Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37337 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Sudibyo; Pembimbing: Pujianto, Mieke Savitri
T-1877
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Heru Turdja`i; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Kusdinar Achmad, Luknis sabri, Emi Nurjasmi, Meylina Jafar
Abstrak: Seperti diketahui, prestasi belajar mahasiswa khususnya pada mata kuliah Keperawatan Kesehatan Komuniti masih tergolong rendah. lni dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa yang mendapat nilai C yaitu sekitar 75%. Bila prestasi yang kurang baik tersebut dibiarkan dan tidak diperhatikan secara serius, maka hal ini akan berpengaruh terhadap kemampuan lulusan/tenaga perawat dalam melakukan pelayanan kesehatan, dan khususnya terhadap citra penyelenggaraan pendidikan tenaga keperawatan itu sendiri Untuk itu perlu dilakukan penelitian tentang hubungan karakteristik mahasiswa dengan prestasi belajar mahasiswa mata kuliah Keperawatan Kesehatan Komuniti.
 
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi atau gambaran tentang prestasi belajar mata kuliah Keperawatan Kesehatan Komuniti dan hubungannya dengan karakteristik mahasiswa.
 
Disain studi adalah kross seksional dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara terhadap responden yang terpilih jadi sampel penelitian. Jumlah sampel adalah 217 mahasiswa tingkat III (semester VI) yang telah menyelesaikan perkuliahan mata kuliah Keperawatan Kesehatan Komuniti (M.A. 213).
 
Dilakukan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan regresi logistik. Prestasi belajar mahasiswa mata kuliah Keperawatan Kesehatan Komuniti dengan kategori tinggi sebesar 55,3%. Dari hasil analisis bivariat, faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar mahasiswa adalah nilai ujian masuk (p=0,400), tempat tinggal (p=0,034), sosial ekonomi (p=4,014), motivasi belajar (p=0,039), serta hasil ini bermakna secara statistic. Dari hasil analisis multivariat, faktor yang paling dominan mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah keperawatan kesehatan komuniti adalah nilai ujian masuk (OR= 18,81 ; 95% CI = 9,19 - 38,46).
 
Dalam rangka peningkatan mutu lulusan pendidikan tenaga D III kesehatan maka nilai ujian masuk perlu mendapat perhatian dalam kebijakan penerimaan calon mahasiswa baru. Nilai ujian masuk perlu diperhatikan karena pada lembaga pendidikan tinggi tujuannya antara lain untuk memilih mahasiswa yang terbaik kemampuannya.
 

Correlation between Characteristic of Student Diploma III Program with Study Performance on Subject Health Community NursingAs we know, study performance especially on subject health community nursing is generally low. 75 % of students get "C" score for this subject. If this condition not taken seriously, it can impacted to quality of alumni of this institution on doing their jobs in health service after graduate from their school, it also impact to performance of education institution. According to this situation, it should be studied: Correlation between Characteristic of student Diploma III Program with Study Performance on Subject Health Community Nursing.
 
This study is to find out the information or description of study performance on subject community health nursing and the correlation with student characteristic.
 
Study design of this research is cross sectional, the data is primary and getting from questioner of respondent of the sample study. The numbers of sample are 217 students on (III) third grade or Semester VI that has finished subject community health nursing (Code 213). This study statistically using uaivariate, bivariate and multivariate analysis with logistic regression.
 
Study performance on community health nursing with high level gets 55,3 %. Bivariate analysis; variable which is connection with study performance is examination grade score (p=0,000), living place (p=0,034), socio-economic (p=0,014), study motivation (p=0,039), and this result is statistically significant. The result from multivariate analysis; the dominant variable that correlate with study performance on subject community health nursing is examination grade score (OR = 18,81;95 % CI = 9,19 - 38,46).
 
According to develop the quality of graduate from diploma III of Nursing, this study gives recommendation to the regulation of application process for new student. Examination grade score is important on every education institution to choose the eligible student on their best performance.
Read More
T-1168
Depok : FKM UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Udin Rosidin; Pembimbing: Hendrik Manarang Taurany, Anwar Hasan
T-1924
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aldine Andriza Harahap; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Amila Megraini, Emmilya Rossa, Apriyanti Dewi, Shinta
Abstrak: Biaya pendidikan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalammenyelenggarakan pendidikan. Proses pendidikan tidak dapat berjalan tanpadukungan biaya.Berdasarkan Keputusan Menkeu RI No. 498/KMK.05/2009 tanggal 17 Desember2009. Sebagai satker BLU, Politeknik Kesehatan Bandung boleh memungut biayadari masyarakat berdasarkan tarif layanan yang dibuat. Masalahnya belum diketahuiberapa biaya untuk penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Farmasi PoliteknikKesehatan Bandung dimana perhitungan biaya dengan metode ABC dapat digunakansebagai bahan dalam menetapkan kebijakan pembiayaan pendidikan.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa biaya pendidikan pada Program StudiFarmasi Politeknik Kesehatan Bandung Tahun 2013. Metode penelitian adalahpenelitian operasional dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Metode analisis yang digunakan adalah metode ABC (Activity Based Costing).Hasil penelitian disajikan berdasarkan aktivitas komponen biaya yang mempengaruhibiaya pendidikan. Dimulai dari registrasi kemudian perkuliahan dan diakhiri denganpengumuman. Diketahui total biaya adalah Rp 2,385,856,539,- sedangkan biayasatuan berdasarkan metode perhitungan ABC adalah Rp 12,293,230,-. PendapatanProdi Farmasi adalah Rp 1,638,214,000,- dan Cost Recovery Rate sebesar 69%.Disarankan agar manajemen berusaha mencari sumber pendapatan lain sepertikerjasama dengan perusahaan yang berhubungan dengan kefarmasian ataupunpenelitian oleh dosen Prodi Farmasi. Selain itu Prodi Farmasi perlu memperbaikimanajemen keuangan dalam penyusunan anggaran Prodi Farmasi serta melakukanefisiensi di setiap aktivitas tanpa mengurangi efektifitas.Kata kunci :Activity Based Costing, biaya total, pendapatan, biaya satuan
The cost of education is a very important component in education. The educationprocess can not run without support of costing.Based on the Minister of Finance Decree No. 498 / KMK.05 / 2009 dated December17, 2009. As satker BLU, Health Polytechnic Bandung may collect fees fromcommunity based service rates are made. The problem is not yet known how much itcosts for providing education in Pharmacy Study Program Health PolytechnicBandung where the calculation of the cost of the ABC method can be used as aningredient in determining education funding policies.The aim of this study was to analyze the cost of education of Pharmacy HealthPolytechnic Bandung 2013. The method is operational research using quantitative andqualitative approaches. The analytical method used is the method of ABC (ActivityBased Costing).Results of the study are presented based activities that affect the cost components ofthe cost of education. Starting from the registration later lectures and ends with theannouncement. Known total cost is Rp 2,385,856,539, - while the unit cost based onthe method of calculation ABC is Rp 12,293,230, -. Pharmaceutical Prodi income isRp 1,638,214,000, - and Cost Recovery Rate of 69%.It is recommended that the management tried to find other sources income such ascooperation with companies dealing with pharmaceutical or research by professorsProdi Pharmacy. Besides Prodi Pharmaceutical need to improve financialmanagement in budgeting Prodi Pharmacy and efficiency in every activity withoutreducing effectiveness.Keywords :Activity Based Costing, total cost, revenue, unit cost
Read More
T-4581
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suhartini; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Mieke Savitri, Rina A. Anggorodi, Moch Hasan AD, Herawani
T-1352
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syahrum; Pembimbing: Mieke Savitri
T-893
Depok : FKM UI, 2000
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dani Ferdian; Pembimbing: Ascobat Gani; Penguji: Sandi Iljanto, Purnawan Junadi, Mawari Edy, Indah Amelia
Abstrak:

ABSTRAK Nama Program Studi Judul : : : Dani Ferdian Ilmu Kesehatan Masyarakat Analisis Motivasi Kesediaan Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Dalam Berkarier Di Layanan Kesehatan Primer Tersedianya pelayanan kesehatan primer yang berkualitas dan memadai adalah elemen penting dalam menyukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan nasional. Kurangnya minat dari mahasiswa kedokteran dalam memilih karier sebagai dokter yang bekerja di layanan kesehatan primer akan berdampak terhadap kesinambungan pelaksanaan sistem kesehatan nasional. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi mendalam tentang motivasi kesediaan Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) dalam berkarier di layanan kesehatan primer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah. Informan adalah Mahasiswa PSPD FK Unpad periode Februari 2016 – Juli 2017 yang telah melewati stase/rotasi klinik Ilmu Kesehatan Masyarakat maupun Ilmu Kedokteran Keluarga. Untuk meningkatkan validitas data dilakukan triangulasi sumber, metode, data, dan analisis. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian yang didapatkan melalui 13 wawancara mendalam dan 1 diskusi kelompok terarah menunjukkan bahwa motivasi yang hanya ditemukan pada Mahasiswa PSPD FK Unpad yang tertarik dalam berkarier di layanan kesehatan primer adalah berkaitan dengan beban kerja dan waktu kerja (intrinsic process motivation); nilai orientasi sosial, tanggung jawab, dan kepedulian (goal internalization); konsep diri supel (internal self concept-based motivation); dan penerimaan masyarakat (external self concept-based motivation). Dari hasil ini, FK Unpad diharapkan dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa melalui kurikulum dan lingkungan akademis yang mendukung tumbuhnya minat untuk berkarier di layanan kesehatan primer. FK Unpad perlu memperkuat proses pendidikan yang memastikan konsep nilai dapat tumbuh dan berkembang. Proses pendidikan juga wajib memperhatikan role model yang berinteraksi sebagai lingkungan terdekat mahasiswa selama pendidikan berlangsung. FK Unpad bersama Ikatan Alumni dan Organisasi Kemahasiswaan juga perlu menyusun program pengenalan profesi kepada mahasiswa sejak Program Studi Sarjana Kedokteran (PSSK) secara berkala, efektif, dan menarik. Kata kunci: FK Unpad, Layanan Kesehatan Primer, Motivasi, Pemilihan Karier, Pendidikan Dokter


ABSTRACT Name Study Program Title : : : Dani Ferdian Public Health Motivation and willingness to work in primary healthcare service among interns in Faculty of Medicine Padjadjaran University The availability of high quality primary healthcare service is an important factor to improve the National Health Insurance program in Indonesia. Decreasing interest of medical students to work in primary healthcare service would give an impact to the continuity of healthcare system. The aim of this study was to explore the motivation and willingness to work in primary healthcare service among interns in Faculty of Medicine Padjadjaran University. A qualitative approach with in-depth interview and focused group discussion was used in this study. The participants were interns that already finished their rotation in Public Health and Family Medicine course during February 2016 - July 2017. Data validity is examined by triangulation of informant, method, data, and analysis. Data were analyzed by thematic analysis. Thirteen individual in-depth interview and one focused group discussion sessions were conducted. The results showed that participants’ motivation was related to workload and working time (intrinsic process motivation); social orientation value, responsibility, and concern (goal internalization); sociable self-concept (internal self-concept-based motivation); and community acceptance (external self-concept-based motivation). Based on these results, it is important to promote medical students motivation to work in primary healthcare service through regular curriculum and academic environment. The medical faculty should promote growth and developmental value in learning process with good role model as the closest learning experience for students. Together with association of alumni and students organization, Faculty of Medicine Padjadjaran University also need to introduce the career options early in effective ways and a regular period. Key words: Career preference, FK Unpad, medical education, motivation, primary healthcare service

Read More
T-4958
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Isnanda Hasibuan; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Adang Bachtiar, Dewi Susanna, Riyani Wikaningrum, Ony Linda
Abstrak: Era globalisasi adalah era persaingan terhadap mutu dan kualitas sumber dayamanusia. saat ini pemerintah melakukan upaya strategis dalam menjamin mutu lulusandengan pembinaan dan pengawasan sumber daya manusia kesehatan melalui sertifikasidan adanya surat tanda registrasi yang sebelumnya harus melalui tahap uji kompetensi.Maka Perguruan tinggi menjadi ujung tombak terhadap standarisasi kualitas lulusan. Salahsatu indikator mutu lulusan dapat dilihat dari akreditasi perguruan tinggi. Pada hakekatnyaperguruan tinggi harus terus menerus meningkatkan mutu pendidikan dengan dapat melihatpeluang, potensi, ancaman agar lebih efektif bertindak dan menghasilkan lulusan yang siapdi pasar kerja. Penelitian ini bersifat studi kasus dengan menggunakan data sekunder. Hasilpenelitian ini terdapat aspek kepemimpinan dan cara mengelola sumber dana masih rendah.Masih terlihatnya disparitas antara perguruan tinggi yang memiliki status akreditasi A, B,maupun C. Kesimpulan yang didapatkan bahwa menghasilkan lulusan Sarjana KesehatanMasyarakat sesuai standar nasional dan lulus uji komptensi, diharapkan perguruan tinggimemberikan perhatian yang seimbang bagi 8 (delapan) komponen uji kompetensi,khususnya aspek kepemimpinan dan dalam rangka menciptakan perguruan tinggi denganakreditasi A, diharapkan lembaga akreditasi memberikan pembinaan dan pengawasan bagiperguruan tinggi dalam hal peningkatan mutu.Kata kunci: Mutu pendidikan, uji kompetensi, akreditasi.
Globalization is an era of competition to the quality of human resources. This timethe goverment established a strategy effort to ensure graduate‟s competency by coachingand supervised human resource of public health through sertification and registration letterthat have to through the stage of core competency. So the university become the main coreto graduates standardization. One of graduate‟s quality indicator can be seen byaccreditation of the university. Essentially, the university have to increased education‟squality gradually by ability to see the oportunity, potency, and threat to be effective inaction and producing compatible graduate that ready to compete at the work field. This casestudy research was conducted with secondary data. The result of this research, there areleadership aspect and the way to manage resouce of fund is still low. We still could see thedisparity between the university with A accreditation, B, or C. The conclusion that wecould take is to produce Public Health gradute that match with national standard andpasssed core competency, university is being expeccted to give balanced attention for 8(eight) components of core competency, espescially in leadership aspect to create theuniversity with A accredition, accreditation foundation give coaching and monitoring to theuniversity in order of quality escalation.Key words: Quality of education, core competency, accreditation.
Read More
T-5094
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Yuniar; Pembimbing: Ronnie Rivany
S-3630
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Purwadi Ardinoto; Pembimbing: Anhari Achadi; Sandi Ilyanto
T-1978
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive