Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8097 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), Vol.34, No.2, Juni, 2009, hal. 92-95. ( ket. ada di bendel 1994-2009 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mukhoirotin, Ibrahim Rahmat, Risanto Siswosudarmo
JKR Vol.1, No.3
Yogyakarta : IPAKESPRO, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku 4, Koran Tempo hal. 30
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Siti Dhyaati Wisnuwardhani
KIK-Vol.1/No.4
Depok : LPKM-FKMUI, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ela Mulyana; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dien Anshari, Evi Martha, Dwi Hastuti, Bambang Purwanto
Abstrak:
Angka kematian ibu merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan, kecemasan dalam kehamilan merupakan penyebab kematian pada ibu secara tidak langsung. Tahun 2021 di Jawa Barat terdapat 36,2% ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan. Hasil skrining Self-Reporting Questionnaire di Puskesmas Cibaregbeg terdapat 12 (37%) ibu hamil yang mengalami kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan dengan pendekatan teori trait-state anxiety dari Spielberger (1972) yang meliputi cognitive appraisal, internal stimuli, stressor, a-trait, a-state, defense mechanism dan Coping behavior. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus di Puskesmas Cibaregbeg dengan 4 ibu hamil yang terindikasi mengalami kecemasan dan 8 informan pendukung. Hasil wawancara mendalam mayoritas informan mengalami kecemasan dalam kehamilannya penilaian kognitif informan mengalami kecemasan yang disebabkan oleh perasaan takut, perasaan kurang stabilnya emosi, perubahan fisik, informan khawatir dengan kesehatan diri dan perkembangan janin yang dikandungnya, perasaan takut menghadapi proses persalinan dan cemas apakah anak terlahir dengan kondisi fisik normal atau tidak, faktor ekonomi dan kurangnya dukungan keluarga. Mekanisme pertahanan digunakan informan untuk melindungi diri dari perasaan cemas, mayoritas informan melakukan upaya Emotional focused coping yaitu dengan berdoa, jalan-jalan dan mendengakan musik, yang bertujuan untuk mengontrol respon emosional terhadap situasi stres yang dialami informan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pemerintah membuat program skrining kecemasan khusus ibu hamil untuk mendeteksi dan mengatasi kecemasan pada ibu hamil di setiap fasilitas kesehatan tingkat pertama, karena kecemasan ibu hamil dalam merupakan penyebab kematian ibu tidak langsung.

Maternal mortality is one indicator to see the success of health efforts, anxiety in pregnancy is an indirect cause of maternal death. In 2021 in West Java, there are 36.2% of pregnant women who experience anxiety in facing childbirth. The results of the Self-Reporting Questionnaire screening at the Cibaregbeg Public Health Center showed that 12 (37%) pregnant women experienced anxiety. The purpose of this study was to determine the description of the anxiety of pregnant women in the third trimester in facing childbirth with the trait-state anxiety theory approach from Spielberger (1972) which includes cognitive appraisal, internal stimuli, stressors, a-trait, a-state, defense mechanism and coping behavior. This qualitative research uses a case study approach at the Cibaregbeg Public Health Center with 4 pregnant women who are indicated to experience anxiety and 8 support informants. The results of in interviews that the majority of informants experience anxiety in their pregnancy cognitive assessment of informant experience anxiety caused by feelings of fear, feelings of emotional instability, physical changes, informants are worried about their own health and the development of the fetus they contain, feeling afraid of facing the birth process and worrying whether the child is born with normal physical condition or not, economic factors and lack of family support. The defense mechanism used by informants to protect themselves from feelings of anxiety, the majority of informants made Emotional focused coping that is, by praying, traveling, and listening music, efforts aimed at controlling emotional responses to stressful situations experienced by informants. This study recommends the importance of the government making a special anxiety screening program for pregnant women to detect and overcome anxiety in pregnant women in every first-level health facility, because anxiety in pregnant women is an indirect cause of maternal death.
Read More
T-6492
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiara Kumala Putri; Pembimbing: Tri Miko Yunis Wahyono; Penguji: Syahrizal Syarif, Sukamto
Abstrak: Skripsi ini membahas tentang bagaimana situasi kecemasan masyarakat dalammenghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia khususnya di DKI Jakarta, Kota Bogor,Kota Depok, Kota Tangerang, dan Kota Bekasi. Variabel yang akan dianalisisdiantaranya variabel biologis (jenis kelamin dan konsumsi rokok) dan variabel sosial(kebijakan dan situasi politik, tingkat dan jenis pendidikan, persebaran informasi, statusdan jenis pekerjaan, serta pengetahuan tentang COVID-19). Penelitian ini adalahpenelitian mix method (kuantitatif dan kualitatif) dengan desain studi deskriptif. Hasilanalisis kuantitatif menunjukkan bahwa perempuan berpeluang untuk memiliki tingkatkecemasan tinggi terhadap COVID-19 lebih besar dibandingkan laki-laki. Hasil analisiskualitatif menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 dapat menimbulkan berbagai responsdari masyarakat, baik respons positif maupun negatif. Selain itu, pelaksanaan kebijakanuntuk penanggulangan COVID-19 juga dapat mempengaruhi kecemasan seseorangselama masa pandemi COVID-19.Kata kunci:COVID-19, pandemi, kecemasan, kebijakan
This thesis discusses how the situation of community anxiety in dealing with the COVID-19 pandemic in Indonesia, especially in DKI Jakarta, Bogor City, Depok City, TangerangCity, and Bekasi City. Variables to be analyzed include biological variables (gender andcigarette consumption) and social variables (policy and political situation, level and typeof education, distribution of information, status and type of work, as well as knowledgeof COVID-19). This research is a mixed method research (quantitative and qualitative)with descriptive study design. The results of quantitative analysis indicate that womenhave a greater chance of having a higher level of anxiety towards COVID-19 than men.The results of qualitative analysis indicate that the COVID-19 pandemic can cause avariety of responses from the community, both positive and negative responses. Inaddition, the implementation of policies for COVID-19 prevention can also affect one'sanxiety during the COVID-19 pandemic.Key words:COVID-19, anxiety, information dissemination, public policy.
Read More
S-10424
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sonia Ariyanti Sareng; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Mira Miranti Puspitasari, Adang Bachtiar
Abstrak: Meningkatnya jumlah kasus COVID-19 dan ketidakpastian berakhirnya penyebaran dari COVID-19 memberikan dampak di berbagai sektor salah satunya pada tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Secara global, menunjukkan bahwa stres adalah perasaan yang paling sering dilaporkan oleh tenaga kesehatan, dengan 93% dari mereka secara teratur mengalami stres dalam 3 bulan terakhir, hal ini diikuti oleh kecemasan sebanyak 86%, frustasi 77%, kelelahan 76%, dan perasaan kewalahan 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik tenaga kesehatan, gambaran tingkat stres pada tenaga kesehatan dan penyebab dari terjadi tingkat stres pada tenaga kesehatan selama masa pandemi COVID-19 di UPTD Puskesmas Tanah Baru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kombinasi antara pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dilakukan kepada 25 responden tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Tanah Baru berupa pengisian kuisioner DASS-21 serta pendekatan kualittatif berupa wawancara mendalam kepada 4 narasumber. Hasil pada penelitian ini, tenaga kesehatan yang bertugas selama masa pandemi COVID-19 sebanyak 72% tidak mengalami stres, 24% mengalami stres ringan, dan 4% mengalami stres sedang dengan berbagai macam ternjadinya faktor penyebab terjadinya resiko seperti presepsi reiko pada peningkatan kasus COVID-19, kelengkapan sarana berupa APD, peningkatan durasi kerja yang terjadi selama masa pandemi COVID-19, dan stigmatisasi terhadap tenaga kesehatan selama masa pandemi COVID-19.
Read More
S-11090
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Martin Haposan Siahaan; Pembimbing: Hendra; Penguji: Dadan Erwandi, Muh Adhi Sjahzani
Abstrak: Tugas pokok Satpam adalah menjaga dan mengamankan lingkungan kerjanya sehingga terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan. Kebakaran merupakan suatu kejadian timbulnya api yang tidak dikehendaki yang dapat muncul kapan saja dan dimana saja. Satpam sebagai pengaman lingkungan kerja harus siap dalam menghadapi bahaya seperti bahaya kebakaran. Penelitian ini membahas tentang Tingkat Kesiapan Satpam dalam Menghadapi Bahaya Kebakaran di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Kesiapan ini dinilai dari pengetahuan tentang bahaya kebakaran, menghindarkan terjadinya kebakaran, pemadaman kebakaran, pengamanan saat terjadi kebakaran dan penyelamatan saat terjadi kebakaran. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional menggunakan alat bantu kuesioner yang diisi oleh seluruh Satpam di FKM UI. Hasil dari penelitian ini adalah dengan Total Responden 21 orang Satpam di FKM UI, sebanyak 52% memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi bahaya kebakaran dan sisanya mempunyai kesiapan yang kurang baik dalam menghadapi bahaya kebakaran. Kata kunci: Tingkat Kesiapan, Bahaya Kebakaran, Satuan Pengamanan
The main task of Security Unit is to maintain and secure their work environment so they can avoid unwanted incidents. Fire is an event of destructive and uncontrolled that can arise anytime and anywhere. Security Unit as a Emergency Services Personnel must be prepared to face the danger such a fire hazard. This study discusses about the Preparedness Level of Security Unit in facing the Fire Hazard in Public Health Faculty of University of Indonesia. Preparedness Level of Security Unit is assessed from knowledge about fire hazard, avoid the occurrence of fire, fire fighting, fire prevention and fire safety. Cross sectional is used to be the design of this study, with using questionnaires that filled out by the whole of Security Unit as a respondent. Result of this study was as many as 52% from 21 people of Security Unit in Public Health Faculty Universitas Indonesia have a good preparedness in facing the fire hazard and the rest have poor preparedness in the face of a fire hazard. Keywords: Preparedness Level, Fire Hazard, Security Unit
Read More
S-9240
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dedy Poernama; Pembimbing: Tata Soemitra; Penguji: Hendra, R. Kintoko Rochadi
T-2190
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kes. Masy. Indonesia (MKMI), XXIII, No.5, 1995: hal. 342-344
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive