Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37779 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dwi Susilowati; Pembimbing: Sabarinah Prasetyo; Penguji: R. Irawati Ismail, Ratna Djuwita, Dashriati, Lukas C. Hermawan
Abstrak:
Pelayanan kesehatan reproduksi yang memadai menyangkut aspek fisik, mental dan sosial, tidak terbatas pada kemampuan bereproduksi saja, tetapi juga termasuk keamanan dan keberhasilan reproduksi. Wanita sebagai pelaku reproduksi mempunyai tugas khusus yang berbeda dengan pasangannya, yaitu mengaudung dan melahirkan. Keadaan ini berisiko terhadap kesehatan fisik dan mental. Sampai saat ini aspek kesehatan mental pada ibu dan anak masih sangat sedikit diperhatikan. Salah satu gangguan mental yang mengancam wanita pascapersalinan adalah depresi pascapersalinan. Gangguan ini berdampak negatif pada kehidupan pribadi wanita tersebut maupun perkawinannya serta hubungan dengan anaknya sehingga terjadi gangguan perkembangan emosional dan tingkah laku anak di kemudian hari. Beberapa penelitian melaporkan bahwa angka kejadian depresi pascapersalinan berkisar antara 10% - 15% atau 20% - 25% pada penelitian lain. Di Indonesia penelitian tentang hal ini lebih banyak dilakukan di rumah sakit dibandingkan di masyarakat. Pada masyarakat di Kecamatan Bojongloa Kaler kota Bandung yang penduduknya padat dengan jumlah persalinan pada tahun 1999 sebesar 3161 orang, belum diketahui data tentang depresi pascapersalinan. Sehubungan dengan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengetahui kasus depresi yang terjadi pada ibu pascapersalinan 4 minggu - 12 bulan serta beberapa variable yang berhubungan dari faktor psikologik-edukasional, faktor sosiocultural dan faktor obstetrik-ginekologik. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan metode potong lintang. Penarikan sampel dilakukan dengan metode klaster 2 tahap. Pengumpulan data terhadap 210 responden dibantu oleh 10 orang kader yang sudah dilatih terlebih dahulu. Analisis data terhadap variabel yang diteliti menggunakan perangkat lunak C-Sampel pada Epi Info 6.04. Berdasarkan uji univariat dan bivariat diperoleh gambaran tentang karakteristik ibu yaitu sebagian besar responden berusia antara 20 - 30 tahun, berpendidikan rendah, sebagai ibu rumah tangga, menginginkan anaknya, memiliki dukungan sosial yang cukup, status sosial ekonomi rumah tangganya rendah, multipara, saat bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan, dan kondisi bayi saat dilahirkan baik. Angka kejadian depresi pascapersalinan (DPP) di Kecamatan Bojongloa Kaler adalah 15,7% dengan estimasi interval sebesar 9,37 % - 22, 06 % pada tingkat kepercayaan 95 % dan variabel yang berhubungan dengan DPP yaitu usia, status sosial ekonomi rumah tangga, dukungan sosial, keinginan punya anak, jenis persalinan dan persepsi ibu terhadap kondisi bayinya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko depresi pascapersalinan melalui peningkatan pelayanan kesehatan berupa promosi kesehatan tentang usia kehamilan dan persalinan yang aman, pendidikan kesehatan bagi suami dan anggota keluarga lain, pelayanan ANC dan kunjungan rumah pada ibu nifas serta mempeluas informasi tentang DPP. Bagi ibu, perlu pembiasaan diri dalam pemeriksaan kesehatan selama kehamilan dan masa nifas secara teratur dengan memperhatikan juga faktor usia serta berusaha mencari aktivitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga selain kesibukan di rumah-taggga. Bagi suami dan anggota keluarga, perlu mengupayakan dukungan sosial-spiritual yang memadai bagi ibu hamil/nifas. Dan dibuatkannya program promosi, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang memadai terhadap depresi pascapersalinan, oleh penentu kebijakan kesehatan di tingkat pusat maupun daerah.

Postpartum Depression and It?s The Related Factors at Bojongloa Kaler District in Bandung, 2001Reproductive health services included physical, mental and social aspects are not merely reproductive ability, but safety and success of reproduction as well. Woman as a reproductive subject has a special task which differs from her spouse, those are pregnant and child bearing. These conditions have a risk to physical and mental health. The problem of mental health is still ignored up to now. One of Psychiatric disturbances after delivery is postpartum depression (PPD). This disturbance may have a long-term negative impact on her family and her personal life besides she interacts with her infant who might cause her child's emotional development and behavior deviation in the future. Many researches in overseas reported that incidence of postpartum depression ranges from 10% to 25%. In Indonesian, many postpartum depression studies have been done, but those studies are more based on hospital than community oriented. Bojongloa Kaler district with it?s densely population and the amount of childbirth is 3161 per people in 1999, has not been known with the case of postpartum depression. Therefore the objectives of the study are to know depression prevalence among mothers who were at 4 weeks to 12 months postpartum, and also its factors such as psychological educational, social cultural and obstetric gynecological factors. This research design is observational study with a cross sectional method. Using a two-stage cluster sampling. Data were collected by ten cadres who were trained before. Data analysis used a software C-Sample on Epi Info 6.04. The description of respondents are at the mean of age 20 to 30 years old, low educated, being a housewife, wanted to have child, have a good social support, low social economic status, multiparity, most were assisted by health staff when they delivered their babies, and they perceived then new babies were are bad condition. It was shown that among 210 subjects, proportion of postpartum depression in Bojongloa Kaler District was 15.7% (95 % CI was 9.37% to 22.06%. More as, variables related to postpartum depression were age, household sock) economic status, social support, wanted to have child, type of childbirth, and mother perception on her infant condition as well. Accordingly, the risk to postpartum depression can be prevent and reduced by intervention such as increasing health care through health promotion especially on age of pregnancy and safe childbirth, health education for husband and family, ante natal care services and home visit to postpartum mother due to enhance the information about postpartum depression. Regarding the pregnancy, mother should concern on her age, despite doing regular ante natal and post natal care. They were expected to find a positive activity in addition to their domestic task, particularly which could also increase their welfare. The husband and family were required to give social and spiritual support for pregnant and postpartum mother. Nevertheless, health policy maker at central and regional level need to make interesting promotion, education and services of health programs to postpartum depression.
Read More
T-1221
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiati; Pembimbing: Zulazmi Mamdy, Luknis Sabri
T-1767
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rina Wijayanti; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: Agustin Kusumayati, Sudarto Ronoatmodjo, Ning Sulistyowati, Luknis Sabri
Abstrak:

ABSTRAK Analisi data sekunder Riskesdas 2010 mengidentifikasi kejadian komplikasi pasca persalinan di Indonesia. Sampel 9665 wanita yang berumur 10 – 59 tahun pernah kawin, hamil dan melahirkan anak terakhir dalam kurun waktu 5 tahun terkahir sebelum survai dan memiliki data lengkap sesuai dengan variabel yang akan diteliti. Variabel dependen komplikasi pasca persalinan. Hasil penelitian faktor yang berhubungan dengan komplikasi pasca persalinan, riwayat komplikasi kehamilan (OR = 2,18; 95% CI : 1,18– 2,63; P value : 0,0001); riwayat komplikasi persalinan (OR = 3,01; 95% CI : 2,66–3,40; P value : 0,000) dan penolong persalinan (OR = 1,32; 95% CI : 1,14–1,52; P value : 0,0001). Riwayat komplikasi persalinan merupakan faktor yang paling berhubungan, dengan nilai p 0,0001 dan OR 3,01. Memberikan perhatian khusus pada ibu hamil yang memiliki riwayat komplikasi baik kehamilan maupun persalinan, sehingga dapat dilakukan penanganan secara dini terhadap komplikasi pasca persalinan.


 

 ABSTRACT In depth analysis of the Riskesdas data 2010 identifity determinants of postpartum complication in Indonnesia. The sampel was taken 9.665 women aged 10-59 years old have been married, pregnant and gave birth to the last child in the last 5 years prior to the survey and had complete data in accordance with the variables to be studied. Dependent variable postpartum complications. The results of factors associated with postpartum complications, history of pregnancy complications (OR = 2.18, 95% CI: 1.18 to 2.63, P value: 0.000), a history of birth complications (OR = 3.01, 95% CI: 2.66 to 3.40, P value: 0.000) and birth attendants (OR = 1.32, 95% CI: 1.14 to 1.52, P value: 0.000). It was found that history of childbirth complications was the main factor in postpartum complication with p 0.0001 and OR 3.01. Giving special attention to pregnant women who have a history of either pregnancy or childbirth complications, so it can be done early treatment of complications after delivery.

Read More
T-3838
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desi Kurnia Sari; Pembimbing: Nuning Maria Maskuri Kiptiyah
S-3077
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yanti Maranata Samosir; Pembimbing: Helda; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Indra Murty Surbakti, Yani Haryani S
Abstrak:
Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada masa pasca persalinan merupakan strategi efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan dan menurunkan risiko kesehatan ibu dan bayi. Namun, cakupan penggunaan MKJP di UPTD Puskesmas Ratu Jaya masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB Pasca Persalinan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KBPP MKJP) pada ibu nifas di UPTD Puskesmas Ratu Jaya Kecamatan Cipayung Kota Depok Tahun 2025.  Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan sampel ibu yang memiliki bayi usia kurang dari 12 bulan. Data dianalisis menggunakan regresi Cox untuk memperoleh Prevalence Ratio (PR). Hasil penelitian menunjukkan proporsi penggunaan MKJP sebesar 14,1%. Faktor yang berhubungan dengan penggunaan KBPP MKJP adalah paritas (PR=2,439; 95%CI:1,315–4,524), pekerjaan (PR=2,197; 95%CI:1,106–4,362), sikap (PR=2,033; 95%CI:1,014–4,075), dan kepesertaan JKN (PR=0,517; 95%CI:0,278–0,959). Paritas merupakan faktor yang paling dominan.  Disimpulkan bahwa penggunaan KBPP MKJP masih rendah dan dipengaruhi oleh faktor predisposisi serta faktor pemungkin. Penguatan konseling dan edukasi KB pasca persalinan perlu ditingkatkan untuk mendorong penggunaan MKJP. Kata kunci: KB pasca persalinan, MKJP, ibu nifas, paritas, JKN.

The use of Long-Acting Reversible Contraceptive Methods (LARCs) during the postpartum period is an effective strategy to prevent unintended pregnancies and reduce maternal and infant health risks. However, the coverage of postpartum LARC use at Ratu Jaya Primary Health Center remains low. This study aimed to analyze factors associated with the use of Postpartum Family Planning Long-Acting Reversible Contraceptive Methods (PPFP-LARCs) among postpartum women at Ratu Jaya Primary Health Center, Cipayung District, Depok City, in 2025. This study employed a cross-sectional design involving mothers with infants aged less than 12 months. Data were analyzed using Cox regression to estimate the Prevalence Ratio (PR). The results showed that the proportion of LARC use was 14.1%. Factors associated with PPFP-LARC utilization were parity (PR = 2.439; 95% CI: 1.315–4.524), employment status (PR = 2.197; 95% CI: 1.106–4.362), attitude toward LARCs (PR = 2.033; 95% CI: 1.014–4.075), and National Health Insurance (JKN) membership (PR = 0.517; 95% CI: 0.278–0.959). Parity was identified as the most dominant factor associated with PPFP-LARC use. In conclusion, postpartum LARC utilization remains low and is influenced by predisposing and enabling factors. Strengthening postpartum family planning counseling and education is recommended to increase the uptake of LARCs. Keywords: postpartum family planning, long-acting reversible contraceptive methods (LARCs), postpartum women, parity, National Health Insurance (JKN).
Read More
T-7702
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rizqie Putri Novembriani; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Ratna Djuwita, Evi Martha, Nina Herlina
Abstrak: Depresi pasca persalinan merupakan gangguan suasana hati nonpsikotik yang paling umum dan terjadi setelah melahirkan, dan memiliki dampak jangka panjang merugikan bagi hubungan ibu dan anak. Rendahnya dukungan sosial merupakan faktor yang cukup konsisten dilaporkan sebagai faktor risiko depresi pasca persalinan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi besarnya risiko depresi pasca persalinan akibat kurangnya dukungan sosial pada wanita menurut paritas di Indonesia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan sampel penelitian 136 ibu yang berada dalam periode 6 minggu hingga 6 bulan setelah persalinan dan tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Kabupaten Jember, dan dibagi menjadi dua kelompok (primipara dan multipara). Hasil penelitian pada primipara diketahui hubungan dukungan sosial dan kejadian depresi pasca persalinan tidak signifikan, dengan p value=0,562 dan OR 1,822 (95% CI 0,239-13,874), sedangkan pada kelompok multipara didapatkan p value=0,014 dan OR 11,493 (95% CI 1,630-81,041). Studi menunjukkan bahwa pada kelompok primipara tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial terhadap kejadian depresi pasca persalinan setelah dikontrol oleh variabel perancu. Sebaliknya, pada kelompok multipara ditemukan hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan depresi pasca persalinan, di mana ibu multipara yang kurang mendapat dukungan sosial berisiko 11,5 kali mengalami depresi pasca persalinan dibandingkan dengan ibu multipara dengan dukungan sosial yang baik.
Read More
T-5801
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurmaini Hasibuan; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari
S-3049
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Salmah; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Tri Yunis Miko, Lukman Hendrolaksmono, Nana Mulyana
T-1438
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hery Suharyanto; Pembimbing: Luknis Sabri, Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, A.Y.G. Wibisono, Sri Nurdjuniada
T-2845
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Aryati; Pemb. Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Toha Muhaimin, Nina Manarosana, Ahmad Yamin
T-2648
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive