku selamat. Faktor-faktor yangterbukti berhubungan dengan perilaku tidak selamat adalah Psycological distress,Laziness, Mudah marah, Terburu-buru, Pamer, Ketidaknyamanan, Jumlahpekerjaan, Time pressure. Sedangkan, daktor-faktor yang terbukti mempengaruhiperilaku tidak selamat adalah Komitmen manajemen, Reward dan Penalty danTekanan Kelompok.Kata kunci: perilaku tidak selamat, proyek konstruksi, gheothermal power project.
This research is about the analysis of related factors to safety behaviour onUlubelu Project Worker Units 3 and 4, Gheothermal Power Project di PT. X.Accidents are generally caused by two things, unsafe work behaviour (unsafe act)and unsafe working conditions (unsafe condition). Heinrich (1980), estimates that85% of accidents are the contribution of unsafe work behaviour (unsafe act). Basedon this research, it can be said that human behaviour is an important element thatrole in causing an accindent.This is the observational-quantitative reasearch with cross sectional designstudies. Independent variables which include on this reaseaarch are personal factors(Psycological distress, Laziness, being angry, in a rush, show off, and beinguncomfortable), Job Factors (Numbers of Jobs and Time Pressure), ManagementFactors (Supervision, Management Commitment, Reward and Penalty), andWorkgroup factors (Group Pressure). Dependen variables which include on thisresearch is Unsafety Behaviour. With 158 respondents of Ulubelu Project Workers,researcher used chi-square for bivariate analysis. The result, 75 workers (47%) haveunsafety behaviour and the other 83 workers (53%) have safety behavior in doingan Geothermal Power Project for Ulubelu. Factors which shown to be related withunsafety behaviour are Psycological distress, Laziness, being angry, in hurry, showoff, being unconfortable, numbers of jobs, Time pressure. And for Managementcommitment, Reward and Penalty, and Group preassure are shown not to be relatedto unsafe behaviour in this research.Keywords: Unsafe Act, Construction Project, Gheothermal Power Project.
Read More
S-9262
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deddy Tri Prasetyo Wibowo; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Zulkifli Djunaedi, Oka Aditya
S-6115
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Iman Maanaiya; Pembimbing: Tata Soemitra
T-2080
Depok : FKM UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Megy Armada Putra; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Dadan Erwandi, Juned Eryanto
S-8221
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive